- 18 jam yang lalu
KOMPAS.TV - Pakar Strategi PPAU/Alumni US Air War College Marsma (Purn) Agung Sasongkojati memaparkan bahwa opsi serangan Amerika tidak bisa menyasar target strategis utama seperti Selat Hormuz karena berisiko memicu guncangan ekonomi global, terutama terhadap stabilitas keuangan Amerika.
"Jadi ada target yang tidak menaikkan yield-nya karena tidak ada langsung ke ekonomi Amerika," kata Agung dalam program BOLA LIAR, Jumat (3/4/2026).
Sementara itu, Gubernur Lemhannas 2022-2023 Andi Widjajanto menekankan bahwa tujuan utama operasi darat akan sangat menentukan arah strategi.
Baca Juga Konflik AS-Iran Masuk Babak Baru, Dunia dalam Ketidakpastian? | BOLA LIAR di https://www.kompas.tv/nasional/660808/konflik-as-iran-masuk-babak-baru-dunia-dalam-ketidakpastian-bola-liar
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/660809/trump-siapkan-pasukan-buat-invasi-darat-ini-analisis-jalur-serangan-as-ke-iran-bola-liar
"Jadi ada target yang tidak menaikkan yield-nya karena tidak ada langsung ke ekonomi Amerika," kata Agung dalam program BOLA LIAR, Jumat (3/4/2026).
Sementara itu, Gubernur Lemhannas 2022-2023 Andi Widjajanto menekankan bahwa tujuan utama operasi darat akan sangat menentukan arah strategi.
Baca Juga Konflik AS-Iran Masuk Babak Baru, Dunia dalam Ketidakpastian? | BOLA LIAR di https://www.kompas.tv/nasional/660808/konflik-as-iran-masuk-babak-baru-dunia-dalam-ketidakpastian-bola-liar
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/660809/trump-siapkan-pasukan-buat-invasi-darat-ini-analisis-jalur-serangan-as-ke-iran-bola-liar
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Kalau memang benar Amerika Serikat akan ada perang darat, maka titik mana saja yang potensial akan dieksploitasi oleh AS?
00:06Oke, ini sebelumnya saya ceritakan, ini adalah Iran yang besar, ini adalah Irak, ini Syria, ini Israel kecil, mungil di
00:15sini,
00:16kemudian ini Jordania, ini Saudi, kemudian ini negara teluk ya, ada Oman, ada Abu Dhabi, Yunemirat, ada Bahrain,
00:24ada ini adalah Qatar, Bahrain pulau kecil di sini, dan di sini terdapat banyak sekali pangkalan Amerika, di Abu Dhabi,
00:30Al-Dhudet, Bahrain, ini pangkalan laut,
00:33Al-Salem, Airbase, Al-Assad di Irak, kemudian ada di Al-Salem, di Kuwait, kemudian ada di Amman, di Jordan,
00:43termasuk juga ada di Turki, Inquilic, dan ini.
00:46Oke.
00:47Sebagian besar yang ada di sini, itu sudah tidak berfungsi, tidak berfungsinya kenapa?
00:51Jaringan terlalu, radar-radarnya dirusak, dihancurkan, disabotase juga, jadi jangan pikir Iran itu menyerang dengan apa, dengan rudal, drone,
01:00tapi juga dengan pasukan khusus untuk merusak, mensabotase.
01:03Sekarang pilihannya adalah, ada komando intent, ada perintah dari Presiden,
01:10Trump yang sangat khawatir US Treasury Yield atau suku bunga banknya, suku bunga obligasinya turun,
01:18karena itu apa? Karena ada beberapa target khususnya, ingat kan pernah bilang mau nyalangkark,
01:22jangan diserang tempat distribusinya, yang diserang cukup militernya.
01:27Kenapa? Begitu dikatakan mau diserang distribusi, dalam waktu beberapa menit,
01:31langsung Wall Street bergerak dan langsung naik di atas 4,8.
01:34Padahal angka garis saktinya itu 4,5, dan anak ekonomi harusnya tahu.
01:384,5% itu sudah ada batas minimum.
01:41Bila naik ke atas itu, maka yang terjadi adalah dia akan mengalami masalah dengan ekonomi Amerika.
01:50Makanya pilihan untuk menyerang kar, pilihan untuk menyerbu Bandar Abbas,
01:55dan membuat flow daripada ini itu bukan pilihan, bukan option.
01:59Jadi gimana caranya? Amerika ingin lancar-lancar saja semua keluar,
02:02bahkan Iran sekarang dibebaskan sanksinya, boleh jual sebanyak mungkin apapun.
02:06Nah sekarang, berarti kalau kita nggak bisa menyerbu di sini, dikalk,
02:10nggak bisa menyerbu di sini, jangan diganggu.
02:12Berarti di mana? Tempat yang kalau diserang tidak menimbulkan masalah bagi sistem ekonomi Amerika,
02:17tidak menaikkan yield atau suku bunga.
02:19Pilihan yang baik, saya sudah analisa adalah daerah namanya Cabahar.
02:24Cabahar ini dekat dengan perbatasan Pakistan, tapi istimewa Cabahar adalah dia memiliki pelabuhan laut dalam,
02:31dia memiliki pangkalan udara dengan panjang runway 3000,
02:34dan dia dilindungi oleh IRGC atau Galda Revolusi, tapi tidak sebesar yang lain.
02:38Yang lain adalah medan perang.
02:39Ini adalah pegunungan Sagros, untuk perusahaan rudal berada di Kermansyah, di Tabris, di Ispahan, dan di Masyar.
02:48Di sini ada, di dalamnya adalah pegunungan granit, yang di dalamnya digali sedalam 200 sampai 300 meter,
02:56dan diluncurkan ke Israel.
02:57Ini batasnya rudal Fatah, ini rudal Kebar yang sering kita lihat di TV itu.
03:03Yang untuk Fatah sampai di sini, dia nembakannya dari Kermansyah bisa sampai di sini.
03:08Nah, sekarang bagaimana?
03:10Kalau di sini tidak ada, di sini ada juga pangkalan rudal, ada,
03:13tapi banyaknya ada rudal untuk anti kapal laut, yang jarangnya 300 kilometer,
03:18yang memaksa Abraham Lincoln pergi menjauh, USS Bataan, USS Poli, dan USS Boxer menjauh, itu punya marinir.
03:24Nah, sekarang untuk menyerbu di sini apa yang dikerjakan,
03:27maka akan ada serangan total untuk membersihkan di sini,
03:30kemudian pasukan didaratkan pasukan marinir dengan LCAC,
03:33didorong oleh F-18, kemudian menyapu di sini,
03:36dan ada tiga jalur jalan, satu ke Saidan, satu ke Bendar Abbas,
03:40dan satu lewat jalur lain, itu harus dipotong.
03:43Di atas bukit-bukit di sini, ini bukan sagros ya,
03:45dipotong sehingga tank-tank dari IRGC tidak akan bisa ke sini.
03:50Yang di sini akan dilumpuhkan dan ditawan,
03:54dan ini bisa dikuasai Amerika.
03:55Kalau bisa dikuasai Amerika, sangat bagus.
03:57Kenapa?
03:57Karena ini adalah provinsinya adalah Sistani, Baluhistan,
04:00di mana penduduknya adalah penduduk yang berontak terhadap penita pusat,
04:03karena pertama, agamanya agak berbeda,
04:06maksudnya di Sunni ya, sama dengan orang Pakistan,
04:09kemudian ada masalah,
04:10dan terakhir kali tahun 2023-2025 terjadi pemberontakan di sana,
04:14dan dipadamkan, dan memang Baluhistan,
04:16selama bertahun-tahun,
04:18digosok-gosok oleh intelijen luar negeri untuk melawan perintah pusat.
04:22Jadi tempat ini ideal sekali,
04:23dan kalau bisa mungkin malah diduduki lama,
04:25seperti halnya Erbil di mana?
04:28Oleh Kurdi di Irak sana,
04:29atau di Suria sana,
04:30mungkin bisa diduduki.
04:31Kalau tidak, saya ditinggal.
04:32Serangan MPB terjadi di situ, Pak?
04:33Oh iya, nanti pasukan Mendarat,
04:35pertama adalah masih lintas udara.
04:37Dia didaratkan dengan osprey,
04:39dan kemudian dihantam semua di sini,
04:41dibersihkan dulu,
04:42kemudian dilindungi oleh pusat F-18,
04:45ada serangan elektronik,
04:46ada,
04:47nanti setelah dibersih,
04:48nanti akan ada SC-17 dari Diego Garcia,
04:51atau dari sini,
04:52terbang lewat Laut Merah,
04:53akan dari Laut Merah di bawah situ,
04:55motong di atas Saudi Arabia,
04:57dia akan mendarat di sini,
04:58C-17,
04:58mendaratkan pasukan,
05:00Brigadier 12,
05:01akan buat airhead namanya,
05:02tumpuan udara,
05:03dan yang laut,
05:04dia akan menyerang dengan LC-AC,
05:05hovercraft,
05:06kemudian osprey,
05:07kemudian masuk dengan sea stallion,
05:09dan juga dilindungi A-1 Viper,
05:11dan A-10 Thunderbolt,
05:13sudah ada dua skadron di sini,
05:14kayaknya sudah geser ke sini,
05:15dan juga ada serangan tentu dari pesawat-pesawat lain yang akan,
05:18tapi saya kira pertama kali akan dibersihkan
05:20dengan pembom B-1 dan B-2 dari Gregor Garcia,
05:24letaknya sekitar 800 km di sini,
05:27bisa 800 mile menuju menghantam sini.
05:29Detik lain yang akan diserang bersamaan,
05:30kira-kira ada nggak Pak?
05:33Untuk apa yang lain?
05:34Yang lain ya biasa serangan utin ke sini,
05:36tapi ini tempat ini,
05:38kenapa untungnya ini,
05:39apakah mereka tidak akan investasi ke dalam,
05:41sehingga makanya 20 ribu pasukan cukup,
05:43kenapa?
05:43Kota Cabar ini hanya diduduki,
05:45hanya diisi sekitar 110 ribu penduduknya,
05:48sebagian besar,
05:49dan memang ada konflik di sini.
05:51Secara strategis bisa membuka hormus?
05:55Dia tidak akan mengganggu hormus.
05:57Tidak akan, sama sekali.
05:58Tapi yang jelas,
05:59dia punya daya tawar baru.
06:01Nanti mungkin Profesor,
06:02Pak Andi yang jelaskan,
06:03dia punya daya tawar baru dengan duduk di sini,
06:05berarti kan konsentrasi ke sini,
06:06tetapi pasukan-pasukan yang satu juta segala macam,
06:09akan dihadang di sini,
06:10dihadang dengan kekuatan udara.
06:12Jadi dia punya tumpuan untuk,
06:13ayo, sekarang mari kita negoisasi yang baru.
06:16Sekarang Amerika tidak berdaya,
06:17karena dipegang saklar ekonominya oleh Iran,
06:20tapi saklarnya apa?
06:21Maksudnya dia siap menghancamkan apa saja di sini,
06:23yang buat Amerika bangkrut,
06:25karena yieldnya naik.
06:26Tapi kalau di sini,
06:27tidak sama sekali.
06:28Jadi ada target yang tidak menaikkan yieldnya,
06:31karena tidak ada langsung ke ekonomi Amerika.
06:33Baik, Mas Andi,
06:34kira-kira koridor mana yang potensial dapat dieksploitasi oleh AS,
06:37yang tadi adalah untuk meningkatkan daya tawar mereka?
06:40Silahkan.
06:40Yang tadi saya sebutkan,
06:43kita harus menduga tujuan dari perangnya apa.
06:47Amerika Serikat akan mengatakan kami menang perang,
06:51jika berhasil melakukan apa.
06:53Yang tadi yang pertama,
06:54yang paling jelas adalah,
06:55tadi sudah disampaikan oleh Pak Agung,
06:57yang rudal di sini.
06:58Tapi ini yang menjadi masalah.
07:00Tiga fasilitas nuklir.
07:03Kalau tiga fasilitas nuklir,
07:05beban dari pasukan Amerika Serikat itu akan sangat besar.
07:09Itu jauh berada di dalam tanah,
07:12dan uranium berat 300 sampai 500 kilogram,
07:19estimasinya,
07:19itu harus dibawa keluar dalam terowongan itu.
07:22Jadi bukan sekedar misalnya terowongannya dihancurkan,
07:25uraniumnya dibiarkan.
07:26Tidak, uraniumnya harus dibawa.
07:29Dan itu harus pakai pelengkapan khusus.
07:32Pelengkapan perang nuklir yang khusus.
07:34Ini perang yang belum pernah dilakukan oleh siapapun.
07:36Jadi Amerika Serikat sendiri juga menduga-duga
07:39tentang kemungkinan ada kontaminasi, radiasi, dan seterusnya.
07:44Dan karena Iran tahu bahwa Amerika akan terjun di sana,
07:4882 akan terjun di sana,
07:50dan kemudian akan mengambil ekstraksi dari bahan-bahan uranium,
07:53maka Iran sudah bersiap-siap menghancurkan semua infrastruktur
07:58yang akan mendukung Amerika Serikat untuk mengekstraksi.
08:01Jadi Amerika Serikat sekarang sudah menyiapkan,
08:04mereka datang, terjun,
08:06tidak ada infrastruktur,
08:07pulang, harus ada pesawat yang mendarat
08:09karena nuklirnya akan dimasukkan ke pesawat tersebut.
08:12Jadi di sini, tiba-tiba mereka harus buat bandara baru.
08:16Jadi pasukannya berperang di bawah,
08:19mau ngambil nuklir,
08:19di atasnya itu ada kemampuan zeni mekaniknya Amerika Serikat
08:24untuk membangun bandara baru.
08:26Kalau ini tidak dilakukan,
08:28maka negara-negara teluk,
08:30kemudian akan mengatakan,
08:32wah kalau gitu nanti kami 9 bulan siap-siap lagi untuk perang.
08:37Karena kapabilitas pengayaan nuklirnya akan pulih lagi.
08:40Sekarang negara-negara teluk ini
08:42menginginkan serbuan darat.
08:46Menginginkan serbuan darat untuk memastikan
08:49bahwa Iran tidak akan punya kemampuan retaliasi di masa depan.
08:53Tidak boleh ada kemampuan rudal,
08:55tidak boleh ada kemampuan drone,
08:57tidak boleh fasilitas-fasilitas nuklir itu tetap dibiarkan.
09:00Jadi ini tujuan taktikalnya harus terpenuhi.
09:03Kalau tidak, mereka akan bilang nanti 9 bulan lagi di 2027 pertengahan,
09:09ya akan mulai lagi.
09:10Ya, Midnight Hammer Juni 2025,
09:13Epic Fury di Februari 2026.
09:17Ya kira-kira itulah kemampuan Iran untuk memulihkan diri
09:21untuk fasilitas nuklirnya.
09:24Oke, jadi kalau dari pagung sendiri,
09:25kalau memang benar-benar Amerika Serikat melakukan penyerangan,
09:27lantas apa strategi Iran untuk merespon serangan AS?
09:30Ya, seperti yang dikatakan oleh Pak Andi,
09:32ya memang dia akan dipertahankan dengan berat, kuat,
09:34dan itu resiko besar.
09:35Makanya dipecatin sekarang ini karena tidak bisa atau tidak mampu.
09:38Tetapi makanya,
09:40pilihan yang terbaik adalah ke tempat yang aman,
09:42karena itu negosiasi.
09:43Sekarang negosiasi itu,
09:44Amerika itu tidak punya sama sekali daya tawar.
09:46Minimal dia punya satu pegangan,
09:47bisa negosiasi,
09:48dia bisa dapat tawanan di sini,
09:50bisa dapat orang-orang dipertaruhkan untuk dinegosiasikan,
09:52dan dari punya sesuatu untuk dinegosiasikan.
09:55Sekarang Amerika itu tidak punya apapun untuk dinegosiasikan.
09:57Itu kan, bayangin,
09:58negara sebesar itu merasa menang,
10:00hancur.
10:01Ini banyak yang hancur loh,
10:01tapi hancur tidak,
10:02karena tactical objektifnya menghancurkan semua.
10:06Ada listnya, ada orang,
10:07ada ini macam-macam ini listnya ini.
10:09Hancur semua,
10:10atau rusak semua,
10:11tetapi objektif utamanya,
10:14atau strategi objektifnya tidak tercapai.
10:16Regime, seperti kata Pak Andi,
10:17regime yang tidak tumbang,
10:19revolusional guard-nya,
10:21garda revolusinya masih oke,
10:23peluncurannya masih oke,
10:24aeronami masih tidak ada masalah,
10:26minyaknya masih oke,
10:27tidak ada masalah.
10:27Artinya, tidak tercapai gagal.
10:29Epic Fury itu sudah gagal.
10:31Tidak berhasil sama sekali gagal.
10:33Segagal gagalnya gagal,
10:34nilainya 0, sekarang 0 besar.
10:37Ilona, boleh saya sedikit sampaikan di sini ya?
10:39Oh baik, silahkan.
10:39Kalau misalnya kan pasukan marinir nih,
10:42kalau pasukan marinir harusnya ada di Selat Hormuz kan,
10:46membebaskan itu.
10:47Padahal kemarin,
10:48Trump mengatakan bahwa,
10:50kita udah lah,
10:51kita nggak memikirkan Selat Hormuz lagi,
10:53biar itu negara-negara,
10:55Eropa,
10:56negara-negara yang punya ketergantungan,
10:58yang memikirkan itu.
11:00Artinya,
11:01marinir itu tidak mungkin,
11:03dia pergi ke Natanz,
11:04ke Fordo,
11:05ke Isfahan,
11:06bahkan ke Teheran.
11:07Tidak mungkin.
11:08Nah, pertanyaan para militeri,
11:11yang 82nd Airborne,
11:13pertanyaannya adalah,
11:15yang disiapkan,
11:16itu yang saya dengar,
11:18itu 2.000 orang.
11:192.000 orang,
11:20tadi kan Aisyah katakan,
11:23dia masuk ke sini,
11:24itu dia akan menghadapi
11:25berapa ratus ribu pasukan Iran.
11:29Apa mungkin?
11:30Kan begitu.
11:31Jadi,
11:32yang saya dengar dari
11:35Marco Rubio,
11:36Menlo Amerika,
11:37mengatakan,
11:39Amerika tidak akan mengirim,
11:41pasukan darat,
11:43ke sini,
11:44tetapi,
11:45memang itu opsi yang disiapkan,
11:47kalau sewaktu-waktu,
11:48Presiden Trump,
11:49memerintahkan.
11:51Tapi,
11:51kalau misalnya,
11:52Trump melihat situasi seperti ini,
11:54pasukan itu masuk dari mana?
11:56Dan jumlahnya harus berapa?
11:58Oke.
11:58Untuk bisa menaklukkan yang,
12:00di tengah itu.
12:01Karena,
12:02Hormuz itu sudah bukan masalah lagi,
12:04bagi,
12:04Trump.
12:06Seperti tadi Pak Andi katakan,
12:07kan berubah-rubah nih.
12:10Selat Hormuz,
12:11itu salah satu tadinya,
12:12mau dibuka.
12:13Tapi,
12:13karena tidak banyak negara yang,
12:15mau bergabung dengan Amerika Serikat,
12:17Amerika Serikat mengatakan,
12:18sudah,
12:18kita tidak akan,
12:20fokus pada Selat Hormuz.
12:22Kalau Pak Kortobi,
12:24menurut Anda,
12:24sebagai ahli perminyakan,
12:26mungkin gak,
12:27kira-kira,
12:27karak island diduduki oleh Amerika Serikat,
12:29atau bahkan diserang?
12:30Menurut saya,
12:32dilihat dari sejarah perminyakan,
12:34kedua negara,
12:35Indonesia sama Amerika,
12:37ya,
12:37terjadi,
12:38perkembangan yang kontradiktif,
12:41tahun 70-an,
12:43Amerika itu,
12:44sangat tergantung,
12:45kepada,
12:46migas Indonesia,
12:48ya,
12:48tahun 70-an,
12:49kita produksi migas terbesar,
12:52di Asia waktu itu,
12:54ya,
12:54migas menjadi sumber utama,
12:56pendapatan negara,
12:58oke,
12:58nah,
12:59sekarang terbalik,
13:00Amerika berubah menjadi negara,
13:03produsen migas terbesar,
13:04di dunia sekarang,
13:06tadinya pengimpor minyak dari Indonesia,
13:09gemis-gemis dulu,
13:10Amerika itu,
13:10minta,
13:12dikirimin,
13:13apa namanya,
13:14minyak dari Indonesia,
13:15meskipun di Indonesia,
13:17perusahaan-perusahaan Amerika,
13:18juga bergerak di,
13:19Indonesia pada waktu itu,
13:20ya,
13:21nah,
13:22arah pergerakannya,
13:23berbeda,
13:24Amerika,
13:25berubah menjadi negara,
13:26produsen minyak terbesar,
13:28di dunia saat ini,
13:30terbesar di dunia sekarang,
13:32Indonesia menjadi,
13:33pengimpor minyak terbesar,
13:36kita mengimpor minyak,
13:371,5 juta barrel per hari,
13:39produksi cuma,
13:40600 ribu barrel,
13:42karena kesalahan undang-undang,
13:43yang dibiarkan,
13:44oleh sekian banyak presiden,
13:46undang-undangnya salah,
13:48undang-undang migas,
13:49nomor 22,
13:50tahun 2001,
13:52menyebabkan,
13:52produksi minyak itu,
13:54anjlok,
13:55undang-undang ini,
13:56dibiarkan oleh presiden Jokowi,
13:57presiden SBY,
14:00terus,
14:00mereka membiarkan,
14:01undang-undang yang salah,
14:03yang telah menyebabkan,
14:04investor itu,
14:06lari dari Indonesia,
14:08karena undang-undang migas ini,
14:09tidak benar,
14:10belum ketemu minyak,
14:12belum ketemu gas,
14:13harus bayar pajak,
14:15salah itu,
14:17yang benar,
14:18kita butuh impostor,
14:19dari manapun,
14:21kita hormati investor itu,
14:23izin-izinnya,
14:24dulu itu,
14:24dikelola oleh Pertamina,
14:26jadi investor itu,
14:27Pak Kondobi,
14:28lantas apa,
14:28dampaknya dengan penutupan,
14:30setelah hormus,
14:31kepada Indonesia,
14:32apalagi kalau misalnya nanti,
14:34benar-benar,
14:35terjadi,
14:36apa perang dar,
14:37dilancarkan oleh Amerika,
14:38mungkin,
14:39apa berpengaruh terhadap beberapa,
14:40saya mengajurkan,
14:43agar kita,
14:44buka pintu,
14:45kepada investor Amerika,
14:47untuk,
14:48berinvestasi migas lagi,
14:50dan kita beli minyaknya Amerika,
14:52kita beli BBM,
14:54dari Amerika sekarang,
14:55ya,
14:56apa namanya,
14:58dari pihak kita,
15:00minta juga,
15:01investor Amerika,
15:02datang lagi ke Indonesia,
15:04berbisnis,
15:05bawa teknologinya,
15:07dari Amerika ke sini,
15:08sekarang,
15:08teknologi Amerika,
15:09itu luar biasa,
15:10Pak Kondobi,
15:10apakah karena memang,
15:11status Amerika Serikat,
15:13sebagai net exporter minyak,
15:14membuat mereka,
15:15semau gue,
15:15melakukan apapun,
15:17enggak juga,
15:18ada Amerika itu,
15:20teknologinya,
15:21yang luar biasa,
15:21tapi,
15:21bukannya mereka duluan,
15:22yang nyerang,
15:24yang nyerang siapa,
15:25loh,
15:25kan itu yang terjadi,
15:26Iran,
15:27pertempuran yang terjadi,
15:28di awal,
15:29dari serangan Amerika Serikat,
15:30ke Iran,
15:31ya,
15:32bisa saja itu terjadi,
15:34tetapi,
15:35Amerika,
15:35kepentingannya,
15:36tidak di situ,
15:37ya,
15:37Amerika adalah,
15:39negara produsen minyak,
15:41terbesar di dunia,
15:42saat sekarang ini,
15:43dia enggak butuh,
15:44apa nama,
15:44minyak dari,
15:45wilayah ini,
15:46enggak butuh dia,
15:47tapi negara sekutunya,
15:48butuh Pak,
15:50itu soal lain,
15:52baik,
15:52baik,
15:52terima kasih,
15:53terima kasih Pak Kortobi,
15:54kita undang-undang,
15:55oke,
15:56kita undang-undang yang salah,
15:57menyebabkan,
15:58unblock minyak,
15:59baik,
15:59baik,
15:59nanti kita lanjutkan lagi saudara,
16:01tetap di Bola Liar,
16:07terima kasih,
Komentar