KOMPAS.TV, PAPUA TENGAH - Penyerangan di wilayah Puncak, Provinsi Papua Tengah, diduga dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah, DPR Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Puncak, serta Kapolda Papua Tengah bersama Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III dan Pangkoops TNI Habema di Mako Kogabwilhan III, Timika.
Rapat yang dipimpin Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto itu juga dihadiri Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga, Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, anggota DPR Papua Tengah Anis Labene, dan Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini. Dalam forum tersebut, ditunjukkan sejumlah bukti yang mengindikasikan OPM sebagai pelaku penyerangan, bukan TNI seperti yang beredar di media sosial.
Selain itu, terungkap adanya saling tuding di antara anggota OPM terkait insiden tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat dua peristiwa berbeda pada 14 April 2026. Peristiwa pertama terjadi di Kampung Kembru, saat personel TNI diserang lebih dulu oleh OPM. Dalam insiden itu, TNI melumpuhkan empat anggota OPM dan mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain senjata rakitan, amunisi, busur, parang, kapak, alat komunikasi, serta bendera OPM.
Peristiwa kedua terjadi di Kampung Jigiunggi, Mimika, sekitar tujuh kilometer dari lokasi pertama. Personel TNI menerima laporan seorang anak mengalami luka tembak. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan untuk memastikan pelaku penembakan.
Tokoh masyarakat Puncak, Nenu Tabuni, mengajak semua pihak menjaga keamanan dan ketertiban agar masyarakat dapat hidup damai dan sejahtera. Ia berharap warga kembali tenang dan anak-anak dapat melanjutkan kegiatan belajar di sekolah.
Mewakili pemerintah daerah dan masyarakat Puncak, Nenu juga mengingatkan bahwa korban kekerasan kerap berasal dari lingkungan sendiri. Ia meminta seluruh pihak menghentikan aksi kekerasan di Tanah Papua.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/664287/serangan-puncak-opm-diduga-pelaku
Komentar