00:00Unifil telah melepas tiga anggota TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB dari Beirut, Lebanon menuju Indonesia.
00:08Sudah bersama kami, Mita Septiana, kakak kandung Kopda Anumerta Farizal Romadon.
00:14Selamat sore, Mbak Mita.
00:18Ya, selamat sore Mbak.
00:20Kami, keluarga besar Kompas TV, mengucapkan turut berduka sedalam-dalamnya
00:25atas berpulangnya Kopda Anumerta Farizal Romadon sebagai pahlawan, sebagai penjaga di garda perdamaian, Mbak.
00:34Ya, terima kasih.
00:35Terima kasih juga di tengah kondisi duka ini, Mbak Mita bersedia untuk kami wawancarai.
00:41Mbak Mita, kalau informasi terkini, rencana pemulangannya seperti apa?
00:49Ya, kami sudah menemukan informasi ya, Mbak.
00:52Informasi terkait dengan pemulangan adik saya, yang rencananya hari ini sudah mulai
00:58diangkat dari Tiret menuju Istanbul, kalau tidak salah, dan besok, besok sekitar setengah enam
01:07itu sudah sampai di Jakarta.
01:10Kemudian, sebetulnya sudah diinformasikan bahwa di Jakarta akan ada serah terima begitu.
01:17Kemudian nanti baru akan dikeluarkan ke Jogja, seperti itu, Mbak.
01:21Nah, kemungkinan nanti kalau sampai di Jogja itu Sabtu malam, untuk pemakamannya di hari Minggunya, Mbak.
01:28Oke, tiba di Indonesia tadi setengah enam pagi atau sore, Mbak?
01:33Sore, sore, Mbak. Setengah enam sore di Soekarno-Hatta.
01:38Oke, jadi pukul setengah enam sore, rencana besok, almarhum akan tiba di Soekarno-Hatta,
01:44lalu akan dibawa ke Jogja langsung ya, Mbak, ya?
01:46Iya, iya, Mbak, ke Jogja, di Kulonprogo.
01:49Di Kulonprogo, tepatnya.
01:52Kalau untuk rencana pemakaman, saya dapat informasi kemarin keluarga sedang berembuk ya, Mbak, ya?
01:58Untuk menentukan di mana makam dari Kopda Anumerta Farizal Romadon sudah ada keputusankah?
02:05Iya, sudah, Mbak. Insya Allah sudah ada keputusan dari keluarga yang akan dimakamkan di TMP,
02:11Kiri TNI, Kulonprogo.
02:13Ada pertimbangan khusus di TMP itu yang dipilih? Apakah karena memang menghargai jasa almarhum sebagai pahlawan?
02:24Iya, memang kemarin sudah diberitahu oleh komandan Rizal itu disampaikan bahwa diharapkan nanti,
02:32karena ini kan misi pergamaian internasional ya, Mbak.
02:35Jadi, sebagai bentuk menghargai jasa varial, dan juga nantinya karena masih ada anak,
02:43masih ada anak kecil, jadi ya, kita diputuskan untuk setuju untuk dimakamkan di TMP,
02:49makam pahlawan Kiri TNI, Kulonprogo. Seperti itu.
02:52Mbak Mita, izinkan kami bertanya soal sosok almarhum.
02:57Kopda Anumerta Farizal ini punya berapa anak, dan bagaimana kesehariannya?
03:04Ya, untuk Farizal ini memiliki satu anak ya, Mbak, yang usianya besok Mei itu dua tahun,
03:11kemudian kalau sosok sendiri, adik saya itu memang adalah pribadi yang sederhana, Mbak.
03:18Memang dari sekolah dulu, dari SMP itu memang dia sudah memiliki jiwa kedisiplinan, Mbak.
03:25Yang masih saya ingat sampai sekarang itu, yang sampai sekarang itu masih benar-benar pernya,
03:31itu ketika dulu memang sejak SMP itu sudah memiliki tekad ya, Mbak,
03:36tekad untuk mengadi, untuk menjadi seorang sentara nasional, sudah dipersiapkan,
03:42sudah tekadnya itu sudah mantap sekali ya, untuk olahraga.
03:46Nah, kemudian anaknya itu dulu ketika sekolah itu dia tidak mau, Mbak,
03:51namanya terlambat sekolah itu, dia itu adalah disipin, disipin sekali.
03:57Bahkan ketika sekolah itu pun tidak mau, Mbak, diantar orang tua itu.
04:02Dia memang mandiri, kemudian sekolahnya tinggi, Mbak.
04:05Tidak mau kalau sekolah itu berangkatnya telat, seperti itu.
04:09Nah, kemudian kalau dengan orang tua, dengan keluarga pun sangat sayang ya, Mbak,
04:19selalu ngadarin apapun, dimanapun, itu juga selalu menyempatkan untuk memberikan kabar,
04:26meskipun hanya ketentara melalui apa-apa, ataupun telepon, seperti itu, Mbak.
04:33Kalau anak beliau tadi, 2 tahun, laki-laki perempuan?
04:37Iya, perempuan, Mbak.
04:39Oh, perempuan.
04:40Saat ini kan pasti saya yakin Mbak Mita menghadapi hal yang sangat berat bersama dengan keluarga,
04:46begitu pula dengan istri dan anak dari almarhum.
04:50Bagaimana Mbak Mita, juga istri almarhum, juga anak, saling menguatkan dalam kondisi seperti ini,
04:57juga orang tua tentunya?
04:59Iya, pokoknya kami dari keluarga itu sudah ikhlas ya, Mbak,
05:03karena ini mungkin memang kedatakan dari awal, mungkin memang,
05:08apa ya, Mbak, memang adik saya itu ditakdirkan sampai usia 28 tahun,
05:14ya, seperti itulah, Mbak, ya, biar, biar, apa ya, kita itu bisa, ya lah, bisa leguh,
05:20karena memang ini sedangnya ditakdir dengan cara yang seperti ini.
05:25Kalau saat ini kondisi orang tua, juga kondisi istri almarhum seperti apa?
05:32Karena kemarin sangat terguncang saat mendengarkan kabar ini, Mbak.
05:38Iya, kalau untuk saat ini, Mbak, alhamdulillah,
05:41orang tua saya maupun adik-adik saya sudah bisa menerima, Mbak.
05:48Jadi sudah bisa diajak ngobrol, bisa diajak cerita, sudah bisa cerita, seperti itu.
05:54Jadi sudah, alhamdulillah, sudah, sudah, apa ya, Mbak, sudah ikhlas lah, Mbak.
05:59Jadi bisa tidak seperti kemarin yang sangat-sangat terpukul, sangat terburuk, seperti itu.
06:05Iya, memang ikhlas ini sulit, tapi coba saling menguatkan antar keluarga.
06:10Iya, betul.
06:12Almarhum ini anak keberapa dari berapa bersaudara, Mbak Mita?
06:16Anak kedua dari dua bersaudara.
06:18Saya kakak beradik.
06:19Oh, hanya kakak beradik saya, Mbak.
06:23Hanya kakak beradik ram saja ya?
06:25Jadi berarti Mbak Mita sangat dekat sekali dengan almarhum ya, Mbak?
06:29Iya, seperti itu, Mbak.
06:31Kalau terakhir, Mbak Mita berkomunikasi dengan almarhum kapan?
06:36Terakhir itu, ya, itu kan kemarin kan lebaran itu, Mbak, video call.
06:42Video call, minta maaf, dua kali video call.
06:46Yang pertama sendiri, yang kedua, dengan anak istrinya,
06:50disambungkan di bel call.
06:52Kemudian juga minta maaf, mengucapkan terima kasih, dan segala macam.
06:59Jadi sempat pada saat lebaran kemarin ya,
07:03untuk berkomunikasi dengan keluarga.
07:05Selama berdinas, berarti berangkat ke Lebanon itu April 2025, betul ya, Mbak Mita?
07:13Gimana?
07:14Berangkat ke Lebanon, almarhum itu awal pada April 2025, betul ya?
07:20Iya, betul Mbak, betul.
07:21Ini kan sudah setahun ya, Mbak, sudah mau pulang, Mbak.
07:25Jadi Mei itu, Mei, pertengahan Mei itu sudah pulang, tidak akan pulang.
07:29Bahkan, ibu saya sudah dikasih tahu,
07:31besok gelombang pertama pulangnya,
07:34setelah 23 Mei,
07:35jadi tinggal satu bulan lagi sebenarnya.
07:37Pada saat almarhum mau berangkat ke misi perdamaian di Unifil, di Lebanon,
07:44apa yang disampaikan oleh orang tua,
07:46apa yang disampaikan oleh istri,
07:48dan apa juga pesan dari Mbak Mita kepada almarhum pada saat itu?
07:53Iya, dulu ketika mau berangkat itu ya,
07:56kami menguntapkan ya, Mbak.
07:59Jadi kemudian halaman, terus yang intinya ya,
08:02pokoknya berhati-hati, hati-hati di sana,
08:05jaga diri bajai, jaga kesehatan, jaga kulatnya,
08:09seperti itu sih, Mbak.
08:11Dan keluarga sudah siap dan memberikan doa restu pada saat itu ya, Mbak Mita?
08:17Iya, iya, betul.
08:19Betul, memang itu kan sudah meritikkan adik saya, Mbak.
08:22Adik saya sudah ingin sekali berangkat ke sana,
08:25sudah memang niatnya mengabdi ke sana,
08:29sudah memang keinginannya sejak dulu, Mbak.
08:32Seperti itu.
08:33Iya, ini bagian dari cita-cita mengabdi untuk negara,
08:37dan ya memang takdir yang dari maha kuasa
08:41bahwa Kopda Anumerta Farizal Ramadan berpulang.
08:46Setelah beliau berpulang,
08:48apakah sudah ada yang mengunjungi keluarga dari pihak TNI
08:51dan siapa saja, Mbak, sejauh ini?
08:54Iya, kalau dari TNI itu setiap-setiap hari, Mbak,
08:57setiap hari berkundung.
08:59Komandannya dari Aceh sudah berkundung.
09:02Kemudian ada beberapa teman-temannya,
09:05ibu janji, ibu janyon, itu juga sudah datang ke sini, Mbak.
09:11Mohon maaf, saya juga bertanya,
09:14apakah kami mengonfirmasi bahwa betul ya,
09:17terhadap keluarga dari almarhum,
09:19negara memberikan seluruh haknya,
09:22sudah dikomunikasikan kepada pihak keluarga,
09:25termasuk juga jaminan pendidikan untuk anak almarhum ya, Mbak Mita ya?
09:30Iya, sudah, Mbak. Sudah disampaikan juga itu.
09:33Saat ini, yang dilakukan oleh keluarga,
09:37persiapan menuju kedatangan almarhum,
09:40seperti apa, Mbak, di rumah?
09:42Iya, Pak, di rumah,
09:44dengan dibantu para peserta tangga ya, Mbak,
09:46dengan persiapkan semuanya,
09:48mungkin untuk tempat parkir,
09:50kemudian juga saling-golong yang membersihkan jalan,
09:54seperti itu, Mbak.
09:55Anak kami kan di desa ya, Mbak,
09:56jadi kemarin persi-persi jalan sekitar,
10:01menyiapkan tempat parkir,
10:02tempat nanti wudu,
10:05untuk keluar dinazah, dan sebagainya, Mbak.
10:07Dan, kita berharap segala prosesnya nanti berlangsung dengan baik.
10:12Mbak Mita, apa yang ingin disampaikan,
10:14mewakili pihak keluarga?
10:16Mbak Mita, silahkan.
10:17Iya, iya, pokoknya,
10:19kami dari keluarga yang jelas,
10:21ingin segera adik saya,
10:24mari luar rumah,
10:25bersegera pulang ke rumah,
10:26dengan lancar,
10:28sesuai dengan jadwalnya,
10:31tidak mundur-mundur lagi,
10:32karena kamu sudah sangat merindukan,
10:34sangat menunggu ke pulangan,
10:36dengan segera, Mbak.
10:38Dan mohon doanya kepada semuanya,
10:39agar semuanya dilancarkan,
10:41hingga nanti sampai ke Indonesia,
10:44sampai ke Indonesia,
10:45hingga nanti pemakaman sudah lancar semuanya,
10:47tanpa perasaan atau apapun.
10:49Amin.
10:49Untukannya, semoga adik saya,
10:51meninggal dalam keadaan khusus,
10:53khusus, khusus, khusus.
10:54Amin.
10:55Amin, amin.
10:55Insya Allah.
10:56Amin, amin.
10:57Almarhum kembali ke tanah air,
10:59sebagai pahlawan.
11:01Terima kasih, Mbak Mita,
11:02sudah sangat tegar hari ini,
11:05sampaikan salam kami kepada seluruh keluarga,
11:08sampaikan bela sungkawa kami,
11:10mohon sampaikan bela sungkawa kami,
11:12untuk seluruh keluarga.
11:14Semoga segala prosesnya,
11:16sampai pemakaman nanti berjalan dengan baik.
11:18Terima kasih, Mbak Mita.
11:19Amin, amin.
11:20Ya, sama-sama, Mbak.
11:24Berikutnya, saudara.
Komentar