Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusuri ke SPPG di Cakung Timur, Jakarta Timur. SPPG ini jadi sorotan publik sebab didirikan di area tempat pembuangan sampah.

Salah satu petugas kebersihan, Ian mengatakan tempat pembuangan sampah itu sudah ada sejak sekitar tahun 2008.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mengapresiasi publik yang telah memviralkan informasi ini, sehingga SPPG Cakung akhirnya batal beroperasi.

Charles menduga ada oknum di internal BGN yang telah memberikan lampu kuning dan menjanjikan operasionalnya akan berlanjut.

Charles menyayangkan apabila selama ini pendirian SPPG dirasa terkesan ada komersialisasi.

Charles ingin ada tindakan tegas dari pemerintah terkait ini.

Ia menegaskan bagi dapur yang menyebabkan keracunan, harus ditutup secara permanen.



Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/SLuZnuNfxPo



#mbg #dadanhindayana #motorlistrik

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/662795/viral-sppg-dekat-lahan-sampah-cakung-dpr-singgung-oknum-bgn-beri-izin-dipo-investigasi
Transkrip
00:09Terus selain keracunan, tetapi yang penting untuk kemudian didalamnya adalah bagaimana kemudian pengawasan implementasi program magam bergisi gratis.
00:18Saya berada di Jalan Cakung Cilincing, Jakarta Timur, yang belakangan viral, usai video yang merekam rencana pembangunan dapur MPG atau
00:28SPPG berdampingan dengan tempat pembuangan sampah.
00:32Saya akan coba berdekat, saudara, dan bisa dilihat di titik saya berdiri saat ini adalah tempat pembuangan sampah yang ada
00:38di Jalan Cakung Cilincing dan tidak hanya itu, tetapi ada mobil pengangkut sampah.
00:45Dan ini adalah kerobak-kerobak sampah yang ada di sekitar Jalan Cakung Cilincing.
00:51Bang, izin bang, info dari Kompas TV. Bang, mau nanya sebentar saja, ini TPS sudah dari lama atau gimana?
00:55Sudah lama banget.
00:56Sudah lama banget?
01:00Sudah lama banget, 2008, enggak, ya.
01:022008?
01:03Oke, artinya hampir 20 tahun?
01:06Hampir.
01:06Oke, tapi abang tahu sebenarnya rencana pembangunan dapur MPG ini?
01:10Sudah tahu.
01:11Sudah tahu.
01:11Sudah tahu. Cuma kenapa dari Tim MinSurview bisa gini, jolok gitu.
01:19Dan bisa dilihatnya sangat dekat sekali. Ini tempat pembuangan sampah dan ini adalah area ataupun gedung yang rencananya digunakan.
01:29Untuk kemudian dipersiapkan sebagai dapur MPG atau Pusatuan Pelayanan Pemunuhan Gizi Cakung Timur.
01:37Saya akan coba lebih mendekat dan melihat kondisinya.
01:43Mungkin bisa ditunjukkan ya dari sela-sela seng ini.
01:46Bahwa sudah terkonfirmasi oleh Badan Gizi Nasional setelah video viral menunjukkan rencana pembangunan dapur MPG ini bersanding dengan tempat pembuangan
01:59sampah,
02:00BGN secara resmi sudah merejek atau membatalkan perizinan dari SPPG Cakung Timur.
02:09Dan bisa dilihatnya sudah tidak ada lagi spanduk bertuliskan SPPG yang dipasang di area ini.
02:17Saya akan tunjukkan di sebelah sana ada semacam toren ya bertuliskan IPAL,
02:25Instalasi Pengolahan Air Limba, yang artinya sebelumnya dipersiapkan sebagai salah satu persyaratan untuk membangun dapur MPG ataupun SPPG.
02:44Setelah saya berdiri di area Cakung Timur tidak sendiri tetapi didampingi oleh Wakil Ketua Komisi 9 DPRRT Bung Charles, honoris
02:52Bung Charles.
02:53Terima kasih waktunya.
02:54Terima kasih sama-sama Mas Dipo.
02:56Bung Charles, kita berdiri persis di depan tempat yang semula direncanakan akan menjadi dapur MPG ataupun SPPG.
03:03Dan menjadi viral karena bisa dilihat berdampingan, bersandingan secara langsung dengan tempat pembuangan sampah.
03:10Tanggapan Anda terkait fenomena ini, Bung Charles?
03:12Kita mengapresiasi teman-teman atau masyarakat ya publik yang akhirnya bisa memviralkan.
03:18Ada lokasi seperti ini yang hampir saja dijadikan SPPG untuk program MPG.
03:22Dan ini membuktikan bahwa penentuan titik, pendirian SPPG, ya total kelolanya buruk gitu ya.
03:30Makanya kita melihat dalam satu tahun lebih program MPG ini sudah berjalan, banyak sekali permasalahan di lapangan ya.
03:38Baik itu kasus keracunan dan lain sebagainya.
03:41Beberapa jarak, Bung Charles, kita langsung bertemu dengan tempat pembuangan sampah.
03:46Apakah hal ini pemilihan tempat termasuk juga hampir saja SPPG ini beroperasi membuktikan bahwa ada kelolaian pengawasan yang dilakukan oleh
03:56BGN?
03:56Ya, saya rasa seperti itu ya.
03:58Karena saya sempat mengecek ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta tentang tempat ini ketika baru viral.
04:05Tapi yang disampaikan kepada kita memang kewenangan sepenuhnya ada di BGN.
04:09Karena Dinas Kesehatan itu nantinya akan menilai dan memberikan SLHS.
04:12Sedangkan karena ini belum beroperasi, sehingga SLHS juga belum diajukan kepada Dinas Kesehatan.
04:19Saya ingin tunjukkan ya, kalau kita lihat dari selah-selah pintu ini, Bung Charles, bahwa sudah dicopot.
04:26Spanduk ataupun papan informasi bertuliskan SPPG Cakung Timur.
04:30Saya memang sangat menyayangkan bahwa pendirian SPPG selama ini kok terkesan ada komersialisasi di situ.
04:37Sehingga pemilik-pemilik dapur ini kan tidak semuanya punya niat yang sama.
04:43Bahwa kita mengakui lah, ada berapur-dapur yang baik ya, penyajiannya baik, visi yang diberikan juga bagus.
04:50Tapi karena pemilik dapur itu berbeda-beda, sehingga ada juga pemilik dapur yang mungkin mencari keuntungan yang besar dari proyek
04:58seperti ini.
04:59Kalau sampai sudah terbangun seperti ini, bahkan sudah ada ifalnya, artinya menurut saya ya, ini asumsi dari saya, sudah ada
05:07komunikasi dengan Oknum di pihak internal BGN
05:11yang mungkin sudah memberikan lampu kuning, bahkan lampu hijau untuk proyek ini bisa diteruskan dan dijanjikan untuk bisa mendapatkan izin
05:17operasional.
05:18Saya ingin pemerintah tegas dalam hal ini memberikan efek jera kepada dapur-dapur SPPG untuk bisa memproduksi sesuatu yang berkualitas
05:27dan bergisi bagi anak-anak.
05:28Bagi dapur yang menyebabkan keracunan, harus ditutup secara permanen.
05:36MBG di Serangga, cek, saya langsung cek.
05:41Panggil kepala BGN, saya kirim orang-orang saya ngecek, dari sekian puluh ribu dapur sudah kita tutup lebih dari seribu.
05:50Dan yang kita lakukan sekarang adalah sertifikasi.
05:53Sertifikasi. Jadi kalau dapur kamu mau survive lebih dari beberapa bulan, kamu harus lulus sertifikasi kebersihan,
06:04sertifikasi keamanan makanan, di cek ke airnya gimana, kemudian omprengnya di...
06:12Semua itu ada kriterianya. Dan kalau nggak beres, ditutup.
06:16Jadi memang laporan yang...
06:21...laporan yang hanya...
06:24...bagus-bagus itu, itu budaya yang tidak baik.
06:32Atas nama Badan Gigi Nasional, saya menyampaikan buruk prihatin untuk para penerima manfaat yang mengalami kejadian,
06:39dan mohon maaf atas kejadian tersebut.
06:41Ada yang menyebut bahwa ini merupakan kelalaian dari BGN, terkait dengan pengawasan.
06:47Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan