Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, mengatakan blokade Selat Hormuz akan diperluas dengan kedatangan kapal induk kedua di kawasan Teluk.

Hegseth menambahkan, Presiden Donald Trump telah memberi wewenang kepada Angkatan Laut Amerika Serikat untuk menghancurkan kapal cepat Iran mana pun yang mencoba memasang ranjau di perairan atau mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Ia juga menyebut Amerika Serikat yakin dapat membersihkan ranjau laut apa pun yang teridentifikasi.

#amerikaserikat #hormuz #donaldtrump

Baca Juga Rekaman CCTV Penembak Berlari Lewati Petugas Keamanan Gedung Putih, Buat Trump Dievakuasi! di https://www.kompas.tv/internasional/665309/rekaman-cctv-penembak-berlari-lewati-petugas-keamanan-gedung-putih-buat-trump-dievakuasi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/665310/as-perluas-blokade-selat-hormuz-kapal-induk-kedua-dikerahkan-sapa-pagi
Transkrip
00:02Sementara itu, Saudara Guru Besar Hubungan Internasional St. Petersburg University, Rusia,
00:07Kony Rahakundini Bakri bilang,
00:10penutupan dan blokade selat hormus oleh Iran dan Amerika Serikat
00:13tidak hanya berdapat pada permasalahan energi saja,
00:16industri pupuk dunia juga ikut terguncang.
00:19Kony menambahkan jika Amerika Serikat tetap menyerang dan menghancurkan ekonomi Iran,
00:24maka perekonomian di dunia juga akan ikut hancur.
00:27Sementara dosen internasional Institute for Islamic Studies, Qasim Muhammadiyah, mengatakan
00:33mengenai blokade ekonomi, Iran sudah belajar bagaimana menghadapi blokade ekonomi.
00:38Dan berikut cuplikan dialog bersama Guru Besar Hubungan Internasional St. Petersburg University, Rusia,
00:45Kony Rahakundini Bakri dan dosen internasional Institute for Islamic Studies, Qasim Muhammadiyah,
00:51dalam program Kompas Petan.
00:54Blokade masih terjadi, ketegangan terus terjadi.
00:57Aktivitas militer seperti yang disampaikan barusan, itu sangat meluas.
01:01Negosiasi walaupun kita mesti apresiat ya,
01:03apa namanya, jaret malam ini sudah terbang kalau nggak salah tadi pagi,
01:07tapi ini mengerikan kalau yang dianggap tekanannya kepada Iran,
01:10bukan cuma Iran yang tertekan, mesti dilihat ya.
01:11Kita kan selama ini bahasnya energi, energi, energi.
01:142 ribu kapal sedang tertahan, 20 ribu kru kalau nggak salah tertahan.
01:17Tapi kita mesti lihat ya, forum trafik kapal itu sangat turun ya,
01:21terutama untuk masalah juga pupuk.
01:25Sekitar minus 25% dari pupuk dunia sudah terguncang gara-gara ini.
01:29Kemudian petrokemia dan industri sudah terdampak,
01:32gangguan dari napta, metanol, semua sudah terjadi.
01:35Dan juga bagaimana kita sekarang sudah melihat industri-industri sudah
01:38sudah masalah karena kenaikan biaya logistik,
01:42kenaikan biaya bahan baku impor.
01:44Jadi yang kita mesti sadari sekarang ini kalau memang Amerika mau menyerang Iran,
01:47ya kan, semata, menghancurkan ekonomi Iran,
01:50dia mesti ingat seluruh dunia bisa hancur gitu loh.
01:52Apalagi kalau kita bicara tentang ranjau.
01:55Ranjau-ranjau tadi saya baru baca berita ya,
01:57ternyata ranjau-ranjau yang ditinggalkan gitu kan,
01:59itu kalaupun sekarang perang berhenti hari ini untuk membersihkan ranjau di laut itu,
02:03itu membersihkan setiap 6 bulan.
02:04Jadi kalaupun hari ini perang itu berhenti,
02:066 bulan kapal-kapal nggak bisa selancar atau senormal seperti biasanya.
02:10Jadi memang Amerika juga kayaknya udah waktunya didorong
02:13untuk apa ya, untuk oleh seluruh dunia nih maksud saya,
02:16untuk sebenarnya meyakini diri bahwa Iran itu nggak bisa ditekan.
02:20Dia nggak akan bisa ditekan karena dia sudah mengambil sikap yang sudah jelas dari awal.
02:24Kalau mengenai masalah contohnya, masalah ekonomi atau belokade itu,
02:28pasti Iran sudah siapkan itu selama 47 tahun yang lalu itu,
02:34Iran sudah belajar pelajarannya bagaimana mengakali belokade atau embargo-embargo itu.
02:42Sudah kami ini tahu bagaimana kita bisa mengatasi itu.
02:47Itu satu.
02:48Kedua, kalau masalah ekspor-impornya Iran itu bukan hanya dari Salat Hormuz atau Teluk Persia,
02:55tapi Iran itu luas sekali perbatasannya, banyak sekali 8.015 kilometer perbatasannya Iran
03:04dan lebih daripada 10 negara adalah tetengahnya Iran termasuk Rusia, Turkmenistan, Azerbaijan, Iraq
03:13dan contohnya kalau ekspornya Iran, yang maksimal ekspornya Iran itu ke Iraq.
03:21Dan Iraq itu, Iran ada perbatasan darah dari sama Iraq.
03:27Oleh karena itu, ya pasti itu akan membuat problem untuk kami ini,
03:33tapi tidak problem yang begitu susah untuk diatasi.
03:37Dan bahkan sampai sekarang berdasarkan laporan yang dicatat di jurnal-jurnal Amerika Serikat sendiri,
03:48Iran sampai sekarang hampir 40 kapal sudah lewat dari Salat Hormuz itu walaupun beradaan yang belokade itu.
03:57Oleh karena itu, itu nampaknya tidak merugikan Iran begitu belokade itu atau ancaman-ancaman macam itu.
04:04Tapi sebaliknya, itu merugikan pihak yang lain yaitu Amerika Serikat dan sekutunya.
Komentar

Dianjurkan