Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Konflik Amerika dan Iran semakin meluas. Pasukan Amerika kembali menyergap kapal yang diduga terkait Iran.

Ini merupakan tindakan kedua Amerika terhadap kapal-kapal yang diduga terafiliasi dengan Iran di luar perairan Selat Hormuz.

Pihak Iran menyebut tindakan Amerika ini sebagai aksi pembajakan.

Apa implikasi dari tindakan Amerika tersebut dan bagaimana dampaknya terhadap proses perundingan damai Amerika Iran.

Kita bahas bersama Pakar Geopolitik dan Keamanan, Wibawanto Nugroho, serta Guru Besar Politik International UPH, Aleksius Jemadu.

Baca Juga Iran Pamer Rudal Balistik di Tengah Kerumunan Warga Teheran | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/664638/iran-pamer-rudal-balistik-di-tengah-kerumunan-warga-teheran-sapa-malam

#iran #kapaltanker #selathormuz #amerika

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/664654/full-pakar-dan-guru-besar-uph-bongkar-dampak-as-serang-kapal-iran-bisa-perluas-konflik

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Konflik Amerika Serikat dan Iran semakin meluas.
00:03Amerika menyasar kapal-kapal yang terafiliasi dengan Iran
00:06hingga di luar perairan Selat Hormuz.
00:09Apa implikasi dari tindakan Amerika ini
00:11dan bagaimana pula efeknya terhadap proses perundingan damai kedua belah pihak?
00:15Kami akan diskusikan ini bersama pakar geopolitik dan keamanan Wibawan Tudogroho
00:19serta guru besar politik internasional dari Universitas Pelita Harapan Alexius Jemadu.
00:24Selamat malam semuanya dengan Tifal di sini apa kabar?
00:28Selamat malam.
00:29Terima kasih semua sudah bergabung bersama kami dalam diskusi kali ini.
00:32Mas Wiba, apakah langkah AS ini dibenarkan dalam konteks masih perang
00:38dan alasannya karena ada tindakan-tindakan yang diduga ilegal
00:41bahkan mengabaikan peringatan AS terhadap kapal yang berbendera Iran?
00:45Jadi kalau dari perspektif ofensif realis, ya ini bisa dibenarkan.
00:49Kalau dari cara pandang Amerika sebagai super power gitu ya.
00:53Tapi kalau dari perspektif humanitarian law, ini di daerah abu-abu gitu.
00:57Karena memang ada hak untuk melakukan interdiksi.
01:00Tetapi dalam konteks seperti ini, kalau melakukan interdiksi dalam konteks global commerce,
01:05ya walaupun di era perang ya, saat ini ada konflik bersenjata antara Iran dan Amerika melawan Israel,
01:11itu adanya di daerah grey zone tuh mas.
01:14Jadi kondisi sekarang ini menjadi semakin kuantum tuh yang saya katakan.
01:17Uncertain gitu ya.
01:19Ini situasi terbaru ya, yang memang benar-benar concerning.
01:24Karena ini sudah melebar ke Indo-Pacific gitu.
01:28Ini menjadi concern saya.
01:29Kalau sudah melebar ke Indo-Pacific, Indonesia itu di tengah,
01:34kalau di dalam perspektif Indo-Pacom tuh, dari US-Indo-Pacific Command ya.
01:38Itu ada kekuatan nuklir, semua kekuatan nuklir ada di situ.
01:42Minus Israel aja, semua yang lain ada di situ.
01:45Dan dari 13 ribu arsenal nuklir itu kan mayoritas berarti ada di Indo-Pacific.
01:50Nah ini menjadi concernnya.
01:51Yang kedua, ini cara Amerika untuk menekan sampai 28 April yaitu batas akhir
01:59di mana Kongres harus mengambil alih kondisi pelaksanaan high density conflict oleh Presiden Trump.
02:06Dan cara yang dilakukan oleh Amerika saat ini adalah memaksimalkan tekanan instrument of national power,
02:15khususnya militer, untuk memaksa Iran untuk mau bernegosiasi.
02:22Nah karena dalam perspektif Pentagon yang berada di bawah komando Presiden Donald Trump
02:27ya dalam konteks ini, itu adalah bagaimana memaksa Iran harus bertukuk lutut.
02:33Nah setelah sudah bertukuk lutut baru membuat negosiasi gitu.
02:37Nah ini berterberangan dengan cara pikir kelompok liberalis yang ada di Washington
02:42yang mengatakan bahwa kalau penggunaan kekuatan militer yang eksesif seperti ini
02:47bisa berisiko besar untuk pelebaran dari konflik, penangkatan yang eskalasi
02:52dan juga jika terjadi settlement itu juga bisa merusak rejim law atau struktur norma
03:00di dalam international politics.
03:03Itu cara pandangnya begitu.
03:04Nah tetapi secara realistis sekarang yang dipaksakan,
03:08yang harus dilakukan dari perspektif Presiden Trump adalah
03:10memaksakan bahwa negosiasi dengan Iran itu bisa diselesaikan sebelum 28 April.
03:17Batas 60 hari atau 30 hari yang kedua atau yang terakhir sejak penyerangan awal
03:2228 Februari karena menurut undang-undang di Amerika bahwa Presiden itu
03:27boleh melaksanakan high density konflik ya perang gitu
03:31selama paling lama 10 hari dari 28 Februari.
03:33Nah jadi ini sudah merupakan gabungan ya antara maritime dominance
03:39atau naval dominance ya untuk melakukan coercive diplomacy
03:42menggunakan instrumen ekonomi ya untuk dengan cara mengganggu gitu ya
03:50mengganggu global commerce yang terkait dengan energi
03:53yang akhirnya diharapkan ya ini terus membuat perekonomian Iran itu 90% berdarah gitu
04:00asumsi Pentagon sampai saat ini dengan adanya gangguan di international water
04:04tapi yang menjadi concern saya ini sudah masuk Indo-Pasifik gitu
04:08Pak Alex sampai dibilang Iran ini aksi yang dilakukan AS sebagai bentuk pembajakan
04:14tapi sesungguhnya Pak secara sederhana
04:16hal apa atau indikator apa yang membuat tindakan seperti itu dianggap bisa
04:20atau masuk akal dilakukan?
04:23Ya ini memang situasinya sangat problematik karena ini kan bukan situasi normal ya
04:29ini situasi lagi dalam keadaan yang ekstraordinari dalam situasi perang kan
04:36jadi memang blokade Selat Hormuz itu baik dilakukan Amerika Serikat maupun Iran
04:43itu memang sudah melanggar hukum internasional
04:45karena ini membatasi perdagangan internasional merugikan begitu banyak negara lain
04:49yang membutuhkan jalur perdagangan bebas di wilayah itu ya
04:55tetapi karena memang ini situasinya perang maka kita tidak bisa berpikir terlalu normatif disini ya
05:03selain itu jangan dilupakan bahwa Presiden Trump ingin menunjukkan bahwa dia mempunyai banyak pilihan ini
05:11kombinasi berbagai instrumen dia gunakan untuk menunjukkan bahwa dia mempunyai banyak pilihan
05:19dia tidak dipaksa oleh keadaan dia perlu memberikan satu kesan seperti itu
05:25agar tidak tampak di mata rakyat Amerika sendiri dan di publik gitu bahwa Amerika itu dalam keadaan yang panik
05:36begitu karena dia mempunyai banyak pilihan dan jangan dilupakan bahwa sampai saat ini
05:42tidak ada tujuan politik Amerika yang tercapai ya awalnya itu kan dia mau mengatakan perubahan regime
05:50tapi tidak terjadi ya kemudian eliminasi program nuklir untuk militer juga belum berhasil
05:59kemudian dukungan Iran terhadap proksinya di timur tengah itu juga belum berhasil
06:06jadi dia dalam keadaan di mana Presiden Trump merasa perlu meyakinkan rakyat Amerika
06:13bahwa dia perlu menggunakan tekanan militer antara lain penahanan kapal itu
06:18untuk menunjukkan bahwa dia bisa gitu mampu Amerika untuk mencapai tujuan politiknya
06:26nah dengan itu juga dia ingin menekan Iran untuk maju ke meja perundingan begitu diplomasi
06:35kenapa? karena dari awal Amerika atau Trump dalam hal ini menginginkan agar perang ini selesai cepat ya
06:44dan decisive maksudnya once and for all begitu ya dengan cara berunding
06:52kalau bisa berunding ya diplomasi atau if necessary dengan cara militer
06:58nah sekarang kan dia menunda lagi memperpanjang lagi ceasefire ini ya
07:03saya duga itu maksudnya untuk menunjukkan kepada Iran
07:07luk saya mempunyai banyak pilihan ini
07:10saya bisa memperpanjang ceasefire ini saya menentukan terms untuk perundingan
07:16kalau itu terjadi nanti perundingan kedua itu
07:19bahwa dia tidak berada di dalam tekanan
07:22jadi semua bagian dari tekanan yang dilakukan oleh Amerika Serikat
07:26menuju kepada tercapainya tujuan politik yang tadi saya sebut itu
07:31sampai saat ini belum ada tujuan politik dia tercapai
07:35nah kalau dia tidak mencapai tujuan politik itu
07:38di mata rakyat Amerika dia gagal
07:41selama ini mobilisasi kekuatan militer itu
07:44tidak mencapai apapun
07:45nah dia ingin menunjukkan hasil yang konkret begitu
07:49oke sehingga kalau menurut Anda Mas Wiba
07:52dengan tindakan sampai sejauh ini
07:55adakah kemungkinan Iran akan membalas dengan hal yang sama
07:58bermain di lanah yang lebih luas lagi
07:59kalau AS sudah bermain kerana Indo-Pasifik
08:02dia juga akan meniru hal yang sama
08:04ya jadi ini kan isunya geopolitik tuh
08:06tadi Prof Alex sudah bilang tuh
08:08bahwa ini kita gak bisa berpikir normal
08:10dimana yang diperebutkan tuh adalah interest
08:13yang diperjuangkan tuh adalah interest gitu
08:15interest yang diframing ya kan
08:18diframing kan menimbulkan persepsi di tingkat global
08:21untuk menjustifikasi tindakan dari masing-masing aktor
08:25dalam hari ini Amerika dan Iran
08:26yang diperebutkan apa sih sebenarnya
08:28yang diperebutkan itu adalah
08:30akses kepada energi
08:33itu poin satu
08:34yang kedua adalah struktur regional security kompleks di Timur Tengah
08:40ada opsi satu
08:41opsi satu adalah regional security kompleks di Timur Tengah
08:45yang saat ini eksis
08:46ya dimana ada Israel di backup oleh Amerika
08:50bersama dengan negara Arab Sunni
08:52dengan Abraham Accordnya
08:53versus versi alternatif
08:56yaitu versi yang dimaui oleh Iran
08:58yang di backup oleh
09:01kompetitornya Amerika
09:02great power lainnya dalam hari ini
09:04China dan Rusia
09:05gitu
09:06makanya ada kapal kedua yang
09:08di interdiksi
09:09kan itu poinnya tuh
09:11nah kita selalu bilang
09:12persaingan antara rising power
09:15melawan ruling power itu
09:16selama 500 tahun terakhir
09:1770% dari 16 itu berakhir perang
09:20terbuka
09:21yang 25% tidak
09:23nah ini adalah cara
09:24Rusia dan China
09:26untuk memanfaatkan peluang
09:27untuk bisa
09:28menchallenge Amerika
09:30tanpa konfrontasi langsung
09:32jadi
09:33apa yang dilakukan oleh Iran ini
09:35tidak bisa dilihat hanya Iran
09:37gitu
09:37ini ada net assessmentnya
09:39Iran plus kekuatan ekstra
09:41kekuatannya apa sih sebenarnya
09:42sekarang yang tersisa
09:43yang pertama adalah
09:44hormus
09:45dia punya hormus
09:46dan ini adalah
09:47geopolitical chokehold
09:49artinya apa
09:50kalau Iran tidak mau buka
09:51yang tidak bisa dibuka
09:52itu hormus
09:52nah sementara yang dimiliki
09:55oleh Amerika
09:55yang sekarang diutamakan adalah
09:57militer
09:57instrument of national power
09:58militer
09:59yang di belakangnya itu
10:00informasi, diplomasi, ekonomi
10:02itu membackup gitu loh
10:03nah dan selanjutnya
10:05yang perlu digarisbawahi ya
10:07ini adalah
10:09apa namanya
10:11dukungan dari great power lainnya gitu
10:13ya sementara Israel membackup Amerika
10:15sementara Iran juga di backup
10:16oleh great power lainnya
10:17dan ini yang menjadi concern saya mas
10:20ini bisa melebar ke Indo-Pasifik
10:23oke
10:23jika sudah melebar ke Indo-Pasifik
10:25Indonesia menjadi center
10:26dan selat
10:27dan chokehold satu lagi
10:29dari 9 chokehold utama di dunia
10:31setelah
10:32Bab El-Mandab
10:32setelah Suez
10:33Bab El-Mandab
10:34dan juga
10:36hormus
10:36ya itu selat malah
10:37malah kan
10:37gitu
10:38ya jadi kita harus
10:40aware sekali gitu
10:41dari segala aspek nih Indonesia
10:42harus core position
10:43strateginya
10:44oke
10:45Pak Alex
10:46satu hal lagi yang juga menarik perhatian
10:47saat Presiden Trump ini
10:49menyebut
10:50AS sudah menyerang kapal
10:52Tiongkok
10:53yang disebut
10:54membawa hadiah
10:55dalam tanda kutip
10:56untuk persencataan
10:58Iran selama perang ini
10:59masih terus berkelanjutan
11:00menurut Anda
11:01apakah
11:02dengan menyenggol
11:03Tiongkok ini
11:05oleh Presiden AS
11:06China akan
11:07turun tangan
11:08di depan panggung
11:09langsung membela diri
11:10karena mereka juga
11:11sudah menyatakan sikap
11:12atas langkah yang diambil
11:13Amerika menyerang kapal-kapal
11:15yang melintas
11:16terutama di perairan ini
11:17jawabnya nanti
11:18kita jeda dulu ya
11:18tetap di Kompas TV
11:28Pak Alex
11:29Tiongkok sudah memberi reaksi
11:31atas upaya AS
11:32menyerang kapal
11:33berbendira Iran
11:34dan menyebut ini
11:34sebagai langkah
11:35mengganggu stabilitas global
11:37itu satu hal
11:38hal lainnya
11:39Trump mengklaim
11:40telah menyerang
11:41kapal Tiongkok
11:42yang disebut
11:43membawa hadiah
11:43dalam tanda kutip
11:44berisi persenjataan
11:46untuk Iran
11:46berlebihan enggak
11:47kalau kemudian
11:48ada yang menduga
11:49jangan-jangannya
11:49habis ini
11:50karena sudah nyenggol-nyenggol
11:51Tiongkok
11:51Tiongkok bakal maju
11:52depan panggung nih
11:54ya saya
11:56mengira bahwa
11:58Tiongkok justru
11:59preferensinya itu
12:01adalah
12:01penyelesaian konflik ini
12:03secara
12:03diplomatik
12:05belum ada
12:07satu
12:07compelling reason
12:09satu alasan
12:10yang mendesak
12:11bagi Tiongkok
12:12untuk terlibat langsung
12:13di dalam perang ini
12:14nah kecuali
12:16kalau nanti
12:18ya
12:18eskalasi ini
12:19menjadi suatu
12:21ancaman eksistensial
12:23atau
12:23mengancam
12:24kepentingan strategis
12:25Tiongkok
12:26nah itu mungkin
12:27baru ada
12:28peluang
12:29di mana Tiongkok
12:30mungkin terlibat langsung
12:31tapi selama ini
12:32saya pikir
12:33dia hanya
12:33men-supply
12:34senjata
12:35buat Iran
12:36informasi intelijen
12:38juga dia berikan
12:39tapi hanya
12:40sebatas itu
12:41ya
12:41kenapa?
12:43karena
12:44kita melihat
12:45bahwa
12:46tindakan yang dilakukan
12:47oleh Presiden Trump
12:48ini
12:48sebenarnya untuk
12:49memutus
12:50mata rantai
12:51pembangunan
12:52rudal balistik
12:53yang sangat berbahaya
12:55bagi
12:56Amerika Serikat
12:57maupun segutu-segutunya
12:58di teluk itu
12:59yang digunakan oleh Iran
13:00selama ini
13:01untuk menyerang
13:02mereka
13:04selain itu
13:06signifikansi
13:07dari peristiwa ini
13:08juga menunjukkan
13:09bahwa
13:09Iran
13:10membutuhkan
13:11pasukan
13:12raw materials
13:12untuk rudal
13:14balistiknya
13:15artinya
13:16ada gejala
13:17bahwa
13:18terjadi penurunan
13:19kemampuan
13:20rudal balistik dia
13:21jadi ini cukup
13:22signifikan
13:23mempengaruhi
13:25jalannya
13:26konflik ini
13:27ke depan
13:27gitu ya
13:28dengan diputusnya
13:30mata rantai itu
13:31rantai pasok
13:32dari
13:32China itu
13:34Amerika Serikat
13:36ingin
13:36mengendalikan
13:38atau mengontrol
13:39pembangunan
13:40kembali
13:41kemampuan
13:42militer Iran
13:43dan mungkin
13:44dengan melakukan
13:45tekanan militer ini
13:46Iran bisa
13:47di
13:48apa ya
13:49dalam tanda petik
13:50dipaksa untuk
13:51maju ke meja
13:52perundingan
13:53yang akan terjadi
13:55di Islamabad
13:56yang sampai saat ini
13:57belum jelas itu
13:58padahal sangat
14:00diinginkan oleh
14:01Trump
14:02supaya
14:02perundingan itu
14:04terjadi
14:04dan menerima
14:06semua terms
14:07atau conditions
14:09yang diterapkan
14:11oleh Presiden
14:11Trump
14:12agar
14:13konflik ini
14:14cepat selesai
14:15karena itu yang
14:16diinginkan Amerika Serikat
14:17kalau perang ini
14:18berlanjut
14:19terus
14:20Amerika Serikat
14:21yang sangat dirugikan
14:23kenapa?
14:24karena tekanan ekonomi global
14:26tekanan di dalam negeri
14:27belum lagi tekanan
14:29dari legislatif Amerika
14:30Trump itu
14:31berada di bawah
14:32tekanan yang
14:33luar biasa
14:34sehingga dia
14:35mau
14:36supaya ini
14:36cepat selesai
14:38makanya dia lakukan
14:39itu
14:40ya
14:40tindakan-tindakan
14:42militer
14:42yang
14:43dilakukan oleh
14:44marinir Amerika Serikat
14:46di
14:46Selat Hormuz itu
14:47gitu kan
14:48itu bagian dari
14:50strategi Amerika
14:51untuk menekan Iran
14:52sebetulnya
14:52supaya menerima
14:54jalur diplomasi
14:56daripada
14:57eskalasi militer
14:58yang lebih tinggi
14:59yang tidak menguntungkan
15:01siapapun
15:01merugikan semuanya
15:02begitu
15:03oke
15:03Mas Fiba Anda setuju juga
15:04atau ada pandangan lain?
15:06ya saya ada pandangan lain
15:07ya mengenai ini ya
15:08jadi sejak era
15:09perang dingin selesai
15:10Amerika dan Cina itu
15:12ya khususnya
15:13mengarah kepada
15:14pemerintahan Presiden Xi Jinping
15:15itu terlibat di dalam
15:16namanya irregular
15:17competition ya
15:18jadi mereka itu
15:20sebenarnya sangat panas
15:21suasananya ya
15:22tetapi mereka
15:23tahan di skala
15:24irregular competition
15:25dimana pada prinsipnya
15:27itu aktor negara
15:28dan non-negara
15:29secara agresif
15:29progresif ya
15:30berusaha untuk
15:32mempengaruhi
15:33create condition
15:33untuk influence
15:34population
15:35di dalam negara
15:36masing-masing
15:36untuk efek
15:37legitimacy
15:37yang kunjung-unjungnya
15:38mereka mempunyai
15:39pengaruh di negara tersebut
15:41terhadap pengambilan
15:41keputusan negara tersebut
15:43ya satu sama lain ya
15:44Amerika ke Cina
15:44Cina ke Amerika
15:45tanpa harus berperang
15:46itu poin satu ya
15:47poin kedua
15:48salah satu bentuknya
15:50adalah interdiksi
15:51maritime seperti ini
15:52dulu Presiden George Bush
15:54Junior
15:54itu pernah
15:55mengeluarkan yang namanya
15:56PSI itu
15:57proliferation security initiative
15:58dimana mereka
15:59boleh menginterdiksi
16:01kapal-kapal yang keluar
16:02masuk ke Iran
16:03yang diduga membawa
16:05bahan mentah nuklir
16:06ya termasuk dari
16:07Cina juga gitu
16:08nah
16:09tetapi dalam konteks ini
16:11menjadi
16:11berbeda
16:13karena
16:13kita melihat satu ya
16:15faktor sejarah ya
16:16Perang Dunia I itu
16:17terjadi karena
16:19overcommitment dari
16:20aliansi saat itu ya
16:21satu kasus
16:22pembunuhan
16:24Duk Ferdinand itu
16:26bisa pecah menjadi
16:27Perang Dunia
16:28ya yang kedua
16:29itu masalah
16:30under deterrence
16:31dimana dilihat
16:32Hitler itu terlalu agresif
16:34menyerang Polandia
16:35ya kan
16:36nah akhirnya
16:37ya
16:37dan
16:38ini kan ini
16:39profile
16:40ini kan kalau kita lihat
16:41Robert Jervis nih
16:42ini kan karena
16:43persepsi leaders
16:43bisa salah mengambil
16:45keputusan
16:46walaupun
16:46analisa intelligence
16:47sudah mengatakan
16:48jangan melangkah lebih
16:49kan begitu ya
16:50nah
16:50ini harus diperhitungkan
16:53gitu
16:53dan
16:54ini kita harus melihat
16:55bahwa
16:56jika konflik ini
16:57sudah meluas
16:58ya
16:59ada multi front
17:00battles
17:01dimana-mana gitu
17:02baik itu di Indo-Pasifik
17:04naik di Selat Malaka
17:05Cina Selatan
17:06naik ke Semenanjung Korea
17:07belum lagi yang di Ukraine
17:08belum beres gitu ya
17:09ini yang disebut
17:11mengarah pada Perang Dunia
17:12gitu
17:12nah cara
17:13manifestasinya mungkin
17:14berbeda dengan Perang Dunia I
17:16dan Kedua
17:16nah apalagi ini sekarang
17:18ini bericara mengenai
17:20ya
17:20ini kan anggaran militer dunia
17:22kan 2,7 triliun
17:23sebelum Perang Dunia
17:25sebelum Perang
17:26ini kan
17:27ya jadi yang tertinggi
17:28sejak era Perang Dingin tuh
17:29jadi memang
17:30dunia itu sedang
17:31harus berubah
17:32karena ada masalah sistemik
17:33yang perlu dikoreksi itu
17:35ya baik
17:35dengan cara realis
17:37liberalis
17:37institusionalis
17:38atau cara-cara konsultivis
17:39ya akhirnya sekarang
17:40pecah Perang ini gitu
17:41saya tidak membenarkan juga gitu
17:43karena yang menjadi korban kan manusia
17:44tetapi di regional security kompleks
17:47timur tengah ini sekarang
17:48puncaknya adalah
17:49berubah atau tidak
17:50gitu
17:50nah
17:51sementara dari perspektif Amerika
17:53sebagai super power
17:54super power
17:55manapun
17:55termasuk juga Persian
17:56Ottoman Empire
17:57British Empire
17:58mereka itu pasti
17:59akan meng-contain
18:01ya
18:01kekuatan
18:02yang
18:03yang namanya
18:04melawan
18:05atau balancing dan melawan
18:06kalau balancing saja
18:07gak apa-apa
18:07balancing dan melawan gitu
18:08baik militernya
18:10nuklirnya
18:10atau proxinya
18:11geopolitical influence-nya
18:13pasti akan di
18:13konten
18:14kalau perlu dilucuti habis
18:15gitu
18:16nah yang kedua
18:17mereka akan melindungi
18:18struktur yang ada
18:19akan mencegah
18:19munculnya rivalitas
18:21aliansi
18:21yang versi
18:24China dan Rusia
18:25disitu
18:25dan mereka akan melindungi
18:27negara-negara
18:28yang menjadi sekutunya
18:29kan itu poinnya
18:30dan mereka mau akses
18:31kepada
18:32sumber daya
18:33dan
18:33freedom of navigation
18:35semua super power
18:36kayak gitu
18:36nah sekarang memang
18:37Donald Trump ini kan
18:38sudah melangkah jauh
18:40masuk dalam
18:41intensity konflik
18:42ternyata seperti
18:43Prof Alex bilang tadi
18:44kita sudah sering bahas
18:45tidak selesai dalam waktu
18:46satu minggu
18:47dua minggu
18:48tetap keluar begitu saja
18:49kan juga gak bisa
18:50gitu
18:50nah sekarang ini
18:52yang terjadi adalah
18:53kompleksitas dan probabilitas
18:55ya
18:55bahwa mungkin terjadi
18:57eskalasi yang
18:58tidak terkontrol gitu
18:59karena
19:00buat China pun
19:01bisa saja
19:02ini
19:02bisa menjadi
19:03ini
19:04ini Prof
19:05apa namanya
19:08eksistensialnya itu
19:09menjadi
19:10socially constructed
19:11gitu loh
19:11gitu loh ya
19:12jadi akhirnya
19:13chain of reaction itu
19:15muncul
19:16karena faktor-faktor
19:17socially constructed
19:18akhirnya
19:19satu-satu terlibat
19:20super power
19:21dan mau gak mau
19:22pecah perang itu
19:22sehingga akhirnya
19:24malah ini mungkin ya
19:25saya bukan offensive realist
19:26dalam hal ini
19:27malah mungkin ini yang cepat
19:28menyelesaikan masalah
19:29jadi akhirnya akan ada
19:30order baru gitu
19:30kalau
19:32istri dunia ini
19:33harus dikoreksi
19:33itu poinnya
19:34tapi kita harus
19:35waspada karena
19:36sudah masuk
19:36saya berkali-kali bilang
19:37sudah masuk
19:38ke Indo-Pasifik Komen
19:39dan Indonesia
19:40di tengah posisinya itu
19:41oke
19:43oke
19:43Pak Alex
19:44sehingga
19:44ini kalau pakai
19:45kacamata awam
19:46ini kalau ngelihat
19:47kondisinya kuda
19:48kayak begini
19:48AS dan Iran
19:49dengan pendiriannya
19:50masing-masing
19:51bersih keras
19:52dengan posisi mereka
19:53ini udah
19:54akan sulit lah
19:55untuk menuju
19:56perundingan yang disebut-sebut
19:57akan jilid dua itu
19:58tapi
19:59kemungkinan
19:59dua belah pihak ini
20:00akan melonggar
20:01kalau apa Pak Alex?
20:03ya pertama
20:05kalau
20:06misalnya
20:07dugaan
20:08Amerika
20:08atau perhitungan
20:09kalkulasi strategis
20:10Amerika Serikat itu
20:11bahwa
20:12ekonomi Iran
20:13melemah
20:14karena blokade
20:15ekspor-impor
20:17yang selama ini
20:17ditutup
20:18begitu ya
20:19kemudian
20:20masalah ekonomi
20:21yang dulu
20:22menjadi awal
20:24protes besar-besaran
20:25di Iran
20:26awal Januari
20:27itu belum teratasi
20:28ya
20:29dan kemudian
20:31juga
20:32elit Iran
20:34kesulitan
20:35untuk
20:35mengkonsolidasi
20:37diri setelah
20:38dibombardir
20:40selama ini
20:40oleh Amerika
20:41dan Israel
20:42mungkin itu
20:44akan membuka
20:44peluang
20:45untuk menuju
20:46ke meja perundingan
20:48ya
20:48nah
20:49kecuali
20:50kalau Iran
20:51masih memiliki
20:52senjata
20:53yang kita tidak tahu
20:55apakah dia masih punya
20:56atau tidak
20:57untuk menghadapi
20:58tekanan militer
21:00yang masif
21:01yang dilakukan
21:02oleh Amerika Serikat
21:03dengan menghadirkan
21:04kapal-kapal induk
21:05dan mengoperasikan
21:06angkatan laut
21:07yang begitu
21:07masif
21:09saat ini
21:10di
21:10Selat Hormuz
21:11itu ada peluang
21:12untuk bisa
21:13menuju
21:15ke
21:15meja perundingan
21:16gitu ya
21:17nah
21:17kemudian
21:18yang kedua
21:19kalau
21:20elit-elit
21:22Iran
21:22baik yang
21:23garis keras
21:23maupun
21:24moderat
21:24itu
21:25bisa bersatu
21:26dan muncul
21:27dengan satu
21:28proposal
21:28yang
21:29kata Amerika Serikat
21:30kata Trump
21:31sampai saat ini
21:32belum ada
21:33proposal yang
21:35satu
21:35begitu ya
21:36satu suara
21:37dari pihak
21:38Iran
21:38sehingga
21:38perundingan
21:39tidak bisa
21:40dilakukan
21:40kalau tidak ada
21:41proposal yang
21:42didukung
21:43atau mempunyai
21:43legitimasi yang kuat
21:45didukung oleh
21:46seluruh elemen
21:47yang ada
21:47di dalam
21:48pemerintahan
21:49Iran itu sendiri
21:50nah
21:50kalau syarat-syarat
21:52itu dipenuhi
21:53maka
21:54peluang untuk
21:54kemeja perundingan
21:55itu tetap
21:56ada
21:56nah
21:58itulah juga
21:58yang mendasari
21:59mengapa
22:00Trump
22:01memperpanjang
22:02ini
22:02ceasefire
22:03ini
22:03gencatan
22:04senjata
22:04dia ingin
22:06memberi kesempatan
22:07kepada Pakistan
22:08untuk
22:09meyakinkan
22:10Iran
22:10bahwa
22:11jalan
22:12diplomasi
22:13itu
22:14jauh lebih
22:15baik
22:15daripada
22:16eskalasi
22:17militer
22:18yang lebih
22:18tinggi
22:18karena
22:19dugaan
22:20saya
22:20Trump
22:21mungkin
22:22tidak akan
22:22mau
22:22ada nanti
22:23diplomasi
22:25jalur
22:25diplomasi
22:26yang ketiga
22:27ini kan
22:28yang kedua
22:29sekarang
22:29yang pertama
22:29kan gagal
22:30saya duga
22:32dia tidak akan
22:32membuka peluang
22:33untuk yang
22:34ketiga
22:35kalau jalur
22:36diplomasi
22:36ini gagal
22:37maka
22:38satu-satunya
22:38alternatif
22:39bagi Trump
22:40adalah
22:40military solution
22:42military solution
22:44itu yang
22:44tidak kita kehendaki
22:45karena
22:46itu bisa
22:47melebar
22:47kemana-mana
22:48dan mungkin
22:48tadi
22:49apa
22:50kekhawatiran
22:51Pak Wibawanto
22:52itu juga bisa terjadi
22:53bisa sampai ke
22:54Indo-Pasifik
22:55karena
22:56semuanya kan lewat
22:57di situ
22:58dan sampai dengan detik ini
22:59belum ada kesepakatan
23:00yang didapatkan
23:01antara dua belah pihak
23:02menurut Anda Pak Alex?
23:04ya
23:04belum ada kesepakatan itu
23:06tapi tentu saja
23:07di balik
23:08di belakang layar itu
23:10akan terjadi
23:11diplomasi
23:11saya pikir
23:12Pakistan aktif
23:13meyakinkan
23:15semua pihak
23:15untuk mencari
23:16titik temu
23:17dan itu yang kita
23:18harapkan
23:19semuanya
23:19karena kalau terjadi
23:20eskalasi militer
23:21itu bisa
23:22out of control
23:24dan
23:25dampaknya bisa
23:26kemana-mana
23:26dan kekhawatiran
23:27Pak Wibawanto
23:28tadi
23:28bisa terwujud
23:30baik
23:30oke
23:31Pak Alex
23:32Mas Wibawanto
23:33terima kasih banyak
23:34sudah mau berdiskusi
23:35dan berbagi pandangan
23:35bersama kami
23:36sehat selalu semuanya
23:37selamat malam
23:38selamat malam
23:39ya selamat malam
23:40terima kasih telah menonton
Komentar

Dianjurkan