Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Jelang berakhirnya masa gencatan senjata pada 22 April, hubungan Amerika Serikat dan Iran justru memanas.

Kapal perusak Amerika Serikat dilaporkan menembak dan menyita sebuah kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman karena diduga menghindari blokade. Sementara itu, Iran membalas aksi blokade Amerika dengan menutup kembali Selat Hormuz.

Dengan memanasnya hubungan kedua negara ini, apakah berarti perdamaian akan semakin sulit atau bahkan mustahil terwujud?

Kita bahas soal ini bersama sejumlah narasumber. Ada Fauzia Cempaka, Peneliti Senior Indo-Pacific Strategic Intelligence, dan Yulius Purwadi, pakar hubungan internasional dari Universitas Parahyangan.

#AS #IRAN #selathormuz

Baca Juga Detik-Detik Kapal Perusak AS Tembak dan Sita Kapal Kargo Iran di Teluk Oman | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/internasional/664262/detik-detik-kapal-perusak-as-tembak-dan-sita-kapal-kargo-iran-di-teluk-oman-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/664269/full-pakar-hi-peneliti-senior-isi-soal-gencatan-senjata-akan-berakhir-as-iran-makin-panas
Transkrip
00:28L
00:50Selamat pagi Mbak Adisti
00:55Selamat pagi
00:56Selamat pagi Mbak Adisti
00:58Saya ingin ke Mbak Fauzia dulu
01:01Mbak Fauzia, kalau kita melihat apa yang sudah dilakukan oleh Amerika Serikat
01:05Yang justru memantik kepanasan dari Iran
01:11Akhirnya delegasi Iran menyebut belum ada niatan untuk bisa ke Islamabad
01:17Untuk bisa ada kesepakatan di sana putaran kedua
01:20Itu artinya putaran kedua mustahil terwujud kesepakatan
01:26Betul Mbak, sebenarnya saya melihatnya bagi Mbak
01:29Karena memang insiden terkait dengan kapal kargo Tosca
01:34Ini adalah insiden pertama yang bukan hanya insiden maritim biasa
01:38Karena insiden pertama dalam sejarah militer antara Amerika Serikat dan Iran
01:43Dimana Amerika Serikat ini menyita atau menyerang kapal sipil milik Iran
01:48Mungkin kita sudah dengar sebelumnya jika serangan ditujukan pada aset militer
01:52Tetapi ini adalah tentu saja karena aset sipil begitu
01:55Itu yang pertama saya lihat
01:56Dan yang kedua tentu saja bagaimana bahwa ini tentu akan menjadi test case
02:01Identitas nasional dan bagaimana garis keras Iran yang diwakili oleh IRGC ini
02:07Yang sudah memandang keberhasilan terkait dengan strategi hormus
02:11Sejak Februari 2026 ini
02:13Dan menjadi bukti begitu ya
02:16Bahwa selama ini hormus strategi ini berhasil untuk Iran
02:19Namun dengan tentu saja jika nantinya Iran tetap turun ke meja negosiasi
02:25Maka ini seperti membiarkan interpretasi sebagai kelemahan struktural
02:31Yang tentu saja akan menghancurkan kredibilitas Iran yang diwakili IRGC
02:35Dan kita lihat bagaimana memang pendekatan yang dimiliki Arakci
02:39Dan dimiliki IRGC ini berbeda mbak
02:41Karena memang Arakci tentu saja mewakili panggung diplomasi atau meja diplomasi
02:47Dimana memang kita lihat bagaimana ada negosiasi dan pendekatan-pendekatan yang sifatnya tidak sekeras
02:54Di bawah statement-statement yang disampaikan oleh juru bicara Khatama Al-Anbiya misalnya
02:59Yang menyatakan bahwa mereka akan segera melakukan respon dan retaliasi
03:03Dan ini tentu akan memberikan kesulitan kepada Iran untuk menurunkan perwakilannya
03:08Dan bahkan mungkin kita dengar beberapa waktu yang lalu
03:11Amerika Serikat hanya ingin menurunkan Wyckoff dan Kushner
03:14Dan saat ini Amerika Serikat mempertimbangkan untuk juga mengirim kembali J.D. Vance
03:20Karena statement bahwa Iran tidak akan mengirimkan perwakilannya hingga sampai saat ini
03:25Oke jadi semakin suramlah terlihat begitu adanya putaran kedua ini mencapai kata sepakat setelah kemudian Amerika Serikat melakukan aksi yang
03:38kemudian di luar dugaan kapal sipil Tosca
03:42Yang kemudian disita dan juga dilakukan penyitaan
03:48Saya ingin ke Pak Julius Purwadi sekaligus pakar hubungan internasional dari Universitas Parahiangan
03:54Pak Julius kalau kita melihat Mbak Fauzia mengatakan ini susah sekali tampaknya kata sepakat di putaran kedua
04:02Makin memanas solat hormus kemudian ditutup kembali
04:05Nah dari segi diplomasi apa atau opsi-opsi apa yang kemudian bisa dilakukan oleh Pakistan untuk bisa memperbaiki adanya diplomasi
04:18antara Amerika Serikat dan juga Iran yang semakin memanas mirisnya
04:22Ya yang pasti Pakistan harus meyakinkan Iran untuk memutuskan mengirimkan delegasi ke Islamabad untuk melakukan perundingan
04:34Tetapi saya membaca begini
04:36Iran sekarang melihat ada jebakan yang sangat besar yang sedang direkayasa oleh Amerika Serikat
04:42Dan itu dilakukan sejak kecatatan senjata diperlakukan pada 8 April yang lalu
04:47Dan Iran membaca niat jatah Amerika Serikat menjebak melalui negosiasi atau seolah-olah melalui narasi negosiasi
04:56Dan keputusan untuk memberangkatkan ke delegasi ke Islamabad atau tidak itu sifatnya sangat strategis
05:04Dan itu akan diambil hanya dalam menit-menit terakhir
05:10Dan ini harus kemampuan Pakistan meyakinkannya
05:16Nah kalau saya lihat yang tadi malam kemarin sampai tadi pagi ya
05:21Itu ada dua hal yang kontras ya yang terjadi di Washington dan di Teheran
05:24Yang satu sedang menggubung-gubung untuk segera berangkat ke Islamabad
05:28Jadi fans kemarin ya
05:30Tapi nyatanya tadi pagi 2 jam yang lalu masih ada di Amerika Serikat
05:34Dan saja keputusan itu masih nunggu
05:36Keputusan dari Iran mengirim atau tidak
05:39Sementara kemarin saya kira sangat terang-benderang
05:42Suruh bicara kemenlu menyampaikan tidak ada negosiasi putaran kedua
05:47Dengan berbagai macam alasan termasuk yang disampaikan oleh masjid peresian
05:52Presiden Iran yang mensurigai bahwa pada akhirnya
05:55Niat jatah Amerika Serikat adalah Iran dipaksa menyerah tanpa syarat
06:00Nah Pakistan akan tidak mudah ya
06:03Menghadapi tantangan yang tidak mudah
06:05Meyakinkan Iran bahwa yang dibaca sebagai jebakan besar ini tidak betul
06:11Dan gak gampang
06:12Mungkin harus menggambing pihak ketiga
06:16Seperti pada perlulingan yang pertama
06:17Di detik-detik terakhir berkomunikasilah dengan China
06:21Lalu China akan menjadi penyamin bahwa perlulingan sangat perlu
06:27Perlulingan itu adalah akhirnya akan menjadi pilihan yang paling sulit
06:31Yang diambil oleh Iran untuk menjaga reputasinya
06:35Jangan sampai niat jahat yang sudah disiapkan oleh Amerika Serikat
06:40Yang pada akhirnya saya membaca pada akhirnya adalah
06:43Yang dilakukan oleh Amerika Serikat sedang mencari alasan
06:45Melakukan agresi militer besar-besaran
06:48Untuk melumpuhkan Iran sebagai salah satunya kekuatan di Timur Tengah
06:52Itu yang saya baca
06:54Oke, kalau Mbak Fauzia sendiri melihat apa yang dijelaskan oleh Pak Julius bagaimana
07:00Adanya niat jahat dalam tanda kutip begitu ya
07:02Jebakan atau trap yang dilakukan oleh Amerika Serikat begitu
07:06Dengan memaksa Iran menyerah kepada Amerika Serikat
07:12Memang ada statement dari Iran yang menyatakan bahwa permintaan Amerika Serikat ini
07:17Ini sifatnya maksimalis
07:18Intinya adalah bahwa Amerika Serikat tidak mau bertemu di tengah dengan Iran
07:23Begitu dalam konteks makanya negosiasi yang disampaikan pada beberapa waktu lalu
07:28Oleh G-Defense itu yang selama 21 jam ini memang tidak bertemu di tengah
07:33Dan ini memang tapi saya lihat ini sebenarnya modalitas Mbak
07:36Jadi yang sudah dilakukan selama 21 jam sebelumnya ini modalitas
07:39Karena memang kita dengar ada beberapa setidaknya tiga diskusi yang saya lihat
07:43Dapat menjadi modal untuk kembalinya ke Iran dan Amerika Serikat ke minja perundingan
07:50Ya itu yang pertama betul
07:51Karena yang pertama Amerika Serikat pada prinsipnya sudah setuju untuk mencabut sanksi
07:56Meskipun detailnya terkait dengan terkait cakupan lalu angka dan lain sebagainya
08:01Belum ada pembahasan lebih lanjut
08:03Dan yang kedua tentu saja bagaimana Iran sebenarnya setuju untuk menyerahkan
08:07Atau memberikan proses terkait dengan uranium
08:09Meskipun terjadi dispute antara kemana bagaimana mekanisme nyakapan
08:15Dan detail-detail terkait tersebut
08:17Namun kita lihat bagaimana di awal negosiasi
08:19Kedua pihak sebenarnya sepakat untuk melakukan genjatan senjata permanen
08:23Sebagai tujuan akhirnya
08:24Nah tentu kita sangat melihat bagaimana Pakistan saat ini menjadi mediator
08:29Menjadi aktor yang harus bekerja keras untuk meyakinkan keduanya
08:33Dan saya setuju dengan yang disampaikan Pak Yulis
08:35Bahwa aktor-aktor lain yang sebelumnya tentu saja tidak terlibat secara langsung
08:39Seperti Tiongkok dan Rusia tentu juga harus mulai untuk di ajak begitu ya
08:45Karena kita lihat bagaimana Pakistan ini tidak hanya menjadi mediator yang sifatnya
08:49Interlocutor yang sifatnya back channel diplomacy
08:52Tapi juga shuttle diplomasi bagaimana sejak tanggal dalam 5 hari terakhir
08:57Setidaknya ini dari Sheikh Basarif
08:59Prime Minister atau Perdana Menteri Pakistan dan juga Asi Munir
09:03Ini sudah melakukan shuttle diplomasi
09:05Mereka pergi dari satu negara ke negara lain
09:08Di antaranya ke Teheran, ke Riyad dan juga ke Doha dan Ankara
09:12Untuk bahkan juga ke Washington begitu ya
09:14Untuk mengumpulkan kekuatan negara-negara, hubungan negara-negara
09:20Untuk agar negosiasi ini segera tercapai
09:22Dan apa yang diraih selama negosiasi yang pertama itu tidak terbuang begitu saja
09:27Karena tentu saja himpitan dorongan waktu dan ekonomi
09:32Ini juga sudah tidak hanya mendorong Amerika Serikat saja
09:36Tapi juga Iran dan Israel
09:38Jadi keduanya sudah, ketiganya sudah pada tahapan mengeluarkan sumber daya ekonomi yang cukup besar untuk perang ini
09:46Dan sebenarnya ingin untuk segera gejatan senjata permanen
09:50Nah saya lihat sebenarnya possibility yang paling mungkin dari skenario terlebih setelah adanya serangan terhadap kapal Tosca
09:58Adalah sebenarnya adalah perpanjangan gejatan senjata mbak
10:03Itu yang paling mungkin saat ini
10:04Karena saya lihat dalam konteks yang operasional dan taktis
10:08Tidak mungkin kedua negara mau tiba-tiba muncul dalam satu agreement negosiasi yang sepakat
10:16Karena tentu saja di lapangan dan diplomasi punya konsekuensi yang berbeda
10:20Jadi menurut Anda untuk putaran kedua ini sebaiknya tidak dilakukan secara terburu-buru lebih dulu
10:28Tapi yang kemudian lebih efektif yang harus dilakukan ketika melihat Iran panas, Amerika panas, perpanjangan gencatan senjata
10:36Itulah yang kemudian menurut Anda lebih efektif
10:39Begitu ya Mbak Fauzia
10:40Mungkin saya tambahkan sedikit mbak
10:41Mungkin saya tambahkan sedikit adalah statement Pakistan yang menyebut ini bukan sebagai negotiation day
10:47Tapi multi days negotiation artinya
10:50Dari Pakistan sendiri sudah melihat bahwa kesepakatan ini jikapun Iran akan turun ke Islamabad
10:57Ini tidak akan tercapai dalam satu dua hari mbak
11:00Jadi memang Pakistan sudah siap untuk menyelenggarakan kesepakatan atau negosiasi yang sifatnya multi days melibatkan beberapa hari
11:08Untuk mencapai paling tidak untuk memperpanjang gencatan senjata lebih daripada 22 April
11:14Oke kalau Pak Julius melihat ini bagaimana?
11:17Kalau menurut Mbak Fauzia lebih efektif multi days begitu sambil ada perpanjangan gencatan senjata
11:24Ini dirasa lebih efektif ketika melihat kondisi yang sama-sama panas Amerika Serikat dan juga Iran
11:32Dihawatirkan malah tidak efektif ketika ada putaran kedua negosiasi di sana
11:38Ya betul ya dalam sejarah perundingan yang sudah pernah terjadi
11:43Selalu perundingan tidak bisa selesai dalam 5, 6 termasuk 1 jam
11:49Satu hari itu tidak cukup
11:50Biasanya secara prinsip dulu gitu
11:52Dan biasanya para negosiator itu akan maksimalis ketika di ronda pertama
11:57Lalu kemudian harusnya menurunkan di ronda yang kedua gitu
12:00Tetapi kalau kita membaca hari-hari terakhir
12:04Hari-hari terakhir kelihatannya apa yang terjadi di perundingan pertama akan terjadi lagi
12:08Perundingan itu di perundingan pertama adalah yang disebut oleh Iran sebagai one-sided negotiation
12:14Negosiasi satu arah
12:16Dimana Amerika Serikat cenderung memaksakan keinginannya
12:19Termasuk isu pengayaan uranium
12:22Termasuk kebebasan kontrol selat hormus
12:25Itu kan terang beneran
12:28Dan sepertinya kalau kita baca
12:30Signal dari Washington
12:32Hal yang sama akan terjadi dalam ronde yang kedua ini
12:35Dan kebayang sih
12:37Apakah Iran akan mau
12:38Kalau situasinya sama
12:40Isu-isu yang sangat alat gitu ya
12:42Lalu apa artinya negosiasi
12:44Tapi saya menyampaikan ini juga yang penting ya
12:46Saya membaca bahwa Amerika Serikat sedang cari-cari alasan
12:50Untuk mengumumkan perang militer setelah terbuka
12:55Dan saya kira cukup alasan untuk Amerika Serikat melakukan serangan yang masif
13:02Karena persenjatanya, kapal perangnya, personilnya, teknologinya sangat mendukung sekarang
13:08Itu keuntungan untuk Amerika Serikat
13:10Tetapi kalau Amerika Serikat diperbaikan
13:12Besok misalnya setelah geriatan senjata dilakukan
13:15Akan dihutam oleh masyarakat internasional
13:18Dan satu-satunya cara Amerika mendapat legitimasi dari internasional adalah
13:22Iran menolak perundingan
13:25Tidak menyempatkan itu perundingan
13:26Dan Amerika akan menyampaikan bahwa
13:28Lihat, Iran
13:29Jadi maksud Anda ini adalah strategi yang dilakukan oleh Amerika Serikat
13:33Begitu ya, untuk kemudian
13:35Memposisikan, oh Iran loh
13:36Yang ternyata tidak mau untuk berunding ke meja perundingan
13:39Di putaran kedua
13:40Itulah yang kemudian strategi yang dilakukan Trump saat ini
13:43Ya, itu rekayasa yang sedang dibangun oleh Amerika Serikat
13:46Datang gitu ya
13:48Untuk memastikan perundingan gagal
13:51Ya, dan bersyukur lagi
13:52Iran tidak mau datang gitu ya
13:54Itu cukup alasan menyebut bahwa
13:56Iran adalah negara yang menolak cara-cara diplomasi
13:58Dan mengendaki cara-cara militer
14:01Satu-satunya pilihan adalah
14:02Besok atau lusa
14:03Apa-apa
14:04Amerika Serikat bisa memulai serangan itu
14:07Dan ini tentu saja sangat membayakan
14:09Resikonya untuk seluruh dunia
14:11Sangat besar gitu ya
14:12Dan dalam menaksasi harapan saya
14:15Iran di detik-detik terakhir
14:17Berangkat, misalnya untuk berangkat ke Islamabad gitu ya
14:20Tetap dengan kecerigaan, ketidakpercayaan gitu
14:23Setidaknya menjaga reputasi di mata internasional
14:26Bahwa Iran tidak sejahat
14:28Yang dibayangkan oleh Amerika Serikat
14:30Tidak mau berunding
14:31Setidaknya itu
14:32Sekalipun Iran tahu bahwa itu akan tetap gagal
14:34Biarlah perundingan berjalan
14:36Tetapi siaga maksimal oleh IRCC
14:41Itu tetap dilakukan
14:42Itu juga bagian yang penting
14:43Tidak apa-apa
14:44Tapi yang penting adalah
14:45Iran mau berangkat ke Islamabad
14:48Untuk melakukan perundingan
14:49Supaya senario Amerika Serikat yang sedang dibangun
14:52Bahwa Iran menolak cara-cara diplomasi
14:56Itu tidak akan terbukti
14:57Oke, Mbak Fauzia
14:59Ya, saya melihat tanda-tanda yang sama juga
15:03Yang disampaikan oleh Pak Julius
15:04Yaitu misalnya kita lihat sebenarnya
15:06Kesiapan Amerika Serikat untuk melakukan
15:09Invasi atau bahkan serangan
15:11Itu juga lebih tinggi, Mbak
15:12Jadi dalam genjatan senjata
15:14Sejak tanggal 8 April lalu
15:16Ini terjadi military build-up yang cukup tinggi
15:19Di Timur Tengah
15:20Begitu ya
15:20Yang sebelumnya jumlahnya sekitar 50 ribu pasukan
15:23Sekarang bertambah sekitar 10 ribu sampai 15 ribu pasukan
15:27Yang bergeser ke Timur Tengah
15:29Nah, ini sudah merupakan danda-danda terlebih
15:31Ketika kita lihat
15:33Delegasi yang datang dari Amerika Serikat
15:35Ini tidak datang dengan satu pesawat, Mbak
15:37Tapi datang dengan informasi yang menyebutkan
15:39Yang sudah landing ini sekitar 6 pesawat
15:41Nah, ketika kita melihat
15:42Seberapa banyak delegasi yang dibutuhkan
15:45Sehingga ketika kita mau beli yang ini
15:47Sebuah negosiasi sampai mendatangkan
15:496 pesawat dari Amerika Serikat
15:50Nah, ini yang pertama
15:52Yang kedua tentu kita lihat
15:53Sebenarnya jika
15:54Tapi statement ini
15:55Atau prediksi bahwa Amerika Serikat
15:57Sebenarnya ingin berperang ini bisa patah
15:59Jika beberapa hal
16:00Misalnya
16:01Opsi yang paling mungkin menurut saya adalah
16:03Jika Amerika Serikat
16:04Menangguhkan blokade
16:06Amerika Serikat terhadap
16:08Selat Hormuz
16:09Misalnya let's say
16:09Selama 48 jam sampai
16:11Hari Rabu itu tiba
16:13Nah, ini tentu akan dilihat sebagai
16:15Goodwill gesture
16:16Dan tentu memungkinkan
16:17Untuk Iran
16:18Turun ke Islamabad juga
16:20Atau misalnya
16:21Membebaskan kru Tosca
16:23Yang sebelumnya juga
16:25Dilakukan penangkapan oleh
16:26Marinir Amerika Serikat
16:28Nah, sementara misalnya
16:30Kapal tetap ditahan
16:31Tapi krunya dibebaskan
16:32Nah, ini sambil menunggu
16:33Keputusan dokumen internasional
16:34Ini sebenarnya opsi-opsi
16:35Yang masih mungkin terjadi
16:37Dan dapat menjadi
16:38Face saving gesture
16:39Atau gestur penyelamatan muka
16:41Bagi Amerika Serikat
16:42Karena kita tahu
16:43Bahwa penyelamatan muka
16:44Dalam konteks perang
16:45Yang sifatnya stalemate
16:47Atau sudah
16:48Sampai di impas ini
16:50Sangat sulit
16:51Untuk dilakukan penyelamatan muka
16:53Dan kita sebenarnya melihat
16:54Sebenarnya justru
16:55Konteks Hormuz ini
16:56Dimana keduanya sudah
16:57Melakukan blokade
16:59Terhadap Hormuz
16:59Sebenarnya juga menjadi
17:00Opsi dapat
17:02Melakukan penyelamatan muka
17:03Bagi Amerika Serikat
17:04Dan memungkinkan
17:06Agar Iran pun
17:07Mau turun ke Islamabad
17:08Oke, jadi
17:10Masih ada opsi-opsi
17:11Yang kemudian dikatakan oleh
17:12Mbak Fauzia
17:13Yang bisa dimungkinkan
17:14Dilakukan oleh
17:16Amerika Serikat
17:17Untuk keeping face
17:18Begitu ya
17:18Di putaran kedua ini
17:20Begitu
17:21Tapi
17:21Tentu tadi Anda juga
17:23Sempat menyinggung
17:24Soal bagaimana
17:26Apa ya
17:27Upaya
17:28Yang lebih keras
17:30Harus dilakukan
17:31Oleh Pakistan
17:32Untuk bisa menurunkan
17:34Tensi
17:34Keduanya
17:35Amerika Serikat
17:36Dan juga Iran
17:37Di putaran kedua ini
17:38Begitu ya
17:39Di kesepakatan
17:40Atau negosiasi putaran kedua ini
17:41Adalah juga
17:44Melibatkan
17:45Tadi disebutkan oleh
17:47Pak Julius
17:49Penjamin
17:50Negara Penjamin
17:51Salah satunya adalah
17:52Yang paling
17:53Posibel
17:54Possible adalah
17:55Tiongkok
17:56Bagaimana Anda melihat ini
17:57Mbak Fauzia
17:59Saya setuju
18:01Karena memang
18:01Kita lihat bagaimana
18:02Sejak tanggal 28
18:04Februari
18:05Serangan pertama
18:06Amerika Serikat ke Iran
18:07Ini memang belum ada
18:09Statemen yang sifatnya
18:12Direct
18:13Begitu ya
18:14Langsung
18:14Dari Amerika
18:15Dari Tiongkok
18:16Maksud saya
18:17Dan juga
18:17Rusia
18:18Dalam konteks
18:19Misalnya
18:19Mendukung
18:20Komitmen
18:21Mendukung Iran
18:22Meskipun kita tahu
18:23Misalnya
18:23Dalam konteks radar
18:24Bantuan radar
18:25Dan humanitarian
18:26Dan lain sebagainya
18:27Sebenarnya dilakukan oleh
18:28Kedua belah pihak
18:29Tiongkok
18:30Dan juga Rusia
18:30Terlebih
18:31Kita lihat bagaimana
18:31Bantuan
18:32Diplomasi
18:33Yang dilakukan oleh
18:34Tiongkok
18:35Dan Rusia
18:36Ini tentu saja
18:36Tetap dilakukan
18:37Melalui PBB
18:38Beberapa kali
18:39Misalnya
18:39Resolusi yang
18:40Diajukan oleh Bahrain
18:42Dalam konteks
18:42Hormuz
18:43Misalnya
18:43Yang dianggap
18:45Terlalu
18:46Bias terhadap
18:47Iran
18:47Ini digagalkan
18:49Oleh Tiongkok
18:49Dan juga Rusia
18:50Misalnya
18:51Tapi
18:51Sementara
18:52Dalam konteks
18:53Yang tentu saja
18:53Semakin terekskalasi
18:54Dan kita
18:55Tentu saya
18:56Sampaikan tadi
18:56Bahwa
18:57Panggung diplomasi
18:58Dan panggung taktis
18:58Itu dua hal yang berbeda
19:00Di lapangan
19:01Di taktis
19:02Di strategis
19:03Itu tentu saja
19:03Sangat banyak
19:04Kemungkinan miskalkulasi
19:05Seperti kita lihat
19:06Konteks Tosca
19:07Lalu bagaimana
19:08Serangan Iran
19:09Terhadap kapal India
19:10Dan lain sebagainya
19:11Ini tentu saja
19:12Miskalkulasi yang terkadang
19:13Di level diplomasi ini
19:15Tidak terhitung
19:32Begitu Mbak
19:34Halnya
19:34Pada putaran yang pertama
19:36Itu terjadi
19:37Setelah
19:37Pakistan
19:38Mendatangi
19:39Tiongkok
19:40Bahkan mengeluarkan
19:41Statement bersama
19:42Begitu ya
19:42Statement bersama
19:43Terkait dengan
19:44Peace plan
19:44Atau tujuan
19:46Perdamaian
19:47Yang dipropos
19:48Bersama antara
19:49Pakistan dan Tiongkok
19:50Dan baru setelah itu
19:51Beberapa hari setelahnya
19:52Iran dan Amerika Serikat
19:54Mau datang ke Islamabad
19:56Untuk putaran yang pertama
19:57Nah ini
19:57Kita lihat bagaimana
19:58Memang
19:58Tiongkok memiliki
19:59Peran yang cukup besar
20:00Sebenarnya
20:01Untuk menjadi
20:02Pihak eksternal
20:04Yang membalans
20:05Atau
20:06Menyeimbangkan
20:07Keadaan
20:07Sehingga
20:08Cepat tercapai
20:09Deeskalasi
20:10Mbak Adisti
20:11Oke
20:11Kalau dari
20:12Pak Julius sendiri
20:13Seberapa besar
20:14Kemudian
20:15Peranan
20:15Tiongkok
20:17Dan juga Rusia
20:18Salah satunya
20:19Untuk bisa
20:19Menjadi negara
20:21Penjamin
20:21Bisa
20:23Memperbaiki
20:24Setidaknya
20:25Upaya yang sedang
20:26Dilakukan oleh
20:27Pakistan
20:27Untuk
20:28Mencapai
20:29Kata sepakat
20:30Antara Amerika Serikat
20:31Dan juga Iran
20:31Di tengah
20:32Kedua negara ini
20:34Yang semakin
20:35Memanas
20:37Peran yang
20:38Diperlukan
20:39Dari pihak ketiga
20:40Adalah
20:41Meyakinkan
20:42Pihak Iran
20:42Untuk
20:44Mau berunding
20:45Itu yang pertama tugasnya
20:46Lalu kemudian
20:47Iran pasti akan bertanya
20:49Apa jaminannya
20:49Kalau saya menyopakati
20:51Untuk berunding
20:51Nah ini pertanyaan
20:53Yang saya kira
20:53Tidak mudah
20:54Yang saya kira
20:55Sangat sulit
20:56Karena poin-poin
20:57Yang dirundingkan
20:57Kan sangat sulit
20:58Sangat berat
20:59Dengan ekusiator
21:00Perkawakan
21:01Yang masing-masing
21:02Punya persepsi
21:03Termasuk juga
21:04Dar Iran
21:04Sangat tidak mudah
21:06Nah
21:06Tapi itu kan
21:07Sebetulnya
21:08Kalau kita ngomong penjamin
21:09Itu bisa halal yang tenis
21:10Yang paling penting
21:12Sekarang adalah
21:12Bagaimana
21:13Menyepakati
21:14Subtansi
21:15Seperti misalnya
21:16Pengayaan uranium
21:17Tidak boleh
21:18Lalu kemudian
21:20Seperti
21:21Kemudian yang kedua
21:21Adalah kontrol
21:22Terhadap
21:23Selatormus
21:23Tidak dilakukan
21:25Itu kan melanggar
21:26Kumi internasional
21:26Nah tetapi
21:28Menurut saya
21:28Yang jauh lebih penting
21:29Adalah
21:30Apakah sebetulnya
21:31Lagi saya membaca
21:32Rekayasa yang sedang
21:33Dimainkan oleh
21:34Amerika Serikat
21:35Amerika Serikat
21:36Sebetulnya
21:36Apakah betul
21:37Hanya sekedar
21:38Mengejar
21:38Apa
21:39Pengayaan uranium
21:41Kemampuan pengayaan uranium
21:42Iran
21:42Kita apa
21:42Kejar itu
21:43Atau juga
21:44Termasuk
21:44Membuka selatormus
21:45Yang saya
21:46Perigai
21:47Dan moga-moga
21:47Tidak benar
21:48Adalah bahwa
21:49Amerika Serikat
21:49Ingin menaklukan
21:51Satu-satunya
21:52Negara
21:52Yang tidak mau
21:53Sejalan dengan
21:54Amerika Serikat
21:55Di Timur Tengah
21:56Dan karena ada
21:57Negara ini
21:57Maka Amerika Serikat
21:59Tidak mampu
22:00Mengontrol Timur Tengah
22:01Secara penuh
22:02Dan ini membahayakan
22:03Untuk Israel
22:03Kawan dekat
22:04Amerika
22:05Ancaman tidak akan
22:07Berakhir untuk Israel
22:08Kalau Iran
22:08Tentuk ISIS
22:09Dan
22:10Skenario jahat
22:11Yang saya sebut tadi
22:12Dari awal
22:12Kalau itu betul
22:14Terjadi
22:15Itu akan menjadi
22:15Sangat tidak mudah
22:16Dan sangat tidak mudah
22:18Untuk penjamin
22:18Seperti
22:19Cina
22:20Termasuk Rusia
22:21Bahkan saya bisa
22:22Nyebut
22:22Perancis
22:23Dan Inggris
22:24Dan Jerman
22:24Mungkin potensial juga
22:25Sangat tidak mudah
22:26Kalau skenario
22:27Yang sebenarnya
22:28Sedang dimainkan
22:29Lebih besar
22:30Daripada sekedar
22:31Untuk
22:32Melumpuhkan
22:33Kapasitas
22:34Pengayang Duraning
22:35Yaitu
22:36Mengontrol Timur Tengah
22:37Secara keseluruhan
22:38Oke
22:38Mengontrol Timur Tengah
22:39Secara keseluruhan
22:40Dan
22:40Menurut Anda
22:41Saya ingin tahu
22:43Dari tiga poin
22:44Tiga poin
22:44Posibel
22:45Yang bisa dilakukan
22:46Saat ini oleh
22:47Pakistan
22:48Dan juga negara-negara lain
22:49Yang kita tahu
22:51Hormuz
22:52Adalah punya
22:52Kepentingan dunia
22:53Juga di sana
22:54Begitu negara-negara
22:5520%
22:57Energi
22:58Jantung
22:59Itu adalah
22:59Di Selat Hormuz
23:00Bagaimana Anda
23:01Punya tiga poin
23:02Kritis Anda
23:04Ya
23:04Terkait dengan Hormuz
23:05Saya kira ini
23:06Yang membuat Iran
23:07Harus sangat berhati-hati
23:08Kritik dari negara-negara
23:10Teluk
23:10Kan sudah sangat besar
23:11Dan komplain mereka
23:12Sudah disampaikan
23:13Termasuk
23:14Melalui
23:15JKBBB
23:16Dalam resolusi
23:17JKBBB
23:18Yang dilusulkan oleh
23:19Bahrain
23:19Itu kan didukung penuh
23:20Oleh negara-negara Teluk
23:21Yang intinya adalah
23:23Memasa
23:24Ada usul pemasa
23:25Iran membuka
23:26Selat Hormuz
23:26Jadi nanti
23:27Tengger-tenger itu
23:28Akan didampingi
23:29Oleh
23:30Saya tidak tahu
23:30Apakah patroli
23:31Untuk memastikan
23:33Bila ada serangan
23:33Akan dibalas
23:34Itu kira-kira
23:35Mengamankan
23:36Nah itu kan ditolak
23:37Itu
23:39Satu hal yang
23:40Dilakukan negara-negara Teluk
23:41Jadi
23:42Selat Hormuz
23:43Itu memang risiko
23:44Risiko yang besar
23:45Untuk
23:45Selat Hormuz
23:46Tetapi juga
23:47Sangat besar
23:48Untuk Iran
23:49Reputasi Iran
23:50Bisa jatuh
23:51Di mata internasional
23:52Kalau dia ngotot
23:53Dengan cara berpikirnya
23:54Ngototong Selat Hormuz
23:55Pemarin sudah diuji ya Mbak
23:57Saya izin nambahin satu hal
23:58Sudah diuji untuk dibuka
23:59Dengan intensi
24:01Apakah Amerika Serikat
24:03Punya niat baik
24:04Berunding
24:05Amerika membuka blokade
24:06Itu signifian positifnya
24:08Nyatanya enggak
24:08Lalu kedua
24:09Dia juga kemudian
24:10Mengirimkan Tosca
24:12Kapal motor Tosca
24:13Menurut saya itu bagian strategi
24:14Untuk mengetes
24:15Apakah Amerika Serikat
24:16Ada niat baik
24:17Dan jawabannya tidak
24:19Tidak ada
24:20Oke nanti kita akan lihat
24:22Bagaimana upaya
24:23Yang bisa dilakukan oleh
24:24Pakistan
24:24Kemudian juga
24:25Dengan juga
24:26Diharapkan Tiongkok
24:28Terlibat dalam
24:29Meja perundingan
24:30Begitu ya
24:31Untuk bisa menghasilkan
24:32Adanya kesepakatan
24:33Di tengah
24:33Makin memanasnya
24:35Antara Amerika Serikat
24:36Dan juga Iran
24:36Terima kasih
24:37Pak Julius Purwadi
24:38Yang merupakan pakar
24:39Hubungan internasional
24:40Dari Universitas Parahyangan
24:41Dan juga ada
24:42Mbak Fauzia Cempaka
24:44Peneliti Senior Indo-Pacific
24:45Strategic Intelligence
24:47Telah bergabung bersama kami
24:48Selamat pagi
24:49Pak Julius
24:51Dan juga
24:51Mbak Fauzia
24:52Sehat selalu
24:53Selamat pagi
Komentar

Dianjurkan