Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Tentang #dracin Sampan Harapan

Episode lengkap next on 👉https://estehfilms.com
Selintas tentang #drama "Sampan Harapan", Siska Yahya, seorang gadis desa yang tumbuh di lingkungan patriarki. Sejak kecil, ia dipaksa berhenti sekolah agar bisa bekerja dan membiayai sekolah adik laki-lakinya. Ketika beranjak dewasa, keluarganya berniat menjual Siska kepada duda tua yang kejam demi mendapatkan uang untuk pernikahan adiknya. Pada saat yang bersamaan, sahabatnya, Mira Kumala juga dikurung oleh orang tuanya untuk dinikahkan dengan pria dungu di desa. Siska dan Mira pun memutuskan kabur ke Kota Rokha dan memulai hidup baru mereka. Dengan kerja kerasnya, Siska perlahan meraih kesuksesan. Namun, hidupnya berubah ketika sebuah kesalahpahaman mempertemukannya dengan Jihan Lukman, pria terkaya di Kota Rokha. Dari pertemuan tak terduga itu, kisah cinta mereka pun dimulai!
Transkrip
00:00Ngapain kalian? Cepat lepaskan dia!
00:04Lepaskan!
00:08Kau baik-baik aja.
00:10Untung ada kau. Sementara gak apa.
00:13Aku... Kukira siapa.
00:17Ternyata suami gak guna.
00:19Kau belum tahu ya, Siska itu selingkuh.
00:23Kalau aku jadi kau, aku langsung cerai sama dia, putuskan hubungan secepatnya.
00:27Kalau enggak, setelah semuanya terbongkar, grup Seijo gak akan membiarkannya.
00:33Pekerjaanmu juga akan hilang.
00:34Berani sekali. Apa kalian tahu siapa dia?
00:40Berani sekali? Kalian yang berani sekali.
00:43Emangnya dia siapa?
00:44Masa dia CEO grup Seijo?
00:47Tebakan kalian benar. Aku CEO grup Seijo.
00:52Aku CEO grup Seijo.
00:54Tunggu deh. Sebelum bicara.
00:56Nah, coba kau buat skrip dulu.
00:58Hah? Bukannya kau sopirnya.
01:00Malah pura-pura.
01:03Betul.
01:04Menyamar jadi CEO grup Seijo itu, hukumannya lebih berat.
01:07Kau dan Siska, satu pura-pura jadi wakil CEO Hotel Royal.
01:11Satunya lagi nyamar jadi CEO grup Seijo.
01:13Kalian berdua, benar-benar gak tahu diri.
01:16Kalian yang gak tahu diri.
01:18Mikir itu pakai otak.
01:19Siapa sih yang berani nyamar jadi CEO grup Seijo di acara seperti ini?
01:24Jadi, maksudmu CEO grup Seijo nikahi gadis desa sepertimu?
01:29Eh, tahu gak?
01:31Cuma karena dia menikahimu, dia gak mungkin CEO grup Seijo.
01:36Karena CEO grup Seijo akan menikahi putri keluarga Cita.
01:41Miliha Cita!
01:43Gawat.
01:44Luka lama belum sembuh, nambah luka lain lagi.
01:47Apa itu benar?
01:50Aku gak pernah setuju untuk menikahi.
01:52Putri keluarga Cita.
01:53Betul, betul.
01:55Hmm, nah, ketahuan bohongnya kan?
01:58Jangan buang waktu lagi.
01:59Ayo tangkap dua orang ini!
02:03Ayo tangkap dua orang ini!
02:05Baik!
02:07Dodi, ku saranin untuk berhenti.
02:09Kalau enggak, ayahmu pun gak bisa menolongmu.
02:11Kau tahu siapa ayahku?
02:13Kayaknya kau tahu banyak soal grup Seijo.
02:16Kalau kau tahu siapa aku, cepat pergi.
02:23Kau pikir kau bisa menghentikanku?
02:25Biarpun aku meniduri istrimu di hadapanmu hari ini,
02:29kau pun gak berdaya.
02:31Dodi, kau tertarik sama si jalang ini?
02:34Istriku, kau selamanya itu istri sahku.
02:37Tapi si jalang ini,
02:40dan suaminya itu selalu menantangku.
02:43Hari ini aku mau beri kalian pelajaran,
02:46biar kalian tahu aku bukan orang yang bisa ditindas!
02:51Ada apa?
02:54Ngerasa jijik karena dilirik orang.
02:58Dodi, dia sok jual mahal.
03:01Jangan tertipu olehnya.
03:02Aku tahu kok.
03:05Hei, sekarang berhutut di hadapanku,
03:08dan jadi anjingku.
03:10Aku akan memaafkan.
03:18Tangannya gak apa?
03:20Aku benar-benar gak tahan.
03:23Dodi, aku juga beri kau kesempatan.
03:25Pulang dan sikat gigimu sebelum bicara denganku.
03:28Kau tahu gak,
03:29mulutmu itu bau kayak bau bangkai tikus.
03:32Bau banget.
03:34Dodi, kau baik-baik saja.
03:36Dasar jalan.
03:38Beraninya kau pukul aku.
03:40Enggak cuma pukul.
03:42Aku bahkan berani menendalmu.
03:44Percaya atau enggak,
03:45aku akan...
03:46Shiska,
03:47jangan sok jago.
03:49Gak akan ada yang menolongmu.
03:50Hari ini biarmu dewa datang.
03:51Aku mau antar kembali ke desa.
03:52Enggak.
03:53Aku mau kirim kau ke Myanmar Utara.
03:55Biar kau diinjak ribuan orang.
03:57Dan hidup dalam siksaan tiap hari.
03:59Kau akan disiksa tanpa henti.
04:01Udah ingat.
04:02Udah.
04:03Sampaikan perintah.
04:04Kirim kedua orang ini.
04:06Kem Myanmar Utara.
04:07Baik.
04:08Kau pikir aku takut.
04:10Aku segera telpon ayahku.
04:14Ayah.
04:17Aku ditindas cewek jalang dan pacarnya.
04:20Cepat datang.
04:25Kalian kenapa masih bengong?
04:27Cepat tahan mereka.
04:28Jangan sampai kabur.
04:29Baik, Pak Dodi.
04:33Kau kenal ayahnya kan?
04:35Kenal.
04:36Hah.
04:37Baguslah.
04:38Karena ulah mereka.
04:39Aku jadi ragu kau beneran CEO grup Sejo atau bukan.
04:44Udah di ujung maut masih pura-pura.
04:46Siska.
04:47Hidupmu gak sebaik aku.
04:49Suamimu gak sebaik suamiku.
04:50Aku tahu kau gak rela.
04:52Tapi kau dan suami gak gunamu ini sungguh gak tahu diri.
04:56Grup Sejo itu grup terbesar di kota Roka.
04:59Nilainya ratusan triliun.
05:00Kalian gak coba ngaca dulu.
05:04Tertawa apa kau?
05:07Sikap sota umo itu lucu banget.
05:12Nanti kau pasti menangis.
05:14Aku mau lihat siapa yang berani menyentuh anak Faris Suci.
05:22Ayah.
05:23Akhirnya ayah datang.
05:26Ada apa ini?
05:27Aku izinkan kalian ikut rapat kinerja hari ini agar kalian punya pengalaman baru.
05:32Kenapa malah dipukul?
05:35Oh iya.
05:36Kalian gak cari masalah sama Siska itu kan?
05:39Ayah.
05:40Kami gak cari masalah dengannya.
05:43Tapi yang pukul Dodi itu, Siska dan suami brengseknya itu.
05:46Betul ayah.
05:48Ada apa ini?
05:50Meskipun ada dukungan,
05:52harusnya dia tetap menghormatiku.
05:56Kalian gak sebut namaku.
05:59Udah.
06:00Tapi malah dipukul lebih kuat.
06:02Ayah lihat.
06:03Ini hasil pukulannya.
06:05Tenang.
06:06Ayah pasti membelamu hari ini.
06:08Iya.
06:10Pak.
06:11Pak Jihan.
06:15Pak CEO.
06:16Betul ayah.
06:18Ini suami cewek jalan itu.
06:20Berani nyamar jadi CEO grup Sejo.
06:22Dan cewek ini.
06:23Naik jabatan dengan jual dirinya.
06:26Dia banyak berbuat jahat dan gak terhitung dosanya.
06:33Lihatlah perbuatan kalian bikin ayahku murka.
06:35Kau yakin ayahmu bukan kementar ketakutan?
06:39Ngomong kosong.
06:41Ayahku udah berpengalaman di kota Roka.
06:44Semuanya udah pernah dialami.
06:45Siapapun itu harus urmati dia.
06:47Sampah seperti kalian gak mungkin bikin dia takut.
06:50Diam.
06:51Udah cukup.
06:53Ayah.
06:54Aku tahu kau gak mau buang waktu.
06:56Gimana kalau nanti bantu aku patahkan tangan dan kakinya.
07:02Lalu cungkil matanya.
07:05Belum cukup.
07:06Aku mau hancurin muka Siska dan kirim dia ke Myanmar Utara.
07:10Ayah.
07:11Cepatlah.
07:12Rapat kinerja segera dimulai.
07:13Benar ayah.
07:14Cepat habisi mereka.
07:16Lalu minta jasa dari Pak CEO.
07:19Baik.
07:20Baik.
07:21Akanku habisi.
07:23KUBUNU KAU!
07:29Apa yang ayah ngakukan?
07:32Aku minta ayah pukul penipu brengsek yang menyamar ini dan cewek jalan ini.
07:36Kenapa malah pukul aku?
07:38Betul ayah.
07:42Kalianlah yang buta.
07:44Apa kalian sadar?
07:46Kalian sudah bikin masalah besar.
07:48Ayah.
07:49Masalah besar apa?
07:51Masalah apa yang kubuat?
07:53Dia yang buat masalah besar.
07:55Cepat minta maaf.
07:59Apa kau berhalusinasi?
08:02Apa kau udah pikun?
08:04Betul ayah.
08:05Keluarga Suji yang terhormat.
08:06Kenapa harus minta maaf sama-sama masyarakat?
08:12Apa kalian tahu siapa dia?
08:14Dia itu CEO grup Sejo.
08:18Jihan Lukman.
08:21Dia beneran CEO grup Sejo, Pak Jihan?
08:25Iya.
08:27Jadi, Siska itu istri dari CEO grup Sejo.
08:32Itu gak mungkin.
08:35Pak Jihan, aku gagal mendidik anak.
08:39Silakan hukum aku.
08:40Hormat pada Pak Jihan.
08:42Hormat pada Pusiska.
08:47Apa kau salah ingat?
08:50Bukannya tunangan CEO grup Sejo itu putri keluarga Cita?
08:55Ayah bohong.
08:56Hah?
08:56Ayah lagi berbohong, kan?
08:58Keluarga Suji.
09:00Hancur karena ulahmu.
09:02Cepat sujud minta maaf pada Pak Jihan.
09:04Mohon ampun sama dia.
09:06Dodi, di hadapanmu ini, itu CEO grup Sejo.
09:11Kau udah bikin masalah besar.
09:12Kau masih gak mau mengakuinya.
09:14Aku malah menyinggung CEO grup Sejo, Pak Jihan.
09:17Habislah aku.
09:18Pak Jihan.
09:20Aku tahu aku salah.
09:22Mohon ampuni aku.
09:23Aku minta maaf.
09:26Pak Faris.
09:27Apa ini hasil didikanmu?
09:29Gagal didik anak itu salah ayah.
09:31Menurutku, sebaiknya kau lepaskan pekerjaanmu, pulang, dan didiklah anakmu dengan baik.
09:42Bukannya kau, sahabatmu Siska.
09:46Mohon padanya, mohon ampunlah.
09:49Eh, sebelum bicara, coba kau ngaca dulu.
09:53Lihat apakah kau pantas.
09:55Om Adi, di sini ramai sekali.
10:06Pak Adi, lihat hubungan kita bertahun-tahun.
10:09Tolong ampuni aku.
10:11Jihan, kau masih muda.
10:14Jangan nambah musuh karena hal kecil.
10:17Salah paham padaku itu hal kecil.
10:19Tapi menindas istriku, itu masalah besar.
10:22Kurang aja.
10:23Aku cuma mengakui Milea sebagai menantu satu-satunya.
10:27Bukan sembarang orang bisa masuk ke keluarga Lukman.
10:30Udah saatnya kau dan ibumu berhenti bermain.
10:34Kak Jihan, kita tumbuh besar bersama.
10:37Selama ini, aku berusaha jadi menantik keluarga Lukman yang baik.
10:41Aku ahli dalam seni.
10:44Untuk pendidikan, aku punya gelar ganda dari Universitas Harvard.
10:48Sebagai keluarga terbesar kedua setelah keluarga Lukman,
10:51keluarga Jita bisa mendukumu dalam hal karir.
10:54Kau harus pertimbangkan dengan mata.
10:57Dasar cewek Jalang, udah ku duga.
10:59Kau gak mungkin bisa menikah dengan CEO grup Seijo.
11:02Dibandingkan dengan Bu Milea,
11:04kau bahkan gak pantas jadi mainannya.
11:07Menurutmu gimana, Bu Siska?
Komentar

Dianjurkan