Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 menit yang lalu


KOMPAS.TV - BNI mengatakan telah mengembalikan sebesar Rp 7 miliar dari kasus penggelapan dana jemaat Gereja Paroki Aek Nabara, Rantauprapat, Sumatera Utara dari kerugian senilai Rp 28 miliar.

Direktur Human Capital & Compliance BNI Munadi Herlambang mengatakan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan pengembalian dana anggota Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara secepatnya.

"Kami telah melakukan verifikasi awal dan koordinasi dengan aparat hukum dan kami mengembalikan sebesar Rp 7 miliar di tahap awal dan kita akan menyelesaikan sisanya dalam waktu minggu ini," ujar Munadi dalam konferensi pers daring, Minggu (19/4/2026).

Baca Juga BNI: Dana Nasabah Aman, Kasus Penggelapan Dana Gereja Rp28 M di Luar Sistem Resmi di https://www.kompas.tv/nasional/663907/bni-dana-nasabah-aman-kasus-penggelapan-dana-gereja-rp28-m-di-luar-sistem-resmi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/664122/kasus-penggelapan-dana-gereja-aek-nabara-bni-telah-kembalikan-rp7-miliar
Transkrip
00:00Pertanyaan ketiga, penyelesaian akan kami lakukan dalam jangka waktu minggu ini, kita berproses dan dipastikan minggu ini, sering sampai Jumat
00:15di hari kerja akan kita kembalikan. Terima kasih.
00:33Satu pertanyaan lagi dari mediadetik.com dengan Mbak Wilda, berapa pengembalian awal yang telah diserahkan oleh pihak BNI?
00:47Kami telah melakukan verifikasi awal dan koordinasi dengan apartah hukum dan kami mengembalikan sebesar 7 miliar rupiah di tahap awal
00:56dan kita akan menyelesaikan sisanya.
01:00Dalam waktu minggu ini dan saya memberikan background juga bahwa BNI dalam hal ini termasuk pihak yang dirugikan dalam kejadian
01:11ini dan pastinya kami juga prihatin atas kejadian ini khususnya kepada nasabah para Rauki Aik Nabara dan kami juga sebagai
01:23bank yang telah melayani masyarakat sejak 1946
01:29berkomitmen untuk patuh pada regulasi yang ada dan bertanggung jawab terhadap kejadian-kejadian seperti ini. Terima kasih.
01:47Terima kasih banyak sebelumnya dari Pak Munadi dan Bu Rian.
01:51Untuk pertanyaan yang belum terjawab nanti kami akan siapkan jawaban tertulisnya dan setelah ini kami akan menyebarkan presliris resmi dari
01:59BNI.
01:59Sebelum ditutup ada pesan dan kesan dari Pak Korporat Sekretari Pak Okiru Sartomo. Silahkan Pak.
02:09Selamat siang rekan-rekan media.
02:13Sebagaimana tadi moderator kita Mas Danu Korkombe ini sudah sampaikan kami juga menyampaikan terima kasih atas respon cepat teman-teman
02:21media.
02:21Saya ingin summary lagi press conference kita hari ini bahwa sebagaimana hari Sabtu kemarin kita sudah mendapatkan lebih jelas dari
02:36pihak kepolisian terkait kerugian
02:38sehingga kita sudah bisa mulai mengarah ke penggantian dana yang bisa secara totalnya berapa.
02:46Tadi juga sudah disampaikan bahwa kita sudah melakukan penggantian sebelumnya 7 di mana itu dilakukan sesuai dengan proses verifikasi yang
02:55kami lakukan terhadap aliran dana dan lain-lain.
02:58Sisanya tadi sesuai komitmen yang sudah disampaikan oleh Pak Munadi akan kita selesaikan dalam waktu satu minggu ke depan.
03:05Dan tentunya kita tetap akan menggunakan proses dan juga pertanggung jawaban yang sesuai dengan peraturan.
03:17Kemudian sekali lagi tadi kami ingin sampaikan juga untuk nasabah tetap berhati-hati, tetap melakukan cross check terutama untuk tawaran
03:29-tawaran investasi yang memberikan bunga mungkin yang cukup tinggi.
03:35Dan juga kepercayaan terhadap bank tentunya kami berterima kasih namun kepercayaan tetap harus kita lakukan dengan cross check.
03:45Jadi kami juga menghimbau nasabah tetap melakukan pengecekan melalui kanal-kanal resmi BNI baik itu mobile banking ataupun bisa datang
03:54ke cabang.
03:55Dan sorry mobile banking BNI wonder aplikasi jadi bisa cek saldonya disitu kalau ada deposito keluar disitu.
04:05Nah apabila ada produk-produk yang ditawarkan namun tidak terdapat di kanal-kanal resmi BNI hampir bisa dipastikan itu adalah
04:13produk yang di luar sistem BNI.
04:15Mungkin demikian terakhir dari kami.
Komentar

Dianjurkan