Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyatakan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran setelah negosiasi di Islamabad, Pakistan berakhir tanpa kesepakatan.

Pakar Hubungan Internasional President University, Teuku Rezasyah menilai bahwa gencatan senjata lanjutan menandakan persediaan senjata Amerika Serikat menipis.

"Sebenarnya ada kelemahan dari Amerika Serikat karena untuk perang lagi dengan Iran mereka tidak punya stok yang cukup, stok peluru kendali dia kurang, stok pesawat dia kena, F-15, F-35 ada yang kena oleh peluru kendali Iran," ujar Teuku.

Ia menambahkan bahwa perlunya ada prakondisi yang memadai untuk memuluskan negosiasi lanjutan AS dan Iran.

Baca Juga Iran Kirim Proposal Perdamaian Baru ke AS, Rubio Tegaskan Teheran Harus Tinggalkan Program Nuklir di https://www.kompas.tv/internasional/665670/iran-kirim-proposal-perdamaian-baru-ke-as-rubio-tegaskan-teheran-harus-tinggalkan-program-nuklir

#iran #amerika #donaldtrump

Video Editor: Noval

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/665865/full-buka-bukaan-analisa-pakar-usai-gencatan-senjata-lanjutan-as-iran-damai-atau-lanjut-perang
Transkrip
00:00Saya pikir ini sebenarnya ada kelemahan dari Amerika Serikat karena untuk perang lagi dengan Iran, dia tidak punya stok yang
00:06cukup.
00:43Terima kasih telah menonton!
01:00Halo Sobat Kompas TV, bagaimana kabarnya? Semoga dalam keadaan yang baik-baik aja.
01:04Sobat Kompas TV, seperti biasa kita akan membahas hal yang menjadi perbincangan dunia.
01:09Jadi pasca genjatan senjata yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, respon Iran masih menjadi tanda tanya dan arah
01:17perdamaian belum sepenuhnya jelas.
01:19Lalu bagaimana sikap Iran dan di mana nih kira-kira titik temu yang realistis bagi kedua pihak?
01:25Terakhir keduanya juga melakukan negosiasi tanpa kesepakatan.
01:29Kita akan bahas bersama pakar hubungan Internasional Presiden Universiti, Prof. Teogor Resasya.
01:34Halo Prof. Reza, selamat pagi.
01:37Selamat pagi Jocelyn, salam Kompas, salam dari Presiden Universiti.
01:41Salam Kompas.
01:43Prof, ini langsung aja gitu ya, ini kan kita melihat perangnya kapan nih selesai.
01:47Itu menjadi pertanyaan banyak pihak lah ya, seluruh masyarakat dunia gitu.
01:51Dan terakhir, Trump mengumumkan memperpanjangkan gencatan senjata, tapi tetap melanjutkan blokade pelabuhan Iran.
01:58Sebenarnya strategi apa Prof yang dilakukan oleh Amerika Serikat ini?
02:03Pertama ini adalah ciri-ciri Donald Trump ya, latar belakang dia bisnis.
02:07Kalau orang dengan latar belakang bisnis, yang hidupnya berjuang di dunia untung rugi,
02:13itu cara berpikirnya adalah winner takes all.
02:16Kalau bisa saya ambil semuanya.
02:18Kemudian juga dalam negosiasi itu, ancamannya tinggi.
02:23Take it or leave it.
02:24Ambil atau enggak sekalian.
02:27Kemudian dia juga punya namanya itu narcissistic personality disorder ya.
02:32Itu gejala kejiwaan yang unik.
02:36Enggak mau dengar orang lain, sangat percaya diri sendiri.
02:41Dan kemudian suka mengatur.
02:44Mengatur perundingan, mengatur tema, mengatur logika.
02:48Dan juga kadang-kadang dia keluar dari perjanjian semaunya dia.
02:52Tapi ini adalah suatu ciri Donald Trump dan juga masyarakat Amerika Serikat itu mendiamkan begitu.
02:59Biasanya kalangan psikologi mengatakan,
03:02kami baru bisa berkomentar setelah kami periksa beliau.
03:06Sekarang siapa yang berani periksa Donald Trump?
03:10Tampaknya, yang dilakukan oleh Donald Trump ini bagian dari strategi diplomasi Amerika Serikat.
03:18Kalau saya merujuk pada literatur, itu ada Sun Tse.
03:23Itu bukunya berjudul The Art of War.
03:25Sun Tse itu mengatakan, lawan itu harus dibikin bingung terus-menerus,
03:29sehingga tidak tahu kita akan bergerak kemana,
03:31dan dia akan buang-buang energi.
03:33Nanti pada saat dia buang-buang energi tersebut, dia tidak bisa konsisten.
03:36Baru kita bisa neken mereka.
03:40Saya juga perhatikan Trump ini banyak masalah,
03:43sehingga kita bisa jelasinnya dari banyak perspektif.
03:47Dari perspektif psikologi bisa,
03:49dari perspektif sistem politik Amerika Serikat bisa,
03:52di mana masyarakat itu mendiamkan dia.
03:54Karena mereka tahu, mungkin secara hukum salah,
03:58misalnya secara kongres idealnya itu keputusan Donald Trump itu dapat persetujuan kongres.
04:04Tapi karena dia ini nekat, dan dia merasa kongres tidak kuat-kuat betul,
04:10dia maju terus.
04:13Tampaknya, Amerika itu punya,
04:17saya perhatikan kelemahan dalam negotiating team.
04:22Kenapa begini?
04:23Kalau Iran itu dalam berunding,
04:26itu semangatnya itu dia mempertahankan peradaban.
04:30Peradaban dia sudah 4.500 tahun,
04:34dan sekarang terancam oleh Amerika Serikat.
04:37Amerika Serikat mengatakan tanggal 28 Februari lalu,
04:40rezim harus berganti.
04:42Kemudian, nanti ada pemimpin baru yang versi saya.
04:47Kemudian, fasilitas nuklirnya harus dimatikan.
04:51Kemudian, fasilitas penelitian menyangkut balistik misal harus diputuskan.
04:58harus diputuskan.
04:59Sehingga nanti akan terlahir sebuah rezim yang perusaya.
05:03Itu kan tidak terwujud.
05:06Iran ini membawa tim yang dahsyat ini.
05:08Pertama, ketua parlemennya ada,
05:11menteri luar negerinya ada,
05:12wakil menteri luar negerinya ada,
05:14duta besar yang pernah berunding di masa lalu soal nuklir ada,
05:17duta besar yang tahu masalah keuangan negara ada,
05:21gubernur bank sentral ada,
05:22kemudian dia bawa juga rektor Universitas Pertahanan dari Iran.
05:28Sedangkan Amerika Sekat timnya hanya tiga di depan itu.
05:31Di depan itu adalah J.D. Vance,
05:36itu wakil presiden.
05:37Yang kedua ada Jared Kushner,
05:40ini menantunya Donald Trump,
05:42dan seorang envoy urusan Timur Tengah namanya Witkoff.
05:47Dua orang ini, yang terakhir ini,
05:50Witkoff dan Kushner itu basic mereka adalah bisnis.
05:54Jadi kalau mereka terlibat dalam dialog-dialog yang mendalam dengan Iran,
05:58masalah nuklir,
05:59masalah nuklir,
06:03kemudian masalah hukum internasional,
06:05mereka akan kelabakan begitu.
06:07Mungkin ini yang membuat Donald Trump ini menunda kedatangan timnya ke Pakistan.
06:14Dan Donald Trump yang selalu merasa tidak mau kalah,
06:17karena terus terang ada masalah juga.
06:19Kalau dia mendatangkan J.D. Vance,
06:23maka secara hukum Amerika Serikat,
06:25kalau bisa dibuktikan bahwa Donald Trump ini tidak kompeten dalam memimpin,
06:29itu bisa diganti oleh J.D. Vance.
06:32Dan kemudian kalau ada pemilihan pemungutan suara di Senat,
06:38di mana Donald Trump itu kalah,
06:40maka J.D. Vance ini akan menjadi Presiden Amerika Serikat.
06:45Dan Donald Trump bisa dimakzulkan.
06:47Jadi Donald Trump ini punya banyak kendala,
06:50tiba-tiba dia juga tidak siap.
06:52Saya perhatikan dia banyak sekali mendapat kritik dari kalangan jenderal-jenderal di Amerika Serikat.
06:58Misalnya, mantan kepala staf gabungan mengatakan,
07:03Anda ini tidak kompeten memimpin negara.
07:04Kemudian mantan kepala staf angkatan udara mengatakan,
07:08Anda ini mengurus negara kok secara tidak profesional.
07:13Kemudian ada lagi jenderal yang lain mengatakan,
07:15Anda ini tidak konstitusional.
07:19Dan terakhir dalam satu rapat di Amerika Serikat,
07:26ada seorang jenderal berintah keempat yang menolak memberikan kode untuk nuklir.
07:34Di mana sebagai Presiden, dia adalah panglima tertinggi,
07:37dia bisa menggerakkan angkatan pesenjata untuk meledakkan Iran lewat nuklir.
07:42Jadi dia punya kekuasaan itu.
07:44Dan dia tinggal perintah,
07:45biasanya Menteri Pertahanan dan juga Kepala Staf Gabungan.
07:49Tapi Kepala Staf Gabungannya tidak mendukung Donald Trump,
07:51tidak memberikan kunci itu, password.
07:53Itu istilah Amerika namanya biskuit itu.
07:56Biskuit, kodenya biskuit.
07:57Kalau saya minta biskuit, berarti saya minta password.
07:59Dia tidak memberikan password.
08:00Pemimpin itu tidak kasih,
08:01karena dia tahu bahwa Donald Trump ini berpotensi menghancurkan dunia.
08:06Tidak dikasih, akibatnya Donald Trump marah,
08:08dan sekarang dia memikirkan bagaimana menyerang Iran.
08:13Jadi kondisinya sekarang,
08:14untuk pertanyaan pertama,
08:16perpanjangan kejahatan senjata,
08:18saya pikir ini sebenarnya ada kelemahan dari Amerika Serikat,
08:22karena untuk perang lagi dengan Iran,
08:24dia tidak punya stok yang cukup.
08:26Misalnya stok peluru kendali dia kurang,
08:29kemudian stok pesawat dia kena,
08:31F-15 ada yang kena,
08:33kemudian F-35 ada yang kena oleh peluru kendali Iran,
08:38kemudian juga moral pasukannya goyang ini.
08:41Karena pasukan Amerika Serikat yang ada di berbagai kapal selam,
08:45kapal selam,
08:48ada dua kapal selam,
08:50kapal induk,
08:50dua kapal induk itu sudah resah awak kapalnya,
08:54karena sudah terlalu lama berada di laut.
08:56Sedangkan mereka berpikiran,
08:57keluarga saya di darat bagaimana,
09:00hidupan di laut itu serba stres,
09:02stresnya tinggi,
09:03kita lihat baru-baru ini kan,
09:04ada WC yang jebol itu,
09:05karena awak-awak kapalnya dalam jumlah besar itu ribuan itu.
09:09ingin ke toilet rame-rame,
09:11ingin menggunakan mesin cuci rame-rame,
09:14ternyata fasilitasnya tidak memadai untuk suatu kondisi stres.
09:18Kalau kondisi aman itu orang tidak begitu gusar,
09:22tapi ini kondisi sedap stres.
09:25Kemudian mereka juga melihat bahwa Iran itu,
09:28peluru kendalinya itu dahsyat,
09:29tembakannya itu tepat,
09:33kemudian daya jelejahnya tinggi,
09:35kemudian tepat,
09:37daya hancurnya tinggi.
09:37Jadi dalam kondisi sekarang,
09:40perpanjangan gencatan senjata itu bagi Iran
09:43tidak bisa,
09:45tidak dianggap serius.
09:47Iran mengatakan,
09:48kami gencatan senjata dengan Anda,
09:50Anda yang memulai perang,
09:52dan Anda yang memaksakan gencatan senjata,
09:54kami sebenarnya adalah perang,
09:56karena perang itu bagi Anda itu belum dicabut.
09:59Dan kami sudah siap untuk perang.
10:01Jadi kalaupun kami gencatan senjata,
10:03kalaupun kami terlibat dalam peruningan,
10:06pelatuk kami tetap berada di situ.
10:08Kami tetap dalam suasana bertahan untuk perang dengan Anda.
10:12Jadi Iran ini sudah siap untuk perang lama,
10:15karena peluru kendali dia itu sebenarnya digunakan,
10:18juga sebenarnya diproduksi.
10:21Inilah hebatnya Iran yang tidak tergantung pada kekuatan luar.
10:24Jadi produksinya dari dalam negeri,
10:26dan produksinya itu dirahasiakan di mana?
10:28Di dalam tanah,
10:29di kedalaman ratusan meter,
10:31di bom pun tidak terbakar,
10:35itu pabrik.
10:38Jadi kondisinya sekarang adalah,
10:40walaupun Donald Trump mengatakan ini sedang gencatan senjata,
10:43bagi Iran tidak ada gencatan senjata,
10:44ini suasana-suasana perang.
10:46Jadi kalau sekiranya Amerika sikat menyerang lagi,
10:48Iran akan membalas dengan lebih dahsyat.
10:51Dan sasarannya mana?
10:52Sasarannya sesuai dengan peluru kendali itu.
10:54Ada jarak pendek, jarak menengah, dan jarak jauh.
10:57Jarak jauhnya sampai ke Israel.
10:58Bisa nyampe dia dekat-dekat antara 1.500 sampai 2.000 kilo,
11:02kemudian jarak dekat itu sampai 750 sampai 1.000 kilo,
11:07dan jarak dekat itu 500 sampai 750 kilo.
11:10Jadi, seperti dinyatakan oleh
11:14aduta besar Iran di PBB pada bulan Januari lalu,
11:19dikatakan ini gelagatnya,
11:21negara kami akan diserah.
11:22Gelagatnya lagi,
11:23Amerika Serikat itu tidak taat berada perjanjian.
11:26Misalnya perjanjian tahun 2018,
11:29namanya JCPOA,
11:31atau Joint Comprehensive Plan of Action,
11:33itu dimentahkan oleh Amerika Serikat.
11:36Kemudian pada saat mereka lagi berunding lagi,
11:40bulan Juni tahun lalu,
11:42dibatalin lagi oleh Amerika Serikat dan Israel.
11:45Kemudian pada tanggal 28 Februari,
11:47diserang lagi Irannya.
11:49Jadi Iran tidak pernah percaya pada Amerika Serikat.
11:51Bahkan di kalangan pemerintah Iran,
11:54dan juga masyarakat Iran,
11:55mereka menganggap Amerika itu setan.
11:57Ini unik ini.
11:58Dianggap setan,
12:00dalam bahasa Arab itu
12:01Shaitanul Akbar,
12:02atau Great Satan.
12:04Kalau Israel itu setan kecil,
12:07atau Shaitanul Asgore.
12:09Setan ini,
12:10kalau dalam bayangan Iran,
12:11selama bulan Ramadan kemarin,
12:12tidak boleh diajak ngomong.
12:14Harus dimusuhin.
12:16Kemudian,
12:16kalau sekarang,
12:17setan itu pun mau ngomong,
12:19Iran sudah punya rumusnya.
12:21Apa yang Anda katakan,
12:22itu pasti keliru.
12:24Pasti salah.
12:25Pasti bohong.
12:25Kemudian,
12:26kalau Anda mengajak kami
12:27terlibat dalam perjanjian,
12:28Anda akan nanti,
12:30ini,
12:31akan ingkar.
12:32Anda tidak akan ngaku,
12:33itu ide dari Anda.
12:34Kemudian,
12:35kalau sudah terwujud suatu kerjasama,
12:37bisa bagaimana melaksanakan protokol perjanjian,
12:39Anda akan menggunting dalam lipatan.
12:41Itu sudah ada dalam bayangan Iran.
12:42Jadi,
12:43kalaupun Amerika Syekas mengajak gejatan senjata,
12:46Iran juga tanya,
12:47saya tidak akan percaya pada apa yang Anda katakan,
12:49karena terbukti,
12:50selama periode gejatan senjata yang Anda katakan itu,
12:52Anda menyita kapal kami.
12:54Kemudian,
12:55Anda juga,
12:59Anda juga membajak kapal Cina.
13:01Jadi,
13:02kami tidak akan pernah percaya pada Anda,
13:04dan karena itu,
13:05silakan Anda katakan gejatan senjata,
13:07bagi kami tidak ada gejatan senjata,
13:08hari-hari adalah hari perang.
13:10Dan untuk itu,
13:11kami mempertahankan marwah negara kami,
13:13dan kami siap mati untuk itu.
13:15Ini kata prajurit-prajurit Iran.
13:17Nah,
13:17untuk itu,
13:18ini perkembangan gejatan senjata.
13:22Nah,
13:22ini kan jadi,
13:23yang bingung kan Pakistan kan?
13:25Pakistan kan negosiator.
13:26Pakistan itu diterima oleh Iran,
13:29diterima oleh Amerika Serikat.
13:31Karena,
13:33lokasinya bagus dekat dengan Iran,
13:35sekitar terbang antara 3 sampai 5 jam,
13:38juga tergantung nanti lewat jalur mana ya.
13:41Pakistan menyiapkan tempat,
13:42yang aman,
13:44dan Pakistan juga menyiapkan pengamanan.
13:46Pulang pergi diamankan oleh Pakistan.
13:48Kalau Iran harus diamankan oleh Pakistan,
13:50kalau Amerika sih nggak usah ngamanin ya.
13:52Prof,
13:53berarti dari pernyataan Prof tadi,
13:55berarti bisa saya simpulkan bahwa
13:57Trump mengatakan pemerintahan Iran terpecah gitu.
14:00Padahal jangan-jangan Amerika Serikat sendiri,
14:02itu juga sedang terpecah ya Prof ya,
14:04dari internalnya mereka gitu.
14:05Memang sasaran Amerika Serikat adalah mengganti pemerintahan.
14:09Kemudian dalam mengganti pemerintahan itu,
14:11dia akan menciptakan kondisi ada yang loyal pada imam,
14:16pada ayatullah,
14:17ada yang tidak loyal pada ayatullah.
14:19Kemudian diciptakan kondisi perbenturan
14:22di antara birokrasi di Iran.
14:24Jadi kalau kita lihat sistem politik Iran,
14:27di sana ada mekanisme namanya wilayah tul-fakih.
14:30Wilayah tul-fakih itu artinya pemimpin itu
14:32benar-benar menguasai wilayahnya,
14:34bukan hanya secara spiritual,
14:36tapi secara politik.
14:38Kalau kita nyebutnya I, Pol, Ek, Sosbud, Hankam.
14:41Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan, Keamanan.
14:45Dan juga di kalangan masyarakat itu ada sistem,
14:48namanya adalah marjai taklit.
14:50Artinya saya taat pada pemimpin saya.
14:53Dalam ketaatan tersebut,
14:55mereka tidak membantah apa kata pemimpin,
14:57dan mereka juga mengikuti apa kata pemimpin dengan sepenuh hati.
15:01Dan otomatis angkatan bersenjata,
15:05kementerian, lembaga, dan juga gerda revolusi,
15:11itu satu kata, satu suara dengan pemimpin.
15:14Jadi kalau Amerika Sekret mengatakan
15:17ada kepemerintahan yang goyah,
15:20ya kalau Iran mengatakan tidak mungkin.
15:21Kami ini mempertahankan sebuah peradaban.
15:25Kami tidak berpikir soal kekuasaan.
15:27Kami tidak berpikir siapa menang di antara kami.
15:30Tidak.
15:31Karena dibagi mereka,
15:32itu struktur pemimpinan sudah jelas.
15:35Ayatolah itu di atas,
15:36yang lain berada di bawahnya.
15:37Piramida kekuasaan di Iran itu sangat jelas.
15:40Kemudian kalaupun ada pemimpin yang meninggal,
15:43misalnya berpangkat mayor jenderal senior ya,
15:46maka mayor jenderal junior di bawahnya sudah siap.
15:49Pemimpin.
15:49Mayor jenderal senior ini meninggal.
15:51Maka letnan jenderal senior sudah siap.
15:55Jadi begitu prosesnya,
15:58dan nanti di kalangan para jenderal yang lain,
16:00ada proses promosi yang alamiah.
16:03Jadi Iran tidak pernah merasa kekurangan pemimpin,
16:07dan dia juga merasa solid bersama pemimpin yang sekarang.
16:11Jadi anggapan Donald Trump itu gunanya adalah untuk
16:15devide et impera,
16:17memecah belah masyarakat Iran.
16:18Dan dengan demikian diharapkan pada saat mereka
16:21sedang merasa terpecah belah tersebut,
16:23akan ada kelompok-kelompok yang mencari
16:25perlindungan dengan Amerika Serikat,
16:28walaupun di Iran itu sangat sulit
16:30berhubungan dengan Amerika Serikat.
16:32Orang Amerika Serikat masuk saja ke dalam negerinya,
16:34susah.
16:35Kemudian kalau orang Iran ke luar negeri pun,
16:37mereka berkelompok dalam komunitas mereka.
16:39Misalnya kalau ada negosiasi,
16:41ada pertemuan internasional,
16:43delegasi Iran berlima,
16:44nanti rapatnya mereka berlima terus.
16:46Makan berlima, jalan berlima.
16:48Jadi sangat sulit di ini,
16:50dibujuk untuk beralih keyakinan politik mereka.
16:53Jadi, apa yang Donald Trump katakan itu ya,
16:56itu versi Donald Trump,
16:57tapi bagaimana prakteknya ya,
17:00kita harus uji di lapangan,
17:02walaupun kalau saya menempatkan diri sebagai orang Iran,
17:06maka yang akan Iran lakukan adalah,
17:09kami tetap solid,
17:11kami tetap menganggap Anda musuh,
17:12kami tidak percaya pada gencatan senjata versi Anda,
17:15dan kami tetap menggalang pasukan kami
17:18untuk siap bertempur dengan Anda.
17:21Iran dikatakan,
17:22kalau perlu Anda datang lebih cepat, lebih baik.
17:24Waduh, ini kata pemimpin Iran ini.
17:27Oke.
17:27Tapi Prof. Reza,
17:28berarti bisa saya simpulkan juga ya,
17:30tadi yang saya tangkep,
17:31ini berarti Iran itu memang tidak percaya
17:33dengan Amerika Serikat,
17:35dan ini juga sempat dikatakan oleh
17:36Ketua Parlemen Iran,
17:38Muhammad Baher Khalibaf, gitu ya.
17:40Apakah gencatan senjata,
17:41itu sebenarnya adalah strategi
17:42tarik ulur himpun kekuatan,
17:44lalu nanti mulai kembali perang.
17:46Itu bagaimana analisis, Prof?
17:49Terima kasih.
17:49Gencatan senjata,
17:50ini kan suatu kesiapan psikologis,
17:53untuk,
17:55pertama untuk,
17:57ini,
17:57mempersiapkan Amerika Serikat
17:59untuk lebih siap dalam perang.
18:00Kalau istilah sunsenya itu
18:02menajamkan pedang, gitu.
18:04Jadi namanya gencatan senjata,
18:05tapi saya istirahat untuk
18:06menajamkan pedang saya,
18:08karena menjaga gudang-gudang saya,
18:10dan memeriksa gudang-gudang saya.
18:13Nah,
18:13dalam perang modern sekarang,
18:15gencatan senjata itu,
18:16waktunya kan dia yang tentukan,
18:18dan juga dia bisa batalkan kapanpun.
18:20Dengan alasan terjadi sesuatu
18:22yang memaksa dia harus
18:23membatalkan gencatan senjata tersebut.
18:26Dalam gencatan senjata ini,
18:27kenyataannya Amerika Serikat
18:28mengecek ini,
18:29supply-nya.
18:30Mengecek supply,
18:31mengecek kondisi stop,
18:33mengecek juga kondisi
18:34kesiapan pasukan dia,
18:36juga meriksa koordinasi mereka
18:39secara komunikasinya,
18:41kemudian memeriksa
18:42kesiapan radar mereka,
18:43kemudian memeriksa juga
18:44kesiapan satelit-satelit mereka.
18:46Karena pada saat,
18:47mungkin gencatan senjata kan
18:48satelit mata-mata kan jalan terus.
18:50Sinyal komunikasi diperiksa terus.
18:53Kemudian,
18:54pemeriksaan pasukan jalan terus.
18:56Kapal selam jalan terus.
18:58Kapal induk jalan terus.
18:59Jadi mereka,
19:00ya,
19:01pengertian gencatan senjata ini kan
19:03tentunya harus ada.
19:05Siapa sih wakil,
19:06orang pihak yang dipercaya
19:08untuk memonitor gencatan senjata
19:09kan nggak ada.
19:10Mestinya PBB berada pada posisi ini.
19:13Mestinya sekian PBB
19:14menunjuk seorang pejabat tinggi
19:16dengan jabatan barangkali
19:18under secretary general
19:20yang untuk ngurusin ini,
19:21itu kan nggak ada.
19:21Jadi,
19:23di tengah serba
19:24ketidakadaan tersebut,
19:26serba kebingungan tersebut,
19:27Amerika Sekret memimpin
19:28opini dunia.
19:30Menunjukkan kesan bahwa
19:31dia adalah pihak yang
19:32rendah hati,
19:34pihak yang memberi
19:35kesempatan diran
19:36untuk
19:37tidak diserang.
19:39Tapi dia juga
19:40mempersiapkan
19:41birokrasi dia
19:42untuk semakin kompak
19:44karena perang ini
19:45harus dimenangkan.
19:45dan dia itu kan
19:47harus punya
19:49jalur exit plan
19:51yang manis
19:52sehingga
19:53nanti
19:54kalaupun dia menangnya
19:55menang tipis
19:56tapi dia tetap menang.
19:57Jadi,
19:58ini yang ada
19:58dalam benar-benar Amerika Serikat.
20:00Pasti dia sudah
20:01mengincar pelabuhan-pelabuhan Iran.
20:03Pasti dia sudah
20:05menyiasat
20:06kementerian-kementerian teknis Iran.
20:08Pasti dia sudah
20:08mengincar juga
20:10pusat-pusat air Iran.
20:13International Humanitarian Law
20:14A-I-H-L-I-H-L
20:17Terlarang menyerang
20:18situs-situs,
20:19menyerang pusat agama,
20:20menyerang pusat-pusat peradaban,
20:22menyerang lembaga pendidikan
20:23itu terlarang.
20:25Pasti kan
20:26sudah menyasar itu semua.
20:28Jadi,
20:29nanti begitu
20:30Amerika Serikat
20:31membuat alasan
20:32bahwa mereka
20:33mengakhiri
20:34kejatan senjata
20:35secara sepihak
20:36yang Iran sendiri
20:36tidak mengakui
20:37kejatan senjata tersebut,
20:38ya dia tetap akan
20:39menyerang
20:40dengan jumlah
20:42serangan yang luar biasa.
20:43Seperti
20:44pada tanggal 28
20:45Februari silam.
20:46Nah,
20:47Iran sudah siap untuk itu.
20:48Katanya peluru kendali Iran itu
20:49sudah
20:50semakin fokus
20:51dan Iran
20:53dari hari ke hari
20:54akan mengeluarkan
20:54peluru kendali
20:56yang lebih canggih.
20:57Dan bahkan
20:58Vladimir Putin
20:59mengatakan
20:59Iran itu punya sesuatu
21:00yang dunia belum pernah lihat.
21:02Dan mungkin
21:03sekaranglah saatnya
21:04peluru kendali
21:04yang tercanggih tersebut
21:05dikeluarkan
21:06karena peradaban Iran
21:08sedang terancam.
21:09Perancam musnah ini,
21:10bukan terancam mundur.
21:11Dan untuk itu
21:13tampaknya
21:13Iran siap
21:14perang hidup
21:16atau mati
21:16karena dalam
21:17pikiran
21:18prajurit-prajurit
21:20Iran
21:20ini adalah perang
21:21yang suci.
21:22Holy war.
21:24Karena mempertahankan
21:25tanah air.
21:26Dalam Islam
21:27mempertahankan
21:27tanah air itu
21:28adalah bagian dari
21:29iman.
21:30Iman
21:31dan kalau
21:31wafat
21:32itu matinya
21:33syahid.
21:35Mati syahid
21:36itu artinya
21:37mati
21:37dengan tujuan
21:38kemuliaan
21:41dan dapat
21:41dibenarkan
21:42secara spiritual
21:43dan untuk itu
21:44yang mati
21:45dalam keadaan saya
21:46tidak usah
21:46dimandikan
21:47langsung kuburin saja.
21:48Ini orang Iran
21:48percaya sekali.
21:49Saya meninggal
21:50saya syahid
21:52keluarga saya
21:53ikut terberkati
21:55dan saya tidak
21:56akan menjadi masalah
21:57bagi masyarakat
21:58karena saya langsung
21:59dikubur.
22:00Dan
22:00cukup didoakan
22:02dan langsung
22:03dikubur
22:03ya sudah.
22:05Dan ini
22:05kepercayaan mereka
22:06dan mereka
22:07percaya bahwa
22:09bahwa
22:10kematian itu
22:11adalah takdir
22:11semua orang
22:12yang bernyawa
22:13dan untuk itu
22:14mereka siap
22:15menjemput takdir
22:16dalam keadaan syahid.
22:18Dalam
22:19dalam kerangka
22:21memelihara iman
22:22dalam kerangka
22:23melindungi negara
22:24dan mencari
22:25keridoan
22:26dari Allah
22:26subhanahu wa'ala.
22:27Ini kira-kira
22:28cara berfikirnya
22:29masyarakat Iran.
22:30Mungkin secara logika itu
22:31sulit diterima ini
22:32secara orang barat
22:33sulit.
22:33Tapi kita sudah
22:34buktikan kan
22:35dalam perang
22:36dalam perang
22:3610 November
22:37di Surabaya itu
22:38yang datang kan
22:40Inggris itu
22:40Inggris kan
22:41pemenang perang
22:42perang dunia kedua
22:43datang dengan
22:44senjata mutlak
22:45kemudian Inggris
22:47setengnya lengkap
22:48punya senjata
22:49senjata standar dunia
22:50dan orang-orang kita
22:51kan pada saat itu
22:52bersenjatakan
22:53bambu runcing
22:53bambu runcing
22:55itu mungkin
22:56tidak standar panjangnya
22:58tidak standar lebar
22:59tapi digunakan
22:59buat menyerang
23:01orang bersenjata
23:03otomatis
23:04dan ternyata
23:05semangat
23:06atau girohnya
23:08orang yang
23:08mempertahankan
23:09negerinya itu kan
23:10luar biasa itu
23:12sehingga terlahir
23:13energi yang luar biasa
23:14yang lawannya
23:14jadi takut gitu
23:15nah ini
23:16diperhatikan oleh Iran
23:17dan ini
23:18Iran siap
23:19bahkan mengatakan
23:20lebih cepat
23:21Anda kirim pasukan darat
23:22lebih baik bagi kami
23:23ini luar biasa
23:25ini kan kemarin
23:26Iran pamer rudal canggih
23:28dengan hulu
23:29hulu ledak ya
23:30satu ton
23:30di tengah genjatan
23:31senjata lanjutan
23:32nah itu tuh
23:33apakah pamer senjata ini
23:34adalah sebenarnya
23:35cara Iran
23:36untuk membantah Trump
23:37atau seperti apa?
23:39kita gak tahu
23:40bagaimana cara
23:41berpikir Iran
23:42ini rahasia ya
23:43tapi kan
23:44kalau secara keilmuan
23:45namanya show of force
23:46show of force itu
23:48artinya kami menunjukkan
23:49kesiapan kami
23:50kalau apakah nanti
23:51senjata itu kami pakai
23:52atau enggak
23:52itu urusan kami kan
23:53tapi ini kami punya
23:55kami punya
23:56kami produksi sendiri
23:57dan
23:58siap-siap
23:59bisa berjarak
24:01lebih jauh
24:01daripada 2000 km itu kan
24:03ini kan rahasia
24:05dan tapi
24:06pasti senjata Iran itu
24:07tidak menggunakan
24:08tidak memuat nuklir
24:09karena
24:10Ayatollah
24:11sudah mengharamkan
24:12penggunaan nuklir itu
24:13jadi
24:14semua senjatanya
24:16konvensional
24:16daya ledak tinggi
24:17daya hancur tinggi
24:18kecepatan tinggi
24:20kemudian juga punya
24:21kemampuan
24:21menipu
24:22radar-radar di bawah
24:25ini yang bikin
24:26radar Iran
24:27namanya
24:28radarnya Amerika Serikat
24:29itu
24:29kok rasanya
24:31enggak mempan
24:31seperti sling
24:33kemudian namanya lagi
24:36arrow
24:37kok enggak mempan
24:39karena mereka itu
24:40tidak disiapkan
24:41itu berhadapan dengan
24:42serangan versi Iran
24:44kalau dulu kan
24:45dalam bangunan Amerika
24:46rudal dilawan rudal
24:47peluru kendali
24:48dilawan oleh peluru kendali
24:50sekarang yang datang itu
24:51peluru kendali
24:52dalam jumlah banyak
24:53sekaligus
24:53akibatnya
24:54fasilitas
24:55anti rudal Amerika Serikat
24:57yang ada di Israel
24:58itu bingung
24:59yang benar
25:00sekali datang
25:01mungkin 100 peluru kendali
25:02dari 100 peluru kendali
25:03itu yang sanggihnya
25:04mungkin 3
25:05yang tidak sanggihnya
25:0690-an
25:08kemudian
25:10peluru kendali Amerika Serikat
25:12mahal-mahal harganya
25:13digunakan
25:14buat menghadapi
25:14satu persatu
25:15akibatnya
25:15stoknya akan habis
25:16dalam keadaan
25:18stok habis tersebut
25:19Amerika Serikat
25:19mendatangkan stok
25:20dari ini
25:21dari Jepang
25:22dari Korsel
25:23dari Australia
25:25dari Uni Eropa
25:27ya akibatnya
25:28kan terjadi
25:29ke ini
25:29kevakuman
25:30di negara-negara tersebut
25:32jadi
25:33yang terjadi sekarang
25:34adalah Australia
25:35komplain
25:36kemudian
25:37Korea Selatan
25:38komplain
25:38Jepang juga komplain
25:40perlu enggak sih Prof
25:41keterlibatan negara-negara lain
25:43termasuk Indonesia
25:43sendiri
25:44untuk turut andil
25:45memediasi AS Iran
25:46untuk duduk berunding
25:47hingga tercapai kesepakatan
25:48dan berakhir damai
25:49itu bagaimana
25:50pandangan Prof Reza
25:53sementara
25:54negara-negara
25:54Eropa
25:55dan juga sekutu-kutu
25:56Jepang itu kan takut
25:57karena perang ini
25:59bermasalah ini
26:00pertama
26:01perang ini
26:01bertentangan
26:02dengan hukum
26:03Amerika Serikat sendiri
26:04mesti dia konsultasi
26:05ke Kongres
26:06itu yang pertama
26:07kesalahan pertama
26:07kesalahan kedua adalah
26:08kalau dia punya masalah
26:10dengan negara lain
26:10selesaikannya
26:11lewat hukum
26:12internasional
26:13jadi secara
26:14piagam PBB itu
26:16item 2.4
26:18dia tidak lakukan
26:19dan dia langsung menyerang
26:20dan ini adalah
26:21kebiasaan dia
26:22di masa lalu
26:22begitu
26:23istilah militernya itu
26:24gunboat policy
26:25gunboat policy
26:27jadi
26:27serang dulu
26:28urusan belakangan
26:29dan negara-negara
26:30Uni Eropa itu
26:31tidak mau lagi
26:31terjebak dalam
26:32urusan ini
26:32karena berbahaya
26:34bagi kepemimpinan
26:35pemerintah yang ada
26:36sekarang
26:36mereka jadi semakin
26:37tidak populer
26:38dan juga
26:38rakyat-rakyat di negara
26:40seluruh dunia
26:41sudah semakin cerdas
26:42karena mereka melihat
26:43bahwa ini perang yang
26:45salah
26:45dan juga mereka melihat
26:47bahwa pejabat tinggi
26:48Amerika Serikat
26:49saya lupa namanya
26:50Joe Kent
26:51kalau tidak salah
26:51yaitu direktur
26:52dari counter-terrorism
26:53dalam suatu suratnya
26:55yang tujuh paragraf
26:56pada Donald Trump
26:57itu mengatakan
26:57perang ini perang salah
26:59Iran itu bukan musuh kita
27:01kita ini sudah
27:02dikendalikan oleh pihak lain
27:03nah ini
27:04ini yang membuat
27:05negara-negara
27:05di Eropa juga
27:07tidak mau ikutan
27:08Amerika Serikat
27:09walaupun Donald Trump
27:10mengatakan
27:10ini perang kita bersama
27:13misalnya mengatakan
27:14kepada Inggris
27:15Anda kan
27:15tahun 2000-an awal
27:17ikut bersama saya
27:18dalam menyerang
27:19Irak dan juga
27:20Afganistan
27:20tapi pemerintah Inggris
27:22itu sadar gitu
27:24mereka sudah terjebak
27:26di masa lalu
27:26jadi kalau kita lihat
27:28statement dari
27:28Tony Blair sekarang
27:29dia seringkali kecewa gitu
27:31karena sudah
27:32perang yang dia ikuti
27:34mentah-mentah
27:35dengan Amerika Serikat
27:35itu membuat
27:36banyak nyawa
27:37para jurut Inggris
27:38wafat
27:38dan sekarang
27:39membuat kesedihan lama
27:41dari keluarga-keluarga mereka
27:42di Inggris
27:43kemudian Indonesia
27:45untuk menjadi
27:47jurudama
27:47yang kan sekarang
27:48sedang dipegang oleh
27:49Pakistan kan
27:51kemungkinan besar
27:52ada negara-negara lain
27:53juga terlibat
27:54cuman untuk menjadi
27:55jurudamai
27:57itu ada persyaratan teorinya
27:58kan
27:59persyaratan teorinya adalah
28:00kedekatan kita
28:02dengan
28:02dengan Iran
28:03itu sama dekatan
28:04kita dengan Amerika Serikat
28:06ini yang tidak
28:07tidak bisa kita buktikan
28:08gitu
28:08misalnya begini
28:09ditanya oleh Iran
28:11ditanya oleh Iran
28:13presiden Anda itu
28:15setahun terakhir
28:16berapa kali
28:17ke Amerika Serikat
28:18dan berapa kali
28:18ke kami
28:19jawabannya kan
28:19bikin kita malu jawab
28:21kan
28:22terus
28:23Iran juga bertanya
28:24oke deh
28:25Anda
28:26kemarin
28:27ikutan
28:27board of peace
28:28itu alasannya
28:29apa
28:30itu kan
28:31bloknya Amerika Serikat yang baru
28:33buat melawan PBB
28:34kita kan harus
28:35menjelaskan
28:36kepada Iran
28:36kemudian juga
28:37pada saat pemimpin besar
28:38kami wafat
28:39tanggal 28
28:40Februari
28:41kenapa
28:42jawaban Anda itu
28:43menempatkan kami
28:44pada pihak yang setara
28:46yang harus kembali
28:46daripada meja perundingan
28:47bahwa kami yang diserang
28:49bahwa kami sedang berunding
28:50dengan dia
28:50jadi ini adalah hal-hal
28:52yang Indonesia harus jelaskan
28:53kepada Iran
28:54untuk menjadi
28:55juru damai
28:56kemudian untuk jadi juru damai
28:58juga harus
28:59tidak bisa gerak sendiri
29:00karena mahal ini
29:02mahal mendatangkan
29:04juru runding
29:05dari Amerika Serikat
29:06jumlah sampai 70 orang
29:07dari Iran juga
29:08sekian puluh orang
29:09ketemu taruh di mana
29:11kemudian nanti
29:12fasilitasnya seperti apa
29:14dan juga nanti
29:15pengamanannya seperti apa
29:16ya enggak
29:17kalau buat negara-negara kecil
29:19kita sanggup lah
29:19dulu kita pernah
29:20menjadikan Indonesia
29:22tempat berunding
29:22untuk namanya itu
29:24gym 1 dan gym 2
29:25itu di
29:26perihal Kamboja
29:28Jakarta International Meeting
29:30namanya itu
29:30gym 1 dan gym 2
29:31itu kan mendatangkan
29:33orang-orang Kamboja kan
29:34dekat itu
29:35dari sesama Asia Tenggara kan
29:37charter pesawat
29:38langsung datang
29:39dan taruh di istana
29:40Bogor
29:41atau Jakarta
29:41ya kemudian
29:43ya kasih
29:44ya
29:46ya
29:47food and beverage
29:49yang standar ASEAN
29:50kan
29:50ini standar
29:52Timur Tengah
29:53dan standar Amerika
29:54itu enggak main-main
29:54ditampai akan sangat mahal
29:56itu
29:56kalau Indonesia menjadi
29:59kalau Indonesia
30:00seperti Pakistan
30:02akan sangat mahal
30:02mungkin yang bisa kita lakukan
30:04adalah
30:04Indonesia ini
30:05bekerjasama dengan
30:06OKI
30:07organisasi konferensi Islam
30:08bekerjasama dengan
30:09gerakan non-block
30:10bekerjasama juga
30:11dengan yang namanya
30:13itu Liga Arab
30:13karena mereka ini
30:15jumlahnya besar
30:15jumlah-jumlahnya gede ini
30:17atau
30:17juga
30:18koordinasi juga
30:20dengan negara-negara
30:21mikta
30:21kemudian
30:23mungkin kita
30:25bisa menggalang
30:26solidaritas
30:27tapi tidak bisa
30:28kita kan ini Indonesia
30:29tidak
30:30kita menggalang
30:31solidaritas
30:31dari grup-grup yang tadi
30:33itu
30:33untuk bikin suatu
30:36istilah itu
30:38istilahnya
30:39negosiasi
30:40pertemuan
30:41di wilayah
30:42Turki
30:43misalnya
30:43yang lebih dekat
30:44ya cuman
30:46Iran juga akan berpikir
30:47Turki ini kan
30:47anggota NATO
30:48ini salah-salah
30:50hatinya ke sana
30:51ya carilah
30:52negara ketiga
30:53yang bisa
30:53untuk
30:54menengahi ini
30:57ya kalau Indonesia
30:58terlalu jauh
30:59negara timur tengah
31:02siapa gitu
31:03karena selama ini kan
31:03banyak negara timur tengah
31:04sudah dibom oleh Iran
31:06karena mereka
31:07diam-diam
31:07mendukung Amerika Serikat
31:08pakalan militer mereka
31:10digunakan buat
31:11mempersulit Iran
31:12mengirim
31:13peluru kendali
31:14dari Iran
31:14ke Tel Aviv
31:15oke
31:16kemarin
31:18silahkan
31:18oke
31:19kemarin
31:19China juga
31:20sempat respon
31:21Amerika Serikat
31:22soal genjatan senjata
31:23itu Prof
31:23mereka siap
31:24terlibat aktif
31:25untuk mendukung
31:25AS Iran
31:26berunding hingga damai
31:27itu
31:28bagaimana
31:29kalau Prof
31:30lihat
31:32mungkin
31:33China sanggup
31:33karena China
31:35sangat kaya
31:35dan dia punya
31:37wilayah yang berada
31:38di Asia
31:40ya kan
31:41mungkin wilayah
31:44wilayah yang
31:45dicari yang aman
31:46wilayah China
31:47bagian Asia
31:50wilayah yang terpencil
31:51China kan banyak
31:52provinsi kan
31:53mungkin di provinsi
31:54tertentu
31:55di
31:56China mungkin
31:58karena China
31:59biasa lakukan itu
32:00dia biasa
32:02lakukan summit
32:02misalnya
32:03China
32:03China
32:04Afrika Summit
32:05biasa dilakukan itu
32:07dan
32:08China siap
32:10dengan pesawat
32:11China siap
32:12dengan
32:12fasilitas
32:13akomodasi
32:14dan China siap
32:15dengan keamanan
32:16mungkin China
32:17mungkin China bisa
32:20ya cuman
32:21Amerika Serikat
32:21mau gak
32:21dipegang oleh China
32:22karena
32:25perunding nanti
32:26harus berbagi
32:27informasi
32:28ya kan
32:30jadi
32:31China bisa saja
32:32tahu
32:32misalnya
32:35Iran itu
32:36mau apa
32:36dari item
32:371 sampai
32:3710
32:37dan juga
32:38dia sehingga
32:39tahu
32:39baseline
32:40dan
32:40ini
32:41target maksimal
32:42target minimal
32:43ini kan
32:44kelihayaan
32:44tuan rumah
32:45kalau
32:46rumahnya
32:47ada lawan
32:47Amerika
32:48mungkin Amerika
32:48nolak
32:49mungkin juga
32:50Amerika
32:50akan menolak
32:51Rusia
32:52sebagai
32:52juru runding
32:54karena ini
32:55pesaing saya
32:55dua-duanya
32:56ini
32:56siapa dong
32:57mungkin Australia
32:58Australia
32:58ditolak oleh
32:59Iran
33:00Anda ini kan
33:00bloknya
33:01Amerika
33:01ya mungkin
33:03negara-negara
33:03Nordic
33:04ya
33:04mungkin
33:04Skandinavia
33:05negara
33:06seperti
33:06Denmark
33:07mungkin
33:07Swiss
33:09masih mungkin
33:10jadi
33:11kalau Indonesia
33:12terlalu jauh
33:13kalau Indonesia
33:14masih jauh
33:15kecuali
33:16kalau Pak Presiden
33:18memutuskan
33:19Indonesia
33:19dan untuk
33:21itu
33:22disiapkan
33:23satu lokasi
33:24yang
33:24yang bisa
33:25terisolir
33:26mungkin Bali
33:26lagi
33:27karena Bali
33:28itu
33:29sulit
33:30diserang
33:31dari darat
33:32dari Bali
33:32itu hanya bisa
33:33datang dari laut
33:34dan di laut
33:35itu bisa disegel
33:36secara elektronik
33:37Bali itu
33:38mudah
33:39diawasi dari
33:39berbagai
33:40pulau sekitar
33:41mungkin Bali
33:41bisa
33:42ya cuman
33:43apakah Pak Prabowo
33:44hanya
33:46berani
33:47menyatakan ini
33:48gitu
33:48karena
33:49kita punya modal
33:51misalnya
33:51modalnya dari
33:52berbagai hasil
33:54KTT
33:54terakhir ada
33:55KTT
33:56di KTT
33:57luar biasa
33:58di
33:58Saudi Arabia
34:00itu
34:02KTT
34:02yang menghadirkan
34:06Oki
34:07dan Liga Arab
34:08di
34:10dalam
34:10itu
34:11hasilnya adalah
34:12itu ada
34:13kesan
34:15kepada
34:17delapan
34:18negara
34:19untuk
34:19merundingkan
34:21urusan
34:22Palestina
34:22ini
34:23sehingga
34:23Palestina jadi
34:24negara
34:24disitu Indonesia
34:25masuk
34:26Turki
34:27masuk
34:27kemudian
34:29Saudi
34:29masuk
34:30jadi
34:31mungkin
34:32Indonesia
34:32bisa datang
34:33dengan mengatakan
34:35kami adalah
34:36sedikit negara
34:37di dunia
34:37yang konstitusi
34:39kami
34:39mengharapkan
34:40mengupayakan
34:41perdamaian dunia
34:42kami sangat setia
34:43pada perdamaian dunia
34:45lewat
34:48konferensi
34:49Asia Afrika
34:50kami
34:50dan kami adalah
34:51pendiri non-block
34:52dan kami
34:53senantiasa aktif
34:54dalam perdamaian dunia
34:55kalau Pak Prabowo
34:56bisa katakan itu
34:57kepada Iran
34:59semoga Iran
34:59bisa lulu hatinya
35:00untuk dikirim
35:01ke Indonesia
35:01untuk
35:02datang ke Indonesia
35:03cuman
35:03terbang dari Iran
35:05ke Indonesia
35:05itu kan 8 jam
35:06apakah kita siap
35:07menyiapkan pesawat
35:09untuk mengawal mereka
35:11ya kan
35:12jadi memang banyak ya
35:13pertimbangannya
35:14banyak sekali ya Prof
35:15banyak sekali
35:16iya betul
35:17Jocelyn
35:18Prof
35:19kemudian babak baru
35:20perundingan Amerika Serikat
35:21dan Iran
35:22kira-kira
35:23akankah tercapai
35:24kesepakatan
35:24perat akan sampai
35:25kapan nih Prof
35:28dalam
35:30perundingan
35:31itu kan harus ada
35:32prakondisi
35:33ya
35:34prakondisi ini
35:36dunia itu
35:37harus melihat
35:38apa harapan Iran
35:40apa harapan Amerika Serikat
35:41dan mereka juga
35:42harus perhatikan
35:43apa sih
35:44kekhawatiran Amerika Serikat
35:45atau kekhawatiran Iran
35:46kalau kekhawatiran Amerika Serikat
35:49perang ini
35:49mbok ya
35:50harus segera selesai
35:51karena kalau
35:52lama selesai
35:53itu akan
35:53semakin dekat
35:54dengan yang namanya itu
35:56midterm election
35:57bulan November nanti
35:58sekarang kecenderungannya
36:00saya ini
36:01Donald Trump ini
36:02popularitasnya
36:04makin turun
36:05dan rakyat saya
36:06sudah mulai
36:07gak senang sama saya
36:08sudah lebih senang
36:09saya diganti
36:10gitu kan
36:11kemudian juga
36:12partai republik
36:14juga sudah mulai marah
36:15sama Donald Trump
36:15kok gak selesai
36:17ini perang kan
36:17ya klub demokrat
36:19juga mengatakan
36:20kita harus segera
36:22maksudkan
36:23Donald Trump
36:24tapi suaranya
36:25belum cukup
36:25gitu kan
36:26karena harus menang
36:27ini nanti
36:28di senat ini
36:29jadi
36:30sekarang
36:31yang menakutkan
36:32Donald Trump
36:33itu adalah
36:33demonstrasi kan
36:34di seluruh negara
36:35bagian di Amerika Serikat
36:36yang sudah
36:37mengkritisi dia
36:38misalnya menghubungkan
36:39no more
36:40no more
36:41crown
36:41kelaun
36:42jadi begitu kan
36:43itu sudah terjadi
36:46kemudian
36:47dia juga takut
36:48pada saat yang sama
36:50Benjamin Netanyahu
36:51juga bisa terseret
36:52ke pengadilan
36:53karena turusan
36:54korupsinya
36:55tinggi di sana
36:56di Israel
36:57jadi
36:58dalam suasana
36:59seperti sekarang
37:00harapan dari
37:00Donald Trump
37:01adalah
37:01segera
37:02selesai perang ini
37:03dan dia sebagai
37:04pemenang
37:04cuman sebagai
37:05pemenangnya
37:06di mana
37:06di sini
37:07kita harus
37:09kreatif
37:09Iran kan punya
37:1110 tuntutan ini
37:12ada 10 tuntutan
37:13Iran
37:15kita kan
37:16nggak mungkin
37:16mengharapkan
37:1710 tuntutan itu
37:18terjawab semuanya
37:19dan sehingga
37:20terlahir hasil
37:2110 kali 10
37:22namanya 100
37:23gitu kan
37:23nggak mungkin
37:24kita harus
37:25memecah
37:26tuntutan Iran itu
37:28ke dalam
37:28items-items
37:29yang bisa
37:29dinegosiasikan
37:30ini kan tugas
37:32Pakistan ini
37:32sebagai tuan rumah
37:33sebagai negosiator
37:35tentunya dia harus
37:35mencari titik-titik
37:36temu
37:37dari semua
37:38items yang
37:39Iran ajukan
37:39tersebut
37:40mana yang bisa
37:42dinegosiasikan
37:43benar-benar tidak
37:43bisa dinegosiasikan
37:44untuk itu kan
37:46Pakistan harus
37:46jernih ya
37:47berpikir ya
37:48kalau saya sih
37:49mencoba melihat
37:49gini
37:50tuntutan Iran itu
37:52kan ada
37:5210
37:53tapi yang paling
37:54yang paling
37:55Iran sering
37:55sering
37:55itu kan
37:563
37:56pertama
37:58hormus
37:58kedua
37:59adalah
38:00uranium
38:01yang diperkaya
38:02ketiga
38:03pembayaran
38:04atas kerugian Iran
38:05akibat perang ini
38:06kan
38:07oke
38:08pertama
38:09seorang uranium
38:10yang diperkaya
38:11kan
38:12yang
38:13terlarang itu kan
38:14uranium
38:15sampai
38:1590%
38:17kan
38:17itu artinya
38:18uranium itu
38:19sudah siap
38:19untuk
38:21dijadikan
38:22nuklir
38:23untuk tujuan perang
38:24ya sekarang
38:25Iran itu berapa
38:27levelnya
38:28ada yang bilang
38:2945
38:29ada yang bilang
38:3060
38:30berarti kan
38:31harus ada
38:31persetujuan dari
38:32International Atomic Energy Agency
38:35dalam perundingan
38:37yang kedua ini
38:37harapan
38:38sungguh ideal
38:39kalau dirijen
38:41IAIA itu
38:42bisa datang
38:43ke
38:43Iran
38:44sehingga dia
38:45dengan yakin
38:46mengatakan kepada
38:47dunia
38:47tiket pencapaian
38:48Iran sekarang
38:49adalah X
38:50dan ke atas itu
38:52maksimal 90
38:52dan tidak boleh
38:53dan garis merahnya
38:54dimana
38:55itu harus
38:56itu titik temu
38:57itu
38:57misalnya
38:58titik temunya
38:59adalah
38:59misalnya
39:0020%
39:01menuju
39:01angka 90
39:03oke
39:03kalau mungkin
39:04bilang 20%
39:05mungkin Israel
39:06bilang
39:06Amerika
39:06bilang
39:0730%
39:09menuju
39:0990
39:10ini kan
39:11mungkin
39:12kalau
39:12dikemukan oleh
39:13IAIA
39:14kemudian
39:15dengan sanksi
39:16yang tegas
39:16kemudian
39:17dengan ancaman
39:18pada Iran
39:19bisa dilakukan
39:20on-site
39:20inspection
39:21bisa diperiksa
39:22setiap saat
39:22kemudian
39:23semua operator
39:24nuklir Anda
39:24harus
39:25terverifikasi
39:25harus punya
39:27sertifikasi
39:28mungkin kan
39:29kemudian
39:30semua fasilitas Anda
39:32itu harus
39:33terverifikasi
39:34oleh IAIA
39:35itu mungkin
39:36Iran bisa mau juga
39:37tapi harus ada
39:38pihak yang
39:39punya otoritas
39:40untuk itu
39:40Iran akan menolak
39:41ketika Amerika
39:42Sikret mengatakan
39:43Anda tidak boleh
39:44melakukan aktivitas nuklir
39:45sampai 25 tahun ke depan
39:47Iran merasa
39:48ini apa urusannya Anda
39:49bagi kami
39:49nuklir itu adalah
39:50ini
39:51buat tujuan
39:52pembangunan
39:52jangka panjang
39:53kami
39:53karena nuklir
39:55memang dapat
39:55digunakan
39:56untuk kesehatan
39:57untuk industri
39:58untuk transportasi
40:00jadi
40:01Iran melihatnya itu
40:03nuklir untuk
40:03tujuan damai
40:04bahkan Iran
40:05bisa mengatakan
40:06ayatulah kami
40:06selama ini
40:07senantiasnya mengatakan
40:08haram menggunakan
40:09nuklir untuk
40:10tujuan perang
40:11itu kan
40:12ini kan adalah
40:13amunisi
40:14pihak Iran
40:14berarti
40:15berarti
40:17kalau
40:18misen nuklirnya
40:19dibatasi
40:20sampai
40:2030
40:21nggak sampai
40:2230%
40:23dari
40:2390%
40:24berarti kan
40:25angkanya
40:2590
40:27kurangin
40:2827
40:28itu
40:2973
40:30jadi
40:31katakan oleh
40:32AEI
40:32haram sampai
40:3373
40:34dan lampu kuning
40:35kalau sudah masuk
40:3668
40:3769
40:38mungkin Iran
40:39agak
40:39terima
40:40begitu
40:40yang Iran
40:42tidak mau kan
40:43intimidasi dari
40:44Amerika Serikat
40:45di satu sisi
40:45dia mengatakan
40:46gensetan senjata
40:47tapi pada saat yang sama
40:49dia juga menyerang
40:49kapal-kapal Iran
40:50menyandera
40:51kemudian dia juga
40:52menyerang kapal-kapal
40:54Cina yang bergerak
40:55dari
40:55dari pot kelang
40:57di Malaysia
40:57menuju
40:58pelabuhan di Iran
40:59itu diserang
41:00ini kan
41:01satu
41:01prakondisi
41:02yang nggak
41:03baik
41:03untuk itu
41:05Iran
41:05mengharapkan
41:06prakondisi dulu
41:07apalagi
41:08prakondisi Iran
41:08adalah
41:09anda selama ini
41:11menghina
41:11pemimpin besar kami
41:12ayatulah kami
41:13anda katakan
41:14teroris
41:14anda katakan
41:16ayatulah kami
41:16menggalang
41:17persatuan
41:18Arab
41:19untuk
41:19menghancurkan
41:20Amerika
41:21itu kan
41:21anda harus
41:22minta maaf dulu
41:23begitu
41:23nah ini kan
41:25prakondisi
41:26kemudian juga
41:26prakondisinya
41:27Donald Trump
41:28dari sekarang
41:29janganlah menggunakan
41:30kata-kata kasar lagi
41:31terhadap Iran
41:32ini kan
41:32kalau bisa
41:33Amerika Serikat
41:34bisa lakukan prakondisi
41:35maka Iran
41:36tampaknya mau
41:37maju ke
41:37meja perundingan
41:39ini
41:40ini prakondisi ya
41:41terus dari
41:42item 10 itu kan
41:43pasti ada yang bisa
41:43dinegosiasikan
41:44kan bisa begini
41:45untuk urusan uranium
41:47itu serahkan
41:47urusan
41:48pada
41:49International Atomic
41:50Energy Agency
41:51mereka ini yang punya
41:53punya perangkat
41:54untuk mengetahui
41:55kesiapan Iran
41:56sampai berapa
41:56sekarang gitu
41:57kemudian
41:58kemungkinan
41:59ke depannya
42:00apa yang bisa dilakukan
42:02itu mencegah
42:02jangan sampai
42:03naik ke level
42:0470%
42:04misalnya ya
42:05nah itu
42:07masih bisa
42:07dinegosiasikan
42:08mungkin
42:09mungkin Iran
42:09akan mengatakan
42:11kami ingin
42:12kembali
42:13kepada
42:13perjanjian
42:14Joint
42:14Comprehensive
42:15Plan of Action
42:16tahun 2018
42:16lalu
42:17sebelum
42:18dibatalkan oleh
42:19Amerika Serikat
42:19ya mungkin
42:20Iran bisa
42:21katakan itu
42:21untuk itu kan
42:22perlu ada
42:24jaminan
42:24dari negara-negara
42:25Uni Eropa
42:26dan peserta
42:27JCPOA
42:28tersebut kan
42:28harusnya
42:29Rusia sama Cina
42:31itu berani
42:31menjamin
42:32kalau nanti
42:33ada
42:35fasilitas
42:36nuklir
42:36Iran
42:36yang harus
42:37disupervisi
42:38kami siap
42:38bersama
42:39dengan
42:40AEA
42:41atau misalnya
42:42kalau misalnya
42:42ada barang-barang
42:43terlarang dari
42:43Iran
42:44dan ingin
42:44dimusnahkan
42:45kami siap
42:46bantu
42:46musnahkan
42:46kira-kira
42:47begitu deh
42:47ini
42:48JCPOA
42:49ini
42:49urusan
42:50nuklir ini
42:51masih bisa
42:51dinegosiasikan
42:52saya pikir
42:53kemudian
42:53urusan
42:53Hormuz
42:54Hormuz
42:55ini kan
42:55bagi Iran
42:55adalah pertahanan
42:56pertahanan
42:57dan kedaulatan
42:57tapi pada saat yang sama
42:59Inggris dan Perancis
43:00mengatakan
43:01ingin membangun konsorsium
43:03bersama negara-negara
43:04di dunia
43:05tapi
43:05kapan itu dilakukan
43:07belum dikonsultasikan
43:08dengan Iran
43:09ya mungkin bisa
43:10saya dilakukan
43:11di perairan
43:12200 mil
43:13dari Hormuz
43:14bisa
43:15tapi tidak
43:16di dalam Hormuz
43:17Hormuz itu
43:17wilayahnya Iran
43:18wilayahnya untuk
43:19Iran dan Oman
43:20Prof. Reza
43:22berarti bisa
43:24betul
43:24oke
43:25berarti ini bisa
43:26saya simpulkan
43:27ada 3 poin
43:28yang diajukan Iran
43:28dan ini
43:29poin-poin penting
43:30yang akan menjadi
43:32apa ya
43:33ibarat kata
43:33kayak
43:34yang akan
43:35menetukkan ya
43:36titik temu gitu
43:37untuk tercapainya
43:38perdamaian dengan
43:38Amerika Serikat
43:39seandainya
43:40tidak tercapai
43:41artinya Iran
43:42juga sudah siap
43:42kembali untuk
43:43mengangkat senjata
43:44begitu ya Prof. Reza
43:46ya
43:46betul
43:47oke
43:48nah Prof. Reza
43:49ini singkat aja
43:50Prof. Reza sendiri
43:51optimis gak
43:52akan tercapai
43:53kesepakatan
43:54optimis atau tidak Prof?
43:57ya pertama
43:58prakondisinya harus
43:59dibikin dulu ya
44:00prakondisi dari
44:01Amerika Serikat
44:02dia tidak
44:02mempermalukan Iran
44:03dia menghargai
44:04peradaban Iran
44:05karena begini ya
44:07Amerika Serikat kan
44:08dudukan musuhan
44:09sama Vietnam
44:10sampai tahun 75
44:12itu perang gitu kan
44:13dimana Amerika Serikat
44:14menurunkan 500 ribu personil
44:16meninggalnya 50
44:1750 ribu personil
44:1810%
44:19kenapa Amerika Serikat
44:21gak berpikir
44:21alternatif
44:22dia bikin perundingan
44:24dengan tokoh-tokoh Iran
44:25intinya adalah
44:28ada perdamaian
44:31perdamaian
44:32dan nantinya
44:33Amerika Serikat
44:33akan membantu
44:34rekonstruksi Iran
44:35misalnya
44:36Amerika Serikat
44:37akan membiayai
44:38pembangunan kembali Iran
44:39kemudian nanti
44:41ke depannya Iran
44:42akan menjadi
44:44negara nuklir
44:46tapi tetap
44:46Republik Islam Iran
44:48karena bagaimanapun
44:49Amerika Serikat
44:50ada kekhawatiran
44:50kan
44:51kalau nanti Iran
44:51masuk ke dalam
44:52pelukannya Cina
44:53atau pelukannya Rusia
44:54itu berbahaya
44:55bagi Amerika Serikat
44:57jadi
44:57saya masih melihat
44:59Amerika Serikat
44:59belum mengeluarkan
45:00jurus-jurus
45:02diplomatik yang terbaik
45:03gitu
45:04untuk
45:06mencapai perundingan
45:07karena perundingan ini
45:07harus ada penyesuaian
45:08dari kedua belah pihak
45:09gak mungkin
45:10satu pihak menang 100%
45:12dan tentunya
45:12pihak Iran
45:13gak mau
45:13dia kalah 100%
45:15tentunya
45:16saya harapkan
45:16ada titik-titik temu
45:17dan untuk itu
45:19perlu
45:20dukungan dari luar
45:21disini ada dukungan
45:22dari luar
45:23saya harapkan Indonesia
45:24Indonesia
45:25kerjasama
45:26sama Oki
45:26sama GNB
45:28sama Liga Arab
45:29untuk menyadarkan dunia
45:30bahwa
45:31kalau
45:31perundingan ini gagal
45:33ini bisa berdampak
45:34pada perang dunia ketiga
45:35maka karena itu
45:36pesan-pesan damai
45:37harus dikemukakan terus
45:39dan disinilah peranannya
45:40dari Presiden Prabowo Subianto
45:42dari Indonesia
45:43oke
45:44pesan-pesan damai
45:45sangat penting juga ya
45:46dan peran Indonesia
45:46juga dibutuhkan lah ya
45:48Prof ya
45:48untuk
45:50bisa
45:51mendamaikan
45:52kedua negara ini
45:53gitu
45:54baik
45:54Prof Reza masih
45:55seru sekali
45:56masih banyak
45:57yang akan kita bahas
45:58nanti ke depannya
45:58dan
46:00sahabat Kompas TV
46:00kita doakan bersama
46:01semoga perang juga
46:02cepat selesai
46:03agar tidak terjadi
46:04hal-hal yang tidak diinginkan
46:05seperti yang tadi
46:06Prof Reza juga sudah menyebut
46:07kemungkinan
46:08perang dunia ketiga
46:09tapi kita harap
46:10tidak terjadi
46:11seperti itu
46:11Prof Reza terima kasih banyak
46:13untuk waktunya
46:14nanti kita bisa
46:14ngobrol-ngobrol lagi
46:15lebih jauh
46:16soal perang ini
46:17kita akan terus update
46:18Prof Reza
46:18terima kasih Prof Reza
46:20selamat mengajar lagi
46:22terima kasih
46:22salam dari Presiden University
46:24terima kasih
46:24salam Kompas Prof Reza
46:26terima kasih Prof
46:26terima kasih
Komentar

Dianjurkan