Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 jam yang lalu
MALANG, KOMPAS.TV - Praktek dugaan joki terungkap di hari pertama pelaksanaan UTBK di Universitas Negeri Malang.

Peserta joki ini mendaftarkan diri di porgram studi Kedokteran Gigi.

Pihak Kampus membenarkan bahwa ada dugaan praktek joki.

Pelaku bahkan mengikuti ujian sampai selesai.

Saat pihak panitia pusat mendeteksi ada praktek kecurangan dan Kampus melakukan pengecekan di ruangan, yang bersangkutan sudah tidak ada di lokasi.

UM langsung melakukan investigasi dengan memeriksa CCTV, hingga memeriksa pengawas ruangan.

"Kita masih melakukan investigasi tersebut dan belum konklusif. Tapi kita punya kecurigaan itu. Ada, kita sudah mengerucut lah bisa dikatakan seperti itu. Sudah mengerucut dan kerucutnya ini enggak sepuluh ya, di bawah tiga lah" Kata Evi Eliyanah, Direktur Pendidikan UM.

Kampus mengonfirmasi bahwa ada praktek identitas palsu peserta yang mengikuti UTBK.

"Kemudian akhirnya ini sudah langsung konfirm. Lalu kami telusuri, ternyata sudah tidak ada, tapi semua peserta di ruangan itu hadir berarti ada. Kita langsung cek CCTV dan seterusnya ya itu confirm bahwa ya memang terjadi" Ujar Rizky Firmansyah, Kepala Subdirektorat Seleksi UM.

Sebelumnya viral di media sosial temuan jasa joki UTBK hari pertama di UM.

Pansus SNPMB 2026 menyebut pelaku memodifikasi foto tanda peserta agar tidak terlacak sistem.



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/664574/temuan-joki-utbk-di-universitas-negeri-malang

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Praktek dugaan joki terungkap dan viral di media sosial kemarin di hari pelaksanaan pertama UTBK di Universitas Negeri Malang.
00:10Rabu pagi pihak kampus membenarkan bahwa ada dugaan praktek joki.
00:15Peserta joki tersebut mendaftarkan diri di program studi kedokteran gigi.
00:20Kampus langsung melakukan investigasi dengan memeriksa CCTV hingga memeriksa pengawas ruangan.
00:27Namun karena joki tersebut menggunakan identitas palsu maka panitia pelaksana cukup kesulitan.
00:33Meski screening ketat untuk peserta telah dilakukan sebelum ujian dimulai.
00:38Pelaku menggunakan identitas palsu sehingga baru terdeteksi sistem saat ujian dilakukan.
00:44Pelaku bahkan mengikuti ujian sampai selesai.
00:48Saat pihak panitia pusat mendeteksi ada praktek kecurangan dan kampus melakukan pengecekan di ruangan yang bersangkutan sudah tidak ada di
00:55lokasi.
00:56Namun pihak kampus mengkonfirmasi bahwa ada praktek identitas palsu peserta yang mengikuti UTBK.
01:02Yang bisa kita lakukan adalah sampai hari ini pun kita akan, kita masih melakukan investigasi tersebut dan belum konklusif.
01:09Istilahnya belum bisa, apa namanya, ini adalah nama ini, karena kan kemarin juga di blur gitu kan.
01:16Jadi, apa namanya, kita masih coba cocok-cocokin lah dari semua data yang kita miliki.
01:24Tapi kita punya kecurigaan itu.
01:26Ada, kita sudah mengerucut lah bisa dikatakan seperti itu.
01:30Sudah mengerucut dan mengerucutnya ini enggak sepuluh ya.
01:33Sudah di bawah, di bawah tiga lah gitu.
01:36Oh ya ini, kayak ini, kayak ini, ini, ini, gitu.
01:38Mendapatkan laporan kemudian akhirnya, oke ini sudah, apa namanya, istilahnya langsung confirm bahwa ini adalah kecurangan yang bertukar identitas.
01:47Kalau gitu, kami telusuri ternyata sudah tidak ada.
01:51Tapi semua peserta di ruangan itu hadir gitu, berarti ada.
01:54Hanya kami tadi sudah disampaikan oleh Bu Direktur bahwa kita langsung seksisi TV dan seterusnya, ya itu confirm bahwa ya
02:02memang terjadi.
02:04Sebelumnya viral di media sosial, temuan jasa joki UTBK hari pertama di Universitas Negeri Malang.
02:12Panpus SNPMB 2026 menyebut pelaku memodifikasi foto tanda peserta agar tidak terlacak sistem.
02:20Leland Nusantara, Kompas TV Malang, Jawa Timur.
02:24Terima kasih.
02:25Lelaki that we're looking forward to.
02:28Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan