Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 15 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Pengamat intelijen dan keamanan UI, Stanislaus Riyanta, mengatakan Iran kini mulai mengetahui kekuatan lawannya dalam konflik terkini.

"Dalam hal ini, Iran tidak hanya unggul secara teknis karena mampu menembak jatuh F-15 tetapi juga dalam perang propaganda. Mereka memobilisasi masyarakatnya, yang kemudian membangkitkan kekuatan emosional publik Iran. Ini menjadi pukulan serius bagi Amerika yang sebelumnya mengklaim memenangkan perang ini," kata Stanislaus dalam program Sapa Indonesia Pagi, Minggu (5/4/2026).

Terkait pilot jet tempur AS yang masih dalam pencarian, ia menyebut terdapat ketidakpastian tinggi mengenai lokasi, namun wilayah tersebut dikuasai Iran.

Menurutnya, Iran konsisten dalam menghadapi konflik dan tidak akan mundur.

"Kalau kita melihat, kedua negara ini berbeda. Warga Iran mendukung negaranya, sementara warga AS tidak sepenuhnya mendukung Donald Trump. AS melawan Iran berarti melawan ideologi. Tekanan apa pun, Iran akan melawan," ujarnya.

Sementara itu, ahli kajian wilayah AS UI, Suzie Sudarman, mengatakan kelompok neokonservatif akan sangat memengaruhi keputusan Trump.

"Apa mungkin mereka mau kalah? Jika mereka memiliki pandangan bahwa negara lain yang menjadi pesaing nyata harus disingkirkan. Jika Israel mengalami kehancuran besar, maka pilihan terakhir bisa saja penggunaan senjata nuklir," kata Suzie.

Sahabat KompasTV, mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi ter-update KompasTV di televisi Anda pada channel 11 di perangkat TV digital atau set top box. Satu langkah lebih dekat, satu langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Lintang

Baca Juga Waspada Banjir Pesisir Jakarta 59 April 2026, BMKG Ingatkan Potensi Rob saat Purnama di https://www.kompas.tv/info-publik/660965/waspada-banjir-pesisir-jakarta-5-9-april-2026-bmkg-ingatkan-potensi-rob-saat-purnama



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/660978/iran-as-memanas-f-15-as-ditembak-jatuh-perang-darat-dimulai
Transkrip
00:03Intro
00:08Korps Garda Revisi Islam IRGC merilis rekaman menunjukkan pesawat jet tempur ditembak jatuh oleh militer Iran
00:14Iran mengklaim pesawat itu milik Amerika Serikat
00:18Iran mengungkap jet tempur itu jatuh di antara Pulau Hengam dan Pulau Kesim sebelum tenggelam
00:23Berdasarkan laporan Reuters, pejabat Amerika Serikat mengkonfirmasi kejadian tersebut
00:29pesawat jet tempur yang jatuh tersebut teridentifikasi jenis F-15 E-Strike Eagle milik Amerika Serikat
00:36Dengan bala adah-adah-adah-adah-adah-adah-adah-adah-adah-adah-adah-adah-adah-adah-adah-adah-adah-adah
00:42-adah-adah
01:01Pasa Iran menembak jatuh pesawat tempur Amerika Serikat, helikopter Black Hawk dan Hercules 1-30 terlihat melintas di langit Iran
01:08Kedua pesawat tersebut diduga dikirim untuk membebaskan pilot jet tempur yang ditembak jatuh Iran
01:14Sementara itu, media Tasnim Iran melaporkan operasi pencarian menggunakan helikopter Black Hawk dan Hercules 1-30
01:20yang perlu dilakukan untuk membebaskan pilot jet tempur yang ditembak jatuh oleh angkatan bersenjata Iran
01:25Namun upaya tersebut diklaim gagal
01:27Media yang mengutip seorang pejabat Amerika Serikat melaporkan
01:31Klaim satu pilot telah diselamatkan hidup-hidup
01:34Presiden Donald Trump menyampaikan pesan pasca yang optimis
01:37kepada bangsa Amerika di tengah laporan dua pesawat tempur Amerika yang ditembak jatuh di atas wilayah Iran
01:43Dalam pidatonya, Trump menyebut pada akhirnya kejahatan dan keburukan tidak akan menang
01:49Menurut laporan media, pasukan khusus Amerika menyelamatkan salah satu dari dua anggota milita tersebut
01:54Sementara, video beredar di media sosial menunjukkan pesawat Amerika Serikat terbang di atas Iran
01:59sebagai bagian dari misi pencarian
02:31Saling serang terus dilakukan baik Iran maupun Amerika Serikat
02:34Iran pun juga mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat dan negara-negara teluk yang menjadi tuan rumah
02:40pangkalan militer Amerika Serikat untuk mengusir pasukan Amerika Serikat
02:43Jika tidak, Iran akan memberikan serangan yang menghancurkan
02:56Kurang dari 48 jam setelah Donald Trump menyatakan militer Amerika Serikat telah mengalahkan dan menghancurkan Iran sepenuhnya
03:04Sebuah jet tempur Amerika Serikat justru ditembak jatuh di wilayah Iran
03:08Iran pun mengultimatum Amerika Serikat dan negara teluk yang memiliki pangkalan militer Amerika Serikat untuk mengusir pasukan Amerika Serikat
03:16Lalu akankah serangan ini menjadi tanda bahwa Iran masih memiliki kekuatan penuh
03:21Sementara Amerika Serikat terus mengklaim kemenangan atas Iran
03:25Akankah jatuhnya pesawat Amerika Serikat menjadi pemicu
03:28Amerika benar-benar akan mengerahkan pasukan yang menyerang Iran lewat darat
03:32Kita akan bahas bersama dengan sejumlah narasumber yang sudah hadir melalui sambungan daring
03:36Ada pengamat intelijen dan keamanan Universitas Indonesia, Stanislaus Rianta
03:41Dan ahli kajian wilayah Amerika Serikat Universitas Indonesia, Susi Sudarban
03:47Selamat pagi Mas Stanis, Bu Susi
03:49Selamat pagi Mas Bermanan
03:52Baik, saya ke Mas Stanis terlebih dahulu
03:54Mas Stanis, dengan ditembaknya pesawat jet tempur Amerika Serikat F-15 yang sebelumnya dibilangnya ini F-35
04:01Ini apakah menjadi pukulan signifikan bagi Amerika Serikat?
04:06Ya tentu ini menjadi masalah serius bagi Amerika Serikat yang terkenal mempunyai halus istilah canggih
04:12Apalagi dia nomor satu di global air power
04:14Dan Iran nomor 16, nomor 15, Israel nomor 15
04:19Ini tentu menjadi pukulannya sangat serius dan hebatnya lagi
04:22Iran mampu mengkapitalisasi isu ini
04:25Dia dengan mengerahkan masyarakat memberikan hadiah yang cukup besar bagi yang menemukan plot tersebut
04:30Jadi dalam hal ini, Iran tidak hanya menang secara teknis mampu mengalahkan atau menembak jatuh pesawat F-15
04:38Tetapi juga mampu melakukan perang ulasal propaganda, jadi pushprop namanya
04:42Jadi dia mempropaganda masyarakatnya, mempobilisasi masyarakatnya untuk mencari itu
04:48Dan itu nampak membangkitkan semacam kekuatan emosional masyarakat Iran
04:52Dan ini saya kira menjadi pukulan serius bagi Amerika yang telah mengklaim memenangkan perang ini
04:58Kemudian kalau kita lihat strategi yang digunakan oleh Iran dengan menggunakan sensor inframerah pasif
05:05Sehingga ini tidak bisa dideteksi oleh radar Amerika Serikat
05:09Ini bentuk seperti apa?
05:10Mas Tandis, apakah kemudian ini bisa dibilang Iran cerdik menggunakan strategi yang mungkin menggunakan teknologi sederhana
05:17Untuk mengalahkan dalam tanda kutip teknologi yang lebih tinggi dari Amerika Serikat?
05:22Ya, beberapa kali Iran melakukan ini termasuk menggunakan drone yang murah
05:26Kemudian untuk melakukan serangan-serangan yang tidak terdeteksi termasuk menggunakan teknologi inframerah
05:30Dan Iran itu adalah salah satu negara yang sulit sekali dipotret kekuatan militernya dan kekuatan intelijennya
05:37Jadi ini yang menyulitkan lawan dari Iran untuk memprediksi
05:41Karena di dalam disiplin intelijen itu kita bisa memenangkan perang ketika kita mengetahui kekuatan lawan
05:48Nah justru kekuatan lawan inilah yang tidak bisa diketahui ketika lawannya adalah Iran
05:52Oke, kemudian tadi terkait dengan satu kru yang dilaporkan masih hilang dari pesawat F-15 Amerika Serikat ini
06:01Untuk dalam tanda kutip lagi nih, balapan mungkin antara Iran dan juga Amerika Serikat
06:06Untuk siapa yang paling lebih dulu untuk menemukan kru tersebut
06:09Kira-kira Mas Tandis, kemungkinan yang akan muncul seperti apa ketika Iran misalnya menemukan duluan
06:16Atau Amerika Serikat yang menemukan duluan
06:18Ya tentu dalam situasi perang seperti ini ketidakpastiannya sangat tinggi
06:22Tetapi Iran itu menguasai wilayah, karena ini ada wilayah Iran
06:25Jadi di atas kertas harusnya Iran lebih bisa menguasai situasi ini
06:31Tetapi Amerika juga mempunyai teknologi yang cukup kuat untuk mencari itu
06:35Kita tidak tahu seperti apa karena ketidakpastian tinggi
06:38Tapi yang jelas Iran menguasai wilayah, kemudian Amerika menguasai teknologi
06:42Baik, saya ke Bu Susi
06:44Bu Susi melihat tadi serangan yang dilakukan Iran kemudian bisa menghancurkan jet dari Amerika Serikat
06:51Kemudian menggunakan teknologi yang demikian dan juga sekarang sedang berlomba untuk mencari kru pesawat tersebut
06:57Pandangan Anda menurut mungkin sisi dari Amerika Serikat, Bu Susi?
07:01Ini menginspirasi ya negara-negara lain bahwa sebetulnya Amerika Serikat tidak seperti bisa dikalahkan
07:09Tidak mudah dikalahkan karena teknologinya tinggi
07:12Justru Iran ini memberikan inspirasi yang sangat membahayakan bagi kekuatan Amerika yang tergantung pada
07:19The strong will do what it can, the weak suffer what they must
07:23Jadi sebetulnya saya lihat ini suatu pembelajaran
07:27Apakah ini pembelajarannya diapresiasi oleh Amerika Serikat atau tidak
07:32Nanti kita lihat buktinya
07:33Kalau mereka marah, mereka akan semena-mena melakukan pemboman kembali kepada Iran
07:39Tetapi kalau kita lihat modal sosial yang dimiliki oleh masyarakat Iran
07:43Karena mereka ini menyangkut agamanya, menyangkut tatanan sosialnya
07:49Mungkin Amerika di sini terbukti bahwa air power itu kalau tidak terlalu nuans
07:55Teksturnya tentang masyarakat yang akan dibidik
07:58Ini akan menjadi kesulitan besar
08:02Karena di sini Irannya mengenal Amerika
08:04Tapi Amerikanya tidak mengenal Iran
08:07Ini menarik
08:09Oke, tapi kalau kita melihat mungkin Bu Susi dengan pukulan telak seperti ini
08:14Amerika Serikat, apakah kemudian tadi kemungkinannya akan lebih masif lagi
08:19Lebih emosi untuk menyerang Iran
08:20Atau justru dia lebih berpikir kembali
08:23Memikirkan lebih matang strategi apa yang akan digunakan
08:25Oke, kalau kita lihat secara fundamental
08:27Ini adalah kelanjutan dari sejarah
08:30Dimana neokonservatism itu menguasai kebijakan luar negeri Amerika Serikat
08:36Kebijakan luar negeri Amerika Serikat telah dibentuk lama sekali oleh
08:41The Committee for the Present Danger
08:43Lalu Project for the New American Century
08:46Orang-orangnya masih hadir seperti Steve Bannon
08:49Itu anggota dari Committee on the Present Danger
08:52PNAC
08:53Mereka mengatakan bahwa mereka harus atau wajib membunuh negara
08:59Yang berkompetisi dengan Amerika Serikat
09:02Kalau kita lihat upaya-upaya itu jelas ya
09:04Yang dilakukan oleh Donald Trump
09:06Lalu menggunakan masalah agama sebagai cara untuk memperkecil
09:13Kekecewaan dari rakyat Amerika
09:16Misalnya dia mengundang evangelist ke White House
09:19Lalu persis semua ini menjelang Pascah
09:22Jadi semacam menggunakan clock belief systems ya
09:27Yang sama juga dengan masyarakat Iran dengan Syiah
09:31Atau ajaran Syiahnya memupuk modal sosial
09:35Jadi kalau kita lihat ini bukan sesuatu yang baru
09:39Ini adalah fundamentally ada dalam sejarah Amerika
09:43Membentuk kenyataan bahwa dalam kelemahan apapun juga
09:48Neokonservatif berupaya untuk mengalahkan negara yang bersaing dengan Amerika
09:54Dalam hal ini kan David versus Goliath gitu
09:58Goliathnya Amerika Davidnya kecil tapi cerdik gitu loh ya
10:03Jadi saya melihat ini interesting sekali
10:05Karena ini ada kontinuitas tidak ada perubahan
10:08Kontinuitas masih hanya dia invisible gak kelihatan
10:13Baik, pandangan Anda kalau melihat tadi Mas Tanis
10:18Apa ya, respons dari Amerika Serikat terkait dengan serangan ini
10:22Apakah kemudian tadi semakin agresif
10:24Atau justru mundur dulu
10:27Atau mungkin memikirkan lagi yang lebih tepat seperti apa
10:29Kalau kita lihat Heksef
10:31Oh ini untuk Mas Tanis ya?
10:34Ya Bu
10:35Silahkan Mas Tanis dulu
10:37Kalau kita melihat dua negara ini kan berbeda ya
10:41Di Iran itu hampir semua warga negaranya mendukung
10:44Mendukung bagaimana perang ini melawan Amerika
10:47Sementara Amerika itu tidak semua mendukung presidennya
10:50Bahkan beberapa kongres mengatakan ini perannya Trump
10:53Bukan perannya Amerika
10:54Sementara juga ada kesulitan-kesulitan
10:57Sekait nanti ada tekanan politik, tekanan ekonomi
10:59Dan berbeda dengan Iran
11:00Melawan Amerika ini didukung dengan kekuatan ideologi
11:04Dan ini yang sangat sulit untuk dikalahkan
11:06Karena ideologi itu mereka berperang bisa sampai mati
11:09Mereka bisa melakukan itu
11:10Dan ini yang mungkin tidak dimiliki oleh Amerika
11:13Apalagi tekanan-tekanan politik dan ekonomi cukup kuat
11:17Nah akhirnya sampai kapan perang ini berakhir
11:19Kita melihat bahwa dari beberapa pengamat
11:24Mengatakan, dari beberapa analis mengatakan bahwa
11:25Trump cukup agresif tapi juga labil
11:29Nah inilah yang sudah ditebak
11:30Tapi Iran konsisten
11:32Iran konsisten untuk melawan
11:34Diancam seperti apapun dia tetap melawan
11:36Tidak pernah ada perkataan-perkataan Iran untuk mundur
11:39Sementara Amerika mengatakan besok akan selesai
11:41Tetapi tidak selesai-selesai juga
11:43Ini yang menarik sehingga ini cukup
11:46Terus untuk diprediksi tetapi
11:47Yang jelas apapun bentuk tekanan Amerika
11:50Iran pasti akan melawan
11:51Baik, tekanan apapun Iran pasti akan melawan
11:54Tapi bagaimana dengan Amerika Serikat?
11:56Bu Susi dengan tekanan yang luar biasa
11:58Dari segala sisi, dari dalam negeri
12:01Mulai dari ekonominya
12:02Masyarakat Amerika Serikat mulai teriak soal harga minyak
12:04Kemudian juga soal pemilu selayang
12:07Ini kemudian juga jadi bayang-bayang gitu
12:09Bagi Trump untuk dalam konflik ini
12:12Seperti apa kemudian ke depannya gitu
12:13Bu Susi, Amerika Serikat akan
12:15Seperti apa mungkin mengeluarkan exit strateginya?
12:19Oke, kembali kepada
12:21Kontinuitas yang saya sebutkan
12:23Fundamentally ini orang-orang neokonservatif
12:26Yang menentukan arahnya Trump
12:28Juga bukan Trump sendiri
12:29Artinya mereka punya brain trust
12:31Yang disebut neokonservatif
12:32Yang sudah berkuasa sejak lama
12:35Terutama pada masa George Bush Jr.
12:38Jadi kalau saya lihat
12:40Yang unpredictable adalah Trump dan Hexeth
12:43Karena Hexeth adalah orang yang didorong
12:46Oleh kaum Zionis
12:47Untuk menjadi Secretary of Defense
12:50Atau Secretary of War
12:51Sekarang masalahnya apa mungkin
12:54Mereka mau kalah
12:55Kalau mereka sudah mempunyai
12:57Ideologi atau belief system
13:00Bahwa negara lain yang bersaing
13:03Secara nyata dengan Amerika Serikat
13:05Harus dipunahkan
13:06Nah ini yang berbahaya
13:07Karena sekarang mulai beberapa
13:10Penasehat Presiden Trump
13:12Mengumpulkan bahwa
13:13Kalau misalnya Israel hancur-hancuran
13:15Yang akan mereka lakukan
13:17Terakhir adalah mendrop bom nuklir
13:20Yang mengerikan
13:22Bukan dari Amerika Serikatnya
13:24Tetapi dari Israelnya
13:26Dan pendukungnya adalah para neokonservatif
13:28Yang memang dimulainya
13:30Sejak Committee on the Present Danger
13:32Adalah kaum Yahudi
13:34Republican
13:37Oke ini yang kita tidak inginkan gitu ya
13:40Kemudian menggunakan nuklir disana
13:42Bukan Amerika Serikat
13:42Tapi Israel
13:43Kalau pandangan Anda Mas Tanis
13:45Kemungkinan seperti itu bagaimana?
13:48Ya itu memang sudah muncul di publik
13:52Pandang-pandang seperti itu
13:53Dan ini kan yang tidak kita inginkan bahwa
13:55Ketika nanti Amerika atau Israel
13:57Berada pada titik-titik kritis
13:59Dia akan menggunakan senjata
14:01Yang cukup
14:02Akan menciptakan bencana di dunia
14:04Dan itu mungkin terjadi
14:05Saya sepakat dengan Bu Susi
14:07Bahwa Israel di Bali ini
14:08Terus istilah kami
14:10Mengompor-ngompor Amerika
14:11Untuk melawan terus
14:12Melawan terus
14:12Dan nanti pada titik kritis
14:14Akan menggunakan senjata-senjata yang besar
14:16Tapi lagi-lagi
14:18Iran tidak pernah takut dengan hal itu
14:19Dan ini kalau dibiarkan
14:21Ini menjadi perang
14:22Ya kekawatiran kita perang dunia ketiga
14:24Kan terjadi ini
14:25Sudah terjadi seperti ini
14:26Dan dampaknya kan
14:26Bukan dampak senjata yang ke kita
14:28Tapi dampak ekonomi
14:29Dampak politik
14:30Itu kan cukup kuat bagi kita
14:31Dampak ini kita rasakan
14:33Saya kira ini cukup
14:34Cukup berbahaya
14:36Dan perlu ada tekanan
14:37Dari banyak negara
14:38Banyak pihak
14:38Untuk segera menghentikan ini
14:40Oke baik
14:41Kembali saya ke Bu Susi
14:43Jika kemudian nuklir
14:44Ini bukan dari Amerika Serikat
14:45Tapi dari Israel
14:46Nah Amerika Serikat sendiri
14:48Apakah dengan tekanan ini
14:49Juga semakin meyakinkan
14:51Ataupun menyegerakan
14:52Pengiriman pasukan darat
14:53Misalnya untuk
14:54Menginvasi Iran
14:55Bu Susi
14:56Dia tidak berdaya ya
14:59Karena sudah komit dari awal
15:02Dengan Israel
15:02Apapun yang dilakukan Israel
15:04Amerika pasti melindungi gitu ya
15:06Jadi kalau misalnya kita melihat
15:08Langkah ini terjadi
15:09Yang disuarakan oleh orang-orang Amerika
15:12Adalah jangan-jangan
15:13Kan kalau Israel
15:15Membom nuklir
15:16Lalu dia diexpel dari
15:18Dikeluarkan dari Middle East
15:20Dia sudah nyaman
15:22Berada di Amerika Serikat
15:24Jadi mereka akan kembali
15:25Ke Amerika Serikat
15:26Dan menyebutkan sebagai
15:27United States of Israel
15:29United States of America
15:30Nah ini kan
15:32Santer di antara
15:34Publik opinion Amerika ya
15:36Nggak tahu nantinya
15:37Apakah berani
15:38Dia melakukan hal yang
15:40Begitu fatal ya
15:41Untuk eksistensi dari Israel sendiri
15:44Tapi kita tahu
15:45Selama ini kan
15:46Israel nggak pernah berhenti
15:48Sama kuatnya dengan
15:49Kehendak Iran
15:51Untuk melawan
15:52Jadi dia melawan
15:53Dengan melakukan segala hal
15:55Yang keji
15:56Pun mereka berani
15:57Jadi saya takutnya
15:59Justru tangan kanan mereka itu
16:01Yang akan
16:03Memicu
16:04Perang Dunia Ketiga
16:05Ini yang tidak bisa dipredik
16:07Pada saat ini ya
16:08Bicara soal kemungkinan
16:11Perang Dunia Ketiga
16:12Ini memang untuk
16:13Negara-negara teluk
16:14Belum ada
16:15Paling tidak sampai sekarang
16:17Yang ikut menyerang
16:18Ataupun membalas
16:18Serangan ke Iran
16:20Tapi kemudian
16:20Iran ini sudah
16:22Mengeluarkan ultimatum
16:23Kepada negara-negara teluk
16:24Terutama yang punya
16:25Pangkalan militan Amerika Serikat
16:27Jika memang mereka
16:28Tidak ingin mengusir
16:29Pasukan Amerika Serikat
16:30Dari wilayah mereka
16:31Mereka akan melakukan serangan
16:32Bahkan sampai ke
16:33Ibu kota negaranya
16:34Saya mau ke
16:35Mas Tanis
16:35Seperti apa
16:36Kemudian
16:37Kemungkinannya
16:38Kedepannya
16:39Apakah kemudian negara-negara teluk
16:40Yang di ultimatum ini
16:41Akan menuruti
16:42Kemauan Iran
16:43Atau ya
16:43Tetap mereka
16:44Dari pihak Amerika Serikat
16:46Kita lihat sampai saat ini
16:48Kan tidak ada
16:48Negara-negara di teluk
16:49Yang secara terang-terangan
16:51Berani membela Amerika
16:52Dan membantu
16:54Mengirimkan pasukan
16:55Untuk menyerang Iran
16:55Ini menunjukkan bahwa
16:57Iran cukup diperhitungkan
16:58Dalam hal ini
16:59Dan tidak hanya
17:00Di negara teluk
17:01Saya kira negara NATO
17:02Juga berpikir ulang
17:03Karena apa
17:04Iran mempunyai rudal
17:06Yang jangkauannya itu
17:07Bisa mencapai negara-negara NATO
17:09Itu yang mereka pikirkan
17:10Ketika mereka ikut
17:11Ikut berperang ini
17:12Maka mereka menjadikan
17:13Dan sasaran itu
17:13Amerika mungkin jauh
17:15Jangkauan rudalnya
17:15Mungkin tidak sampai sana
17:16Tapi negara-negara NATO
17:18Kemudian negara-negara teluk
17:19Itu sangat mengkhawatirkan hal ini
17:21Dan Iran saya yakin
17:22Tidak akan main-main
17:23Dalam hal ini
17:23Dia bisa
17:24Dia bisa menggunakan senjatanya
17:26Dan
17:26Mampu melakukan serangan-serangan
17:28Di titik
17:29Di pusat-pusat
17:30Di negara-negara
17:31Yang mendukung Amerika
17:32Ini yang pasti
17:33Sangat dikhawatirkan
17:34Oleh negara-negara tersebut
17:35Jadi pilihannya apa
17:36Apakah mereka
17:37Mengikuti dengan
17:38Mengusir pasukan Amerika Serikat
17:40Dari wilayah teluk
17:41Yang tadi saya sebutkan
17:42Mas
17:42Ya mereka
17:45Menggunakan
17:45Menggunakan diplomasi
17:47Yang mereka
17:47Diam-diam akan membantu Amerika
17:49Akan membiarkan Amerika
17:50Menggunakan pangkalannya
17:51Tetapi juga tidak terang-terangan
17:52Untuk melakukan serangan
17:54Kepada Iran
17:54Saya kira
17:55Politik itu
17:56Yang atau cara itu
17:57Yang mereka gunakan
17:58Untuk mendapatkan
17:59Apa
18:00Keuntuhan
18:00Atau menyelamatkan negaranya
18:01Oke
18:02Kalau pandangan Bu Susi
18:04Seperti apa Bu
18:04Apa yang kemudian
18:05Akan dilakukan oleh
18:06Negara-negara teluk ini
18:07Apakah
18:08Tadi
18:09Secara terang-terangan
18:09Mengusir
18:10Atau mungkin
18:11Cara lain yang tadi
18:12Mungkin tidak terlalu kelihatan
18:14Tapi tetap mendapatkan
18:16Keuntungan di
18:17Dua sisi
18:18Seperti itu
18:18Tapi suara-suara mereka
18:20Lantang
18:21Menyatakan
18:21Hayo
18:22Serbu Amerika
18:23Serbu Iran
18:24Melalui
18:25Ground troops
18:25Lalu kita lihat sendiri
18:27Di Indonesia
18:29Ormas agama yang
18:31Cukup besar
18:32Kekuatannya itu
18:33Dirangkul
18:34Lalu
18:34Duta besar Amerika
18:35Untuk menyatakan
18:36Iran
18:36Sebagai agresor
18:37Ini mengagetkan
18:39Karena dipotret
18:40Dan dinyatakan
18:41Jadi mereka
18:42Tidak
18:43Menunggu lagi
18:44Opini publik
18:46Mereka langsung
18:46Merangkul
18:47Ormas
18:48Yang terbesar
18:49Untuk menyatakan
18:50Bahwa
18:51Kelompok
18:52Sunni Indonesia
18:53Juga anti
18:53Iran
18:54Saya rasa
18:55Sama saja
18:55Dengan negara-negara
18:56Teluk
18:57Jadi
18:57Di balik
18:59Rayuan dari
18:59Amerika Serikat
19:00Mereka sendiri
19:01Juga mendorong
19:02Amerika Serikat
19:03Untuk melakukan
19:04Destruksi
19:05Dari sebuah
19:06Negara
19:06Yang
19:07Layak
19:08Untuk
19:08Di
19:09Agumi
19:10Gitu
19:10Oleh negara-negara
19:12Dunia ketiga
19:12Ini yang
19:13Amerika Serikat
19:14Akan secara
19:15Jaring
19:16Akan mengupayakan
19:18Agar mereka
19:19Sama
19:19Sekata
19:20Satu page
19:22Yang sama
19:22Dengan Amerika Serikat
19:24Untuk
19:24Meniadakan
19:25Negara yang
19:26Bersaing dengan Amerika
19:28Jelas ini kan
19:29Air warfare
19:30Aja gak
19:31Nengbus
19:31Gitu loh
19:32Malah
19:33Pesawat-pesawat
19:33Mereka
19:34Dijatuhkan
19:35Termasuk
19:35Pesawat yang
19:36Tidak
19:37Pernah
19:38Jatuh
19:39Selama
19:39Berapa
19:40Tahun
19:40Lalu
19:41F-16CJ
19:44Fighting Falcon
19:45Juga kena
19:46Lalu pengisi
19:46Bahan bakarnya
19:47Juga
19:48Menyatakan
19:49Emergency
19:50Ini suatu
19:51Penghinaan
19:51Yang luar biasa
19:52Tidak biasa
19:53Mereka telan
19:54Suatu penghinaan
19:56Bahwa teknologi
19:57Mereka
19:57Dianggap
19:58Kurang canggih
20:00Dibandingkan
20:00Negara dunia ketiga
20:02Yang
20:02Mempunyai
20:03Teknik tersendiri
20:04Ini
20:05Kehilangan muka
20:06Mereka
20:06Kurang lebih
20:07Oke
20:08Dengan
20:09Tadi ya
20:10Status negara
20:11Sebagai negara
20:11Dunia ketiga
20:12Bisa mengalahkan
20:12Negara adidaya
20:13Dengan
20:14Teknologi yang mungkin
20:15Tidak
20:16Bukan teknologi yang
20:17Canggih
20:18Seperti itu
20:18Sebelumnya
20:19Saya sempat sebutkan
20:20Dan
20:21Kita harapkan juga
20:22Semoga
20:23Ini menjadi
20:24Pukulan telak
20:25Dan membuat
20:25Amerika Serikat
20:26Berpikir-pikir kembali
20:26Terkait dengan lanjutan
20:27Perang di sana
20:29Terima kasih
20:30Terima kasih pandangannya
20:30Bu Susi Sudarman
20:31Ahli kajian
20:32Wilayah Amerika Serikat
20:33Universitas Indonesia
20:33Dan juga
20:34Mas Tanis Laus
20:35Srianta
20:35Pengamat intelijen
20:36Dan juga
20:37Keamanan
20:37Bergabung bersama kami
20:40Di Sapa Indonesia
20:41Pagi
20:41Selamat pagi
20:44Saudara
20:45Jangan
20:46Beranjak
20:46Kami masih akan
20:47Kembali
20:48Dengan informasi
20:49Lainnya
20:49Di antaranya
20:50Terkait
20:51Dengan
20:52Pemakaman
20:53Salah satu
20:54Prajurit TNI
20:55Yang gugur
20:55Dalam tugas
20:56PBB
20:57Di Libanon
20:58Di Taman Makam
20:59Pahlawan Cikutra
21:00Kota Bandung
21:01Pada Minggu pagi ini
21:02Kami akan
21:03Hadirkan laporan langsung
21:04Ya usai jeda
21:05Terima kasih
Komentar

Dianjurkan