Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/03/17/224727/trump-ditinggal-tangan-kanan-direktur-kontraterorisme-as-joe-kent-mundur

Pengunduran diri mengejutkan datang dari pejabat tinggi keamanan Amerika Serikat. Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional, Joe Kent, resmi mundur dari jabatannya di tengah konflik yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran. Keputusan ini langsung memicu sorotan publik karena Kent dikenal sebagai salah satu orang kepercayaan Presiden Donald Trump.

Dalam pernyataannya, Joe Kent secara tegas menolak kebijakan perang terhadap Iran. Ia menilai tidak ada ancaman langsung yang cukup kuat untuk membenarkan aksi militer tersebut. Bahkan, ia menyinggung bahwa keputusan perang ini lebih dipengaruhi oleh tekanan politik, bukan urgensi keamanan nasional.

Sementara itu, Presiden Donald Trump merespons pengunduran diri ini dengan kritik keras. Ia menyebut langkah Kent sebagai bentuk kelemahan dalam isu keamanan. Peristiwa ini membuka adanya perbedaan pandangan di dalam pemerintahan Amerika Serikat, sekaligus memperlihatkan dinamika politik yang semakin kompleks di tengah ketegangan global.

Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya
#Joe Kent #Donald Trump #Direktur Kontraterorisme AS
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Direktur Kontraterorisme Amerika Serikat, Joe Ken Mundur
00:03Trump ditinggal tangan kanan
00:06Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional Amerika Serikat, Joe Ken
00:10yang selama ini dikenal sebagai salah satu penasihat penting Presiden Donald Trump
00:13di bidang keamanan memilih mundur karena menolak mendukung kebijakan perang tersebut
00:19Dalam surat pengunduran dirinya, Ken menegaskan bahwa
00:22ia tidak bisa lagi mendukung operasi militer yang menurutnya
00:25tidak memiliki dasar ancaman yang jelas terhadap Amerika Serikat
00:28Pengunduran diri tersebut terjadi pada selasa 17 Maret 2026
00:33Ia bahkan menyebutkan bahwa Iran tidak memberikan ancaman langsung
00:37dan menilai konflik yang terjadi lebih dipengaruhi tekanan politik dari pihak luar
00:41termasuk sekutu Amerika Serikat
00:43Keputusan ini menjadikan Ken sebagai pejabat tinggi pertama
00:47yang mundur sejak serangan militer terhadap Iran dimulai pada akhir Februari 2026
00:52Dalam pernyataannya, Ken juga menyoroti aspek hukum
00:55Dimana aksi militer tanpa persetujuan Kongres seharusnya hanya dilakukan jika terdapat ancaman mendesak
01:01Namun menurutnya kondisi tersebut tidak terpenuhi dalam konflik saat ini
01:05Di sisi lain, Presiden Donald Trump justru merespon pengunduran diri tersebut dengan kritik
01:10Ia menilai Ken lemah dalam isu keamanan dan menganggap mundurnya sang direktur bukanlah kerugian bagi pemerintahannya
01:17Peristiwa ini memperlihatkan adanya perbedaan pandangan serius di dalam pemerintahan Amerika Serikat
01:22terkait kebijakan perang, sekaligus menambah dinamika politik di tengah meningkatnya ketegangan global
01:32Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan