00:00Serangan Amerika Serikat yang menghantam jembatan di Iran menewaskan 13 orang dan 95 orang luka.
00:06Warga sipil Iran yang menjadi korban mengutuk Amerika Serikat yang menyerang infrastruktur sipil.
00:21Jembatan Biwan yang menghubungkan ibu kota Iran, Teheran dan Karas,
00:24hancur seketika usai menjadi sasaran dalam dua gelombang serangan rudal milik Amerika Serikat,
00:29Kamis waktu setempat.
00:31Akibatnya 13 orang tewas dan 95 orang luka.
00:35Sejumlah korban luka dirawat di rumah sakit Imam Ali di kota Karas.
00:40Salah satunya Muhammad Yasai.
00:42Ia mengutuk aksi militer AS yang menyerang infrastruktur sipil.
00:47Yasai saat itu sedang menggendong anak perempuannya dan tiba-tiba banyak batu besar berjatuhan
00:52yang kemudian menimpa kakinya.
00:59Ini membuat syat yang terbaru dan kemudian menubah didanggung.
01:04Ini memberikan perempuan yang dipercaya, mungkin tidak menguntungi untuk bermanfaat dan membuat apa-apa kemudian tidak bisa.
01:14Ini memutuk dipercaya dari sikap diialisannya.
01:16Saya dikembangan pembanan dan perempuan.
01:28Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengakui serangan tersebut dan mengancam akan terus melancarkan serangan yang lebih besar jika tidak
01:37terjadi kesepakatan dengan Iran.
01:39Sementara Menlu Iran Abbas Arachi menyebut serangan kebangunan sipil tidak akan memaksa Iran untuk menyerah dan hanya menunjukkan kekalahan dan
01:48keruntuhan moral musuh yang sedang kacau.
Komentar