Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh sudah rampung.

Purbaya mengatakan detailnya tinggal diumumkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Sudah kelar, tinggal diumumkan. Nanti tanya Pak AHY begitu pengumuman nanti. Saya enggak berhak mengumumkan," kata Purbaya di Hotel AYANA Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Terkait nasib utang, Purbaya mengatakan hal tersebut berkaitan dengan hubungan jangka panjang China dan Indonesia.

Baca Juga Whoosh Diambil Alih Kemenkeu? Ini Kata Menkeu Purbaya di https://www.kompas.tv/nasional/661508/whoosh-diambil-alih-kemenkeu-ini-kata-menkeu-purbaya

#purbaya #whoosh #keretacepat

Video Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/664533/menkeu-purbaya-restrukturisasi-utang-kereta-cepat-whoosh-rampung-tinggal-diumumkan

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Saya bilang ke Menteri Keuangan Cina, sudah diputuskan, tinggal diumumkan, jadi pihak Cina gak usah khawatir.
00:07Indonesia tidak pernah melanggar janji.
00:12Oh itu kan zaman dulu, keuangan tinggi waktu dikembangunkan dulu, setelah dikasih ke Cina, ada perusahaan di sini,
00:21sama Cina bekerja sama itu, ya doma Sikameni, pemerintahnya sempat terpasangan pada waktu itu.
00:27Sehingga pada satu waktu, setitik, orang yang datang ke saya tuh, si Owusnya yang dari Cina itu,
00:33bilang, waktu itu ya, sekarang udah diselesaikan, dulu gak ada kemajuan katanya,
00:38sudah beberapa tahun, dua tahun, tahun-dua tahun, lahan yang dibebaskan baru 4 km.
00:44Pada waktu itu, ini kita ngomong zaman dulu ya.
00:46Terus saya tanya, kamu siapa yang handle program-projectnya?
00:50Tidak ada, kalau kami ngadu ke BUMN, dipimpong, ke PU, pimpong lagi ke sana, yaudah ditarik ke Mariti waktu itu.
00:59Dibayar di sini sedikit lah pada waktu itu, tapi bisa lihat sih masih agak lambat.
01:03Tapi ke depan harusnya tidak seperti itu.
01:06Untuk proyek-proyek besar, betul-betul dikawal, sehingga yang menjalankan proyeknya gak bingung.
01:11Padahal waktu itu mereka bingung.
01:13Saya juga bingung loh, gak ada yang jaga, gak ada.
01:15Yang gitu-gitu gak boleh, nanti ke depan akan dimonitor dengan baik untuk semua proyek yang besar.
01:21Oh, berarti kasih pemerintah Cina udah kelar, ya Pak?
01:23Udah kelar, nanti gimana, Pak?
01:24Ini kan keputusannya katanya mau disampai, 2 minggu, sekarang.
01:28Yang bilang siapa?
01:29Jadi udah bilang, Pak Doni, Pak.
01:32Udah kelar, kelar.
01:33Sudah, sudah kelar, tinggal di umum, Pak.
01:36Kemarin saya ketemu Menteri Keuangan Cina di situ,
01:39itu kan ini berhubungan dengan hubungan yang panjang antara Indonesia dengan Cina, kan.
01:43Saya bilang ke Menteri Keuangan Cina,
01:46sudah dikutuskan, tinggal di umumkan.
01:49Jadi pihak Cina gak usah khawatir.
01:51Indonesia tidak pernah menyimpang atau tidak pernah melanggar janji.
02:00Itu kan kredibilitas kita yang kita jaga di dunia internasional.
02:08Bisa ya, bisa enggak juga.
02:11Kan kita nentuin, mereka tinggal menikmati.
02:14Sama-sama lah, dia juga investasi di sini, kan.
02:17Ketika ada loss, urusan ini juga loss, kan.
02:21Kita berapa persen di awal pesan bayarnya gitu, kan.
02:23Jadi sama-sama agak menerita lah.
02:30Nanti setelah diumumkan Pak Haye,
02:33saya pikir saya gak pernah mengumumkan sekarang.
02:38Nanti tanya Pak Haye,
02:39tapi yang jelas sudah putus,
02:41cuman belum saatnya diumumkan,
02:43dan saya gak pernah mengumumkan.
02:53Terima kasih.
03:22Melihat fakta secara utuh,
03:24menelusuri yang tak terlihat.
03:25Satu langkah lebih dekat,
03:27satu langkah lebih mendalam.
03:29Saksikan di poinvestigasi di Kompas TV,
03:31channel 11,
03:32di televisi anda.
03:33Saksikan di poinvestigasi di Kompas TV,
03:34selamat menikmati.
03:36Saksikan di poinvestigasi di Kompas TV,
03:36Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan