Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/04/28/214624/peta-kekuatan-jelang-muktamar-nu-muncul-5-poros-paslon-pimpinan-siapa-terkuat

Peta kekuatan jelang Muktamar Nahdlatul Ulama mulai mengerucut dengan munculnya lima poros kandidat pimpinan. Dinamika ini terlihat dari pengelompokan dukungan terhadap figur yang diproyeksikan mengisi posisi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

Pengamat NU HRM Khalilur menyebut pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) berkaitan erat dengan pemilihan Ketua Umum PBNU. Keterkaitan ini membuat peta dukungan antarporos menjadi bagian penting dalam proses menjelang muktamar.

Lima poros yang muncul meliputi poros Yahya Cholil Staquf, poros Saifullah Yusuf, jaringan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), lingkungan Kementerian Agama, serta poros alternatif yang terbentuk dari gabungan kekuatan kompromi di internal NU.

Creative/Video Editor: Susi/Vanya
#NU #Gus Ipul #Kemenag #PKB

==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Peta kekuatan Jelang Muktamar NU muncul 5 poros paslon pimpinan
00:05Jelang Muktamar Nahdlatul Ulama, peta kekuatan internal mulai mengerucut dengan munculnya 5 poros kandidat pimpinan
00:12Meski secara struktural, NU tidak mengenal pasangan calon
00:15Dinamika di lapangan menunjukkan adanya perlompokan sendukungan terhadap figur-figur yang diproyeksikan mengisi posesi Rais Am
00:22Atau Ketua Umum PBNU
00:23Pengamat NU Halilur pada 28 April 2026 menjelaskan bahwa pemilihan Rais Am melalui mekanisme Ahlul Haliwal Akdi
00:32Memiliki keterkaitan erat dengan pemilihan Ketua Umum PBNU
00:35Kedua posisi tersebut dinilai saling mempengaruhi dalam menentukan arah organisasi
00:40Sehingga konfigurasi dukungan antar poros menjadi faktor penting dalam kontestasi menjelang Muktamar
00:45Dalam pemetaan tersebut, poros pertama direpresentasikan oleh Yahya Kolil Stakuf atau Gus Yahya sebagai petahana
00:53Poros kedua berasal dari kekuatan Saifulah Yusuf atau Gus Ipul
00:57Sementara poros ketiga diidentifikasi berasal dari jaringan partai kebangkitan bangsa
01:03Poros keempat muncul dari lingkungan kementerian agama
01:06Dan kan poros kelima merupakan poros alternatif yang terbentuk dari gabungan kekuatan kompromi di internal NU
01:13Terima kasih telah menonton!
01:23Terima kasih telah menonton!
01:23Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan