00:09Terus selain keracunan, tetapi yang penting untuk kemudian didalamnya adalah bagaimana kemudian pengawasan implementasi program magam bergisi gratis.
00:18Saya berada di Jalan Cakung Cilincing, Jakarta Timur, yang belakangan viral, usai video yang merekam rencana pembangunan dapur MPG atau
00:28SPPG berdampingan dengan tempat pembuangan sampah.
00:32Saya akan coba berdekat, saudara, dan bisa dilihat di titik saya berdiri saat ini adalah tempat pembuangan sampah yang ada
00:38di Jalan Cakung Cilincing dan tidak hanya itu, tetapi ada mobil pengangkut sampah.
00:45Dan ini adalah kerobak-kerobak sampah yang ada di sekitar Jalan Cakung Cilincing.
00:51Bang, izin bang, info dari Kompas TV. Bang, mau nanya sebentar saja, ini TPS sudah dari lama atau gimana?
00:55Sudah lama banget.
00:56Sudah lama banget?
01:00Sudah lama banget, 2008, enggak, ya.
01:022008?
01:03Oke, artinya hampir 20 tahun?
01:06Hampir.
01:06Oke, tapi abang tahu sebenarnya rencana pembangunan dapur MPG ini?
01:10Sudah tahu.
01:11Sudah tahu.
01:11Sudah tahu. Cuma kenapa dari Tim MinSurview bisa gini, jolok gitu.
01:19Dan bisa dilihatnya sangat dekat sekali. Ini tempat pembuangan sampah dan ini adalah area ataupun gedung yang rencananya digunakan.
01:29Untuk kemudian dipersiapkan sebagai dapur MPG atau Pusatuan Pelayanan Pemunuhan Gizi Cakung Timur.
01:37Saya akan coba lebih mendekat dan melihat kondisinya.
01:43Mungkin bisa ditunjukkan ya dari sela-sela seng ini.
01:46Bahwa sudah terkonfirmasi oleh Badan Gizi Nasional setelah video viral menunjukkan rencana pembangunan dapur MPG ini bersanding dengan tempat pembuangan
01:59sampah,
02:00BGN secara resmi sudah merejek atau membatalkan perizinan dari SPPG Cakung Timur.
02:09Dan bisa dilihatnya sudah tidak ada lagi spanduk bertuliskan SPPG yang dipasang di area ini.
02:17Saya akan tunjukkan di sebelah sana ada semacam toren ya bertuliskan IPAL,
02:25Instalasi Pengolahan Air Limba, yang artinya sebelumnya dipersiapkan sebagai salah satu persyaratan untuk membangun dapur MPG ataupun SPPG.
02:44Setelah saya berdiri di area Cakung Timur tidak sendiri tetapi didampingi oleh Wakil Ketua Komisi 9 DPRRT Bung Charles, honoris
02:52Bung Charles.
02:53Terima kasih waktunya.
02:54Terima kasih sama-sama Mas Dipo.
02:56Bung Charles, kita berdiri persis di depan tempat yang semula direncanakan akan menjadi dapur MPG ataupun SPPG.
03:03Dan menjadi viral karena bisa dilihat berdampingan, bersandingan secara langsung dengan tempat pembuangan sampah.
03:10Tanggapan Anda terkait fenomena ini, Bung Charles?
03:12Kita mengapresiasi teman-teman atau masyarakat ya publik yang akhirnya bisa memviralkan.
03:18Ada lokasi seperti ini yang hampir saja dijadikan SPPG untuk program MPG.
03:22Dan ini membuktikan bahwa penentuan titik, pendirian SPPG, ya total kelolanya buruk gitu ya.
03:30Makanya kita melihat dalam satu tahun lebih program MPG ini sudah berjalan, banyak sekali permasalahan di lapangan ya.
03:38Baik itu kasus keracunan dan lain sebagainya.
03:41Beberapa jarak, Bung Charles, kita langsung bertemu dengan tempat pembuangan sampah.
03:46Apakah hal ini pemilihan tempat termasuk juga hampir saja SPPG ini beroperasi membuktikan bahwa ada kelolaian pengawasan yang dilakukan oleh
03:56BGN?
03:56Ya, saya rasa seperti itu ya.
03:58Karena saya sempat mengecek ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta tentang tempat ini ketika baru viral.
04:05Tapi yang disampaikan kepada kita memang kewenangan sepenuhnya ada di BGN.
04:09Karena Dinas Kesehatan itu nantinya akan menilai dan memberikan SLHS.
04:12Sedangkan karena ini belum beroperasi, sehingga SLHS juga belum diajukan kepada Dinas Kesehatan.
04:19Saya ingin tunjukkan ya, kalau kita lihat dari selah-selah pintu ini, Bung Charles, bahwa sudah dicopot.
04:26Spanduk ataupun papan informasi bertuliskan SPPG Cakung Timur.
04:30Saya memang sangat menyayangkan bahwa pendirian SPPG selama ini kok terkesan ada komersialisasi di situ.
04:37Sehingga pemilik-pemilik dapur ini kan tidak semuanya punya niat yang sama.
04:43Bahwa kita mengakui lah, ada berapur-dapur yang baik ya, penyajiannya baik, visi yang diberikan juga bagus.
04:50Tapi karena pemilik dapur itu berbeda-beda, sehingga ada juga pemilik dapur yang mungkin mencari keuntungan yang besar dari proyek
04:58seperti ini.
04:59Kalau sampai sudah terbangun seperti ini, bahkan sudah ada ifalnya, artinya menurut saya ya, ini asumsi dari saya, sudah ada
05:07komunikasi dengan Oknum di pihak internal BGN
05:11yang mungkin sudah memberikan lampu kuning, bahkan lampu hijau untuk proyek ini bisa diteruskan dan dijanjikan untuk bisa mendapatkan izin
05:17operasional.
05:18Saya ingin pemerintah tegas dalam hal ini memberikan efek jera kepada dapur-dapur SPPG untuk bisa memproduksi sesuatu yang berkualitas
05:27dan bergisi bagi anak-anak.
05:28Bagi dapur yang menyebabkan keracunan, harus ditutup secara permanen.
05:36MBG di Serangga, cek, saya langsung cek.
05:41Panggil kepala BGN, saya kirim orang-orang saya ngecek, dari sekian puluh ribu dapur sudah kita tutup lebih dari seribu.
05:50Dan yang kita lakukan sekarang adalah sertifikasi.
05:53Sertifikasi. Jadi kalau dapur kamu mau survive lebih dari beberapa bulan, kamu harus lulus sertifikasi kebersihan,
06:04sertifikasi keamanan makanan, di cek ke airnya gimana, kemudian omprengnya di...
06:12Semua itu ada kriterianya. Dan kalau nggak beres, ditutup.
06:16Jadi memang laporan yang...
06:21...laporan yang hanya...
06:24...bagus-bagus itu, itu budaya yang tidak baik.
06:32Atas nama Badan Gigi Nasional, saya menyampaikan buruk prihatin untuk para penerima manfaat yang mengalami kejadian,
06:39dan mohon maaf atas kejadian tersebut.
06:41Ada yang menyebut bahwa ini merupakan kelalaian dari BGN, terkait dengan pengawasan.
06:47Terima kasih telah menonton!
Komentar