00:01Dan informasi terkini dari TKP kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dan kereta relistrik KRL kita terhubung dengan jurnalis Kompas
00:10TV Esra Ambarita di stasiun Bekasi Timur.
00:15Esra seperti apa update terbaru mengenai proses evakuasi di sana?
00:23Ya Renata dan juga saudara kalau tadi 16.35 pagi sempat dilakukan konferensi tersebut dari pihak Abah Karnas dan juga
00:30pihak Merkai bahwa ada tiga yang masih terperangkat.
00:34Tapi kalau kami pantau ini tadi ada ada sebanyak kurang lebih pemantauan kami ini empat genaga atau empat kantong genaga
00:44yang dibawa dari lantai satu atau tempat TKP terjadinya kecelakaan ini.
00:49Tapi sampai saat ini kami masih menunggu nanti pernyataan dari pihak Abah Karnas karena kalau perhitungannya tadi ada tiga korban
00:55yang akan masih terkintis kemudian masih jalan komunikasi.
00:58Tapi fakta lain kami temukan bahwa dua yang kemudian dibawa ke lantai dua atau yang selamat korban selamat kemudian juga
01:05ada empat kantong genaga yang kemudian dibawa keluar begitu ya.
01:10Jadi kita akan tunggu rengatan juga saudara untuk kepastian sebenarnya ada berapa banyak masih korban maupun yang tentunya masih dalam
01:19berkomunikasi yang ada di dalam komunikasi lain ini.
01:23Karena kalau melihat estimasi waktu maka akan kurang lebih pukul 8 nanti akan dilakukan kontrasi kembali untuk mengupdate berapa sebenarnya
01:33jenaga ataupun korban lainnya yang tentunya selamat yang kemudian berhasil dievakuasi.
01:38Karena sampai sejauh ini atau maksud kami sampai sejam ini masih dilakukan proses evakuasi dan tampaknya Renata dan juga saudara
01:47ini akan dilakukan proses pemindahan KRL komputer lain ke jalur yang berbeda.
01:53Tentunya ini untuk memastikan bahwa semua proses evakuasi mulai dari korban kemudian juga dari KL ini akan dilakukan proses evakuasi
02:02lebih lanjut.
02:03Nah tentunya asbet untuk yang meninggal ini masih sama dengan Renata yang sampaikan ada sebanyak 7 orang kemudian yang masih
02:10yang luka-luka maksud kami ini juga masih sama datanya ada sebenarnya 81 dan sudah dibawa ke rumah sakit.
02:19Di antaranya ini dibawa ke rumah sakit mentera keluarga kemudian juga rumah sakit RFUD Bekasi kemudian juga rumah sakit primaya
02:28untuk dilakukan perawatan intensif lebih lanjut.
02:31Tapi untuk informasi terkait data-datanya siapa saja korban-korban yang masih di rumah sakit atau masih dalam KRL ini
02:39kami masih menunggu sekali lagi data-data dari sihat KAI maupun dari sihat Kabasarnas.
02:44Nanti akan secara bersalah untuk diupdate.
02:47Nah sejauh ini selain melakukan proses evakuasi lebih lanjut tentunya penyelamatan korban menjadi fungsi atau menjadi hal yang difokuskan.
02:55Apalagi ini perlu kehasilan khusus kemudian juga untuk penanganan khusus dan tindakan juga dilakukan dengan penyelamatan korban yang ada di
03:05dalam.
03:05Karena kalau tadi Renata sampaikan betul bahwa kendala yang dihadapi dari Basarnas ini adalah tebalnya logam-logam dari gerbong ini
03:13sehingga harus dilakukan pemotongan.
03:16Kemudian juga satu sisi juga tetap berkomunikasi dengan korban yang ada di dalam.
03:20Jadi hal tersebut yang membuat bisa dikatakan berkutak begitu ya.
03:24Berkutak sampai 8 hingga 12 jam untuk proses penyelamatan korban dilakukan.
03:30Tapi dari pihak gerbong saya yang ditampaikan akan terus melakukan secara berkala.
03:35Dan untuk posto pengaduan juga dibuka di stasiun Bukasi Timur ini.
03:38Jadi apabila ada keluarga yang mendapatkan informasi bisa lebih lanjut untuk bisa datang ke posto pengaduan.
03:45Nah sejauh ini selain dilakukan proses ekopasi juga proses untuk memindahkan kembali KRL ke tempat yang agar memudahkan pengoperasian kereta
03:55kembali.
03:55Karena sejauh ini Renata dan juga saudara bahwa untuk dampaknya tentunya untuk dari sistem karelinya tidak beroperasi.
04:04Jadi untuk sementara waktu untuk yang mengarah ke Cik Tarang kemudian yang melintasi stasiun Bukasi Timur ini tidak beroperasi.
04:10Begitu juga dengan kereta jarak jauh ini juga tidak beroperasi.
04:14Sampai dengan waktu yang belum ditutupkan.
04:17Karena jika nanti posto evakuasi selesai tentunya posto pengaduan masih terus akan dilakukan.
04:21Jadi bagi para pengguna KRL kemudian juga mereka yang melakukan perjalanan yang jarak jauh.
04:26Bisa lihat aja dari arah siara congong ke gambir atau gambir ke arah congong kemudian juga gambir semarang kawang.
04:31Begitu juga dengan sebaliknya ini dilakukan penundaan.
04:34Tentunya komunikasi akan dilakukan dari pihak PT KAI secara langsung maupun nanti melalui sosial media dari pihak KAI terkait mengapa
04:42dilakukan terkait informasi penundaan dari jadwal keberangkatan ini.
04:46Nah dugaan sementara Renata dan juga saudara ini masih bersetan dengan adanya taksi yang masuk ke dalam TJL sehingga ada
04:55satu kereta yang terhenti.
04:56Kemudian ini mengakibatkan KRL komuter lain ini juga berhenti atau berhenti sementara waktu.
05:03Tapi di saat yang bersamaan datang sebuah kereta jarak jauh ini menabrak secara keras begitu ya kereta jarak jauh Argo
05:12Bomo Anggrek sehingga menghantam gerbong wanita-wanita yang disampaikan pihak KAI.
05:19Dan ada kurang lebih 81 orang luka-luka dan 7 orang meninggal dunia dan proses fakuas yang begitu ekstra masih
05:29terus diberlangsungkan.
05:31Nah jadi Renata dan juga saudara kita masuk nanti sebenarnya terkait data kemudian bagaimana hal yang dilakukan dari pihak Basak
05:39-Nas.
05:39Karena tadi 4.7 pagi ini Renata dan juga saudara kami sudah tidak diperbolehkan lagi untuk menangkap itu visual dari
05:47bawah.
05:48Jadi kami berarti bisa memantau hanya dari lantai dua atau dari atas untuk melihat seperti apa proses evakuasi yang dilakukan
05:54dari pihak Basak-Nas.
05:56Renata.
05:57Asra ada beberapa poin yang kami tangkap dari laporan Anda.
06:00Jadi memang kalau dari informasi terakhir yang disampaikan saat konferensi pers bersama PT KAI, bersama Basak-Nas dan juga Kementerian
06:08Perhubungan disampaikan masih ada tiga orang korban yang terperangkap di gerbong KRL komuter lain yang terdampak tabrakan kereta api jarak
06:20jauh Argo Bomo Anggrek.
06:22Namun dari pandangan mata Anda memang tadi Asra Anda juga sampaikan bahwa sudah ada terlihat kantong jenazah yang kemudian dibawa
06:30oleh petugas keluar dari gerbong.
06:33Tadi juga sempat disampaikan bahwa pemindahan gerbong kereta ini sepertinya harus ditunda dulu karena memang ini ya, membahayakan kondisi para
06:43korban apabila dipindahkan nantinya justru menghambat.
06:47Dan juga mempengaruhi kesehatan atau kondisi dari para korban.
06:54Yang menarik atau yang ingin saya tanyakan Esra dan juga saudara karena nampaknya tadi di gambar terkini memang kereta itu
07:02sudah nampak dipindahkan begitu.
07:05Ini berarti langkah selanjutnya apa Esra kalau dari pengabatan Anda di sana?
07:10Ya kalau selanjutnya informasi terakhir yang kami terima dari Mbak Sarnas apabila memang pemindahan ini sudah dilakukan maka ini memastikan
07:19kembali bahwa tidak ada korban di dalam kereta.
07:23Karena sekali lagi Mbak Sarnas dan juga saudara fokus utama adalah ini penyelamatan daripada korban, perlu kehati-hatian, memastikan kembali
07:31tidak ada dari korban di dalam.
07:34Karena sekali lagi ini Mbak Sarnas sebenarnya masih terus berjibat untuk memeriksa apasal masih ada di dalam korban.
07:40Kemudian jika ada maka proses asekuasi secara intensif masih terus akan dilakukan.
07:45Apalagi dengan kendala-kendala yang dialami dari pihak Mbak Sarnas.
07:50Jadi informasinya kita masih nanti Renata mengingat pantauan kami tadi, data-data ini sepertinya mengalami perubahan.
07:57Apalagi dengan pantauan kami, tidaknya tadi ada 4 jenaga atau 4 kantong jenaga yang dibawa dari konflensi persi terakhir adalah
08:07pukul 66.35.
08:08Jadi sebenarnya kalau ditanya apa selanjutnya ini sebenarnya masih fokus kepada para korban.
08:14Apakah masih ada korban? Jika tidak ada, Mas akan fokus pada pemindahan kereta ini untuk ke jalur yang berbeda.
08:23Selain itu nanti akan ditindaklanjuti.
08:26Karena proses investigasi juga ini akan masih terus dilangsung karena Renata dan juga Saudara mengingat sampai saat ini
08:31masih dugaan-dugaan ini masih terlihat, maksudkan itu masih disampaikan ini berkaitan dengan adanya insiden keselakaan.
08:42Tapi masih simpang siur betulkah karena adanya taksi yang masuk ke PJL.
08:47Mengingat memang seperti pertanyaan kami kepada pihak dari Kabasarnas maupun dari KAI,
08:52bagaimana sebenarnya pengaturan dari Lalu Lintas, apa yang menyebabkan taksi tersebut masuk,
08:56apakah memang ini dari KAI, komuter lain atau sebaliknya ini masih dalam investigasi
09:01dan kami nanti akan mengupdate terbaru informasinya tepat 18 pagi
09:04yang sebentar lagi sepertinya dari pihak Kabasarnas maupun pihak KAI akan mengupdate
09:09untuk informasi juga korban, kemudian penanganan lebih lanjut akan dilakukan dari pihak KAI
09:15maupun dari pihaknya.
09:17Renata, baik itu korban yang dianggungkan dan juga korban yang dianggungkan.
09:30Esra, dari visual terbaru yang kami terima, di sini nampak gerbong sudah dipindahkan.
09:38Bisa Anda sampaikan laporan terkini di sana, apa tujuan pemindahan ini,
09:44apakah untuk memastikan korban atau memang sudah ada langkah-langkah untuk investigasi lebih lanjut, Esra?
09:51Ya, Renata, saya berusaha melihat visual terkini bahwa sudah memang dilakukan pemindahan,
09:59tapi artinya kalau memang sudah dilakukan pemindahan,
10:02artinya sudah terjadi ataupun ini sudah ada clearance, tidak ada lagi korban di dalam,
10:08tapi sekali lagi, Renata.
10:09Ini tentunya saya harus mengonfirmasi kepada pihak Kabasarnas dan juga pihak KAI,
10:14betul atau semuanya sudah tidak ada lagi korban,
10:18karena kalau saya melihat sudah tidak ada lagi ini dari korban yang dianggungkan
10:24atau dibawa ke lantai dua, dan tampaknya ini Mbak Sarnas masih berusaha untuk melakukan pemindahan dari KL ini.
10:33Jadi, kita tunggu bersama, Renata, karena sampai saat ini untuk informasinya,
10:37lagi-lagi kita harus dapatkan dari pihak Kabasarnas terkait,
10:41betul kah sudah tidak ada korban di dalam?
10:43Hanya saja yang bisa saya tekankan,
10:45tadi Kabasarnas sampaikan apabila memang sudah tidak ada korban lagi,
10:48maka hal yang akan dilakukan adalah pemindahan dari komuter ini sendiri, Renata.
10:55Baik, sampai dengan saat ini,
10:57proses evakuasi masih terus dilakukan,
11:00ada sedikit pergerakan di sana,
11:03yang juga dilaporkan oleh Esra Ambarita,
11:05yang di mana memang akan ada langkah selanjutnya itu pemindahan gerbong,
11:10apabila memang untuk proses evakuasi para korban ini sudah tuntas dilakukan.
11:15Terima kasih banyak informasi lengkapnya jurnalis Kompas TV,
11:18Esra Ambarita, langsung dari stasiun Bekasi Timur.
11:23Dan saudara, kita masih terus memantau situasi terkini dari stasiun Bekasi Timur,
11:30yang di mana petugas gabungan ini masih berjibaku untuk melakukan evakuasi,
11:35tadi sempat disampaikan dalam laporan langsung,
11:38Esra Ambarita, jurnalis Kompas TV,
11:40yang melaporkan di stasiun Bekasi Timur,
11:42bahwa memang yang menjadi fokus utama saat ini adalah bagaimana kemudian memastikan korban sudah
11:50dievakuasi seluruhnya.
11:51Lalu langkah selanjutnya,
11:53nantinya apabila seluruh korban sudah dievakuasi,
11:56maka akan dilakukan pemindahan gerbong kereta api yang terdampak dari kecelakaan ini.
12:04Nah, nantinya dari Kementerian Perhubungan, Basarnas dan PT KAI akan terus mengupdate informasi setiap 2 jam.
12:10Kalau yang kita pantau, tadi sekitar pukul 6 lewat 35 menit,
12:15konferensi pers sudah dilakukan.
12:16Kita nantikan dalam kurun waktu kira-kira beberapa menit ke depan.
12:23Saudara, untuk informasi terkininya masih akan kita nantikan dari stasiun Bekasi Timur.
Komentar