00:04In the nation, Sabtu 4 April 2026 lalu, Gubernur Sulawesi Selatan bersama dengan Wali Kota Makassar, Bupati Goa dan Bupati
00:12Maros,
00:13melaksanakan peranda tanganan kerjasama untuk menjadikan TPA Tamang Apatang menjadi pengelolaan sampah, menjadi energi atau pembangkit listrik tenaga sampah.
00:22Lantas, apa dampak besar dari proyek tersebut bagi lingkungan dan masyarakat yang bermukim dari sekitar TPA Antang?
00:30Berikut kami hadirkan, liputannya untuk Anda.
00:33Tempat pembuangan akhir Tamang Apatang yang selama ini menjadi titik akhir pembuangan sampah di Kota Daeng,
00:39akan disulap menjadi tempat pengelolaan sampah menjadi energi listrik alias PSEL.
00:45Produksi sampah di Kota Makassar saat ini yang mencapai sekitar 800 ton per hari,
00:50nantinya akan mendapat tambahan pasokan dari Kabupaten Goa sekitar 150 ton per hari,
00:56dan Kabupaten Maros sekitar 50 ton per hari.
01:00Fasilitas PSEL ini pun diproyeksikan mampu mengolah sekitar 1000 ton sampah per hari,
01:06dan menghasilkan energi listrik sebesar 20 hingga 25 megawatt.
01:11Sementara itu, beberapa kalangan kini mulai mengkhawatirkan tentang adanya kemungkinan kawasan TPA Antang
01:16yang nantinya akan berubah menjadi kawasan industri yang mencemari lingkungan.
01:21Dan untuk menjawab kekhawatiran tersebut,
01:24serta untuk mengetahui lebih banyak tentang apa dampak langsung proyek tersebut,
01:28bagi lingkungan serta masyarakat sekitar lokasi TPA Antang,
01:32telah hadir bersama kami, Nurul Faddi Gafar,
01:35selaku Kepala Divisi dari Transisi Energi Walhislawesi Selatan.
01:38Bagaimana Anda melihat proyek PSEL di TPA Antang? Apakah hal ini efektif?
01:44Kami dari Walhissel sudah memberikan pandangan kami sejak dulu, sejak perencanaan.
01:50Kalau PLTSA atau PSL ini sebenarnya bukan solusi bijak untuk masalah sekarang.
01:54Apa dampak langsung proyek PSEL di TPA Antang ini nantinya,
01:58terutama bagi lingkungan serta bagi warga sekitar lokasi TPA?
02:02Jadi, dampak lingkungan dari PSL ini ada beberapa kategori kalau kami Walhissel memandang.
02:08Yang paling sering itu masalah pencapanan udara mengenai polutan PM 2,5,
02:14di mana itu berpotensi menyebabkan penyakit ispa.
02:18Dengan adanya proyek PSEL di Antang, apakah sudah bisa jadi solusi penanganan sampah khususnya di Kota Makassar?
02:24Penanganan sampah organik dan plastik itu berbeda.
02:27Jadi, apakah efektif atau tidak? Ya jelas tidak efektif,
02:30karena sampah di Makassar itu hanya 12% sampah plastik.
02:34Dan yang efektif dibakar itu adalah sampah kering, atau sampah plastik yang kering.
02:39Ketika itu bercampur sampah basah, tentu sangat tidak efektif dalam proses pembakaran.
02:44Tetap saksikan ke Denisa.TV untuk liputan key on lock lainnya.
02:47Saya, saya Kiki Gasali bersama dengan Kameramen Hardian Siaputra melaporkan.
02:51Sampai jumpa.
02:53Terima kasih telah menonton!
Comments