00:02Berawal dari keresahan atas menumpuknya sampah plastik,
00:06sekelompok pemuda di Desa Junggawa, Kabupaten Jumper, Jawa Timur,
00:09membuat inovasi bahan bakar dari sampah plastik.
00:13Jenis sampah plastik yang digunakan mulai dari kantong plastik,
00:17bungkus kemasan makanan, botol minuman,
00:19dan barang berbahan plastik lainnya yang mudah dibakar.
00:24Alat yang digunakan sangat sederhana dan hasil rakitan sendiri.
00:28Ada tong atau drum besi, pipa besi, dan kayu kering sebagai bahan bakar.
00:35Proses pembakaran menggunakan metode pirolisis,
00:38yakni pemanasan sampah plastik tanpa oksigen dalam suhu tinggi selama 6 jam hingga menghasilkan minyak mentah.
00:46Selanjutnya, suling minyak mentah selama 1 jam untuk menghasilkan premium, minyak tanah, dan juga solar.
00:53Untuk 10 kg sampah plastik menghasilkan 9 liter minyak mentah.
00:59Selanjutnya disuling untuk menghasilkan 60% solar, 15% premium, 10% minyak tanah, dan 5% gas.
01:09Nah, bagaimana kita berpikir untuk memanfaatkan plastik ini menjadi bahan energi.
01:15Kebetulan juga dari kelompok kita ini ada impukator yang bisa membuat alat ini yang bisa merubah plastik untuk menjadi BBM.
01:27Jadi, plastik yang kita virolisis ini, per kilo-nya itu akan menjadi BBM 1 liter,
01:36yaitu 70% solar, 30% premium.
01:41Ini adalah kerjasama dari kelompok anak muda di gayasan ini yang peduli terhadap lingkungan.
01:53Inovasi ini mendapat apresiasi dari pemerintah karena bisa menjadi solusi masalah penumpukan sampah plastik
02:00dan juga dapat menjadikan desa mandiri energi.
02:04Dengan adanya potensi dari teman-teman pemuda yang bisa merubah plastik itu dari yang barang tidak bisa diurai,
02:16kemudian bisa berubah menjadi barang yang bermanfaat seperti BBM.
02:21Itu merupakan sesuatu yang kalau menurut saya juga ada sesuatu yang benar-benar real adanya
02:28dan itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
02:32BBM dari sampah plastik ini sudah diuji cobakan untuk peralatan pertanian
02:37seperti traktor membajak dan pompa air pertanian.
Komentar