00:09Intro
00:21Saudara tragedi maut, tabrakan KRL komuter lain dan kereta api Argo Bromo Anggrek
00:27di stasiun Bekasi Timur pada Senin malam meninggalkan cerita mencekam
00:31dari para penumpang yang selamat sekaligus kisah pilu dari korban meninggal.
00:37Nur Ainiya Ramadina atau Aini adalah rekan kerja kami.
00:42Ia menjadi salah satu korban dari tragedi maut laka kereta di Bekasi Timur.
00:47Senin malam, usai bekerja, Aini meninggalkan kantor pada pukul 8 malam
00:52bersama dengan ratusan pekerja lainnya yang hendak pulang ke rumah.
00:57Aini menaiki KRL menuju Bekasi seperti biasa.
01:01Namun tak disangka kecelakaan kereta terjadi.
01:06Gue ke depan aja tuh.
01:09Ibu disuruh di atas yang terakhir.
01:20Ishak Tangis Ibunda Ainiya, karyawan Kompas TV yang meninggal saat kecelakaan kereta pada Senin malam tak terbendung
01:29terutama saat Direktur Utama Kompas TV, Rosyana Silalahi, mendatangi rumah duka.
01:34Sebelumnya almarhumah Ainiya, sempat hilang dan keluarga tidak bisa dihubungi.
01:42Hingga akhirnya pada selasa siang dipastikan bahwa Ainiya menjadi salah satu korban meninggal
01:49dalam tragedi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
02:02Ibu disuruh di atas yang terakhir.
02:19Usai kecelakaan kereta terjadi pada Senin malam, Aini dilaporkan sempat hilang kontak.
02:27Aini, panggilan tim Kompas TV ini terakhir memakai baju berwarna cerah, jilba putih, dan memakai celana jeans.
02:36Keluarga sudah mencoba untuk melacak nomor ponsel dan lokasinya berada di Stasiun Bekasi Timur.
02:50Kakak saya itu biasanya kalau setiap pulang itu ngabarin saya 20 menit sebelum nyampe ke Stasiun Tambun Selatan.
02:58Jadi biar saya jemput di sononya.
03:01Cuman pas kemarin sudah lebih dari sekitar sejam, gak ada kereta, makanya saya bingung.
03:13Untungnya saya kemarin dikasih tahu orang Stasiun Tambun ada kecelakaan, terus saya langsung balik.
03:21Ngambil HP, nelpon kakak saya, terus gak ada kabar.
03:28Gitu, Pak.
03:42Nur Ainiya Eka Rahmadina merupakan bagian dari keluarga besar Kompas TV yang berkontribusi sebagai news production support.
03:52Kami biasa memanggilnya Ain.
03:55Selama bertugas, Ain dikenal sebagai pribadi yang ramah, supel, dan pekerja keras.
04:02Dia juga sosok yang periang.
04:04Pada Senin malam kemarin, Ain masih bertugas dan meninggalkan studio Kompas TV pada pukul setengah delapan malam waktu Indonesia Barat.
04:35Saudara berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan antara kereta api Argo Anggrek yang menabrak kereta listrik pada Senin malam,
04:42yang bermula dari sebuah KRL lain dari arah Jakarta yang menabrak sebuah mobil mogok di perlintasan yang ada dekat stasiun
04:51Bekasi Timur.
04:52Akibat kejadian itulah, perjalanan KRL terhenti dan tak bisa melanjutkan perjalanan.
05:03Akibat kecelakaan KRL dan taksi ini, rangkaian KRL lain yakni relasi Kampung Bandan Cikarang terpaksa berhenti darurat dan tertahan di
05:14jalur 1 stasiun Bekasi Timur.
05:17KRL tak bisa melanjutkan perjalanan karena jalur yang tak bisa dilewati tertutup taksi pasca tabrakan.
05:28Dalam posisi KRL yang masih berhenti, kereta api Argo Bromo Anggrek juga tengah dalam perjalanan.
05:36Namun dalam sekejap, tiba-tiba dari arah belakang KRL yang tengah berhenti di stasiun Bekasi Timur itu,
05:44munculah kereta api Argo Bromo Anggrek yang melaju di jalur yang sama dan menabrak bagian belakang KRL.
05:52Tabrakan ini, saudara, membuat gerbong penumpang wanita rusak parah di mana 15 orang meninggal akibat kecelakaan ini.
06:06Evakuasi korban kecelakaan KRL menjadi prioritas.
06:11Proses evakuasi sejumlah korban yang terjepit di dalam gerbong kereta terus diupayakan petugas.
06:17Proses evakuasi sejak Senin malam tuntas hingga selasa pagi.
06:22Semua korban dievakuasi baik dalam kondisi luka maupun meninggal dunia.
06:27Dan seluruh korban yang dievakuasi berjenis kelamin perempuan.
06:38100% yang kita evakuasi perempuan.
06:43Jadi seluruh korban yang kita evakuasi, baik itu secara langsung maupun dengan ekstrikasi,
06:51semuanya kita serahkan ke tim medis yang langsung dirujuk ke rumah sakit yang sudah ditentukan.
07:15Hingga selasa petang, sodara total korban meninggal menjadi 15 orang.
07:1910 jenazah berhasil diidentifikasi di rumah sakit Polri Kramatjati,
07:24sedangkan 5 jenazah lainnya telah diserahkan ke pihak keluarga.
07:28Sementara itu jumlah korban luka terbaru masih belum dapat dirinci.
07:34Korban luka akibat kecelakaan kereta ini dirawat di beberapa rumah sakit,
07:39terutama yang ada di area Bekasi, Jawa Barat.
07:45Untuk korban meninggal dunia memang total 15,
07:49jadi ada yang meninggal,
07:51yaitu di rumah sakit umum daerah kota Bekasi itu 3 orang.
07:57Jadi rumah sakit bela 1 orang,
07:59dan rumah sakit mitra Bekasi Timur 1 orang.
08:03Dan jenazah yang di rumah sakit, ketiga rumah sakit ini sudah diserahkan ke keluarga.
08:08Demikian.
08:13Dan saudara, bagi masyarakat yang ingin mencari teman
08:17ataupun anggota keluarganya yang mungkin berada dalam kereta
08:21yang terlibat tabrakan di stasiun Bekasi Timur,
08:23berikut informasi kontak senter yang bisa diakses.
08:27Anda bisa menghubungi kontak senter KAI di nomor 121
08:32atau nomor WhatsApp 0811 1211 1121.
08:38Selain itu juga bisa mengakses Instagram
08:42at KAI 121.
08:45PT KAI Daop 1 juga membuka posko informasi di stasiun Bekasi Timur.
08:58Saudara, di setiap perjalanan pulang ada banyak cinta yang sedang berusaha sampai ke rumah.
09:04Ada orang tua yang menahan lelah sepulang bekerja demi bisa kembali memeluk anaknya.
09:08Ada juga hati yang bergegas pulang karena keluarga sedang menunggu di rumah.
09:13Seluruh keluarga besar Kompas TV sangat kehilangan dan berduka
09:18atas wafatnya Ainiya, Eka, Rahmadina atau Ain
09:22dan korban kecelakaan kereta lainnya.
09:25Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran
09:28dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
09:32Terima kasih telah menonton!
Komentar