Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
Video Lengkap

HIDUP DALAM KAWASAN ILAHI  (BAG 27)
TERTAWAN
https://dai.ly/xa2to7w
Transkrip
00:00Sudah beberapa waktu ini, mungkin tahunan ya, saya mengarang lagu Tuhan, aku rela mengosongkan bejana.
00:12Tidak mudah, saudara, tidak mudah.
00:18Tetapi kalau kita memiliki gairah yang kuat untuk itu,
00:23Tuhan akan membuat banyak guncangan dalam hidup saudara untuk menaikkan saudara pada tingkat untuk bisa mengosongkan bejana.
00:35Kita sering sayang dengan berbagai keinginan-keinginan di dalam daging kita.
00:44Betapa berbahagianya kita waktu kita menghadap Tuhan dengan tangan yang tidak lagi terikat oleh dosa dan percintaan dunia.
00:58Maka mari kita belajar tidak memiliki agenda sendiri.
01:04Ya nanti di langit baru, bumi baru akan dibuka.
01:11Pembukuan hidup setiap orang dan kita baru tahu
01:15Apakah seseorang masih punya agenda dalam pelayanan, agenda pribadi atau agenda Tuhan.
01:29Kita harus selalu memikirkan apa yang dipikirkan oleh awal, bukan apa yang dipikirkan manusia.
01:39Dan ini saudaraku, kebenaran yang akan memberkati saudara karena bisa mengubah hidup saudara.
01:50Bagaimana kita bisa memiliki apa yang dipikirkan Allah secara konstan terus menerus.
02:00Yaitu kalau kita selalu membuat koneksi, link dengan Allah.
02:08Agar kita hanya memikirkan apa yang Allah pikirkan dan apa yang Allah rasakan.
02:16Sehingga kita bisa mengingini segala sesuatu selalu sesuai dengan keinginan atau kehendak Allah.
02:27Kegagalan kita memiliki koneksi atau link dengan Allah ini.
02:34Karena begitu banyak koneksi kita dengan banyak hal.
02:40Kita punya banyak link.
02:43Sehingga kita tidak bisa mendengar suara Allah.
02:48Berpuluh-puluh tahun saya berdoa untuk hal ini.
02:52Bagaimana aku bisa mendengar suara Allah dengan jelas dan terus menerus.
03:04Saya tidak menemukannya, saudara.
03:10Tetapi saya ingat ketika tahun-tahun di mana saya tidak memiliki keinginan, ambisi.
03:20Saya hanya dari waktu ke waktu melayani Tuhan.
03:24Saya menjadi begitu peka dengan Tuhan.
03:28Walaupun dalam batas tertentu waktu itu karena masih muda.
03:34Waktu muda saya pernah berjanji tidak menikah, saudara.
03:39Begitu saya cinta Tuhan.
03:43Ya tentu saya berjanji dalam ketidakmengertian.
03:47Tetapi hal ini menunjukkan betapa sayang dan cinta saya kepada Tuhan.
03:54Dan saya juga berjanji waktu itu tidak akan membangun rumah untuk diri saya kecuali anak-anak saya.
04:02Ya memang saya belum pernah membangun rumah hari ini.
04:06Rumah yang saya tempati sekarang adalah rumah yang uang mukanya juga hasil dikumpulkannya beberapa orang untuk uang muka.
04:15Lalu saya yang membayar tiap bulan.
04:18Yaitu ketika saya keluar dari petamburan, dari sekolah Alkitab dan saya tidak punya tempat.
04:26Hampir saya tinggal di ruko lantai tiga dan saya akan tinggal di lantai tiga.
04:31Di mana semua perkakas rumah karena tidak ada tempat untuk menyimpan saya berikan ke orang.
04:39Ya kursi, ya lemari, semua.
04:41Sebab ruko itu sempit jadi tidak ada tempat.
04:45Ada pun kalau tidur, kami sudah biasa tidur selama Stephen lahir sampai kelas tiga SMA.
04:53Satu kamar berempat, jadi sudah biasa.
04:58Saya tidak bermaksud mau menunjukkan saya hebat atau saya lebih dari orang lain.
05:05Tetapi itu pernah saya lakukan.
05:08Dan ketika kita tidak membuka link terhadap sesuatu, kita bisa punya link dengan Tuhan.
05:16Sejak saya sakit COVID dan kemari ini, saudara, saya diproses hebat oleh Tuhan dan menemukan apa yang saya tanyakan.
05:27Bagaimana bisa memiliki dialog dengan Tuhan, mendengar suara Tuhan dengan jelas.
05:36Jangan membuka banyak link.
05:41Pikirkan Tuhan.
05:45Kalau kerja bagaimana Pak?
05:47Kita kan harus memikirkan pekerjaan.
05:50Oh iya.
05:51Asal pekerjaan itu kamu lakukan untuk Tuhan.
05:56Kamu tetap punya link dengan Tuhan.
06:01Makanya Firman Tuhan mengatakan, baik kamu makan atau minum atau melakukan sesuatu yang lain,
06:08lakukan semua untuk kemuliaan Allah.
06:11Makanya kalau kita bergaul dengan orang yang tidak takut Allah,
06:16banyak percakapan yang membuat kita mempunyai cabang link yang mengacaukan,
06:23merusak sirkuit,
06:25mendistrak pikiran kita, saudara.
06:30Segala sesuatu yang kita lihat, kita dengar,
06:34itu bisa menciptakan link atau koneksi kita dengan sesuatu itu.
06:40Ketika kita melihat sesuatu dan mengimani,
06:43maksud saya kita mendengar sesuatu,
06:47kita membuat link dengan sesuatu tersebut.
06:51Ketika kita memikirkan sesuatu dan tercengkerami oleh hal itu,
06:57kita membuat link dengan sesuatu itu.
07:01Dari apa yang kita baca,
07:04kita percakapkan,
07:06membuat koneksi dengan sesuatu,
07:09di mana pikiran dan perasaan kita terpaut,
07:15dan bisa menghasilkan keputusan,
07:18pilihan,
07:20kehendak,
07:22maka kita tidak boleh memiliki link dengan siapapun,
07:27dan apapun selain dengan Tuhan.
07:32Makanya kalau kita mengerjakan sesuatu,
07:35semua harus dikerjakan untuk Tuhan.
07:38Ketika saya mempersiapkan khutbah ini,
07:42lagu yang saya ingat,
07:44itu lagu yang saya tulis waktu saya sakit,
07:47atau pada saat-saat pada masa pemulihannya.
07:51Engkau gairah hidupku,
07:55satu-satunya ya Bapak,
07:59hanya engkaulah kehidupanku.
08:06Tak ada kebahagiaan,
08:10apapun selain dirimu,
08:14hanya engkaulah bahagiaku.
08:21Kuhidup hanya bagimu,
08:25untuk kesukaan Bapak,
08:29dalam segala hal,
08:32segala perkara.
08:38Itu kebahagiaan,
08:41yang benar dan sesungguhnya,
08:45membahagiakan hatimu Bapak.

Dianjurkan