00:02Sementara itu media pemerintah Iran merilis video yang menunjukkan kondisi terakhir di selat Hormuz.
00:07Kapal-kapal masih tidak bisa melintas di jalur perairan penting itu.
00:11Ketegangan di selat tersebut kembali meningkat ketika Iran membatalkan pembukaan kembali jalur air penting tersebut
00:19dan menembaki kapal-kapal yang mencoba melewatinya sebagai balasan setelah Amerika Serikat melanjutkan blokade pelabuhan Iran.
00:26Komando Militer Gabungan Iran menegaskan pengendalian selat Hormuz masih di bawah Wewenang dan kendali ketat Angkatan Bersenjata Iran.
00:43Sementara itu Saudara, Ketua Parlemen Iran mengecam blokade yang dilakukan militer Amerika Serikat di selat Hormuz.
00:49Ia menggambarkannya sebagai keputusan yang ceroboh dan tidak bijaksana.
00:54Menurutnya, masyarakat internasional menggunakan perairan tersebut demi kepentingan ekonomi.
00:59Namun, Amerika Serikat justru datang dan membuat ulah dengan memblokir kapal-kapal yang keluar masuk dari pelabuhan Iran.
01:10Terima kasih telah menonton!
01:18Justru didakan Iman Friends of this video.
01:28It's not that we, everyone, dan kami.
01:32Do we know what I will say to us.
01:33I will say, if we all are to be left, then we will be left.
01:34Then our summit.
01:35I will say it all.
01:36So it is not a matter of okean-kean.
01:37Then our summit has all of us.
Komentar