Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pemerintah Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB menggelar rapat luar biasa, atau rapat darurat, membahas serangan terhadap pasukan perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan.

Pemerintah juga mendesak investigasi menyeluruh atas serangan yang mengakibatkan tiga prajurit TNI gugur.



#UNIFIL #PBB #TNI

Baca Juga [FULL]Kepala Staf TNI AD Sebut 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Merupakan Putra Terbaik dan Terpilih di https://www.kompas.tv/regional/660908/full-kepala-staf-tni-ad-sebut-3-prajurit-tni-gugur-di-lebanon-merupakan-putra-terbaik-dan-terpilih



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/660911/pasca-gugurnya-prajurit-tni-pemerintah-indonesia-desak-rapat-darurat-dewan-keamanan-pbb
Transkrip
00:00Pemerintah Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB menggelar rapat luar biasa
00:03atau rapat darurat membahas serangan terhadap pasukan perdamaian Unifil di Lebanon Selatan.
00:08Pemerintah juga mendesak investigasi menyeluruh atas serangan yang mengakibatkan tiga prajurit TNI gugur.
00:15Pemerintah Republik Indonesia lewat perwakilan tetap kita di New York
00:22satu hari setelah insiden yang pertama
00:29meminta kepada Dewan Keamanan PBB untuk melaksanakan rapat
00:33dan pada waktu itu Perancis selaku penholder urusan Lebanon di Dewan Keamanan
00:40itu menyetujui untuk mengelagarkan rapat, rapat luar biasa Dewan Keamanan
00:47yang intinya pertama kita mengutuk ras serangan yang dilakukan terhadap penjaga perdamaian
00:53dan hal ini Unifil
00:56kemudian kita juga menuntut supaya dilakukan investigasi menyeluruh
01:02karena ini adalah misi penjaga perdamaian
01:07oleh karena itu hal seperti ini
01:11ya kalau kita ngomong tidak seharusnya
01:13tidak seharusnya terjadi
01:14selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan