Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Serangan Amerika Serikat yang menghantam jembatan di Iran menewaskan 13 orang dan 95 orang luka. Warga sipil Iran yang menjadi korban mengutuk Amerika Serikat yang menyerang infrastruktur sipil.

Jembatan B1 yang menghubungkan ibu kota Iran, Teheran, dan Karaj hancur seketika setelah menjadi sasaran dalam dua gelombang serangan rudal milik Amerika Serikat, Kamis waktu setempat.

Akibatnya, 13 orang tewas dan 95 orang luka. Sejumlah korban luka dirawat di Rumah Sakit Imam Ali di kota Karaj.

Salah satunya, Muhammad Yasai, mengutuk aksi militer AS yang menyerang infrastruktur sipil. Yasai saat itu sedang menggendong anak perempuannya, dan tiba-tiba banyak batu besar berjatuhan yang kemudian menimpa kakinya.

#AS #IRAN #jembataniran

Baca Juga Lagi, 3 Prajurit TNI Terluka Akibat Ledakan yang Terjadi di Lebanon | BERITA UTAMA di https://www.kompas.tv/internasional/660924/lagi-3-prajurit-tni-terluka-akibat-ledakan-yang-terjadi-di-lebanon-berita-utama



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/660925/as-serang-jembatan-di-iran-warga-sipil-jadi-korban-13-orang-meninggal-95-terluka-berita-utama
Transkrip
00:00Jembatan Biwan yang menghubungkan ibu kota Iran, Teheran dan Karaj
00:03hancur seketika usai menjadi sasaran dalam dua gelombang serangan rudal milik Amerika Serikat
00:08kamis waktu setempat.
00:11Akibatnya 13 orang tewas dan 95 orang luka.
00:15Sejumlah korban luka dirawat di rumah sakit Imam Ali di kota Karaj.
00:20Salah satunya Muhammad Yasai.
00:22Ia mengutuk aksi militer AS yang menyerang infrastruktur sipil.
00:25Yasai saat itu sedang menggendong anak perempuannya dan tiba-tiba banyak batu besar berjatuhan
00:31yang kemudian menimpa kaklinya.
01:07Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengakui serangan tersebut dan mengancam akan terus melancarkan serangan yang lebih besar
01:15jika tidak terjadi kesepakatan dengan Iran.
01:18Sementara Menlu Iran Abbas Arachi menyebut serangan kebangunan sipil tidak akan memaksa Iran untuk menyerah
01:25dan hanya menunjukkan kekalahan dan keruntuhan moral musuh yang sedang kacau.
01:30Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan