Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Media pemerintah Iran merilis video yang menunjukkan kondisi terakhir di Selat Hormuz. Kapal-kapal masih tidak bisa melintas di jalur perairan penting tersebut.

Ketegangan di selat tersebut kembali meningkat ketika Iran membatalkan pembukaan kembali jalur air penting itu dan menembaki kapal-kapal yang mencoba melewatinya sebagai balasan setelah Amerika Serikat melanjutkan blokade pelabuhan Iran.

Komando militer gabungan Iran menegaskan pengendalian Selat Hormuz masih berada di bawah wewenang dan kendali ketat angkatan bersenjata Iran.

Ketua Parlemen Iran mengecam blokade yang dilakukan militer Amerika Serikat di Selat Hormuz. Ia menggambarkannya sebagai keputusan yang ceroboh dan tidak bijaksana.

Menurutnya, masyarakat internasional menggunakan perairan tersebut demi kepentingan ekonomi. Namun, AS justru dinilai membuat situasi memanas dengan memblokir kapal-kapal yang keluar dan masuk pelabuhan Iran.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Iran Tuntut AS dan Israel Tanggung Jawab Bayar Ganti Rugi Akibat Perang| SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/internasional/664123/iran-tuntut-as-dan-israel-tanggung-jawab-bayar-ganti-rugi-akibat-perang-sapa-siang

#iran #as #blokadehormuz #selathormuz

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/664138/kecam-aksi-blokade-as-di-hormuz-parlemen-iran-itu-keputusan-yang-ceroboh-kompas-petang
Transkrip
00:02Sementara itu media pemerintah Iran merilis video yang menunjukkan kondisi terakhir di selat Hormuz.
00:07Kapal-kapal masih tidak bisa melintas di jalur perairan penting itu.
00:11Ketegangan di selat tersebut kembali meningkat ketika Iran membatalkan pembukaan kembali jalur air penting tersebut
00:19dan menembaki kapal-kapal yang mencoba melewatinya sebagai balasan setelah Amerika Serikat melanjutkan blokade pelabuhan Iran.
00:26Komando Militer Gabungan Iran menegaskan pengendalian selat Hormuz masih di bawah Wewenang dan kendali ketat Angkatan Bersenjata Iran.
00:43Sementara itu Saudara, Ketua Parlemen Iran mengecam blokade yang dilakukan militer Amerika Serikat di selat Hormuz.
00:49Ia menggambarkannya sebagai keputusan yang ceroboh dan tidak bijaksana.
00:54Menurutnya, masyarakat internasional menggunakan perairan tersebut demi kepentingan ekonomi.
00:59Namun, Amerika Serikat justru datang dan membuat ulah dengan memblokir kapal-kapal yang keluar masuk dari pelabuhan Iran.
01:10Terima kasih telah menonton!
01:18Justru didakan Iman Friends of this video.
01:28It's not that we, everyone, dan kami.
01:32Do we know what I will say to us.
01:33I will say, if we all are to be left, then we will be left.
01:34Then our summit.
01:35I will say it all.
01:36So it is not a matter of okean-kean.
01:37Then our summit has all of us.
Komentar

Dianjurkan