00:00Saudara memasuki minggu keempat, konflik Iran, Israel, dan Amerika Serikat masih terus bergulir.
00:06Sejumlah klaim terus digaungkan ke tiga pihak untuk menunjukkan kekuatannya dalam penyerangan.
00:18Jurubicara Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya Iran, Ibrahim Zolfahari, mengejek Presiden Amerika Serikat.
00:26Pernyataan ejekan itu disampaikan menjelang tenggat waktu dari Ultimatum Tram untuk membuka penuh Selat Hormuz.
00:33Iran telah bersumpah untuk melancarkan serangan balasan yang keras jika Amerika melanjutkan ancamannya untuk menyerang jaringan energi dan listrik negara
00:43itu jika Selat Hormuz tetap di blokade.
01:03Terima kasih telah menonton!
01:26Sebelumnya, selain mengancam akan menghancurkan jaringan energi dan listrik Iran, Presiden Donald Trump mengatakan dirinya tak tertarik melakukan genjatan senjata
01:36dengan Iran.
01:57Sementara itu, Israel mengindikasikan bahwa sikap ofensifnya terhadap Iran masih jauh dari kata selesai.
02:04Jurubicara IDF Evi Defrin menyatakan bahwa perang diperkirakan masih akan berlanjut selama berminggu-minggu ke depan.
02:45Pernyataan Israel dan Amerika Serikat tidak sedikitpun menurunkan amarah Iran.
02:50Pada minggu waktu setempat, Iran masih melancarkan serangan rudal gelombang ke-73 yang menargetkan beberapa kota di Israel.
Komentar