00:10Terima kasih.
00:35Terima kasih.
01:00Dan memilih melanjutkan pembicaraan via telepon.
01:03Sebelumnya, Gedung Putih sempat menyatakan utusan khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff dan menantu Trump Jared Kushner akan ke
01:11Pakistan untuk bicara langsung dengan delegasi Iran.
01:31Terima kasih.
02:01Terima kasih.
02:04Meneluh Iran-Arakji langsung bertolak ke Muscat Oman bertemu Sultan Haitham bin Torik.
02:10Sebelum AS menggempur Iran 28 Februari lalu, Oman sebenarnya telah menjadi mediator kedua negara bersama Pakistan sejak 2025.
02:20Anggota Parlemen Iran sekaligus mantan Menteri Luar Negeri Manushir Muhtahki menjelaskan kunjungan diplomatik Menlu Arakji ke Islamabad dan Muscat untuk
02:29menjelaskan posisi Iran kepada dua negara yang sebelumnya mengatur negosiasi dengan AS.
02:35Muhtahki menegaskan, Teheran tak akan negosiasi tanpa terlebih dulu menyatakan syarat-syarat mereka.
02:41Iran mengajukan tuntutan antara lain gencatan sejata mencakup Lebanon dan pembebasan aset-aset Iran.
02:48Pasalnya, Israel semakin memperkeruh keadaan dengan terus menyerang Hezbollah di Lebanon Selatan.
02:54Iran berharap Amerika memenuhi dulu tuntutan itu sebelum melanjutkan perundingan.
03:00Men saya putihkan kemahkan kemah Program
03:04kita akan mengatakan dari zaman kemudiannya sejata yang sejabung.
03:11Kita akan mengatakan oleh Indonesia dalam kemudianya.
03:16Dan kita akan mengatakan kemudiannya sejabung.
03:20Darihan dalam kemudianya akan melindungi kemudianin.
03:24Kita akan mengatakan oleh Indonesia dan akan mengatakan kemudianya.
03:29Kita harus berkaitan, Amerika berkaitan dengan mereka, dan kita akan melihatnya.
03:37Dari Oman, meneluh Iran Abbas Arakci tiba di St. Petersburg, Rusia, jelang pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin.
03:45Setelah kunjungi Rusia, Arakci disebut akan kembali ke Islamabad Pakistan meski belum terungkap jadwal pastinya.
03:51Dosen Geostrategi dan Geopolitik Universitas Udayana, Evata Filomeno, menilai diplomasi Iran sebenarnya cukup fleksibel dalam mengupayakan kesepakatan tercapai dan perang
04:02dengan AS selesai.
04:04Jadi sebenarnya situasi ini bisa kita baca bahwa Iran sebenarnya berada pada posisi yang cukup lentur mengikuti Amerika Serikat.
04:11Tak akan tetapi, Amerika Serikat merasa poin dialog politik itu nanti baru memuat poin nuklir yang tadi sudah disampaikan.
04:20Nah, poin nuklir ini yang Amerika ingin itu dibahas di awal.
04:23Padahal dari Iran sendiri harus ada poin-poin yang lain dulu dengan etiket yang baik.
04:27Karena sudah dua kali mereka merasa dihianati.
04:30Nah, maka mereka juga memainkan poin bahwa diplomasi adalah bagian dari senjata mereka.
04:35Dan mereka tahu Eropa sangat membutuhkan hal tersebut.
04:38Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat tahun 2018-2019 Mahendra Sreger memandang
04:44Trump di tengah dilema antara meningkatkan eskalasi di Timur Tengah dan situasi politik dalam negeri.
04:52Karena objektif dari perang Iran ini juga tidak akan maksimal.
04:58Lalu risikonya pada ekonomi Amerika dan ekonomi dunia berat.
05:04Lalu juga risiko terhadap situasi politik terutama dalam negerinya menghadapi pemilihan legislatif juga tidak kondusif kalau ini berkepanjangan.
05:16Dan di samping juga kalau eskalasi terjadi risiko pada korban di pihak pasukan Amerika Serikat dan juga memang orang tidak
05:24populer di mata publik Amerika.
05:26Jadi sudah begitu banyak risiko-risiko yang akan dihadapi kalau dia eskalasi.
05:33Sementara itu, AS tetap bersikeras menekan Iran melalui blokade laut dan ancaman militer di Selat Hormuz.
05:39Sabtu lalu, televisi pemerintah Iran menayangkan rekaman yang diduga menunjukkan kapal kargo dan kapal tanker minyak terhenti di Selat Hormuz.
05:49AS telah memblokade Selat Hormuz yang juga dekat dengan pelabuhan-pelabuhan Iran sejak 13 April lalu yang memicu harga energi
05:56dunia semakin melonjak.
06:17Situasi di perairan semakin panas saat Menteri Perang AS Pete Hexeth menyatakan,
06:21Trump sudah memerintahkan marinir AS menembak kapal Iran yang mencoba memasang ranjau di perairan atau mengganggu jalur pelayaran Selat Hormuz.
06:31Hexeth bilang, Amerika akan membersihkan ranjau laut yang dipasang Iran di Selat Hormuz yang kemungkinan membutuhkan waktu selama 6 bulan.
06:40President Trump has authorised the United States Navy to destroy any Iranian fast boats that attempt to put mines in
06:46the water
06:47or disrupt passage through the Strait of Hormuz to shoot and kill.
06:51Our commanders have clear rules of engagement.
06:54If Iran is putting mines in the water or otherwise threatening American commercial shipping or American forces,
07:00we will shoot to destroy.
07:02No hesitation, just like the drug boats in the Caribbean.
07:08Sementara itu, Turki menyatakan siap membantu membersihkan ranjau di perairan Selat Hormuz
07:13jika Amerika dan Iran mencapai kesepakatan damai.
07:16Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menyebut,
07:19pembersihan ranjau merupakan bagian dari layanan kemanusiaan dasar bagi semua orang,
07:24bukan berarti memihak dalam perang.
07:27Allah kutusun, tekrar başlamasinya mungkin bisa başlamasinya.
07:30Tekrar bir taraf miskibe, bir ortaya çıkmas soskonusulursa.
07:33Burada tabi bizim hassasiyetlerimiz var, orada başka bir pozisyonday.
07:38Şimdi bunu bizim ortaklarımız da çok iyi anlıyorlar.
07:41Şu anda ana odak noktası biraz daha mainların temizlenmesi.
07:45Mainların temizlenmesi temel, insani, bütün herkesin hizmetine olan,
07:48savaşlarda bir taraf tutman ile alakalı bir konu olmayacağı için,
07:52bir anlaşma sonrası, bu türden bir şeye biz sıcak bakabiliriz.
07:57Atas sepertahanan Republik Indonesia di Iran periode 2009-2012,
08:02Majen Purnawirawan Budi Purnomo melihat,
08:05perintah Trump untuk menghancurkan kapal yang mencoba memasang ranjau
08:09menunjukkan situasi di perairan Selat Hormuz di ambang berang total.
08:13Di ambangnya, kenapa?
08:16Karena sekali saja terjadi letusan,
08:18nah ini yang akhirnya memicu.
08:20Seperti apa?
08:21Karena kita kan Lashenland,
08:22banyak sekali itu perang-perang besar yang dimulai dengan adanya tembakan ke kapal-kapal kecil.
08:27Ingat itu waktu Spanyol sama Amerika,
08:29ingat itu Vietnam sama Amerika.
08:32Dari kapal-kapal kecil, penembakan kecil sehingga jadi besar.
08:34Nah, yang tidak kalah pentingnya,
08:36inilah namanya teori lempar pesan dalam military terminology.
08:40Jadi Trump ini ingin show off bahwa kepada Iran,
08:45Hai Iran, jangan kau gunakan ini Hormuz sebagai leverage-mu,
08:50sebagai sandramu dalam pelayaran global yang merubah energi global dunia naik turun seperti ini.
08:56Yang selama ini memang digunakan.
08:57Exactly.
08:59Di sisi lain, Iran pun bersikukuh tetap menutup Selat Hormuz.
09:03Iran menegaskan tak akan berunding di bawah tekanan, ancaman maupun blokade.
09:08Bagi Iran, dialog yang efektif hanya dapat terjadi
09:11jika ada titik temu dan lingkungan kondusif dari kedua pihak.
09:15Iran masih meragukan keseriusan AS menempuhi jalan damai
09:19sebab kenyataannya, dialog berjalan bersamaan dengan sanksi, tekanan, bahkan serangan.
09:28Terima kasih telah menonton!
09:42Terima kasih telah menonton!
10:01Iran paham dengan menutup Selat Hormuz, AS pun tersandera untuk menyalurkan pasukan logistik untuk perang
10:08ke pangkalan militernya di Timur Tengah.
10:11Selain ekonomi ya sebenarnya Mbak, kalau kita melihat peta, peta Selat Hormuz itu dan Teluk Persia,
10:18itu kan sebenarnya Amerika tuh kehilangan reflet yang sangat besar sekali ketika Selat Hormuz itu dikontrol sama Iran.
10:24Yang paling penting bagi Amerika sebenarnya itu adalah armada kelima Amerika itu ada di Bahrain,
10:31kemudian pusat angkatan darah itu ada di Kuwait, kemudian Senkom itu ada di Qatar,
10:38dan seluruh pelabuhan-pelabuhan negara Teluk itu ada pangkalan-pangkalan militer Amerika.
10:42Nah ketika Hormuz itu dikontrol sama Iran dan itu,
10:46ini setelah suple logistik ini tidak bisa ke pangkalan-pangkalan militer Amerika itu.
10:51Sedangkan Amerika itu membutuhkan pangkalan-pangkalan itu untuk mensuplai seluruh pangkalan militernya.
11:00Militer Iran siaga penuh dan siap balas menyerang jika Amerika Serikat dan Israel kembali melakukan agresi.
11:06Iran memastikan balasan serangan terhadap agresi lanjutan oleh Washington dan Tel Afif akan lebih keras dan siap bertindak kapan saja.
11:16Nieruhi masalah jahumah Islami Iran di dalam tajabuz ve harguna ikudam alih Iran islami
11:22belafasile, beah tafah az pestaingin shodh,
11:25kudretmandan, hujum minggak berada di Amerika yang mempunyai dan rejim kudak kosh sahyunistik
11:31yang tersebut tersebut tersebut kemudian yang tersebut kemudian yang tersebut kemudian.
11:35Di tengah rapuhnya ASA merajut kembali negosiasi Iran dan AS,
11:40Perancis dan Inggris memimpin koalisi bersama sekitar 40 negara untuk mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
11:47Presiden Perancis Emmanuel Macron menegaskan upaya bertujuan pada pembukaan kembali jalur vital tersebut
11:53secepat mungkin sesuai dengan hukum internasional dan kebebasan navigasi.
11:58Upaya ini fokus pada kemandirian pertahanan Eropa tanpa bergabung dengan blokade Amerika Serikat.
12:05Kami meruksi tersebut kembali ketika kembali jantar.
12:08Kami meruksi tersebut kembali jantar.
12:11Et donc encourager les parties prenantes à aller au bout des négociations, stabiliser la situation et réouvrir Hormuz, c'est
12:20pour ça qu'on s'est mobilisé vendredi dernier.
12:22Et donc notre travail, c'est plutôt que dans les prochains jours et prochaines semaines, on puisse obtenir une réouverture
12:27complète, conforme au droit international et à la liberté de navigation, sans péage sur le détroit d'Hormuz.
12:34Et là les choses pourront progressivement revenir à la normale, on sait qu'il faudra un petit peu de temps
12:38pour restabiliser.
12:39Adakah jalan tengah, perang Amerika Serikat dan Iran sementara sejumlah upaya dialog berkali-kali gagal capai kesepakatan damai?
12:47Pihak mana yang mampu kuat menahan diri, tak memicu kembali agresi?
12:56Sorotan lainnya, polisi telah menetapkan 13 tersangka dalam kasus kekerasan di daycare di Yogyakarta.
13:02Saat lagi, My Sister akan kembali dengan informasinya untuk Anasimah.
Komentar