00:07Dari gambarnya saya sudah menduga itu sampah antariksa ya.
00:12Jadi yang narasi yang ada di video yang tersebar itu ada yang menyebut itu meteor, ada yang menyebut komet,
00:22bahkan ada yang mengait-ngaitkan juga dengan rudal gitu ya.
00:25Itu sama sekali semuanya tidak tepat, yang benar itu adalah sampah antariksa.
00:33Tetapi semalam saya mau identifikasi objeknya, ini belum ada yang datanya itu cocok ya.
00:44Karena ada dua kandidat, satu adalah Starlink, satu lagi bekas roketnya Cina.
00:51Tapi titik jatuhnya dan waktunya yang di sekitar Sumatera itu ternyata tidak tepat.
01:00Baru tadi pagi ada informasi yang lebih akurat, bahwa objek yang jatuh itu betul jatuhnya di Samudera Hindia sebelah barat
01:12Sumatera.
01:13Dan itu adalah bekas roket Cina yang yaitu CZ-3B yang digunakan untuk meluncurkan satelit pada 2015 ya.
01:30Jadi itu terkonfirmasi bahwa itu adalah sampah antariksa dari bekas roket Cina.
01:40Nah dari analisis orbitnya dapat dijelaskan bahwa objek tersebut melintas dari arah India,
01:51kemudian ke arah Samudera Hindia dan ketinggiannya makin menurun ketika ketinggian di bawah 120 km
02:02itu berada di pantai barat Sumatera, itu mulai memasuki atmosfer padat.
02:11Dengan memasuki atmosfer padat, maka objek antariksa tersebut akan panas, terbakar, kemudian pecah.
02:19Itu yang kemudian dilihat masyarakat, ada yang melaporkan dari Sumatera Barat,
02:26kemudian ada dari Lampung, ada dari Bantan, itu semuanya adalah pecahan sampah antariksa
02:35yang mulai pecah di pantai barat Sumatera.
02:39Kemudian terus meluncur objek-objek yang berat, itu lebih dulu turun.
02:49Diduga ini di sekitar hutan di pantai barat Sumatera, kemudian sebagian lagi masih tampak di Lampung dan Banten,
03:03itu sebagian besar jatuhnya di hutan atau di laut, dan kemudian lanjut ke Samudera Hindia.
03:13Jadi tidak ada laporan bahwa ada objek yang jatuh di dekat pemukiman warga.
03:24Terima kasih telah menonton!
03:56Terima kasih telah menonton!
04:18Komitmen kami, satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
04:23Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar