Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Jelang berakhirnya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, pembicaraan mengenai berakhirnya perang mulai diutarakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Trump mengklaim perang berjalan lancar dan sesuai strategi. Trump menyebut Amerika Serikat punya kekuatan militer besar dan memaksa perang bisa segera berakhir.

Sementara rencana perundingan kedua negara juga sedang diupayakan kembali oleh Pakistan sebagai mediator.

Pada Kamis (16/04/2026) waktu setempat, Presiden Iran Masoud Pezeshkian bertemu dengan delegasi Pakistan yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengakui negaranya masih berkomunikasi dengan Amerika Serikat melalui perantara Pakistan.

Iran menegaskan mereka tidak akan maju ke perundingan jika ada pemaksaan syarat-syarat dari pihak lawan.

Baca Juga TERBARU! Trump Janji Buka Blokade Hormuz, Gara-Gara China? Ini Kata Dosen HI UI & Pakar Intelijen di https://www.kompas.tv/internasional/663651/terbaru-trump-janji-buka-blokade-hormuz-gara-gara-china-ini-kata-dosen-hi-ui-pakar-intelijen

#as #iran #pakistan

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/663664/panas-adu-klaim-iran-as-di-tengah-gencatan-senjata-akui-komunikasi-lewat-pakistan
Transkrip
00:00Trump menilai perang berjalan lancar dan sesuai strategi.
00:04Trump menyebut AS punya kekuatan militer besar dan memaksa perang bisa segera berakhir.
00:38Sementara rencana perundingan kedua negara juga sedang diupayakan kembali oleh Pakistan sebagai mediator.
00:45Pada Kamis waktu setempat Presiden Iran Masud Pezeskian bertemu dengan delegasi Pakistan yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan,
00:53Merseka Lapangan Azim Munir.
00:55Jirubicara kementerian luar negeri Iran mengakui negara nya masih berkomunikasi dengan Amerika Serikat melalui perantara Pakistan.
01:04Iran menegaskan mereka tidak akan menuju ke perundingan jika ada pemaksaan syarat syarat dari pihak lawan.
01:11Ma beradaan muzakirya nemisim ke syarat-syarat Amerika raha berpazirin.
01:16Ma beramun milak, menafek ve hukuk milet Iran hast.
01:39Bahkan Giyopolitik dan keamanan nasional Wibawanto Nugrohu Widodo menilai.
01:45Amerika Serikat harus mengubah strategi jika ingin perang cepat selesai.
01:50Menurut Wibawanto, Amerika Serikat harusnya tidak memaksa Iran untuk menyerah
01:55Tapi mengajak Iran untuk mencapai kesepakatan
01:59Dia mengatakan bahwa ada dua opsi untuk menghadapi ini
02:03Yang pertama adalah Presiden Trump harus bergeser kepada niat untuk memaksa Iran surrender
02:12Tetapi lebih bergeser menjadi mengajak Iran untuk mencapai deal
02:19Nah, opsi yang dimasukkan valinat itu adalah opsi untuk jangan menekan Iran untuk memaksa surrender
02:26Tetapi untuk mengajak Iran melakukan deal sehingga hasilnya cepat dicapai
02:32Rencana perundingan tahap kedua AS dan Iran kembali mencuat
02:37Setelah perundingan di Islamabad gagal pada pekan lalu
02:41Pakistan kembali menjembatani komunikasi kedua negara
Komentar

Dianjurkan