Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya menggerebek pabrik penghasil ekstasi jaringan internasional yang ada di Semarang, Jawa Tengah.

Gudang ini sebelumnya diketahui kosong dan sempat dijadikan lokasi pakan ternak.

Gudang yang berlokasi di tengah permukiman di Jalan Arjuna, Gang Jati Asri, Kota Semarang, ini tampak kosong usai digerebek Polda Metro Jaya Sabtu dini hari. Garis polisi tampak terpasang di pintu gudang.

Warga setempat mengaku tak mengetahui adanya aktivitas produksi ekstasi di dalam gudang, terlebih selama ini gudang itu dijadikan warga sebagai tempat senam dan mencacah pakan ternak.

Warga memprediksi pelaku memanfaatkan momen mudik Lebaran untuk memasukkan alat produksi ekstasi hingga tak ketahuan warga.

#EKSTASI #TERNAK #SEMARANG

Baca Juga Bank Sumsel Babel Salurkan CSR untuk Dukung Aktivitas Car Free Night di Pedestrian Atmo di https://www.kompas.tv/advertorial/662293/bank-sumsel-babel-salurkan-csr-untuk-dukung-aktivitas-car-free-night-di-pedestrian-atmo



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/662294/polisi-gerebek-pabrik-penghasil-ekstasi-di-semarang-borgol
Transkrip
00:00Kita awali Borgol edisi kali ini saudara dengan informasi Polda Metro Jaya menggerebek pabrik penghasil ekstasi jaringan internasional yang ada
00:10di Semarang, Jawa Tengah.
00:12Gudang ini sebelumnya diketahui kosong dan sempat dijadikan lokasi pakan ternak.
00:19Gudang yang berlokasi di tengah permukiman di Jalan Arjuna, Gangjati Asri.
00:25Kota Semarang ini tampak kosong, usai digrebek Polda Metro Jaya Sabtu Didi Hari.
00:31Garis polisi tampak terpasang di pintu gudang.
00:34Warga setempat mengaku tak mengetahui adanya aktivitas produksi ekstasi di dalam gudang.
00:39Terlebih, selama ini gudang itu dijadikan warga sebagai tempat senam dan mencacah pakan ternak.
00:46Warga memprediksi pelaku memanfaatkan momen mudik lebaran untuk memasukkan alat produksi ekstasi hingga tak ketahuan oleh warga.
01:23Polda Metro Jaya
01:36Ternyata warga juga mudik, Pak.
01:38Iya, ternyata warga juga mudik.
Komentar

Dianjurkan