Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Momen Masinis KA Argo Bromo Anggrek diwawancarai oleh seorang Youtuber @trainspotter_id terjadi sebelum dan pasca kecelakaan kereta di stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.

Terlihat Masinis bernama Nofiandri menyampaikan kecepatan yang akan diberlakukan dalam perjalanan kereta relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi. Bahkan pasca insiden naas tersebut Masinis juga menyampaikan terkait kendala signal.

Menyikapi hal tersebut Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menjelaskan bagaimana KAI melakukan penanganan kecelakaan kereta tersebut.



Editor: Galih

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/665850/momen-masinis-ka-argo-bromo-anggrek-bicara-kecelakaan-kereta-di-st-bekasi-timur
Transkrip
00:00kita berada di stasiun gambir ya
00:02kita akan tunggu sambil sini
00:14onas
00:15ya
00:1506-3
00:29dari
00:31dengan siapa pak
00:33nah itu rang masinis kita
00:36berarti ada orang-orang
00:38berlombong anggrek
00:39itu gitu pak
00:40dengan kecepatan
00:42speed speed berapa pak
00:43maksimalnya 120
00:45120 ya, oke kita akan cek di ini ya, di Gantor ya Pak?
00:50Ya, di Rakyat juga ada sekarang, di Rakyat juga ada.
00:53Hati-hati Pak di bedawah, Pak.
00:54Ikut Fem di dalam, Pak.
00:57Let's go, kita akan naik Argo Bromo Agreg, teman-teman sebuahnya.
01:02Kita coba makan dulu ya, teman-teman sebuahnya.
01:05Oh, Pak!
01:06Oh, Pak!
01:07Oh, Pak!
01:09Oh, Pak!
01:10Oh, Pak!
01:11Oh, Pak!
01:11Oh, Pak!
01:18Pak!
01:19Oh, Pak!
01:20Ini sebagai penguang, apakah aman di sini, Pak?
01:25Ya, untuk sementara aman sih maksudnya.
01:26Oh, yang lain?
01:28Oh, kalau untuk kereta kan sementara ditahan dulu ya.
01:32Semua udah aman.
01:32Karena katanya tadi, depan ajak kesalahan juga ya?
01:35Iya, belum bisa dilewatin lah untuk semua orang.
01:37Ya, maksudnya tuh, kalau misalkan di sini kondisinya tidak aman, kita diamani dulu gitu, Pak.
01:42Ke atas atau kemana lah.
01:43Iya, Pak!
01:43Ke lubang...
01:44Evakuasinya ke atas tapi koordinasi sama biak stasiunnya ya?
01:47Soalnya...
01:47Ya, maksudnya tuh...
01:49Kalau misalkan di sini takut ada apa-apa lagi tuh, Pak.
01:51Oh, iya.
01:52Ya, kita...
01:53Ya, kita...
01:54Langsung aja sih.
01:54Langsung di detek evakuasinya kan ini di atas.
01:57Enggak, maksudnya tuh pihak true dari sini, Pak.
02:01Informasi kan?
02:02Ini kan banyak nih.
02:05Barangkali ada yang shock gitu, Pak.
02:07Iya, Pak.
02:08Kalau shock saya tuh...
02:10Iya, Pak.
02:12Beruntung pada selamat ya, Alhamdulillah ya?
02:14Alhamdulillah, untungnya.
02:16Cuman yang bergumpang karil yang paling belakang itu, Mas.
02:19Miskomunikasi tadi, Pak.
02:20Gimana, Pak?
02:21Gue nggak mau miskomunikasi.
02:23Kayaknya ini ada...
02:25Sinyalnya ada yang...
02:26Error?
02:26Error.
02:28Tapi betul Pak di depan ada kesalahan juga?
02:31Tadi nginfoin PK-nya.
02:34Cuman saya belum copy informasinya sepenuhnya.
02:38Udah keburu sinyalnya merah ini.
02:44Jadi merah mendadak ya?
02:47Dibilang mendadak sih enggak.
02:49Cuman harusnya itu kan nggak bisa merah.
02:51Soalnya dari Bekasinya icu.
02:53Iya, iya, iya.
02:54Karena koneksi ya.
02:55Koneksi harusnya.
02:56Kalau hijau, di sini maksimal kuning.
02:58Nggak bisa merah.
03:03Tadi juga sempatan tinggi ya?
03:05Sempatannya lima ya.
03:06Udah, hampirnya itu seratus kan?
03:09Seratus sepuluh an.
03:10Seratus sepuluh an.
03:12Bagaimana terkait operasional perjalanan kereta
03:14di sejumlah stasiun hingga malam hari ini?
03:15Apakah masih terjadi pembatalan?
03:17Ataupun juga pembatasan?
03:18Atau sudah normal status persen?
03:20Terutama untuk lintas Bekasi ya Bu Ana?
03:23Kebetulan saya sejak kemarin sampai sekarang ini masih di lokasi ya.
03:29Karena kita melanjutkan evakuasi prasarana dan sarana setelah kita menyelesaikan evakuasi penumpang kami yang di dalam kereta.
03:37Jadi sampai saat ini masih berlangsung sehingga penutupan stasiun Bekasi Timur ini masih akan dilanjutkan.
03:46Dan kami berharap malam ini prasarana yang bisa selesai listrik segera bisa juga aktif sehingga besok bertahap kita sudah bisa
03:56mengaktifkan layanan kommuner line di lintas Cikarang ya.
04:01Jadi sampai saat ini memang KRL ini hanya sampai stasiun Bekasi.
04:08Saya memahami bagaimana padatnya kereta tersebut karena kan ini ke Cikarangnya ini kan tidak sampai ya hanya sampai ke Bekasi.
04:19Tapi kami tadi berkoordinasi dengan DKI juga Transjakarta.
04:24Tadi pagi mereka juga menambah armada Transjakarta yang ke arah Cikarang sehingga ini juga bisa menjadi alternatif buat pelanggan-pelanggan
04:34kami.
04:34Kami memahami ini sebenarnya jalur padat ya.
04:38Bahkan di stasiun Bekasi Timur ini adalah salah satu stasiun yang jam sibuknya melayani banyak pelanggan kami.
04:47Ini sekitar 3.000 sampai 5.000 di jam sibuk gitu.
04:50Jadi kami mohon maaf atas ketidaknya mananya tapi keselamatan kita yang utama.
04:55Dan juga kereta jarak jauh.
04:57Ini masih ada 27 kereta yang masih terdampak dan kami berkomitmen untuk mengembalikan 100% sampai 7 hari ke depan.
05:06Dan ini juga kami membuka pos layanan informasi terkait dengan kejadian ini di dua lokasi selama 14 hari kerja.
05:15Itu di stasiun Bekasi Timur ini dan juga di stasiun Gambir.
05:19Agar yang terdampak dan juga keluarga yang ingin mendapatkan informasi juga kami bisa layani 14 hari ke depan.
05:26Oke, 3.000 sampai 5.000 orang ya pada saat rush hour.
05:31Ini tadi sudah dikondisikan dengan mengintegrasikan layanan transportasi Transjakarta ya.
05:37Menambah armadanya ke Cikarang begitu ya Bono.
05:39Nah, saya ingin tanyakan juga sejauh ini sebenarnya dari kejadian ini tentu harus ada yang dievaluasi.
05:46Karena ini tragedi yang cukup memilukan, cukup memakan banyak korban termasuk salah satunya juga rekan kami.
05:53Saya ingin menyanyakan bagaimana koordinasi antara PT KAI dengan operator KRL seperti KAI Komuter dalam situasi darurat seperti ini.
06:00Dan siapa yang sebenarnya memegang kendali utama dalam pengaturan lalu lintas saat terjadi gangguan besar seperti tadi malam, Bu Ana?
06:06Ya, semua sebenarnya untuk pola operasi itu adalah holding ya KAI untuk pola operasinya.
06:15Tapi untuk operator sarananya kami memiliki anak usaha seperti KAI Komuter.
06:20Di dalam menjalankan aktivitas baik itu kereta jarak jauh dan komuter lain pasti ada namanya GAPK garis perjalanan kereta yang
06:30ini memang disusun sesuai dengan kebutuhan pelanggan kami.
06:33Dan ini juga kami pada saat ini terus berkoordinasi dengan Dirjen Perkereta Apian sebagai regulator kami.
06:39Khusus kejadian hari ini, yang kemarin sampai hari ini, kita melihat juga peran KNKT untuk melakukan pengecekan di lokasi secara
06:50langsung.
06:51Dan saat ini juga mereka masih ada di lapangan.
06:53Tadi juga ketua KNKT juga ada di sini untuk melihat secara konferensif ya.
07:00Karena di dalam menjalankan kereta api ini kan banyak hal yang harus dilakukan pengecekan, baik itu dari sistemnya, teknologinya, prasarana
07:10-sarana sampai ke SDM, dan semua yang terkait dengan aturan dan SOP-nya.
07:15Jadi kami sebagai operator bagaimana kami bisa mengutamakan keselamatan pelanggan kami terlebih dahulu, kemudian bagaimana operation excellent, ataupun bagaimana operasi
07:26perkereta apian ini secepat mungkin bisa melayani masyarakat kembali.
07:30Karena kita tahu komuter ini di semua area itu lebih dari seribu perjalanan dengan 1,1 juta pelanggan yang menggunakan
07:40setiap hari.
07:41Jadi ini adalah hal utama yang kita lakukan dan kami sangat terbuka sekali seperti KNKT melakukan analisa-analisa terkait dengan
07:51kejadian yang terjadi kemarin.
07:53Ya tentu ini penting sekali kenapa saya juga tanyakan soal pengaturan lalu lintas saat terjadi gangguan berat.
07:58Karena untuk juga menghindari gray area kewenangan di lapangan begitu ya Bu Anne ya kira-kira.
08:02Jadi seperti yang diukapan Bu Anne tadi, apa namanya lurus bahwa kewenangan ini sepenuhnya dikendalikan oleh PT KAI ya Bu
08:09Anne ya.
08:09Saya tegaskan kembali.
08:11Oke baik, nah untuk protokol keselamatan yang perlu juga dievaluasi seperti kejadian tadi malam,
08:20Kementerian PPPA juga PPPA ya meminta ada evaluasi juga nih Bu Anne terkait dengan gerbong perempuan atau gerbong wanita.
08:26Nah ini apakah juga jadi salah satu masukan untuk dievaluasi atau digaci ulang setelah kejadian ini?
08:31Apakah ada SOP operasional yang langsung direvisi?
08:35Kritik dan saran itu pasti kami terima.
08:39Dari pihak manapun, termasuk dari Ibu Menteri terkait dengan penempatan kereta wanita ya.
08:47Tetapi mungkin kalau berbicara tentang keselamatan, kita tidak berbicara tentang gender.
08:54Siapapun yang dikasih api memiliki hak yang sama untuk namanya keselamatan.
09:01Sehingga kita harus melihat lagi tadi secara komprehensif perjalanan kereta api ini juga ada undang-undangnya.
09:10Jadi kalau misalkan di media sosial itu ada dua kejadian seperti perlintasan,
09:16kemudian ada tumburan KRL dengan agro bromo angrek,
09:19ini kita tidak hanya melihat dari bagaimana penempatan kereta wanita dan kereta yang lain.
09:26Di Jogja KRL tidak ada kereta wanita, tetapi ini inisiatif bagaimana kita memberi layanan untuk pelecehan seksual terutama.
09:35Tetap di dalam safety perkereta apian, dimanapun duduk laki-laki atau perempuan,
09:42Semua usia harus safe. Safety adalah yang utama.
09:47Tapi tadi itu kan masukan bagi kita, tetapi di dalam menjalankan safety kita belum pernah
09:54untuk melihat dari sisi gender, usia, ataupun misalkan pertimbangan yang lain.
10:01Karena siapapun yang ada di stasiun dan di atas kereta harus selamat.
10:05Oke, kalau begitu bicara safety, saya sepakat semua gender juga harus dilindungi begitu ya,
10:10keamanannya pada saat bertransportasi, terutama saat menggunakan KRL.
10:15Pertanyaan saya masih sama, Bu Anda kira-kira apakah ada SOP operasional yang akan langsung dikaji ulang,
10:20dianalisis ulang, ataupun juga direvisi misalnya dengan adanya peristiwa seperti tadi malam?
10:26Ada atau tidak ada kejadian yang besar, pasti evaluasi harus dilakukan.
10:31Apalagi ini terkait dengan safety, inilah keterlibatan regulator seperti DJKA dan juga KNKT
10:38yang sampai saat ini melakukan analisa dan audit terhadap kejadian kemarin
10:43untuk kita bisa menerima masukan-masukan atau rekomendasi perbaikan gitu ya.
10:50Tetapi di samping itu, dengan kejadian kemarin ada dua kejadian,
10:56kami sebagai operator juga menghimbau kepada pengguna jalan,
11:00ini tetap harus mengutamakan keselamatan.
11:04Yang namanya perlintasan, ada atau tidak ada palang pintunya,
11:11harus berhenti untuk melihat kanan-kiri dan memastikan aman baru boleh lewat.
11:17Jadi ini adalah salah satu hal untuk menyelamatkan diri kita dan juga ribuan orang.
11:23Satu KRL itu bisa mengangkut ribuan orang.
11:28Jadi ini adalah hal yang harus juga kita patuhi selama kita menggunakan jalan yang ada perlintasannya.
11:38Tetapi di semua kejadian kemarin itu, ini KNKT sedang melakukan audit analisa
11:44untuk mendapatkan rekomendasi perbaikan terhadap keselamatan perkereta PR.
11:50KAI sangat mendukung, karena ini juga salah satu jalur yang padat,
11:55baik itu kereta jarak jauh ataupun KRL apalagi pagi hari.
11:59Sehingga seperti tadi yang saya sampaikan,
12:02keselamatan itu adalah hak setiap orang ketika mereka naik transportasi publik
12:06seperti komuter lain dan juga kereta api jarak jauh.
12:09Oke, Bu Anda saya tertarik dengan pernyataan Bu Anda tadi bahwa
12:13Bekasi, jalur Bekasi ini salah satu yang paling padat begitu ya.
12:16Di saat jam-jam rush hour, jam-jam padat pulang kerja maupun juga berangkat kerja.
12:21Nah, saya ingin tanyakan juga, apakah sebenarnya ada instruksi khusus
12:24begitu Bu Anda kepada masinis terkait kewaspadaan di jalur padat seperti di Bekasi ini?
12:28Sebenarnya tidak hanya Bekasi, di jalur padat lain juga ada.
12:31Cuma adakah instruksi khusus begitu untuk masinis untuk waspada?
12:34Lebih waspada lagi di jalur-jalur padat?
12:36Iya, yang namanya SOP.
12:39SOP dan perjalanan kereta itu sudah diatur.
12:41Dan pasti juga semua awak sarana ya, termasuk itu masinis,
12:47kemudian juga customer service on train, ini semua punya SOP-nya.
12:52Dan juga punya aturan di setiap stasiun pemberhentian,
12:56di setiap juga ada kejadian pasti ada SOP-SOP-nya.
13:00Bahkan ini diawasi gitu ya.
13:02Jadi di dalam setiap perjalanan kereta api,
13:06ini kita menjalankan SOP mulai dari perjalanan awal sampai akhir
13:12dan juga di dalam pelayanan keselamatannya.
13:15Oke, Bu Anda kalau saya boleh tahu juga,
13:18kemarin kan sempat beredar juga, ini juga sekaligus untuk meluruskan ya,
13:22apakah ini kabarnya valid atau tidak begitu.
13:24Ada juga yang beredar bahwa ada gangguan persinyalan pada saat peristiwa ini terjadi.
13:28Nah, apakah sistem persinyalan saat kejadian berfungsi normal
13:31atau ada indikasi gangguan sebenarnya, Bu?
13:33Nah, ini dia. Kita berspekulasi ya.
13:36Ya, ini kita luruskan di sini.
13:39Kita melihat itu kan pembicaraan di social media,
13:44kemudian masih niskami begitu turun,
13:47masih bingung ada yang mau wawancara dan yang lain gitu ya.
13:50Itu yang kita sampaikan bahwa semua punya porsi.
13:54Saya pun tidak punya hak untuk melihat itu jalan atau tidak.
13:59Ini sudah semuanya di KNKT.
14:01Kan kita punya lock-nya ya.
14:03Oke.
14:04Dan kita punya setiap aktivitas yang dilakukan di kereta api ini punya yang namanya lock.
14:10Jadi ini sudah ada di KNKT dan juga DJKA.
14:14Ya, kita tunggu KNKT untuk menyampaikan apakah ini terjadi karena apa.
14:20Kita tunggu dari KNKT.
14:22Karena kami sebagai operator ini yang harus dicek, harus diaudit gitu ya.
14:27Jadi kita tunggu dari KNKT.
14:28Oke, tanpa berspekulasi kita tunggu pokoknya analisis terakhir ya,
14:32ataupun rekomendasi terakhir dari KNKT dan juga yang berhak menyampaikan dolar KNKT
14:36terkait juga apakah ada gangguan atau segala macam,
14:39itu nanti KNKT yang akan memberikan pernyataannya.
14:42Nah, terakhir kalau begitu Buwana,
14:43biasanya dari proses investigasi oleh KNKT khusus untuk konteksnya kecelakaan transportasi kereta api,
14:52ini biasanya berapa lama bisa muncul dan disampaikan juga ke publik?
14:57Ini mungkin harus ke KNKT ya.
14:59Dan kita juga melihat seberapa besar kejadiannya, mungkin mereka butuh waktu juga gitu ya.
15:05Tapi yang pasti tadi saya melihat sejak kemarin kami sudah didampingi oleh KNKT
15:11dan mereka juga melakukan pengecekan.
15:14Tadi juga Pak Menko kesini bersama dengan KNKT juga ada gitu ya.
15:18Dan kita berharap ini bisa cepat, hingga juga kita bisa lebih cepat mengevaluasi.
15:23Tetapi untuk informasi buat Kompas, sebelum kejadian ini,
15:27kami juga bekerja sama dengan assessment ya untuk healthy check bersama ada rekan di Jerman
15:36untuk melakukan pengecekan terkait dengan safety kita,
15:40baik di prasarana dan sarana.
15:42Karena kita punya proyeksi, 5 tahun ke depan kita bisa menambah frekuensi,
15:46khususnya urban transport di Jawa Detabek itu bisa melayani 2 juta.
15:50Jadi faktor safety ini harus menjadi suatu hal yang utama
15:54supaya kita bisa mendukung mobilisasi masyarakat yang menggunakan komputer lain ini.
16:00Oke, apapun berarti nanti hasil dari KNKT bersama PT KAI juga
16:03tentunya akan disampaikan secara transparan, setransparan mungkin kepada publik ya Bu Ana ya?
16:08Iya.
16:08Oke.
16:08Untuk Kompas, saya apakah boleh menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya?
16:13Silahkan Bu Ana.
16:14Dari hati yang paling dalam, kami juga menyampaikan
16:19bela sungkawa dan duka cita yang mendalam.
16:21Khususnya rekan Kompas TV, kebetulan tadi saya langsung dihubungi
16:28bahwa salah satu pelanggan setia kami adalah juga bagian dari Kompas TV
16:35sehingga melalui acara ini juga kami menyampaikan permohonan maaf kami yang sebesar-besarnya
16:41dan juga ungkapan duka cita yang mendalam.
16:45Semoga amanah dan juga amal ibadah beliau selama juga bisa menjadi amal ibadah untuk Tuhan.
16:57Itu saja dan kita harus tetap mendoakan 15 pelanggan kita
17:03yang memang dinyatakan meninggal dengan kejadian ini.
17:11Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
17:16Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
17:20Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
17:26Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar

Dianjurkan