Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 20 jam yang lalu
MALANG, KOMPAS.TV - Aplikasi desain atau motif batik berbasis ai ini diciptakan oleh salah seorang dosen Universitas Muhammadiyah Malang. aplikasi ini dapat membantu masyarakat khususnya perajin batik dalam membuat motif batik baru.



Tak jauh beda dengan cara kerja aplikasi kecerdasan buatan yang lain, sistem kerja aplikasi ini yakni dengan memasukkan kata kunci motif batik yang diinginkan. setelah kata kunci dimasukkan tak butuh waktu lama, ratusan motif batik akan dihasilkan.



Selanjutnya, motif batik yang dihasilkan ini bisa dicetak dan bisa diaplikasikan ke dalam batik tulis maupun cetak. dengan aplikasi ini motif yang dihasilkan tidak hanya meniru motif yang sudah ada namun juga menciptakan kombinasi motif baru yang unik.



"Bisa menghasilkan batik dari image to image atau teks to image, jadi keunggulannga kami fokus di batik nitik." Kata Agus Eko.



Agus Eko juga menambahkan, inovasi ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku umkm batik karena motif yang dihasilkan bisa menjadi sumber inspirasi bagi perajbatiktik.



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/662864/dosen-di-malang-buat-aplikasi-desain-motif-batik-berbasis-ai
Transkrip
00:02Aplikasi desain atau motif batik berbasis AI ini diciptakan oleh salah seorang dosen Universitas Muhammadiyah Malang
00:09Aplikasi ini dapat membantu masyarakat, khususnya perajin batik dalam membuat motif batik baru
00:15Tak jauh beda dengan cara kerja aplikasi kecerdasan buatan yang lain
00:19Sistem kerja aplikasi ini yakni dengan memasukkan kata kunci motif batik-batik yang diinginkan
00:25Setelah kata kunci dimasukkan tak butuh waktu lama, ratusan motif batik akan dihasilkan
00:31Selanjutnya motif batik yang dihasilkan bisa dicetak dan bisa diaplikasikan ke dalam batik tulis maupun cetak
00:37Dengan aplikasi ini, motif yang dihasilkan tidak hanya meniru motif yang sudah ada
00:42Namun juga menciptakan kombinasi motif baru yang unik
00:46Batik ini sebenarnya yang kami desain ini adalah bukan sampai ke tahap implementasinya ya
00:54Jadi dari proses data set yang ada, kemudian diolah menggunakan deep learning namanya generatif adversarial network atau menggunakan diffusion
01:04Itu bisa menghasilkan batik dari image to image atau dari text to image, jadi arahnya bersama
01:11Jadi keunggulannya ini kami fokusnya di batik nitik
01:15Karena di batik nitik itu ada stagnasi di motifnya
01:19Karena tidak, apa namanya, perkembangan batiknya mungkin lebih stagnasi daripada batik yang lain
01:26Agus Eko menambahkan inovasi ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM batik
01:31Karena motif yang dihasilkan bisa menjadi sumber inspirasi bagi perajin batik
01:36Tim Liputan Kompas TV Malang, Jawa Timur
Komentar

Dianjurkan