00:00Dekar sebagai tempat penitipan anak yang harusnya jadi rumah aman bagi anak-anak,
00:05malah menguncang rasa aman para orang tua setelah polisi mengungkap adanya perlakuan tidak pantas terhadap 53 anak di Dekar, Yogyakarta.
00:13Lantas, apa peran masing-masing tersangka?
00:16Dan apa motifnya? Kita tanyakan langsung kepada Kasat Reskrim Polresta, Yogyakarta, Kompol Rizky Adrian.
00:22Selamat malam, Kompol Rizky.
00:25Selamat malam, Mbak Ilona.
00:26Ya, jadi sejauh ini, apakah sudah dapat dipastikan motif tersangka?
00:34Jadi, terima kasih.
00:36Setelah kita lakukan penetapan tersangka sebanyak 13 orang, yang tadi telah disampaikan oleh langsung sama Bapak Kapolres,
00:43yang mana motifnya sampai saat ini masih motif ekonomi,
00:47yang mana Kepala Yayasan menerima siswa terus-menerus, sehingga over kapasitas,
00:55yang mana seharusnya satu pengasuh itu membawahi tiga bayi, ini sampai tujuh sampai delapan bayi, satu pengasuh.
01:09Jadi, peran masing-masing ke 13 orang itu apa saja?
01:14Jadi, kita membagi ke dalam dua kluster, Mbak.
01:18Yang pertama, di bagian pengurus, kita tetapkan tersangka, yaitu Ketua Yayasan dan Kepala Sekolah,
01:25yang mana menurut keterangan para tersangka pengasuh, mereka ini melakukan pembiaran dan menyuruh secara lisan
01:35untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak manusiawi tersebut kepada bayi-bayi tersebut.
01:42Oke, Pak.
01:44Kejadian ini atau kekerasan dilakukan ini sudah berlangsung berapa lama?
01:48Dekernya sendiri berdiri sejak kapan?
01:51Jadi, kalau untuk sudah berapa lamanya, memang untuk Yayasan ini sudah berdiri dari tahun 2021.
01:59Namun, ini akan sedang kita dalami.
02:01Namun, dari keteranganan para tersangka yang telah kita lakukan penahanan,
02:06dari semenjak mereka bertugas atau kerja di situ sekira satu tahun setengah sampai satu tahun yang lalu,
02:14itu sudah seperti itu prosesnya.
02:18Tapi, Pak, kalau selama setahun tersebut mereka sudah melakukan tindakan kekerasan,
02:24apakah tidak ada orang tua yang curiga?
02:25Misalnya, ada bekas memar atau mungkin bekas lakban?
02:31Jadi, keteranganan itu baru kita dapati dari para orang tua,
02:35bahwa orang tua selalu mendapat apabila anaknya luka atau lebam,
02:40itu disampaikan sama pengurusnya bahwa anak itu kelahi atau jatuh di Yayasan tersebut.
02:46Sehingga orang tua percaya gitu atas alasan tersebut.
02:50Oke, Pak.
02:5113 tersangka, tapi sebenarnya jumlah pengasuh di Dekernya dan semua orang terlibat ada berapa orang?
02:58Ini sekitar 25 orang.
03:00Oke, 25 orang tersebut, masih 13 orang jadi tersangka.
03:03Selama ini, apakah tidak diketahui oleh semua pihak bahwa ada perlakuan kekerasan?
03:09Karena tadi Bapak sampaikan, memang ini sudah over capacity?
03:14Ini, Mbak, ini kan proses tetap berlangsung,
03:17tapi juga tidak menutup kemungkinan ada penambahan tersangka dalam kasus ini.
03:21Ada kemungkinan penambahan tersangka.
03:23Lantas pemeriksaan lanjutannya kapan, Pak?
03:27Ini masih berlangsung, Pak.
03:29Pada saat ini juga masih berlangsung.
03:30Kita juga memanggil sekolodoktor kait.
03:33Karena untuk kegiatan terhadap anak juga kita polisi tidak bisa bekerja sendiri.
03:38Tentunya kita harus bekerja sama dengan PDDPPA, KPAI, dan sebagainya, Pak.
03:44Jadi, apakah nanti akan ada kemungkinan jumlah korban bertambah?
03:51Mungkin ada orang tua lainnya yang akan, ataupun sudah mungkin, melaporkan kegelisahan mereka yang baru?
03:58Tentu, Pak.
03:59Tadi tentunya Pak Wali Kota juga menyampaikan, beliau telah membuka posko,
04:04yang mana di posko UPJDPPA itu yang mengandungnya sudah hampir 100 serbi, Pak.
04:13Pak Wali Kota itu ada dari orang tua-orang tua yang sudah tidak menitipkan anaknya di situ,
04:23namun dulu mungkin curiga, bekat luka, dan sebagainya.
04:26Tapi dari penyelidikan pihak populisi yang sejauh ini, itu kan satu gedung ya, Pak.
04:32Satu gedung, anak-anak taruh di sana, cuma bedanya sekat-sekat saja.
04:36Ada yang mungkin dibalita, ada anak-anak yang mungkin usia sekian sampai sekian.
04:44Apakah memungkinkan, ada yang tidak mengetahui praktik kekerasan dilakukan oleh tersangka?
04:53Jadi benar, Pak. Jadi memang di situ ada ruangan-ruangan, itu disesuaikan dengan umurnya.
05:01Tentunya kalau emang kita itu, pasti mereka mengetahui, makanya kita butuh pendalaman,
05:07siapa berbuat apa, dan melakukan apa pada saat itu.
05:11Maka ini masih proses, Pak. Kita doakan mudah-mudahan informasi yang sangat baik bisa kami terima
05:17dari para orang tua yang pernah menitipkan anaknya di yayasan tersebut.
05:22Oke, singkat saja pertanyaan terakhir saya.
05:24Penyelidikan lain yang belum tuntas apa saja, lalu kemudian sehingga kasus ini berlarut,
05:28apakah memang ada ancaman tertentu bagi pelapor misalnya?
05:35Jadi, tadi juga dari hasil Bu Menteri juga,
05:38nanti kita akan kenakan ke pengembangan korporasinya, Pak, ke yayasan ini.
05:43Oke, baik. Terima kasih, Kompol Rizky Adrian telah bergabung di Sapa Indonesia Malam.
05:49Kita tunggu perkembangan kasusnya nanti.
05:52Terima kasih, Pak.
05:53Saudara serutan lain di Sapa Indonesia Malam,
05:56Presiden Prabu Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih,
06:00enam jajaran Kabinet hari ini dilantik Presiden.
Komentar