Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 10 jam yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/04/28/193752/tangis-keluarga-pecah-saat-10-jenazah-korban-kecelakaan-krl-dipulangkan-dari-rs-polri

Sebanyak 10 jenazah korban kecelakaan kereta api telah dipulangkan dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
Pemulangan dilakukan setelah proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification atau DVI dan telah melalui sidang rekonsiliasi oleh tim gabungan kedokteran kepolisian serta ahli forensik di RS Polri Kramat Jati.

Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Najwa/Adit
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Tangis keluarga iringi pemulangan 10 jenazah korban kecelakaan KRL.
00:31Sebanyak 10 jenazah korban kecelakaan kereta api telah dipulangkan dari Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta.
00:39Pemulangan dilakukan setelah proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification atau DVI
00:46dan telah melalui sidang rekonsiliasi oleh Tim Gabungan Kedokteran Kepolisian serta Ahli Forensik di RS Polri Kramatjati.
00:55Suasana duka menyelimuti proses penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.
00:59Tangis keluarga pecah saat peti jenazah satu persatu dibawa keluar dari Rumah Sakit.
01:05Sejumlah keluarga terlihat tak kuasa menahan kesedihan atas kehilangan yang dialami.
01:10Beberapa diantaranya bahkan terlihat tak kuat berdiri sehingga perlu dibantu dengan kursi roda.
01:16Jenazah kemudian diberangkatkan menggunakan ambulans menuju daerah asal masing-masing untuk dimakamkan.
01:22Pihak Rumah Sakit juga memastikan seluruh proses identifikasi dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
01:28Untuk pengambilan jenazah, nanti ini kita akan ada 10 jenazah.
01:33Kita panggilkan satu persatu, kita akan menyerahkan surat pengantar, surat kematian dari Rumah Sakit.
01:40Berikut poperti yang digunakan korban pada saat terjadinya kejelakangan.
01:45Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan