00:00Lo tau gak sih, bahwa kota ketiga terbesar di Indonesia ini dulunya hanyalah sebuah rawa terpencil di antara dua sungai.
00:07Selamat datang di Medan, sebuah kota yang tidak dibangun oleh raja,
00:10melainkan oleh aroma tembakau yang mengguncang pasar Eropa di abad ke-19.
00:15Kok bisa sih, rawa ini berubah menjadi Paris One Sumatra.
00:19Semua bermula pada abad 1590, ketika Guru Patimpus Sembiring Pelawi
00:25mendirikan sebuah kampung di pertemuan Sungai Delhi dan Sungai Babura.
00:29Nama Medan berasal dari kata Maidan, yang berarti tanah lapang.
00:34Selama berabad-abad, Medan hanyalah desa kecil di bawah pengaruh Kesultanan Delhi.
00:39Hingga seorang pengusaha Belanda bernama Jacob Ninhus datang pada tahun 1863.
00:45Ninhus menemukan bahwa tanah Delhi sangat cocok untuk tembakau.
00:49Hasilnya, tembakau Delhi menjadi cerutu terbaik di dunia.
00:53Uang pun mengalir deras.
00:54Medan mendadak berubah menjadi kota modern dengan gedung-gedung bergaya Eropa.
00:59Menjadikannya pusat ekonomi yang sangat multikultural.
01:03Inilah alasan mengapa di Medan kita bisa melihat Masjid Raya,
01:07Gereja Immanuel, dan biara berdampingan dalam harmoni sejarah yang panjang.
01:11Medan bukan cuma soal ketua atau kuliner yang lezat,
01:15tapi soal kegigihan membangun peradaban dari nol.
01:18Apa nama tempat bersejarah favorit lo di kota Medan?
01:21Komen di bawah ini ya.
01:22Jangan lupa like dan share video ini ke teman lo,
01:25dan follow untuk cerita sejarah kota lainnya.
Comments