- 13 jam yang lalu
Video Lengkap
MENIKMATI KEKRISTENAN
https://www.dailymotion.com/video/x9owets
MENIKMATI KEKRISTENAN
https://www.dailymotion.com/video/x9owets
Kategori
🛠️
Gaya hidupTranskrip
00:01Mengapa ada banyak orang dari kecil sampai tua Kristen tidak bertumbuh?
00:06Mungkin dia menjadi lebih bijak, lebih cerdas, lebih cakep, tapi tidak menjadi rohani.
00:15Karena dia tidak memiliki hati yang bisa ditaburi firman guna pertumbuhannya.
00:22Pikirannya masih memberi ruangan terhadap dunia ini.
00:27Itulah sebabnya firman Tuhan mengatakan.
00:32Bagaimana kamu bisa mengerti firman kalau kamu masih mencintai dunia.
00:40Begitu dalam Lukas 16 ayat 11.
00:44Kalau kamu masih belum beres, cara pandangmu melihat dunia belum beres.
00:51Kamu tidak bisa mengerti, menerima, dan memiliki harta yang sesungguhnya.
00:58Harta yang sesungguhnya adalah Tuhan.
01:03Yang diwakili dengan kata Ali Tenon.
01:06The truth, kebenaran, Rema.
01:11Agak terlambat tetapi kita masih punya kesempatan untuk menikmati kekristenan dari detik ke detik.
01:20Dari menit ke menit, dari jam ke jam, dan membuktikan bahwa dia hidup.
01:29Dia menyertai kita.
01:36Kalau kita tidak mengalami kehadiran Allah dalam hidup kita setiap hari.
01:41Apa bedanya dengan manusia lain yang tidak memiliki Immanuel?
01:48Apa bedanya kita dengan manusia lain?
01:52Apa bedanya?
01:55Bukankah kita menerima meterai roh kudus?
01:59Bahkan tubuh kita diperkenan menjadi baik roh kudus.
02:04Dan kalau roh kudus hadir di dalam hidup kita,
02:07mestinya kita mengalami Allah.
02:13Kalau saudara anggap enteng, anda anggap ringan hal ini, hati-hati saudaraku.
02:21Kita harus mencari hadirat Tuhan.
02:25Kita harus mencari wajahnya.
02:30Kalau kita percaya bahwa Yesus bangkit,
02:34Dia bukan Tuhan yang mati.
02:37Mestinya kita bisa berjalan dengan Tuhan.
02:42Mestinya kita bisa mengalami Tuhan.
02:46Mestinya ketika kita berkata,
02:49Pegang tanganku Tuhan.
02:51Maka kita akan mengalami kehadiran Tuhan di dalam hidup kita yang memegang tangan kita.
02:57Artinya campur tangan dalam berbagai persoalan hidup yang kita alami.
03:05Harus sungguh-sungguh.
03:09Harus sungguh-sungguh.
03:12Harus militan.
03:14Harus ekstrim.
03:16Harus fanatik.
03:18Ekstrim fanatik yang positif.
03:20Yang tidak melukai orang lain.
03:22Tidak menyakiti sesama.
03:24Ekstrim di dalam kerinduan.
03:27Ambisi yang positif untuk mengalami Tuhan, saudara.
03:34Bawalah aku, Bapak.
03:42Ada di hadiratmu.
03:48Berjalan bersama.
03:50Berjalan bersama.
03:54Denganmu, Bapak.
03:57Haitu sikina mahala inu.
04:01Harinaka syahina haraka syaitu sik.
04:06Setia kaku.
04:08Jangan remeh.
04:12Karena kamu membuat hal-hal remeh menjadi berharga.
04:17Kamu sendiri jadi remeh.
04:19Tidak berharga.
04:22Tapi kalau engkau mencari Tuhan.
04:25Engkau menjadi bernilai.
04:27Karena engkau memiliki dia.
04:32Bawalah aku, Bapak.
04:39Saudara, bisa tidak memiliki siapa-siapa.
04:45Bisa tidak memiliki apa-apa.
04:48Tapi jangan tidak berjalan dengan Tuhan.
04:54Dia lah kehidupan.
04:57Suatu saat.
04:59Ketika engkau di ujung maut sekarat.
05:02Ketika engkau harus melepaskan segalanya.
05:05Bahkan nyawamu.
05:06Engkau baru tahu.
05:08Ternyata dia lebih berharga dari nyawamu.
05:11Hanya dia yang kita butuhkan.
05:14Alaymos.
05:17Dimanapun ku peranakku.
05:22Izinkan aku, perkenankan aku.
05:25Tetap tinggal di hadiratmu.
05:30Hamasyalaho.
05:34Dengan tulus katakan di hadiratmu, Bapak.
05:38Kita mohon di hadiratmu, Bapak.
05:48Di hadiratmu, Bapak.
05:56Dalam kekudusan kemuliaanmu.
06:13Berkenankanku, Bapak.
06:21Berkenankanku, Bapak.
06:27Selalu di hadiratmu, Setiap waktu.
06:36Di hadiratmu, Katakan bersama nyanyikan.
06:45Pulanglah hari ini dengan membawa hadirat Tuhan.
06:50Dan berjalanlah terus.
06:53Aku tidak menipumu.
06:55Aku tidak mengintimidasimu.
06:57Tapi aku menyampaikan kebenaran.
07:00Supaya kamu hidup.
07:02Supaya kamu hidup.
07:08Supaya kamu menerima anugerah.
07:11Menyambut anugerah.
07:13Merespon anugerah dengan benar.
07:15Selalu di hadiratmu.
07:22Selalu di hadiratmu.
07:24Haleluya.
07:26Amin.
07:30Selalu di hadiratmu.
07:36Haleluya.
07:41Amin.
07:43Haleluya.
07:46Ada waktu.
07:47Ada saat.
07:49Dimana orang tidak menyembah di Yerusalem.
07:52Dibait Allah secara fisik.
07:56Tidak menyembah di atas gunung-gunung Gerizim.
08:00Tetapi menyembah Allah dalam roh dan kebenaran.
08:04Ada saatnya orang berurusan dengan Allah.
08:08Bukan dengan media.
08:10Liturgi.
08:11Seremonial.
08:12Ritual semata.
08:14Tapi perjumpaan setiap saat.
08:17Ibadah yang tidak dibatasi ruangan.
08:20Tidak dibatasi waktu.
08:22Tidak diatur oleh sistem dan cara.
08:26Tapi kehidupan seorang yang mengenal Allahnya.
08:33Kamu menyembah Allah yang tidak kamu kenal.
08:36Kami menyembah Allah yang kami kenal.
08:39Kira-kira begitu.
08:40Dan selanjutnya Tuhan Yesus berkata.
08:45Ada saatnya orang tidak berurusan dengan Allah secara atau menggunakan media secara liturgis.
08:56Tapi berjalan dengan Tuhan.
09:00Tidak diatur dengan Tuhan.
09:01Bapak ibu yang sudah punya umur seperti saya.
09:05Temui Tuhan.
09:09Sudara harus mengalokasi waktu.
09:14Harus menyisihkan waktu, ruangan hidupmu dengan serius untuk mencari Tuhan.
09:23Dan kalau sudara tanya saya apa yang harus saya lakukan Pak.
09:29Dengarkan khutbah saya.
09:31Hadirlah setiap pagi jam lima.
09:34Saya menstimulasi sudara oleh pertolongan roh kudus untuk berurusan berhadapan dengan Tuhan dan mengalami perjumpaan dengan dia.
09:46Saya merangsang sudara.
09:49Saya mengajak sudara untuk mengalami Tuhan, sudaraku.
09:55Dalam acara doa-doa yang diselenggarakan di tempat ini.
09:59Seperti besok hari Senin jam enam.
10:02Selain jam lima pagi ada doa pagi jam enam sore hari Senin.
10:06Sudara hadir dan alami Tuhan.
10:08Tapi kalau sudara tidak hadir, tidak apa-apa.
10:12Itu bukan keuntunganku, keuntunganmu.
10:15Kalau aku sudah menyampaikan pesan ini, cukup.
10:20Saya sudah memenuhi tugasku.
10:22I have fulfilled my task, my duty.
10:26Cukup.
10:27Jangan merasa sudara dibutuhkan.
10:30Anda tidak dibutuhkan di sini.
10:33Sudara yang membutuhkan Tuhan.
10:40Sebenarnya tanpa sudara sadari, sudara terhilang.
10:44Ketika kau tidak menemukan wajah Tuhan.
10:46Kau tidak menemukan kehadirannya.
10:49Kau tidak merasakan hadiratnya.
10:51Kau terhilang.
10:55Kamu diadilat siapa?
11:02Kamu berjalan dengan siapa?
11:04Kamu berjalan dengan siapa?
11:11Sudara tahu.
11:13Kalau worship leader, singer.
11:15Bikin kesalahan.
11:17Saya marah luar biasa.
11:20Saya pemain musik.
11:22Saya pemimpin puji-pujian.
11:26Saya dulu suka mengatur acara-acara.
11:29Acara-acara besar.
11:31Jadi saya mengerti.
11:34Bagaimana mengatur acara.
11:36Tapi sekarang saya tidak marah.
11:39Tuhan memberikan saya pesan.
11:41Eras.
11:41Bukan ini yang penting.
11:43Jangan marah kamu.
11:45Ajari jemaat.
11:47Untuk menikmati Tuhan.
11:49Bukan di kebaktian.
11:50Tapi dalam hidup detik ke detik.
11:52Menit ke menit.
11:53Dan ke jalan.
11:56Bukan berarti saya toleransi.
11:58Kalau bikin salah.
11:59Buatlah sebaik mungkin.
12:05Coba kalau dulu saya lihat kamu bikin salah.
12:08Saya marah.
12:09Yang berikutnya.
12:10Kamu saya berhentikan.
12:12Saya ganti.
12:15Benar-benar saya ganti.
12:19Sekarang tidak.
12:21Ya sudah.
12:22Manusia tidak sempurna.
12:24Kesalahan bisa memberi pesan ke saya.
12:27Yang penting bagaimana jemaat dididik menikmati Tuhan.
12:31Detik ke detik menikmati-menikmati Tuhan.
12:34Sampai saudara ke surga.
12:38Rata-rata saudara.
12:40Belum sampai ini.
12:42Karena Anda menikmati kekristiananmu hanya di gereja.
12:46Keluar dari gereja.
12:47Saudara merasa.
12:49Tidak perlu lagi berurusan dengan Allah.
12:51Secara proporsional.
12:53Anda sibuk dengan segala kegiatan hidup.
12:57Saya tidak melarang saudara sibuk.
12:58Harus sibuk.
12:59Orang yang tidak sibuk.
13:01Orang yang malas.
13:03Tetapi jangan sampai kesibukanmu.
13:05Membuat engkau lupa.
13:07Apa yang terpenting di dalam hidup saudara.
13:12Harus ada kerinduan.
13:14Tekad mencari Tuhan.
13:17Saudara tahu orang kaya di Lukas Pasal 16.
13:21Yang berkata kepada Lazarus.
13:23Lazarus.
13:26Lazarus.
13:27Pak Abraham suruh tu Lazarus.
13:32Turun.
13:36Kasih tahu saudara-saudara aku betapa menderitanya aku di sini.
13:42Baru tahu kamu.
13:44Di sana ada Torah.
13:45Ada nabi-nabi.
13:46Mestinya kamu tahu.
13:48Suruh Lazarus.
13:50Saru ujung jarinya memberikan aku air.
13:53Kau pikir itu mineral atau soft drink?
13:56Itu air kehidupan Allah sendiri.
13:59Dia tidak meneguk air kehidupan.
14:02Dia meneguk segala kenikmatan hidup.
14:06Ada satu yang Tuhan ajarkan ke saya.
14:09Dan itu mengerikan.
14:11Kalau engkau sudah terbiasa meneguk kesenangan dunia.
14:15Engkau tidak sanggup meneguk Tuhan.
14:18Tidak sanggup meneguk Tuhan.
14:21Tidak bisa.
14:23Dan ketika engkau di ujung maut atau sudah mati.
14:26Engkau baru merasa gausan.
14:28Engkau tidak sanggup meneguk Allah.
14:30Dan memang engkau tidak layak meneguk dia.
14:32Ngeri saudara aku.
14:35Makanya kalau orang bertahun-tahun tidak mencari Tuhan dengan serius.
14:39Dia tidak akan bisa mengerti bahasa-bahasa keintiman dengan Allah.
14:45Doa.
14:46Dia tahu apa itu doa.
14:47Tapi dia tidak pernah mengerti apa itu kenikmatan doa.
14:50Dan dia tidak bisa berdoa.
14:53Sepuluh menit sudah mati dia.
14:54Dewas.
15:01Coba kalau dia lihat, dia baca sesuatu yang menarik.
15:06Apa yang menarik buat dirinya.
15:08Apakah itu hobi, apakah itu yang lain.
15:10Dia tidak lelah, tidak capek, tidak ngantuk.
15:12Coba baca Alkitab.
15:15Belum 10 menit, baru 5 menit.
15:18Seperti Valium.
15:20Makanya ada orang yang pernah berkata begini, itu kurang ajar sebenarnya.
15:23Kalau kamu tidak bisa tidur, bacalah Alkitab.
15:27Maksudnya kamu akan tidur.
15:31Ada jemaat yang berkata, maaf saya akan sembunyikan kalau dia hadir.
15:36Mertua saya pak, tidak bisa tidur.
15:40Tapi ajaib pak, kalau di gereja dia bisa tidur.
15:46Tuh, di ruangan sana itu ngomong sama saya.
15:49Mungkin hadir juga di sini.
15:52Mertua saya pak, tidak bisa tidur pak.
15:57Tidak bisa tidur.
15:58Tapi kalau di gereja, dia bisa tidur pak.
16:02Nah itu mesti dilepaskan, ada kuasa gelapnya.
16:07Jadi di rumah mungkin ada kuasa gelap, mengganggu dia.
16:11Dia tidak bisa tidur.
16:12Tapi di gereja, kuasa gelap berbisik begini.
16:15Jangan dengar verman.
16:17Jangan menyanyi.
16:24Langsung.
16:26Begitu.
16:28Langsung.
16:31Iya kan?
16:33Sedara bisa baca apa nonton, apa mata melotot.
16:37Begitu Alkitab.
16:41Setan berkata dalam hati.
16:44Kamu gak ngerti kan?
16:45Emang Alkitab itu ruwet, complicated.
16:50Hanya pendeta yang tahu.
16:52Kamu baca, konyol.
16:53Konyol kamu.
16:54Sudah, konyol.
16:55Tidur dia.
17:00Sebagian saudara ini rata-rata belum berjumpa dengan Tuhan.
17:06Saudara berjumpa dengan liturgi.
17:09Dan di gereja itu saudara berfantasi tentang Tuhan.
17:12Haleluya, terpujilah namamu.
17:15Tapi saudara betul-betul belum mengalami perjumpaan.
17:18Buktinya apa?
17:19Satu.
17:19Kau masih mudah berbuat dosa.
17:21Kau pikir CCTV bisa rusak.
17:25CCTV Tuhan tidak bisa rusak.
17:28Tuhan punya CCTV yang tidak pernah bisa padam.
17:34Ada candid camera Tuhan yang melihat saudara.
17:37Pikir baik-baik.
17:39Bapak-bapak hati-hati kamu.
17:41Kalau pergi keluar kota, istri tidak ada.
17:43Jangan kau pikir aman.
17:46Ada CCTV Tuhan yang tidak pernah berhenti.
17:52Ibu-ibu kasih tahu suami sebelum pergi.
17:55Pap CCTV Tuhan.
17:59Suami lalu berkata,
18:00Maksud lu?
18:01Enggak, ngomong gitu aja.
18:03Siapa yang ngajarin begitu?
18:05Ada.
18:08Satu, kau masih mudah berbuat dosa.
18:11Dua, kamu takut.
18:13Takut apapun.
18:15Atau yang paling puncak, takut mati.
18:18Mati itu mestinya jadi kesenangan kita.
18:22Kalau sampai takut mati itu ada sesuatu yang salah.
18:27Kalau saudara punya perusahaan mau diaudit, pajak.
18:33Kalau saudara memang benar.
18:35Ini tuang pajaknya yang benar loh ya.
18:38Bukan pajaknya yang cari salah lalu udah damai saja.
18:42Awas loh saya bilangin Bu Sri Mulyani.
18:47Tuang pajak yang benar ya.
18:50Anda bayar pajak.
18:51Pembukuan bagus.
18:52Anda enggak takut.
18:54Ayo periksa.
18:55Kalau perlu jadi juara kita.
18:57Perusahaan yang membayar pajak terbaik.
19:00Karena Anda enggak salah.
19:03Tapi kalau Anda salah, Anda takut.
19:07Sama dengan kalau kita itu tidak ada salah.
19:10Hidup kita benar.
19:11Kita menghadap Tuhan kapan saja oke.
19:15Loh yang amin itu oke belum?
19:17Enak aja bilang amin.
19:20Amin enggak?
19:21Loh?
19:22Serius ini?
19:24Oke, bagus.
19:26Tapi yang disana diem aja Pak.
19:28Atau saya tidak dengar.
19:32Saudara ku.
19:34Ayo kita sungguh-sungguh.
19:37Saudara ada disini.
19:39Saya tidak paksa saudara percaya saya.
19:42Enggak perlu.
19:43Tetapi saudara harus percaya kebenaran firman yang saya sampaikan.
19:47Dan tentu kalau saudara menganggap, mengaku saya sebagai gembala kecil, mewakili gembala agung Tuhan.
19:56Saudara mempercayai apa yang saya sampaikan.
19:59Tidak ada maksud mengintimidasi saudara, menyusahkan saudara.
20:04Tidak ada.
20:05Saya hanya ingin bapak ibu, saudara-saudara sekalian sungguh-sungguh selamat.
20:13Tadi saya duduk disitu sempat berpikir satu hal.
20:17Saudara itu seperti datang ke restoran.
20:20Ini kalau restoran ini.
20:22Saudara datang ke restoran.
20:25Dan saya sebagai karyawan restoran itu.
20:28Dan Tuhan sebagai pemilik restoran.
20:31Saya harus menyajikan makanan dari Tuhan pemilik restoran kepada saudara.
20:40Kalau saya diem-diem punya dagangan sendiri, saya jahat.
20:47Pasti racun.
20:48Saya duduk sambil berpikir begitu.
20:52Wow, ini kalau restoran ini milik Tuhan.
20:55Aku harus membawa makanan atau menu yang memang Tuhan pemilik restoran itu.
21:01Miliki atau sediakan dan saya membawanya kepada saudara.
21:05Dan saudara harus menikmatinya.
21:08Dan ini pesannya.
21:09Saya sudah berdoa dari semalam tadi pagi untuk khutbah ini, saudaraku.
21:16Jadi saudara harus menikmati Tuhan.
21:21Nanti peristiwa-peristiwa yang saudara alami, itu peristiwa-peristiwa yang disitu saudara menemukan gerak Tuhan, manuver Tuhan.
21:30Saudara baru tahu, ini Tuhan mengendaki.
21:33Bukan hanya keadaan yang baik, yang menyenangkan.
21:37Kesulitan-kesulitan yang saudara hadapi menjadi kendaraan Tuhan hadir.
21:42Maka saya mengajak saudara untuk berdoa, supaya saudara memiliki kepekaan, untuk bisa melihat kehadiran Tuhan di dalam hidup saudara itu.
21:54Tapi saudara harus punya minat, punya niat.
21:59Minat dan niat itu harus dibangkitkan, saudara.
22:02Harus ada kerinduan.
22:05Kalau tidak, anda bisa.
22:07Mungkin cuma sekejap, sejenak, saudara, amin-amin.
22:12Setelah pulang dari tempat ini, saudara tidak melakukan apa yang dinasehatkan kepada saudara.
22:19Saya bukan mengancam ya.
22:21Saya mesti beritahu, anda celaka sekali loh.
22:25Ketika saudara di ujung maut, saudara sekarat mau meninggal dunia, apalagi sudah meninggal dunia.
22:32Ternyata yang saudara butuhkan itu Tuhan.
22:35Jadi bukan tanpa alasan kalau pemasmur mengatakan, siapa gerangan ada padaku di surga selain engkau.
22:45Selain engkau tidak ada yang kuingini.
22:52Bapakku rindu selalu dihadiratmu.
23:01Di hadiratmu, pisahkan diriku dari dunia ini agar ku layak tinggal di hadiratmu.
23:23Perkenankanku berjalan bersamamu.
23:31Di hadiratmu, ajarku untuk hidup.
23:40Tak bercacat celah agar ku layak berjalan bersama.
23:49Sampai...
23:50Sampai menutup mata
23:58Sampai nanti di surga, ku tetap tinggal di hadiratmu.
24:17Amin.
24:43Amin.
24:46Jangan dengar setan bicara begini.
24:50Kamu akan kehilangan kesenangan.
24:52Kamu akan kehilangan kebahagiaan.
24:54Kamu konyol, ikuti pendeta konyol ini.
24:58Setan akan bicara begitu.
25:00Memang dia menghalangi kamu hidup secara wajar.
25:05Dia pikir ya, semua orang harus seperti dia.
25:08Itu setan itu begitu ngomongin.
25:10Saya beritahu ya saudara.
25:12Saudara akan lebih bisa menikmati hidup kalau berjalan dengan Tuhan.
25:18Tuhan tidak melarang you punya rumah besar, mobil bagus, makan enak.
25:22Tuhan tidak melarang.
25:24Yang dilarang Tuhan ketika engkau tidak hidup di dalam kesuciannya.
25:29Makan enak itu bukan salah.
25:31Punya mobil, punya rumah itu tidak salah.
25:33Tapi ketika engkau memberhalakan sesuatu itu yang salah.
25:38Justru ketika engkau tidak memberhalakan sesuatu.
25:41Maka apapun yang engkau miliki itu bisa membahagiakan.
25:46Oke boleh coba tangan.
25:49Jangan saudara pikir saya picik.
25:52Saya berkali-kali bicara.
25:53Kita ini bukan monyet.
25:55Yang dari dahan ke dahan lalu senang hanya senang makan pisang.
25:59Kita manusia yang mau dengar musik.
26:02Lihat pemandangan alam indah, kumpul dengan keluarga, punya teman, punya teman untuk bersosialisasi.
26:10Tuhan tahu kita butuh.
26:13Tuhan tahu kita senang punya keluarga baik-baik.
26:16Anak, menantu, cucu baik-baik.
26:18Tuhan tahu dan Tuhan akan penuhi itu bagi Tuhan.
26:24Itu mudah.
26:25Katakan amin.
26:26Paham saudaraku?
26:28Berjalanlah dengan Tuhan mulai hari ini.
26:31Engkau akan dibela Tuhan.
26:33Engkau akan dibela Tuhan.
26:35Kalau kamu disakiti orang, Tuhan deketi orang itu lalu berkata,
26:39Kenapa kau aneh ya aku?
26:42Apa sih ruginya?
26:44Jadi anak Allah yang sungguh-sungguh.
26:50Tidak sulit, tidak berat.
26:52Asal kita punya niat.
26:54Asal kita punya tekat, saudaraku.
26:57Memang tahap demi tahap nanti, saudara masuk ke dalam hadirat Tuhan.
27:03Tahap demi tahap.
27:04Saya juga tidak memaksakan saudara untuk mencapai tingkat seperti yang sudah saya capai.
27:10Saya bertahun-tahun lelah.
27:12Tapi saya sudah menikmati hari ini.
27:15Sungguh.
27:16Sungguh.
27:17Saya belajar untuk tidak menantikan apapun yang bisa membahagiakan aku.
27:22Apapun.
27:24Belajar untuk memandang Tuhan dan menjadikan dia kebahagiaanku.
27:29Saya sudah belajar untuk berkata,
27:32Tenggelamkan ku, Bapak.
27:38Di dalam, di dalam hadiratku.
27:47Dimanapun, dimanapun ku berada.
27:52Setiap waktu.
27:57Setiap waktu.
28:00Ku akhiri jalanku.
28:02Di dalam hadiratmu.
28:04Di dalam hadiratmu.
28:07Aku masih hidup di dunia, tapi hatiku pula bukan di hadiratmu, Tuhan.
28:13Di dalam hadiratku.
28:17Perhentian yang sempurna.
28:44Perhentian yang sempurna.
28:49Kini selamanya.
28:57Di hadiratmu.
29:03Tuhan ajarku jaga hati ratmu, di dalam kekudusan, kini selamanya di hadiratmu Tuhan.
29:30Terima kasih telah menonton!