00:00Saya bilang ke Menteri Keuangan Cina, sudah diputuskan, tinggal diumumkan, jadi pihak Cina gak usah khawatir.
00:07Indonesia tidak pernah melanggar janji.
00:12Oh itu kan zaman dulu, keuangan tinggi waktu dikembangunkan dulu, setelah dikasih ke Cina, ada perusahaan di sini,
00:21sama Cina bekerja sama itu, ya doma Sikameni, pemerintahnya sempat terpasangan pada waktu itu.
00:27Sehingga pada satu waktu, setitik, orang yang datang ke saya tuh, si Owusnya yang dari Cina itu,
00:33bilang, waktu itu ya, sekarang udah diselesaikan, dulu gak ada kemajuan katanya,
00:38sudah beberapa tahun, dua tahun, tahun-dua tahun, lahan yang dibebaskan baru 4 km.
00:44Pada waktu itu, ini kita ngomong zaman dulu ya.
00:46Terus saya tanya, kamu siapa yang handle program-projectnya?
00:50Tidak ada, kalau kami ngadu ke BUMN, dipimpong, ke PU, pimpong lagi ke sana, yaudah ditarik ke Mariti waktu itu.
00:59Dibayar di sini sedikit lah pada waktu itu, tapi bisa lihat sih masih agak lambat.
01:03Tapi ke depan harusnya tidak seperti itu.
01:06Untuk proyek-proyek besar, betul-betul dikawal, sehingga yang menjalankan proyeknya gak bingung.
01:11Padahal waktu itu mereka bingung.
01:13Saya juga bingung loh, gak ada yang jaga, gak ada.
01:15Yang gitu-gitu gak boleh, nanti ke depan akan dimonitor dengan baik untuk semua proyek yang besar.
01:21Oh, berarti kasih pemerintah Cina udah kelar, ya Pak?
01:23Udah kelar, nanti gimana, Pak?
01:24Ini kan keputusannya katanya mau disampai, 2 minggu, sekarang.
01:28Yang bilang siapa?
01:29Jadi udah bilang, Pak Doni, Pak.
01:32Udah kelar, kelar.
01:33Sudah, sudah kelar, tinggal di umum, Pak.
01:36Kemarin saya ketemu Menteri Keuangan Cina di situ,
01:39itu kan ini berhubungan dengan hubungan yang panjang antara Indonesia dengan Cina, kan.
01:43Saya bilang ke Menteri Keuangan Cina,
01:46sudah dikutuskan, tinggal di umumkan.
01:49Jadi pihak Cina gak usah khawatir.
01:51Indonesia tidak pernah menyimpang atau tidak pernah melanggar janji.
02:00Itu kan kredibilitas kita yang kita jaga di dunia internasional.
02:08Bisa ya, bisa enggak juga.
02:11Kan kita nentuin, mereka tinggal menikmati.
02:14Sama-sama lah, dia juga investasi di sini, kan.
02:17Ketika ada loss, urusan ini juga loss, kan.
02:21Kita berapa persen di awal pesan bayarnya gitu, kan.
02:23Jadi sama-sama agak menerita lah.
02:30Nanti setelah diumumkan Pak Haye,
02:33saya pikir saya gak pernah mengumumkan sekarang.
02:38Nanti tanya Pak Haye,
02:39tapi yang jelas sudah putus,
02:41cuman belum saatnya diumumkan,
02:43dan saya gak pernah mengumumkan.
02:53Terima kasih.
03:22Melihat fakta secara utuh,
03:24menelusuri yang tak terlihat.
03:25Satu langkah lebih dekat,
03:27satu langkah lebih mendalam.
03:29Saksikan di poinvestigasi di Kompas TV,
03:31channel 11,
03:32di televisi anda.
03:33Saksikan di poinvestigasi di Kompas TV,
03:34selamat menikmati.
03:36Saksikan di poinvestigasi di Kompas TV,
03:36Terima kasih.
Komentar