Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Ratusan siswa dari berbagai sekolah di Pondok Kelapa, Duren Sawit mengalami keracunan massal diduga setelah menyantap MBG.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, mengatakan 72 anak yang diduga mengalami keracunan kini masih menjalani perawatan di RSKD Duren Sawit, Rumah Sakit Islam Pondok Kopi dan Rumah Sakit Harun.

Seluruh biaya perawatan, ditanggung BPJS dan dan Badan Gizi Nasional.

Sejumlah sekolah di Jakarta Timur, siswanya diduga mengalami keracunan usai menyantap MBG.

Mereka adalah siswa dari SDN Pondok Kelapa Nol Satu, SDN Pondok Kelapa Nol Tujuh, SDN Pondok Kelapa Nol Sembilan dan SMAN 91, serta enam orang guru.

Salah satu orang tua siswa bilang, anaknya mengalami diare dan sakit perut setelah menyantap menu spageti.

Dari total 135 keseluruhan korban, sebanyak 72 siswa masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Mereka umumnya mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah, diare setelah menyantap MBG berupa spageti.

Baca Juga Purbaya Buka-bukaan Alasan Defisit APBN Tembus Rp240,1 T di Awal Tahun: Anggaran MBG Paling Besar di https://www.kompas.tv/ekonomi/661221/purbaya-buka-bukaan-alasan-defisit-apbn-tembus-rp240-1-t-di-awal-tahun-anggaran-mbg-paling-besar

#mbg #pramono #keracunan

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/661246/135-siswa-di-jakarta-keracunan-usai-santap-mbg-pramono-diduga-dari-spageti-indo-update
Transkrip
00:02Ratusan siswa dari berbagai sekolah di Pondok Kelapa, Gurian Sawit, Jakarta Timur
00:06mengalami keracunan masal diduga setelah menyantap MBG.
00:10Gubernur DKI Jakarta, Pramona Anung, mengatakan 72 anak yang diduga mengalami keracunan
00:14kini masih menjalani perawatan di RSKD, Gurian Sawit, Rumah Sakit Islam, Pondok Kopi, dan Rumah Sakit Harun.
00:21Seluruh biaya perawatan ditanggung BPJS dan Badan Gizi Nasional.
00:25Baik dan saya tadi sudah melihat sebagian besar yang korban terdapat memang diduga dari makanan pageti, diduga.
00:42Tapi saya tidak mau berada-ada nanti biar laboratorium atau biaya yang bertanggung jawab yang akan menyampaikan secara terbuka.
00:51Jadi benang-benangnya sudah berjalan dengan baik, benang-benang anak-benangnya sudah berjalan dengan baik.
00:55Mudah-mudahan anak-anaknya segera sehat pulang.
00:58Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
01:02Sejumlah sekolah di Jakarta Timur, siswanya diduga mengalami keracunan usia menyantap MBG.
01:08Mereka adalah siswa dari SDN Pondok Lapa 01, SDN Pondok Lapa 07, SDN Pondok Lapa 09, dan SMAN 91, serta
01:176 orang guru.
01:18Salah satu orang tua siswa bilang anaknya mengalami diare dan sakit perut setelah menyantap menu spageti.
01:25Informasi dari anak saya sih, kemarin itu dari pihak MBG kan memberikan menu yang dibilang ada spagetinya.
01:36Jadi karena itu mungkin dari anak-anak itu senang ya dengan spageti, dimakan gitu.
01:43Dengan teman-temannya selang berapa jam, 3 atau 4 jam itu langsung bereaksi.
01:49Kalau anak saya, badannya lemas, kemudian diare, kemudian badannya panas gitu.
01:57Itu sampai 39 sih.
01:59Dari total 135 keseluruhan korban, sebanyak 72 siswa masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
02:06Mereka umumnya mengalami gejala keracunan, seperti mual, muntah, diare, setelah menyantap MBG berupa spageti.
02:14Ardi Praseno, Kompas TV, Jakarta
Komentar

Dianjurkan