Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Gubernur Jakarta, Pramono Anung menanggapi kritik dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pemusnahan ikan sapu-sapu di Jakarta yang dilakukan dengan cara dikubur hidup-hidup.

Ditemui di Jakarta, Gubernur Pramono mengatakan akan memperbaiki cara pemusnahan ikan sapu-sapu.

#ikansapusapu #pramonoanung #jakarta

[Antara/Sanya Dinda Susanti/Setyanka Harviana Putri/Rayyan/Hilary Pasulu]
Transkrip
00:02Gubernur Jakarta Pramono Anung menanggapi kritik dari Majelis Ulama Indonesia MUI terkait pemusnahan ikan sapu-sapu di Jakarta yang dilakukan
00:11dengan cara dikubur hidup-hidup.
00:12Menurut MUI, keputusan pemusnahan sapu-sapu sudah sesuai syariat, namun cara pemusnahannya perlu diubah.
00:19Ditemui di Jakarta Minggu 19 April, Pramono Anung mengatakan akan memperbaiki cara pemusnahan ikan sapu-sapu.
00:25Menurutnya, keberadaan ikan sapu-sapu di biotik air di Jakarta sudah mencapai lebih dari 60 persen, sehingga perlu dimusnahkan secara
00:33berkelanjutan.
00:35Kami akan melanjutkan dan secara khusus seperti yang saya sampaikan, Jakarta akan punya BPSU untuk secara berkala membersihkan ikan sapu
00:44-sapu di Jakarta.
00:45Sebab kalau tidak, maka ekosistem air di Jakarta pasti akan rusak.
00:50Dan mengenai pertanyaan tadi, ada saran kritik dari MUI, nanti saya minta untuk yang ahli untuk menyesuaikan tata caranya.
01:01Pramono Anung menambahkan, total sudah ada 6,5 ton ikan sapu-sapu yang sudah dimusnahkan.
01:07Dari Jakarta, Sanya Dinda, Setian Kaharfiana, Kantor Berita Antara, Muartakan.
01:12Dari Jakarta, Sanya Dinda, Setian Kaharfiana, Kantor Berita Antara, Muartakan.
Komentar

Dianjurkan