- 4 menit yang lalu
- #paskah
- #easter
- #katedraljakarta
JAKARTA, KOMPASTV - Uskup Keuskupan Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo memimpin misa paskah di Gereja Katedral, Jakarta, Minggu (5/4/2026).
Dalam khotbahnya pada Hari Raya Paskah 2026, ia menegaskan pentingnya menghadirkan makna kebangkitan Kristus dalam kehidupan pribadi, Gereja, serta kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia mengajak umat untuk tidak lelah membangun kembali kehidupan yang rusak, dengan berpijak pada nilai-nilai moral yang bersumber dari iman.
"Paskah adalah perjalanan meninggalkan kegelapan menuju terang. Di tengah dunia yang tidak baik-baik saja, kita dipanggil untuk membangun kembali kehidupan dengan moralitas yang bersumber dari Kristus yang bangkit menghormati martabat manusia, merawat sesama, dan memulihkan kehidupan bersama," kata Kardinal dalam khotbahnya.
Di akhir pesannya, Kardinal Suharyo mengajak umat untuk menjadi "manusia Paskah", yakni pribadi yang terus bergerak dari kegelapan menuju terang dalam kehidupan sehari-hari.
"Semoga Paskah yang kita rayakan terus-menerus mendorong kita untuk menjadi manusia manusia Paskah. Terinspirasi oleh iman akan Kristus yang bangkit, termotivasi oleh kemanusiaan yang adil dan beradab, dikuatkan oleh ketekunan yang tahan uji. Terus berusaha tanpa kenal lelah, mencari jalan-jalan baru untuk mewujudkan nilai-nilai itu," katanya.
Sahabat KompasTV, mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi ter-update KompasTV di televisi Anda pada channel 11 di perangkat TV digital atau set top box. Satu langkah lebih dekat, satu langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Lintang
#paskah #easter #katedraljakarta
Baca Juga Pemerintah Siapkan Stok Beras 4,4 Juta Ton untuk Antisipasi Hadapi El Nino di https://www.kompas.tv/ekonomi/660974/pemerintah-siapkan-stok-beras-4-4-juta-ton-untuk-antisipasi-hadapi-el-nino
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/660989/full-pesan-paskah-ignatius-kardinal-suharyo-untuk-bangsa-dari-kegelapan-menuju-terang
Dalam khotbahnya pada Hari Raya Paskah 2026, ia menegaskan pentingnya menghadirkan makna kebangkitan Kristus dalam kehidupan pribadi, Gereja, serta kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia mengajak umat untuk tidak lelah membangun kembali kehidupan yang rusak, dengan berpijak pada nilai-nilai moral yang bersumber dari iman.
"Paskah adalah perjalanan meninggalkan kegelapan menuju terang. Di tengah dunia yang tidak baik-baik saja, kita dipanggil untuk membangun kembali kehidupan dengan moralitas yang bersumber dari Kristus yang bangkit menghormati martabat manusia, merawat sesama, dan memulihkan kehidupan bersama," kata Kardinal dalam khotbahnya.
Di akhir pesannya, Kardinal Suharyo mengajak umat untuk menjadi "manusia Paskah", yakni pribadi yang terus bergerak dari kegelapan menuju terang dalam kehidupan sehari-hari.
"Semoga Paskah yang kita rayakan terus-menerus mendorong kita untuk menjadi manusia manusia Paskah. Terinspirasi oleh iman akan Kristus yang bangkit, termotivasi oleh kemanusiaan yang adil dan beradab, dikuatkan oleh ketekunan yang tahan uji. Terus berusaha tanpa kenal lelah, mencari jalan-jalan baru untuk mewujudkan nilai-nilai itu," katanya.
Sahabat KompasTV, mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi ter-update KompasTV di televisi Anda pada channel 11 di perangkat TV digital atau set top box. Satu langkah lebih dekat, satu langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Lintang
#paskah #easter #katedraljakarta
Baca Juga Pemerintah Siapkan Stok Beras 4,4 Juta Ton untuk Antisipasi Hadapi El Nino di https://www.kompas.tv/ekonomi/660974/pemerintah-siapkan-stok-beras-4-4-juta-ton-untuk-antisipasi-hadapi-el-nino
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/660989/full-pesan-paskah-ignatius-kardinal-suharyo-untuk-bangsa-dari-kegelapan-menuju-terang
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:26Bersama-sama dengan para imam,
00:28Bersama petugas ibadah pada Hari Raya Pascah ini,
00:34dan tentu saja dengan bersama dengan Panitia Pascah yang membuat kita dapat merayakan Pascah dengan nyaman,
00:44pertama-tama saya ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Pascah.
00:51Semoga Kristus yang bangkit terus-menerus menyertai hidup kita,
00:58keluarga, keuskupan, dan bangsa kita,
01:03agar di dalam keadaan apapun,
01:07iman kita semakin teguh,
01:10harapan kita semakin kokoh,
01:13dan kasih kita tidak pernah luntur.
01:18Kita berdoa juga untuk perdamaian dunia,
01:24kita juga berdoa untuk bangsa dan negara kita,
01:29agar dapat merayakan dan mengalami Pascah,
01:33semakin hilangnya talam tanda petik kegelapan,
01:37dan semakin bersinarnya terang Kristus yang membawa damai dan sejahtera.
01:46Sudari-sudaraku yang terkasih,
01:51salah satu simbol penting dalam perayaan Pascah adalah lilin Pascah yang ada di depan kita ini.
02:02Setiap tahun lilin Pascah ini selalu baru,
02:07yang sudah dipakai tidak dipakai lagi,
02:11disesuaikan dengan tahun ketika Pascah itu dirayakan,
02:18sehingga pada lilin Pascah tahun ini tertulis angka 2026.
02:27Maksudnya adalah,
02:29agar perayaan Pascah tetap bermakna secara nyata pada tahun 2026 ini.
02:39Kalau disampaikan dalam bentuk pertanyaan,
02:44pertanyaannya berbunyi begini,
02:46apa relevansi Pascah bagi masyarakat kita,
02:53bagi bangsa dan negara kita,
02:56bagi kemanusiaan,
02:58dan tentu saja bagi gereja katolik di Indonesia.
03:05Untuk mencoba menjawab pertanyaan ini,
03:10tentu saja kita perlu membaca tanda-tanda zaman.
03:18keadaan realitas dunia,
03:21realitas gereja,
03:23realitas masyarakat dan bangsa kita,
03:26adalah realitas yang sangat kompleks,
03:30dan tidak boleh disederhanakan begitu saja.
03:36sementara itu pada hari-hari ini,
03:39lewat berbagai media,
03:42kita disukui berita-berita yang mengerikan mengenai perang,
03:47yang berdampak besar juga bagi bangsa kita.
03:53demikian juga berita-berita di tanah air kita.
03:57Sejak tahun 1998,
04:03pemberantasan KKN,
04:07korupsi,
04:09kolusi,
04:10nepotisme,
04:11gencar disuarakan.
04:14Tetapi,
04:15seringkali,
04:16hasilnya dipertanyakan.
04:19bahkan muncul keadaan baru
04:22sebagai akibat dari semuanya itu.
04:27Kekerasan,
04:30kemiskinan,
04:31dan kerusakan lingkungan,
04:33kerusakan bumi,
04:35yang seharusnya menjadi rumah kita bersama.
04:40Sehingga,
04:42sedemikian rupa,
04:44akhir-akhir ini kita sering mendengar orang mengatakan,
04:49bahwa keadaan dunia,
04:51keadaan kita,
04:53sedang tidak baik-baik saja.
04:56Menurut pengamatan yang dilakukan oleh konferensi Wali Gereja Indonesia,
05:02sejak tahun 1998,
05:04dan disampaikan dalam berbagai macam nota pastoral,
05:10akar dari semua itu adalah
05:13kesadaran moral,
05:15moral pribadi,
05:17moral sosial
05:18yang semakin luntur.
05:22Sudari-sudaraku yang terkasih,
05:26dalam kisah kebangkitan yang tadi kita dengarkan,
05:32keadaan seperti itu digambarkan
05:34secara simbolik,
05:36dalam kata,
05:37ketika hari masih gelap,
05:41atau sebagai akibat berilaku duniawi,
05:45yang tidak mau mengenal dan menerima sang terang.
05:50Kutipan dari kitab,
05:52dari surat Rasul Paulus,
05:53kepada Jemaah Adikoluse,
05:55yang kita dengarkan sebagai bacaan yang kedua.
05:58Dengan gayanya yang khas Yohanes,
06:03keadaan gelap,
06:05ketika Maria Madalena pergi ke kubur Yesus,
06:09mesti dipahami secara simbolik,
06:12yaitu perilaku manusia yang membiarkan diri dikuasai oleh kegelapan,
06:18perilaku yang tidak bermoral,
06:22yang tidak mau menerima terang.
06:26padahal dalam sang terang itu ada hidup,
06:30dan hidup itu adalah terang manusia.
06:35Dalam konteks itulah,
06:38terang baru,
06:39yang terpancar dari lilin pasca yang baru pula,
06:43mempunyai makna simboliknya.
06:47Terang itu tidak sekedar berfungsi
06:51membuat ruang ibadah
06:53yang semula gelap menjadi terang.
06:57Bagi kita umat Kristiani,
06:59terang itu adalah Kristus yang bangkit,
07:02yang seharusnya mendorong kita semua
07:04untuk tidak pernah kenal lelah,
07:07membangun kembali keadaan yang rusak,
07:11karena berbagai perilaku yang tidak menunjukkan moralitas yang tinggi,
07:16moralitas tanda petik yang berasal dari atas,
07:21yang bersumber dari sang terang.
07:26Kesimpulan ini ditegaskan oleh Rasul Paulus
07:29dalam suratnya yang tadi kita dengarkan.
07:33Saya kutip,
07:34Kamu telah dibangkitkan bersama dengan Kristus,
07:39maka carilah perkara yang di atas,
07:42di mana Kristus berada.
07:45Kristus telah hidup kita.
07:49Atau dengan meneladan Yesus,
07:51yang berkeliling sambil berbuat baik.
07:56Perkara tanda petik yang di atas,
07:59menurut Rasul Paulus,
08:01dan perbuatan baik sebagaimana diteladankan oleh Yesus,
08:06adalah buah dari perilaku yang bermoral.
08:11Perilaku bermoral itu,
08:14kalau dirinci menurut pokok-pokok ajaran sosial gereja adalah,
08:19hormat terhadap martabat manusia,
08:23tanggung jawab untuk mewujudkan kebaikan bersama,
08:27tanggung jawab untuk mengembangkan solidaritas,
08:34memberikan perhatian lebih kepada saudari-saudara kita
08:37yang kecil, lemah, miskin, dan tersinggir,
08:42dan bertanggung jawab untuk merawat bumi
08:45sebagai rumah kita bersama.
08:49Gagasan-gagasan besar ini mesti dirinci
08:53dalam gagasan-gagasan yang lebih kecil
08:56dan diwujudkan di dalam berbagai gerakan
08:59dengan menjawab pertanyaan ini.
09:02Apa yang harus kita lakukan
09:05supaya perayaan pasca tahun ini
09:08sungguh bermakna?
09:10Bagi dunia, bagi bangsa dan negara kita,
09:15bagi kemanusiaan yang sedang tidak baik-baik saja.
09:21Semoga pasca yang kita rayakan
09:24terus-menerus mendorong kita
09:26untuk menjadi manusia-manusia pasca.
09:31Terinspirasi oleh imanakan Kristus yang bangkit,
09:36termotivasi oleh kemanusiaan yang adil dan beradab,
09:41dikuatkan oleh ketekunan yang tahan uji,
09:44terus berusaha tanpa kenal-lelah,
09:48mencari jalan-jalan baru
09:50untuk mewujudkan nilai-nilai itu.
09:55Kalau demikian,
09:57pasca tidak hanya kita rayakan setahun sekali,
10:00tetapi kita rayakan setiap hari
10:03karena pasca adalah perjalanan
10:06meninggalkan kegelapan,
10:09menyambut terang.
10:11Dan terang Kristus itulah
10:13yang kita syukuri,
10:15yang kita rayakan pada hari pasca ini.
10:18Sekali lagi,
10:20selamat hari raya pasca
10:22kepada para ibu,
10:24bapak, biarawan-biarawati
10:26bersama keluarga dan komunitas-komunitas.
10:29Kita berdoa tanpa lelah
10:31untuk perdamaian dunia
10:33dan untuk damai dan sejahtera
10:36bagi bangsa dan masyarakat kita.
10:40Dengan harapan ini,
10:42marilah kita lanjutkan ibadah kita.
10:59Nah, yang susah adalah
11:01sesudah tahun 1998,
11:05dengan seboyan pada waktu itu
11:07mahasiswa-mahasiswa menolak
11:10dan ingin bebas dari KKN.
11:14Korupsi, korupsi, nepotisme.
11:17Tiga kata itu populer sekali.
11:20Dan sepanjang dari tahun
11:221998 sampai hari ini,
11:27usaha untuk meberantas KKN itu
11:29sering dipertanyakan,
11:32ini sebuah nebangga.
11:34Dan kita semua tahu sekarang,
11:36bukan hanya KKN yang berkembang,
11:39tetapi akibat-akibat dari KKN itu
11:42muncul beruntung kekerasan.
11:46Satu,
11:48kerusakan lingkungan hidup.
11:50Dua,
11:52kebohongan.
11:53Kebohongan publik.
11:56Dan yang sangat menderita
11:57dari semuanya itu
11:59adalah
12:00saudari-saudara kita
12:02dan kita semua
12:03yang merupakan warga masyarakat sipil.
12:07Paling menderita,
12:08paling susah,
12:09dan kita melihat
12:11bahwa
12:12akibat yang sangat jelas itu
12:14semakin jauh
12:16dari cita-cita
12:17kemerdekaan bangsa kita,
12:20keadilan sosial
12:22bagi seluruh rakyat Indonesia.
12:25Saya tidak berbicara
12:26dalam konsep-konsep yang besar,
12:28itu sudah ada tempatnya sendiri
12:30bagi para akademisi,
12:33para pengamat,
12:34dan sebagainya.
12:35Tetapi contoh-contoh kecil
12:37bahwa kemiskinan itu
12:39sungguh-sungguh
12:40menjadi buah
12:41akibat
12:42dari semuanya ini.
12:44Beberapa waktu yang lalu
12:46saya potong rambut
12:47di pasar
12:48undang dia itu.
12:51Saya melihat
12:52kok sepi sekali.
12:53Saya tanya
12:54kepada yang
12:55memotong rambut saya,
12:57Mas,
12:57memangnya
12:57sepi begini terus?
12:59Dia jawab,
13:00Enggak.
13:01Bukannya hanya sepi, Pak.
13:04Banyak yang tutup
13:05di tempat ini.
13:07Tutup karena apa?
13:08Karena daya
13:09makbeli masyarakat
13:10rendah.
13:13Itu hanya contoh kecil,
13:15contoh-contoh lain besar.
13:17Jadi sebetulnya
13:18keadaan kita
13:19sejauh dapat
13:21saya amati,
13:23itu tidak
13:24baik-baik saja.
13:25Karena segala macam hal itu
13:27cita-citanya mulia,
13:29cita-citanya tinggi,
13:30tetapi tidak dapat
13:32diwujudkan
13:33karena
13:34unsur-unsur
13:35lagi.
13:36KKN
13:36yang masih terus
13:39ditambah dengan
13:40kekerasan,
13:41kemiskinan,
13:42kerusakan lingkungan hidup,
13:44kebohongan,
13:44semuanya merusak
13:45kata kehidupan bersama.
13:48tetapi
13:50ini tidak
13:51meratapi
13:52kegelapan.
13:54Semangat pasca
13:55mengajak
13:57khususnya umat katolik
14:00yang kami layani
14:01di tengah-tengah
14:03keadaan seperti itu,
14:04keadaan seperti apapun,
14:06kita pasti
14:07harus tetap
14:08berjuang
14:09untuk teguh
14:10di dalam iman,
14:12kokoh
14:12di dalam harapan,
14:14dan tetap
14:15menyalah
14:15di dalam kasih.
14:18Dengan segala macam
14:19gerakan-gerakan
14:20yang muncul
14:22di tengah-tengah
14:23masyarakat.
14:24Banyak sekali
14:25yang termunculan
14:26untuk menjaga
14:27demi cintanya,
14:29bukan karena benci,
14:30bukan,
14:31tetapi demi cintanya
14:32kepada tanah air,
14:34menyuarakan
14:34suara-suara
14:35yang
14:37muncul ke permukaan
14:39sejak tahun
14:401998
14:41sampai hari ini.
14:44itu beberapa hal
14:46yang secara
14:48mendasar
14:48ingin saya
14:49sampaikan.
14:50Jadi yang pertama,
14:52kalau umat katolik
14:54melihat
14:55sejarah bangsa
14:56Indonesia,
14:57itu seperti
14:58sejarah
14:59yang ada
14:59di dalam
15:00kitab suci.
15:01Dari kegelapan
15:03menuju terang,
15:05dari perbudakan
15:06menuju sana
15:07terjanji.
15:08Tunggak-tunggaknya
15:09di dalam sejarah
15:10itu sangat jelas.
15:11Hanya sekarang
15:13kita pada periode
15:14yang tidak
15:15baik-baik saja,
15:16sejati demokrasi
15:18diproklamasikan
15:19dengan
15:21aman-aman undang-undang
15:23dan sebagainya,
15:24akhirnya
15:24jalannya menjadi
15:25seperti ini.
15:26Tetapi kita berharap
15:28dengan keyakinan
15:30iman
15:30dan keyakinan
15:31waktab bangsa
15:32Indonesia
15:33pada waktunya
15:34nanti
15:35akan kembali
15:37kecinta,
15:38lebih,
15:38lebih,
15:39lebih,
15:39jelas lagi
15:40kembali ke
15:41cinta-cinta
15:42kemerdekaan.
15:44Itu saja
15:47pengantarnya.
15:48Baik, terima kasih
15:49Bapak Gabinal.
15:51Saat ini saya buka
15:52tiga sesi
15:52menanya.
15:53Silahkan nanti
15:53jangan lupa
15:54nama
15:54kemudian dari
15:55media mana.
15:56Satu,
15:57yang lain,
15:58dua,
15:59tiga.
16:00Baik,
16:00yang pertama
16:01silahkan.
16:02ada mic
16:04yang disampaikan.
16:08Selamat pagi
16:10Bapak Gabinal.
16:12Saya putus
16:12dari Kompas TV.
16:14Tadi
16:15pada saat
16:16Nisa juga
16:16salah satu
16:17yang disampaikan
16:18adalah mendorong
16:18perdamaian.
16:20Kita tahu
16:21saat ini
16:21perang sedang
16:22bergejolak
16:23begitu
16:23di timur tengah
16:25banyak korban
16:25yang jatuh
16:26bahkan terakhir
16:27ada prajurit
16:28juga dari Indonesia
16:29yang dubur.
16:29Apakah dari
16:30keusupan
16:31Agung Jakarta
16:32ada pesan khusus
16:33terkait dengan
16:34konflik yang saat ini
16:35tanggal berlangsung
16:36termasuk yang kedua
16:37juga Bapak Gardina
16:38di pasca kali ini
16:40kan juga mendorong
16:41kepedulian
16:42terhadap lingkungan.
16:43Di satu sisi
16:44kita juga sedang
16:46melakukan
16:47penghematan energi.
16:48Ada pesan juga
16:49terkait dengan
16:50hal itu
16:51untuk umat
16:51agar
16:52energi kita
16:53tetap berjaga
16:54meskipun di satu sisi
16:55perang juga masih
16:56bergejolak
16:56di timur tangan.
16:57Terima kasih.
17:00Mestinya
17:01ditanyakan
17:02pada analis
17:03politik
17:03Mbak
17:03Biar pesannya
17:05lebih jantai
17:06saya sebagai
17:10pelayan
17:12di dalam
17:12gereja
17:13katolik
17:13tentu
17:15orientasi
17:16saya
17:16adalah
17:17kepada
17:17pemimpin
17:18saya
17:18yaitu
17:20paus
17:20sekarang ini
17:21paus
17:22Leo ke-14
17:24kita ingat
17:25ketika
17:26paus
17:26menampilkan
17:27diri pertama
17:28kali
17:28di mimbar
17:29di
17:30mana itu
17:30di
17:31apa namanya
17:32di
17:33Basilika Santo
17:34Petrus
17:34kalimat pertama
17:36yang beliau
17:37ucapkan adalah
17:38semoga
17:38damai Tuhan
17:40menyertai
17:41seluruh dunia
17:42ini
17:42itu artinya
17:44beliau
17:45sungguh-sungguh
17:46ingin
17:47menyatakan
17:48bahwa
17:48masa
17:49kepemimpinan
17:50pelayanan
17:50saya
17:50sebagai paus
17:51saya akan
17:52mengusahakan
17:53bergamaian
17:54tetapi
17:56paus itu kan
17:57tidak mempunyai
17:58angkatan
17:59bersenjata
18:00tidak mempunyai
18:03persenjataan
18:04apapun
18:05yang beliau
18:06punya
18:08yang gereja
18:08punya
18:09adalah
18:10keteguhan
18:11moral
18:11sebagai
18:13implikasi
18:14dari iman
18:15oleh karena itu
18:17bahkan
18:18dengan kata-kata
18:19yang sangat
18:20keras
18:20mengenai
18:21perang
18:21beliau
18:22mengatakan
18:23doa
18:25para pemimpin
18:26yang memaklumkan
18:27perang
18:28tidak akan
18:29didengarkan
18:30oleh Tuhan
18:31kata-kata
18:32keras sekali
18:32dan kita
18:34semua tahu
18:35kali ini
18:37perang yang
18:37berlangsung
18:38sekarang ini
18:39dengan segala
18:40macam hal
18:40yang mengerikan
18:41itu
18:41adalah pelanggaran
18:43terhadap
18:44hukum
18:44internasional
18:45pelanggaran
18:47terhadap
18:47reklarasi
18:48BPP
18:48ada buahnya
18:50apa
18:51buahnya
18:51atau
18:51tidak ada
18:52buahnya
18:52yang ada
18:53adalah
18:54akibat
18:54yang sangat
18:56buruk
18:56bukan hanya
18:57bagi dunia
18:58bagi bumi
18:59tetapi
18:59bagi umat
19:00manusia
19:01itu posisi
19:02yang jelas
19:03di dalam
19:04gereja katolik
19:05yang dinyatakan
19:06secara jelas
19:07pula
19:08oleh
19:09Paus Leo
19:10ke-14
19:12yang lain-lain
19:14nanti bisa
19:14diikuti
19:15perkembangannya
19:16bahkan beliau
19:17mengajak kami
19:18semua umat katolik
19:19seluruh dunia
19:20setiap hari
19:22berdoa
19:22untuk perdamaian
19:23dunia
19:24dan harapan
19:25beliau
19:26sebelum
19:26paskah
19:27perang
19:27selesai
19:28ternyata
19:29tidak
19:30terjadi
19:32ketika
19:33kita berjumpa
19:35dengan
19:36kekuatan
19:37kegelapan
19:38yang tampil
19:40di dalam
19:41pemimpin-pemimpin
19:42yang gelap
19:43mata
19:43dunianya
19:45akan menjadi
19:45seperti ini
19:46tapi saya yakin
19:47di tengah-tengah
19:48kegelapan itu
19:49selalu ada
19:51kalaupun bukan
19:52terang besar
19:52tetapi
19:53lilin kecil
19:54yang menerangi
19:55kemanusiaan itu
19:58mengenai
19:59hemat energi
20:00tidak usah
20:00disuruh
20:01tidak usah
20:01menunggu krisis
20:02kita mesti
20:03menghemat
20:03energi
20:04hanya mungkin
20:06baik
20:06kalau kita
20:07ingat
20:08supaya
20:09hemat
20:09energi ini
20:10ditempatkan
20:11di dalam
20:11kerangka yang
20:12luas
20:13karena
20:14kalau tanpa
20:15inspirasi itu
20:16tanpa motivasi
20:17yang lebih kuat
20:18ini mudah
20:20sekali
20:20dilupakan
20:21atau tidak
20:22dihiraukan
20:23kata kuncinya
20:25menurut
20:27kembali lagi
20:28saya mengikuti
20:29apa yang
20:30dikatakan oleh
20:31pemimpin gereja
20:32kata kuncinya
20:33adalah
20:34ekologi
20:35integral
20:36jadi ekologi
20:38integral itu
20:39bukan sekedar
20:40masalah listrik
20:41air
20:42sampah
20:43pohon
20:44bukan hanya itu
20:47ekologi
20:48integral itu
20:48adalah
20:49ekosistem
20:50dunia
20:51kalau orang
20:53serakah
20:54orang serakah
20:56yang
20:56namanya
20:58saja tidak
20:59bagus
20:59apakah dia
21:00akan memperhatikan
21:01saudara-saudaranya
21:02yang kekurangan
21:03kalau memperhatikan
21:05namanya
21:06bukan serakah
21:07namanya
21:07orang kaya
21:08yang baik hati
21:09tetapi selama
21:11dunia ini
21:12penuh dengan
21:12keserakahan
21:13bukan hanya
21:14pribadi
21:14tetapi
21:16sebagai
21:17bangsa
21:17apalagi
21:19keserakahan
21:20itu didukung
21:21oleh senjata
21:22habislah
21:24yang namanya
21:24keadaban
21:26itu
21:26dan kita semua
21:28tahu
21:29keserakahan
21:30selalu didukung
21:31oleh alat-alat
21:32yang mematikan
21:35tempatnya
21:36seperti itu
21:36jadi kalau kita
21:38misalnya
21:39pertanyaan
21:40saudara-saudara
21:42kami yang
21:43di akar rumput
21:45kami ini
21:46sudah mencoba
21:46menjaga
21:47kebersihan
21:49kebersihan
21:50misalnya
21:51PKL-PKL
21:52di depan
21:52di situ
21:53menjaga
21:53kebersihan
21:54tapi orang lain
21:55melemparkan
21:56sampah
21:56begitu saja
21:57untuk apa gunanya
21:59pabrik-pabrik
22:01besar
22:01juga melemparkan
22:02limbah ke udara
22:03tapi pekerjaan
22:04kami yang memilah
22:05sampah ini
22:06apa artinya
22:06kecil hati
22:10oleh karena itu
22:11selama
22:12masih ada
22:13yang serakah
22:14tidak ada
22:16yang solidar
22:17dengan sesamanya
22:18atau solidaritas
22:19itu berkurang
22:20kerusakan
22:21bumi ini
22:22adalah
22:22akibat
22:23dari semua
22:24maka
22:26ekologi
22:27integral
22:27pertobatan
22:28ekologis
22:29itu
22:30artinya
22:31adalah
22:32pertobatan
22:33moral
22:34hati
22:35murah
22:36itu yang
22:36paling penting
22:39sekarang ini kan
22:40ada
22:41istilah
22:42bangunan
22:44minimalis
22:44ya Pak
22:46itu kan
22:48asal-usulnya
22:49dari para
22:49arsitek
22:50minimalis
22:52itu artinya
22:52apa
22:53artinya
22:54bersih
22:54cantik
22:56semuanya
22:57tercukupi
22:58tapi tidak
22:59berlebihan
23:00itu artinya
23:01apa namanya
23:03tadi
23:03minimalis
23:05bukan
23:06kekurangan
23:07lalu kelaparan
23:08bukan
23:08tetapi
23:09secukupnya
23:12jadi kalau
23:14misalnya
23:14satu rumah
23:15ada
23:16bola perenangnya
23:17lima
23:17itu pasti
23:18bukan minimalis
23:20itu pasti
23:21berkelebihan
23:22syukur-syukur
23:23kalau bukan
23:23serakah
23:24tetapi
23:25hanya kaya saja
23:26kalau masih
23:27seperti itu
23:28namanya
23:28serakah
23:29punya kekuatan
23:30tak apa
23:31untuk mendukung
23:32keserakan
23:32itu habislah
23:36kemanusiaan
23:36manusiaan kita
23:37menjadi semakin
23:38terbuka
23:39moga-moga
23:40menanggapi
23:41sedikit
23:41pertanyaan itu
23:43terima kasih
23:44terima kasih
23:44bapak kardinal
23:45dan
23:47pertanyaan
23:47kedua
23:48silahkan
23:48nama
23:49dan nama
23:50media
23:51bapak kardinal
23:53dan
23:53saya arah
23:54dari
23:54semeni
23:55di masyak
23:55TV
23:56izin kalau
23:57untuk pasca tahun ini
23:58kan memang
23:58berbeda
23:58karena
23:59adanya situasi
24:00ketergangan
24:00geopolitik
24:01juga yang terjadi
24:02kemudian
24:03juga tadi
24:03sempat disinggung
24:04soal adanya
24:05keselakahan
24:06tentunya
24:06yang membuat
24:07tidak peduli
24:08dengan satu sama lain
24:09nah ini jadi menarik juga
24:10bagaimana
24:11peran dari
24:12gereja
24:12yang bukan hanya
24:13hadir untuk
24:14mendorong
24:15masyarakat
24:15ataupun juga
24:16para umat
24:16untuk bisa melakukan
24:17tadi pertobatan
24:19namun
24:20menjadi ruang
24:21belajar juga
24:21wadah bagi para umat
24:23belajar
24:23lantas
24:23seperti apa
24:24sebenarnya
24:25kepedulian yang
24:26bisa dilakukan
24:27secara
24:28komprehensif
24:29atau dilakukan oleh
24:30masyarakat
24:30kedepannya
24:31begitu
24:31terima kasih banyak
24:34ini bahan
24:36untuk seminar
24:36dua hari
24:39secara
24:40singkat
24:41saya sharing
24:42saja
24:43apa yang terjadi
24:44di Keuskupan
24:45Agung Jakarta
24:4610 tahun
24:48kebelakang
24:49gereja
24:50katulik
24:51Keuskupan
24:51Agung Jakarta
24:52itu menjalani
24:54dua
24:54yang kami sebut
24:56arah dasar
24:57Keuskupan
24:572016
24:59sampai dengan
25:01tahun
25:012021
25:02itu temanya
25:04cinta tanah air
25:07Pancasila
25:09Pancasila
25:10kan ada lima
25:11maka
25:12setiap sila
25:13didalami
25:14dipahami
25:16diterjemahkan
25:17di dalam
25:18gagasan-gagasan
25:19kecil
25:20untuk menjadi
25:22gerakan-gerakan
25:23bersama
25:24jadi misalnya
25:27ketuhanan
25:28yang mahesa
25:29itu
25:29penjelasannya
25:30apa
25:30isinya
25:31apa
25:31saja
25:31begitu
25:33yang kedua
25:35ketiga
25:35keempat
25:36kelima
25:37berhenti
25:37pada tahun
25:382020
25:402021
25:41masih
25:42covid
25:43tidak ada
25:44gerakan
25:45jadi misalnya
25:48soal
25:49keadilan
25:50sosial
25:51bagi seluruh
25:51rakyat
25:52Indonesia
25:52kalau
25:54pergi
25:54ke samping
25:55gereja
25:56itu ada
25:57patung
25:57Yesus
25:59Yesus
25:59yang tidak
25:59punya rumah
26:00dan tiduran
26:01di pinggir
26:02lapangan
26:04Yesus
26:05tempatu
26:06nawis
26:06semua
26:07semua orang
26:08yang lewat
26:08disitu
26:09mau masuk
26:10gereja
26:10melihat
26:11ini
26:12ini bukan
26:12patung
26:13ini adalah
26:14panggilan
26:15untuk
26:16memberikan
26:16perhatian
26:17kepada
26:18saudari-saudara
26:19kita
26:19yang
26:20tidak akan
26:21dapat
26:22memperoleh
26:23keadilan
26:24karena
26:25tidak punya
26:26akses pendidikan
26:27tidak punya
26:28akses ekonomi
26:29apalagi
26:30akses politik
26:31lalu
26:33gerakannya
26:34yang berbagi
26:37dengan segala
26:38macam
26:39inovasinya
26:40nah
26:40tahun
26:412022
26:42sampai
26:43tahun
26:43ini
26:44itu
26:45sesudah
26:46Pancasila
26:47lima tahun
26:48cinta tanah air
26:49lalu
26:50kemudian
26:50lima tahun
26:51ini
26:52ajaran
26:52sosial
26:53gereja
26:53ajaran
26:55sosial
26:55gereja
26:56itu
26:56tebal
26:57sekali
26:58bukunya
26:58sejak
26:59tahun
26:591891
27:00kalau dirikas
27:02isinya
27:03lima
27:04hormat
27:05terhadap
27:06martabat
27:06manusia
27:07tanggung jawab
27:09untuk kebaikan
27:10bersama
27:13solidaritas
27:14memberi
27:15perhatian
27:15lebih kepada
27:16saudari-saudara
27:17kita yang
27:18kurang
27:18beruntung
27:19dan tanggung jawab
27:20untuk merawat
27:21alam
27:22rumah
27:23kita bersama
27:24jadi setiap
27:25tahun
27:25kalau masuk
27:27ke gereja-gereja
27:28di katedral ini
27:29di keuskupan
27:30akun
27:31Jakarta ini
27:32selalu ada
27:33poster-poster
27:33besar
27:34setiap
27:36tahun
27:36ganti
27:37ketika
27:38tahun
27:38pertama dulu
27:39Pancasila
27:40Pancasila
27:41dan sebagainya
27:42sekarang
27:43ajaran
27:44sosial
27:45gereja
27:45dan tahun
27:46ini
27:46adalah
27:47tahun
27:48mengenai
27:48tanggung jawab
27:49untuk merawat
27:51bumi
27:52sebagai rumah
27:52kita bersama
27:53itu pendidikan
27:55internalisasi
27:56nilai-nilai
27:57kemanusiaan
27:59nilai-nilai
28:00keindonesiaan
28:01harapannya
28:03buah dari
28:04internalisasi
28:05itu adalah
28:05watak Indonesia
28:07Pancasila
28:08tidak
28:10kekerasan
28:11kemanusiaan
28:13yang adil
28:14dan berada
28:15misalnya itu
28:16persatuan
28:17Indonesia
28:18jadi penandanya
28:20misalnya
28:20di sebelah
28:21gereja itu
28:22ada
28:22Plaza
28:23Pancasila
28:24itu baru
28:26dulu tidak ada
28:27lalu
28:28umat
28:29Katolik
28:29itu
28:30suka berdoa
28:31tasbeh
28:31dengan tasbeh
28:32Rosario
28:34namanya
28:34di dalam
28:35gereja
28:35Katolik
28:36Rosario
28:37itu
28:37warnanya
28:37biasa
28:38yang
28:38tak putih
28:39tak biru
28:39tak coklat
28:40tak hitam
28:41Rosario
28:42umat
28:43Katolik
28:43di
28:43Toskupon
28:44Jakarta
28:44warnanya
28:45merah putih
28:47menunjukkan
28:48bukan
28:48merah putih
28:49di
28:50penger
28:51atau
28:51merah putih
28:52di
28:53batian
28:53kita
28:54demikian
28:55juga
28:55ajaran
28:56sosial
28:56gereja
28:57umat
28:57Katolik
28:58itu
28:58mempunyai
28:59kelemahan
29:00satu
29:01tahu
29:02bahwa
29:03gereja
29:04Katolik
29:04itu
29:04mempunyai
29:05ajaran
29:06iman
29:06itu
29:07semua orang
29:07praktis
29:08semua orang
29:09tahu
29:09tetapi
29:10bahwa
29:10ada
29:11ajaran
29:11sosial
29:12gereja
29:12itu
29:13belum
29:14disadari
29:15secara
29:15luas
29:16maka
29:17selama
29:17lima
29:18tahun
29:18ini
29:18Toskupon
29:19Jakarta
29:20mengajak
29:20umatnya
29:21untuk
29:22meliadari
29:23hal itu
29:24kembali lagi
29:25di setiap
29:26gereja
29:26di 70
29:27gereja
29:28atau lebih
29:28di
29:28Kostupon
29:29Jakarta
29:30di altar
29:31belakang
29:32altar
29:32itu selalu
29:33ada
29:33banner
29:33penyadaran
29:35seperti itu
29:37moga-moga
29:38sedikit
29:39memberi
29:39ilustrasi
29:40yang
29:41konkret
29:42banyak
29:42sekali
29:42konkretnya
29:44banyak
29:44sekali
29:46terima kasih
29:48Pak
29:48Kadinal
29:48dan
29:49pertanyaan
29:49ketiga
29:49silahkan
29:51nama
29:52dan media
29:54selamat pagi
29:55Bapak Karinal
29:56dan juga
29:56saya Kezia
29:58dari TVON
29:59pertanyaannya
30:00ini
30:00kalau tema
30:01pascal
30:02tahun 2026
30:02adalah
30:03pelaksanaan
30:03acara sosial
30:04gereja yang kelima
30:05perlian
30:06kepada
30:06keuntungan
30:07menciptaan
30:08jadi kegiatan
30:09apa saja
30:09yang dapat
30:10dilakukan
30:10umat
30:11dan juga
30:11gereja
30:12dan bagaimana
30:12konsep
30:13serta persiapan
30:14dekorasi
30:14gereja
30:14mungkin kita
30:15sudah tahu
30:16bahwa
30:16ada penanaman
30:1716
30:17tahun
30:17ini
30:18dan
30:18sejauh mana
30:19dekorasi
30:19ini diharapkan
30:20membantu umat
30:21menghayati
30:21makna
30:22pasca
30:22secara
30:23lebih
30:23menarik
30:23terima kasih
30:28bagaimana
30:29menanggapinya
30:30yang namanya
30:32internalisasi
30:35pembatinan
30:36itu perlu
30:37lama
30:38perlu waktu
30:39waktu yang
30:39sangat lama
30:42sangat lama
30:43itu untuk apa
30:45pertama
30:48untuk menunjukkan
30:50bahwa
30:51umat
30:52kristiani
30:53yang
30:54lama
30:55dituduh
30:56sebagai
30:57yang merusak
30:58alam ini
30:59menurut
31:01kitab suci
31:02itu
31:03hilang
31:03dari
31:04kesadaran
31:04jadi
31:06kalau
31:07mengutip
31:09kitab suci
31:09ketika
31:11manusia
31:11diciptakan
31:12itu kan
31:14diperintahkan
31:16oleh
31:16Allah
31:16untuk
31:18menguasai
31:19bumi
31:21menguasai
31:23nah
31:24itulah
31:25yang dipraktekan
31:26oleh
31:27orang-orang
31:28yang
31:29membaca
31:31kitab suci
31:32itu
31:33artinya
31:35itu
31:35konkretnya
31:37adalah
31:37umat kristiani
31:38yang membaca
31:39alkitab itu
31:41apa
31:42tanda petik
31:43maaf
31:44dengan kata-kata
31:44ini
31:45kelakuannya
31:46ketika
31:47menafsirkan
31:48diperintah
31:49untuk
31:49menguasai
31:50bumi
31:50ya
31:52sungguh-sungguh
31:52menguasai
31:53mengeksplorasi
31:54mengekstraksi
31:56seluruh
31:58kekuayaan
31:58bumi ini
31:59untuk
31:59kepentingan
32:00sendiri
32:01maka
32:03dicap
32:04ada seorang
32:04ahli apa
32:06gitu
32:06yang mencap
32:07ini
32:07rusaknya
32:08bumi ini
32:09orang-orang
32:09kristiani
32:10itu
32:12melekat
32:12nah
32:13sekarang
32:14kita mencoba
32:14menyusun
32:15teologi
32:17yang
32:18lebih
32:19rahmah
32:19lingkungan
32:20untuk
32:21mengatakan
32:22bahwa
32:22enggak
32:23seperti itu
32:23itu
32:24karena
32:25tafsir kalian
32:25salah
32:26terhadap
32:26kitab
32:27suci
32:27baca
32:28ayat
32:28berikutnya
32:29karena
32:30ayat
32:30berikutnya
32:31mengatakan
32:32untuk
32:32memelihara
32:34dan
32:34merawat
32:35bumi
32:36itu tidak
32:36kalian baca
32:37yang dibaca
32:38hanya satu
32:39ayat yang
32:39mementingkan
32:40dirinya sendiri
32:41itu kan
32:43konsep ya
32:44nah sekarang
32:45di dalam
32:46teologi
32:47kristiani
32:47dicoba
32:49dikembangkan
32:50teologi
32:51yang
32:52melawan
32:53itu
32:55maka
32:55kalau
32:56sedikit
32:57nanti
32:58mungkin
32:58pada
32:59suatu
32:59ketika
32:59kalian bertemu
33:00edisi
33:01kitab
33:02suci
33:02kristiani
33:03itu
33:03macam-macam
33:04ada
33:05edisi
33:06keadilan
33:07jadi
33:07semua
33:07ayat yang
33:08berkaitan
33:09dengan
33:09keadilan
33:10diberi warna
33:11ada
33:12edisi
33:13parenting
33:13jadi
33:15ayat-ayat
33:15yang berkaitan
33:16dengan pendidikan
33:17anak di keluarga
33:18diberi warna
33:19termasuk
33:21green
33:24kitab suci
33:25bahasa inggrisnya
33:26apa
33:27green bible
33:29itu semua
33:31ayat yang
33:32berkaitan dengan
33:32keutuhan lingkungan
33:34diberi warna
33:36itu
33:38usaha
33:39untuk
33:39menandingi
33:41konsep lama
33:42yang ternyata
33:43adalah buah
33:44dari tafsir
33:45kitab suci
33:46yang keliru
33:47tidak lengkap
33:49maka sekarang
33:50dicoba
33:50diberi tafsir
33:51baru
33:52yang sesuai
33:53dengan
33:54tuntutan
33:54zaman
33:56tentu
33:57yang namanya
33:58teologi
33:58itu kan
33:59konsep
33:59iman
34:00yang sekarang
34:02langkah berikutnya
34:03adalah
34:05indikasi
34:06istilahnya itu
34:07rumusan
34:08bagus ya
34:09indikasi
34:11iman
34:11itu
34:13mesti
34:13berbuah
34:14pada
34:14imperatif
34:15moral
34:16jadi
34:18kalau
34:18imannya
34:18seperti itu
34:19yang sudah
34:20diberbarui
34:21yang lama
34:21sudah
34:22dikubur
34:23lalu
34:23mau
34:24menumbuhkan
34:25konsep
34:25yang baru
34:26itu indikasi
34:28iman
34:28iman
34:28gereja katolik
34:29iman
34:30kristian
34:30ini
34:30begini
34:31ini
34:31tetapi
34:33tidak berhenti
34:34pada
34:35indikatif
34:36iman
34:36harus
34:37melangkah
34:38ke
34:38imperatif
34:40moral
34:42jadi
34:43misalnya
34:44kongret
34:45kongret
34:47kongret
34:49misalnya
34:50gereja itu
34:50punya uang
34:51misalnya
34:52uangnya
34:53kolektor dari
34:54umat
34:54tentu saja
34:55bukan uangnya
34:56gereja
34:56bukan
34:56perusahaan
34:57lalu
34:59berusaha
34:59supaya
35:00uang yang
35:00sedikit
35:01ini
35:01ada
35:02buahnya
35:02sehingga
35:03pelayanan
35:04bisa menjadi
35:05semakin
35:06luas
35:06harus
35:08menyimpan
35:09uangnya
35:09dimana
35:11disimpan
35:11gereja
35:14tidak akan
35:14pernah
35:15menyimpan
35:15uang
35:16untuk
35:17membeli
35:19saham
35:19di pabrik
35:21senjata
35:21tidak akan
35:22atau
35:24di perusahaan
35:25yang merusak
35:26lingkungan
35:27tidak akan
35:28karena
35:30dengan
35:31menanam
35:32saham
35:32di perusahaan
35:33yang merusak
35:34lingkungan
35:34gereja
35:36merasa
35:36ikut
35:37menanggung
35:37konsekuensinya
35:39yang tidak
35:41bagus
35:41itu
35:42kalau kita
35:43ngomong
35:43besar-besarnya
35:44kalau kita
35:45ngomong
35:45yang kecil-kecil
35:47ini
35:48di
35:48wilayah
35:51katedral ini
35:52kalau melihat
35:53hal-hal
35:54kecil sekali
35:55ada
35:56plastik
35:56yang sudah
35:57dikumpulkan
35:58ada
35:59minyak
35:59jelantah
36:00yang sudah
36:00dikumpulkan
36:01sederhana
36:02sekali
36:02ada
36:03pohon-pohon
36:04yang ditanam
36:05dan sebagainya
36:07tidak
36:08membuang
36:09makanan
36:09halal kecil
36:11seperti itu
36:12menjadi
36:12kesadaran
36:13saya
36:14cerita sedikit
36:15bolehkah
36:16sebagai contoh
36:17bahwa
36:18internalisasi
36:19pembatinan
36:21nilai
36:21seperti itu
36:22ternyata
36:23bahkan
36:25ditangkap
36:25oleh anak-anak
36:26saya pernah
36:28ikut rapat
36:28suatu
36:29yayasan besar
36:31pengurusnya
36:32sedang rapat
36:34dan seorang
36:35ibu
36:35mengajak
36:36seorang putrinya
36:37yang masih kecil
36:38kelas 4 SD
36:39mungkin
36:41ketika kami
36:42rapat
36:43anak itu
36:44main-main
36:44sendiri
36:45dengan
36:46segala macam
36:47alat itu
36:49ketika makan
36:50siang
36:51anak itu
36:52bergabung
36:53duduk
36:54di sebelah
36:54mamanya
36:56makan
36:57selesai
36:58anak itu
36:59mulai berkeliling
37:00meja
37:01melihat
37:02piring-piring
37:03kami
37:04yang makan
37:05disitu
37:06sampai pada
37:08suatu titik
37:08dia melihat
37:09piring
37:10seorang bapak
37:11yang
37:12tidak dihabiskan
37:14nasinya
37:14atau makanannya
37:16dia teriak
37:17bukan hanya
37:18omong
37:18teriak
37:18mah
37:19ini bapak ini
37:20merampas
37:21hak orang miskin
37:22ya coba
37:25membuang makanan
37:26disosialisasikan
37:28di dalam
37:29gereja katolik
37:29itu sama
37:30dengan
37:31merampas
37:33hak
37:33orang miskin
37:34belum lagi
37:36nanti
37:36kalau kita
37:37omong
37:37tentang
37:38berapa
37:38banyak
37:39sampah
37:40makanan
37:41yang dibuang
37:42di negeri
37:42kita ini
37:43kalau tidak
37:45salah membaca
37:46dari
37:46Badan
37:48Pusat
37:48Statistik
37:49Nasional
37:49dari
37:50tahun
37:512019
37:52sampai
37:532024
37:54itu
37:55sampah
37:56makanan
37:56yang dibuang
37:57itu mulai
37:58dari
37:59219
38:03triliun
38:04rupiah
38:05kalau
38:05diuangkan
38:06dan tahun
38:072024
38:08itu sampai
38:09551
38:10triliun
38:11rupiah
38:11itu makanan
38:12yang dibuang
38:12di negeri kita
38:13sementara
38:15setiap hari
38:16kita melihat
38:16saudara-saudara
38:17kita
38:17penyeret
38:19atau mendorong
38:19gurembak
38:20sampah itu
38:20dengan
38:21anak-anak
38:22yang ada
38:23di dalamnya
38:23menginap
38:24juga
38:24disitu
38:25ini apa
38:27ini
38:27maka yang namanya
38:29ekologi
38:29itu ekologi
38:30integral
38:31jadi bukan
38:33masalah
38:34tanam
38:34pohon
38:35dan sebagainya
38:36itu juga
38:36tetapi
38:38ketika
38:38ekologi
38:39integral
38:40tidak disadari
38:41yaitu tadi
38:42yang satu
38:43membuang
38:43sampah
38:44berlimpah-limpah
38:45yang lain
38:45tidak makan
38:46karena
38:47solidaritas
38:48universal
38:48tidak
38:49terbentuk
38:53baik
38:54ya
38:56terima kasih
38:58kira-kira
38:59Bapak Kardinal
39:00ada yang ingin
39:01ditambahkan
39:04masih ada
39:05yang mau bertanya
39:06oh oke
39:07ditambah satu
39:08silahkan
39:09nama
39:10dan media
39:11silahkan
39:12mbak
39:18selamat
39:19bagi
39:19Bapak Kardinal
39:20dan para
39:20Romo
39:21saya Intan
39:21dari
39:21Aryan
39:22Gompas
39:22mungkin
39:23kalau
39:23soal
39:23pesan-pesan
39:24dan makna
39:25sudah disampaikan
39:26semua
39:26satu yang ingin
39:27saya
39:27tanyakan
39:29atau mungkin
39:29satu hal yang
39:30ingin saya juga
39:31minta ke
39:32Bapak Kardinal
39:32apakah ada
39:33pesan juga
39:33ke masyarakat
39:34tentang
39:35memaknai
39:35pasca ini
39:36kan
39:36kalau tadi
39:37Bapak Kardinal
39:37sampaikan
39:38kan
39:38dari
39:38gelap
39:38keterang
39:39tapi
39:39hidup
39:40sekarang
39:40mungkin
39:40banyak
39:41masyarakat
39:42memaknai
39:42kok kayaknya
39:43seperti
39:43kebelapan
39:44yang tidak
39:44berkesudahan
39:46kemudian
39:47di tengah
39:48ketidakpastian
39:48kayak perang
39:49dan mungkin
39:49kayak
39:50di depan
39:51kayak seperti
39:52masalah
39:52ini
39:52bagaimana
39:53masyarakat
39:53bisa memaknai
39:54arti
39:55dari
39:55pasca ini
39:56bahwa tadi
39:57mungkin
39:57yang Bapak Kardinal
39:58juga sampaikan
39:59bahwa
39:59setelah gelap
40:00ini memang
40:00kita menuju
40:01ke hal yang
40:02terang
40:02begitu
40:03terima kasih
40:06sebelum
40:06saya menanggapi
40:07pertanyaan
40:08yang sulit
40:08ini
40:10pertanyaannya
40:11bagus
40:11tapi
40:12biasanya
40:12pertanyaan
40:13bagus
40:13itu
40:13sulit
40:14dijawab
40:14saya
40:16mau
40:16mengatakan
40:17sekali lagi
40:17yang namanya
40:19kegelapan
40:20dalam arti
40:21simbolik
40:22itu adalah
40:23hal-hal
40:24yang
40:24dicetak
40:25tebal
40:26di dalam
40:27apa
40:28di dalam
40:29catatan ini
40:30di dalam
40:31teks ini
40:32dan itu
40:33saya yakini
40:34ini bukan
40:34pendapat gereja
40:35ini pendapat
40:36saya pribadi
40:37akibat-akibat
40:39buruk ini
40:40soal demokrasi
40:41soal kekerasan
40:42soal kebohongan
40:44itu akarnya
40:45atau belum akarnya
40:48sumbernya
40:49adalah
40:50KKN itu
40:52korupsi
40:54kolusi
40:55nepotisme
40:57kerusakan
40:58alam
40:59itu akibat
41:00keserakahan
41:02dan segala macam
41:03yang buruk
41:03termasuk demokrasi
41:06yang terlukai
41:07tadi yang demokrasi
41:08diperjuangkan
41:08tahun 1998
41:10sampai sekarang
41:11bukannya
41:12bertambah baik
41:13tetapi
41:14menjadi
41:15semakin jauh
41:16dari yang
41:17diidam-idamkan
41:18oleh para
41:19pejuang demokrasi
41:21pada waktu itu
41:22lilin
41:24yang menyala
41:24adalah
41:25suara-suara
41:26para akademisi
41:27para pengamat
41:29yang
41:30karena cintanya
41:31kepada tanah air
41:32dan bangsa
41:33itu selalu
41:34berusaha
41:35untuk berbicara
41:36didengarkan
41:37atau tidak
41:38dengarkan
41:38berbicara
41:40dan kita
41:41percaya
41:41pada waktunya
41:42nanti
41:42akan ada
41:43buah-buahnya
41:44sebagai tanggapan
41:47tentu
41:48kalau
41:48berbicara
41:49untuk
41:50masyarakat
41:52istilah
41:53paskah
41:53dan sebagainya
41:55itu
41:55pasti tidak
41:57dapat ditangkap
41:58dengan baik
41:59itu kan
42:00istilah
42:00kristiani
42:01kalau
42:03dibicarakan
42:05disampaikan
42:06bagi
42:07masyarakat
42:08tentu
42:09rumusannya
42:11adalah
42:11dari
42:13kolonialisme
42:15penjajahan
42:17kan pasca itu ya
42:21dari
42:21perbudakan
42:22menuju
42:23tanah terjanji
42:24dibahasakan
42:26di dalam
42:26bahasa yang
42:29umum
42:30yaitu
42:31dari
42:31penjajahan
42:32kolonialisme
42:33Belanda
42:34menuju
42:35kemerdekaan
42:37nah
42:38kemerdekaan itu
42:39bukan suatu
42:40titik yang
42:41sudah
42:41dicapai
42:42sama
42:44dengan
42:45tanah terjanji
42:46itu bukan
42:46titik yang
42:47sudah
42:47dicapai
42:48tetapi
42:49suatu
42:49titik yang
42:50sangat penting
42:51untuk terus
42:52berjalan
42:53maju
42:55majunya
42:56kemana
42:57majunya
42:58dirumuskan
42:59di dalam
43:00pembukaan
43:01undang-undang
43:01dasar
43:021945
43:03atau di dalam
43:05Pancasila
43:05kemanusiaan
43:08yang ketuhanan
43:08yang maisha
43:09kemanusiaan
43:10yang adil
43:10dan beradab
43:11itu kan
43:12nilai
43:13kemerdekaan
43:13dinilai saja
43:15sudah tercapai
43:16atau belum
43:18misalnya
43:19ketuhanan
43:20yang maisha
43:21saya pribadi
43:23kalau ditanya
43:24oleh teman-teman
43:25dari
43:25wartawan-wartawan
43:27dari
43:28mansa negara
43:29saya selalu
43:30mengatakan
43:30saya bangga
43:31menjadi orang
43:32Indonesia
43:34contohnya
43:35apa
43:35contohnya
43:36misalnya
43:37toleransinya
43:39sangat tinggi
43:40maka
43:41katedral
43:42dan masjid
43:42istiklal ini
43:43arti simboliknya
43:44sangat
43:45sangat
43:46dasyat
43:48kemanusiaan
43:49yang adil
43:50dan beradab
43:51sudah tercapai
43:51atau belum
43:54maaf ya
43:55saya ingat
43:56spontan itu
43:58tahun
43:58tahun
43:591987
44:01itu
44:02Bapak
44:02Kartono
44:02Sarto
44:03Dirjo
44:03kalau pernah
44:04kenal nama itu
44:05satu pakar
44:06sejarah
44:07yang sangat
44:08terkenal pada
44:09waktu itu
44:09sudah
44:10situ
44:10itu
44:11mengatakan
44:12maaf
44:12saya mengutip
44:13bukan kata-kata
44:14saya
44:14yang terjadi
44:16di
44:17masyarakat itu
44:19bukannya
44:21bertubuhan
44:21peradaban
44:23yang terjadi
44:24adalah
44:25pembiadaban
44:28cerminnya
44:29di mana
44:29lalu lintas
44:30kata beliau
44:31coba
44:32di lalu lintas
44:33itu siapa
44:33yang paling menang
44:35kalau negara
44:36yang beradab
44:37yang paling
44:38dihargai itu
44:39adalah
44:39pejalan kaki
44:40yang paling lemah
44:42di sini
44:43pejalan kaki
44:47yang paling menang
44:48kan
44:48truk teronton ya
44:49kalau dia lewat
44:51itu seolah-olah
44:53semua orang
44:53harus minggir
44:54dia belok sedikit saja
44:55mobil mentah
44:58mobil kalah
44:59dengan
44:59tronton
45:00tidak ada yang mengalahkan
45:01tapi
45:01bis ada yang mengalahkan
45:03mobil ada yang mengalahkan
45:04yang paling lemah
45:06belum dihargai
45:07di sini
45:08contohnya itu
45:09itu adalah
45:10cita-cita
45:11kemerdekaan
45:12yang dirumuskan
45:13sekali lagi
45:13dalam
45:14Bancasila
45:15dalam
45:16pembukaan
45:17undang-undang dasar
45:181945
45:19itu tanah
45:20terjanji
45:20yang masih
45:21sangat jauh
45:22dari
45:23dalam perjalanan kita
45:27maka kalau disebut
45:28Indonesia
45:29emas
45:29yaitulah
45:30moga-moga
45:31jadi tanah terjanji
45:33kita harus
45:34berjuang ke situ
45:35caranya bagaimana
45:37tentu
45:38menurut profesi kita
45:39masing-masing
45:41yang berbeda-beda
45:44terima kasih
45:45terima kasih
45:45Bapak Kadinal
45:46teman-teman
45:47apakah
45:47masih ada yang ingin
45:49bertanya
45:49cukup
45:50baik
45:51ya
45:52terima kasih
45:53dan juga ada yang
45:54mau ditambahkan
45:54dari Bapak Kadinal
45:56atau Romo Sam
45:56atau Romo Thomas
45:58Pulun
45:59Romo
46:00Mahar
46:01baik
46:02terima kasih
46:04terima kasih
46:05teman-teman sekalian
46:07moga-moga
46:08dapat disebarkan
46:09nilai-nilai
46:10yang
46:11kita berjuangkan
46:12bersama-sama
46:13bukan hanya
46:14karena Pasca
46:14tetapi karena
46:16kita adalah
46:16warga negara Indonesia
46:18yang mencintai
46:19tanah air kita
46:20membutuhkan
46:21nilai-nilai
46:22yang sungguh-sungguh
46:24mencerminkan
46:25moralitas
46:25sosial
46:26moralitas
46:27pribadi
46:28yang sangat tinggi
46:30terima kasih
46:31terima kasih
46:33dengan demikian
46:33kami akhiri
46:35press conference
46:36dari Kuskupan Agung Jakarta
46:37dalam rangka
46:38Pasca
46:392026
46:40terima kasih banyak
46:41atas kehadiran
46:42dari teman-teman semua
46:43teman-teman media
46:44dan mohon maaf
46:46jika ada
46:46kekurangan yang ada
46:47terima kasih
46:48Bapak Kadinal
46:49Romo Samuel
46:50Romo Thomas Ulun
46:52dan Romo Mahar
46:52dengan demikian
46:53kita selesai
46:55dan kita bisa
46:56untuk
46:57foto bersama
46:58silahkan Bapak Kadinal
46:59dan Romo
47:11sudah?
47:141, 2, 3
47:16lagi
47:181, 2, 3
47:23baik
47:24sudah lagi?
47:26cukup
47:27terima kasih
47:39jangan lupa teman-teman
47:41nanti di bawah
47:42ada konsumsi
47:44silahkan
47:46nanti masih ada
47:48misa kedua
47:49misa keluarga
47:51pukul 11
47:52yang akan dipersembahkan
47:53oleh Romo Diodatus
47:54Romo Diodatus
47:56didampingi dengan
47:57Frater Yuhan
47:58terima kasih
Komentar