00:06Intro
00:14Wakil Ketua Makam Anggung Republik Indonesia bidang yudisial Soeharto memimpin langsung
00:19Prosesiwi Sudapurna Bakti Ketua Pengadilan Tiga Agama Bengkulu Ahmad Fatoni
00:22yang dikelar di Aula PTA Bengkulu pada Selasa pagi 31 Maret 2026.
00:27Selain dihadiri sejumlah hakim pengadilan tingkat banding dan tingkat pertama seprovinsi Bengkulu,
00:33wisuda ini juga dihadiri langsung oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Bengkulu.
00:38Wakil Ketua Makam Anggung Republik Indonesia bidang yudisial Soeharto menyebut
00:4142 tahun menjadi hakim bukanlah waktu yang sebentar bagi Ketua Pengadilan Tiga Agama Bengkulu Ahmad Fatoni.
00:50Tradisi semua ketua pengadilan tingkat banding pada akhir masa bakti
00:56kita adakan purna bakti karena kami yang datang ke berbagai daerah karena kalau mereka yang datang ke Jakarta itu pasti
01:07melibatkan banyak.
01:08Biasanya lokal itu juga mengadakan pisah, perpisahan dengan para pejabatnya dan ini kami tradisikan sudah lama
01:16dan kami sambil melakukan inspeksi atau mungkin berkunjung ke berbagai satker di wilayah Bengkulu ini.
01:28Pascawi sudah purna bakti Ahmad Fatoni sangat bersyukur dapat bekerja selama 42 tahun di lingkungan peradilan.
01:34Dirinya berharap lembaga peradilan ke depan akan semakin baik dan menjadi solusi bagi persoalan bangsa dan tetap memegang teguh keadilan.
01:44Bahwa memberikan apresiasi pun, karena di atas 40 tahun itu pegawai agak sulit, apalagi jadi mengembang hakimnya.
01:54Konseptor hakim itu sangat sulit untuk didapat itu, apalagi yang tidak ada cacat sama sekali.
02:01Nah itu yang diberikan apresiasi oleh pimpinan mahkamah agung.
02:06Nah tapi dengan Pemprov kita di sini, kita bersinergi masalah masalah kaitan dengan tanggung jawab PNS terhadap akibat hukum.
02:23Prosesi wisudapurna bakti yang dilakukan ini sebagai bentuk apresiasi dan menjadi tradisi rutin.
02:28Wakil Ketua M.A.B. dan Yudisial Soeharto juga menambahkan,
02:32purna bakti seorang hakim bukanlah titik henti sebuah pengabdian,
02:35melainkan nilai-nilai yang dibawa selama bertugas akan terus hidup di tengah masyarakat.
02:40Bayazir Al-Raihan, Kompas TV, Bengkulu
02:46Terima kasih telah menonton!
Komentar