00:02Di dalam Matius 16 ayat 21-23 ada fragment mengenai Petrus yang kerasukan iblis tetapi dia tidak sadar dia kerasukan
00:18iblis.
00:20Firman Tuhan mengatakan begini, sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-muridnya bahwa Yesus harus pergi ke Yerusalem dan
00:32menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli taurat lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari
00:42ketiga.
00:43Itu rencana Allah, menderita mati tapi bangkit.
00:49Itu peta perjalanan yang Tuhan Yesus harus jalani, yang Tuhan Yesus harus lewati.
01:00Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegur dia.
01:05Coba beraninya murid menegur guru, menarik ke samping.
01:13Dan menegur.
01:16Jadi kalau kata menegur ini kan jelas bahwa yang ditegur itu salah.
01:26Yang menegur ini mau meluruskan.
01:34Katanya Tuhan kiranya Allah menjauhkan hal itu.
01:41Petrus menggunakan nama Allah berarti Petrus yakin bahwa tegorannya kepada Yesus ini benar.
01:50Dia memberi tegoran, dia memberi peringatan.
01:55Dan di dalam tegoran itu ada nasihat.
02:00Petrus mau menasihati Yesus.
02:04Tuhan kiranya Allah menjauhkan hal itu.
02:09Hal itu sekali-kali takkan menimpa engkau.
02:14Jadi apa yang dikemukakan oleh Tuhan Yesus itu dipandang Petrus bukanlah peta perjalanan yang Allah gandaki untuk dijalani dan dilewati
02:26oleh Tuhan Yesus.
02:27Kalau kata kasarnya Yesus sesat.
02:35Yesus salah jalan.
02:39Yesus punya rencana yang bertentangan dengan Allah Bapak.
02:44Makanya Petrus menegur, menuruskan supaya Yesus tidak melakukan apa yang menurut Petrus bertentangan dengan rencana Allah.
02:59Kalau sampai menarik Yesus ke samping menegur ini sudah luar biasa.
03:07Luar biasa.
03:09Kurang ajarnya.
03:13Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus.
03:17Ini pasti keras.
03:19Enyalah iblis.
03:21Engkau suatu batu sandungan bagiku.
03:24Sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan.
03:29Allah melainkan apa yang dipikirkan manusia.
03:33Waktu Petrus menarik Yesus ke samping.
03:36Ini kan Yesus sedang mengajar kepada banyak orang.
03:40Jadi Petrus mau memberi kursus privat.
03:47Mau memberikan kursus privat.
03:52Pasti orang-orang melihat ada apa ya.
03:56Petrus begini.
04:05Saya tidak bisa bayangkan wajah Tuhan Yesus waktu itu.
04:14Petrus begini.
04:21Lalu Tuhan Yesus balasnya apa?
04:23Enyah iblis.
04:26Ini pasti keras.
04:28Lalu orang-orang banyak ada apa ya.
04:31Sebab Tuhan Yesus harus melindungi kebenaran yang dikemukakan sebelumnya.
04:37Dia mengajar di depan banyak orang mengatakan bahwa dia harus ke Yerusalem menderita, mati, dan bangkit.
04:46Enyah iblis.
04:47Orang-orang kaget.
04:50Tidak mungkin Yesus berkata begini.
04:53Enyah iblis.
04:59Enyah iblis.
05:01Pasti begitu.
05:03Tidak mungkin juga.
05:08Apalagi berbisik.
05:11Enyah iblis.
05:16Tahu enggak saudara, kalau sampai mengatakan enyah ini, ini kata keras.
05:24Keluar kamu.
05:25Keluar.
05:26Kan begitu.
05:30Iya.
05:33Tidak mungkin begini.
05:36Keluar.
05:38Makanya ya, jadi pembicara itu ada saatnya keras.
05:46Memberi peringatan.
05:48Keras.
05:49Supaya orang lah.
05:52Makanya ya, kalau jadi tukang parkir itu harus terkeras.
05:59Kiri, kiri, stop.
06:01Tidak boleh.
06:02Kiri.
06:07Kiri.
06:09Stop ya.
06:11Bwek, kurang nabrak.
06:14Sama dengan konektor.
06:16Konektor kalau orang Jawa bisa kebablasan.
06:21Siapa yang mau turun duku atas ya.
06:27Ayo, kiri.
06:28Kiri, kiri.
06:31Sudah pelewat sampai setiap budi.
06:37Makanya kalau yang jadi konektor keras ini.
06:42Kiri.
06:43Siapa yang mau turun?
06:48Sepatlah.
06:50Sepat.
06:50Kiri.
06:53Jelas.
06:57Tuhan pasti menghardik dengan keras.
07:00Engyah.
07:04Engyah.
07:06Dalam fremen ini Petrus benar-benar dirasuki oleh kuasa kegelapan.
07:11Atau iblis.
07:15Tetapi Petrus tidak menyadari.
07:17Ia merasa lebih rohani.
07:23Dia pakai nama Allah kok.
07:26Kan rohani tuh.
07:28Ia merasa bahwa ia sedang melayani Tuhan dan membela Tuhan.
07:33Padahal tanpa disadari ia dipakai oleh iblis untuk merusak rencana Allah dan menghancurkan pekerjaan Tuhan.
07:49Hati-hati ya saudaraku.
07:52Kita para pendeta ini hati-hati.
07:55Kita merasa melayani Tuhan dan membela pekerjaan Tuhan padahal belum tentu demikian.
08:05Kita semua harus periksa terus.
08:08Tadi lagu terakhirnya ya Bapak beri aku mengerti ya.
08:13Wow.
08:14Sering nyambung-nyambung begitu itu.
08:16Antara lagu yang dinyanyikan dengan isi khutbah.
08:21Ya Bapak beri aku mengerti.
08:24Begitu ya.
08:26Keadaanku di matamu.
08:29Oh luar biasa ya.
08:35Mengapa sih bisa tidak sadar ya sedang dikuasai oleh kuasa gelap?
08:42Karena Petrus memiliki agenda sendiri.
08:46Sehingga Petrus memikirkan apa yang dipikirkan oleh manusia.
08:52Bukan apa yang dipikirkan oleh Allah.
08:55Saya ingatkan ya.
08:57Khutbah ini bukan khutbah baru.
08:59Ini khutbah lanjutan minggu lalu.
09:02Minggu lalu saya sudah menyampaikan pernyataan mengenai hal ini.
09:07Banyak orang tidak sadar bahwa persoalan terbesar dalam hidup ini adalah menghadapi kuasa kegelapan.
09:15Sementara daging kita ini cocok.
09:19Seleranya cocok.
09:21Nah kalau kita mau memuaskan keinginan daging, keinginan jiwa kita.
09:26Iblis menikmatinya.
09:29Kita yang hidup dalam dagingnya menikmatinya.
09:34Nah ini apa yang dipikirkan oleh manusia.
09:37Dan Petrus menikmatinya.
09:39Sebab Petrus ingin Tuhan Yesus jadi raja.
09:43Seperti Herodes.
09:44Atau seperti Kaisar di Roma.
09:49Dan ia kebagian.
09:51Tidak heran kan.
09:53Kalau murid-murid Tuhan Yesus bertengkar siapa yang terbesar di kerajaan nanti.
09:59Sampai ibunya dibawa untuk meminta supaya anak-anaknya duduk di sebelah kanan kiri Tuhan Yesus.
10:10Pakai koneksi ibunya saudaraku.
10:17Nah saudara.
10:20Kalau punya agenda sendiri ini bahaya.
10:25Aduh makanya ya saudaraku.
10:28Aduh mestinya ya.
10:30Kita itu sudah sampai tingkat itu loh.
10:38Kau yang ciptakan aku.
10:42Kau yang membuatku ada.
10:46Saatku dalam dosa.
10:49Selamatkan jiwaku.
10:52Kau hutang kehidupan.
10:57Kau hutang kehidupan.
10:59Kau hutang kebaikan.
11:02Kepadamu Bapak di sorga.
11:08Mestinya tak lagi ku ingini apapun juga segenap diriku telah kau miliki.
11:22Ku perhatikan petunjukmu.
11:27Ku nantikan suaramu.
11:31Ku nantikan suaramu.
11:32Keinginan Bapak.
11:33Sekarang segalanya bagiku.
11:36Kau yang ciptakan aku.
11:39Kau yang ciptakan aku.
11:43Kau yang membuatku.
11:46Saatku.
11:52Saatku.
11:54Ku hutang kehidupan.
11:59Ku hutang kebaikan.
12:04Kepadamu Bapak di sorga.
12:07Mestinya nyanyikan.
12:09Amin.
12:10Mestinya kau lagi ku ingini.
12:15Apapun juga segenap diriku telah kau miliki.
12:25Ku perhatikan petunjukmu.
12:30Ku nantikan suaramu.
12:33Ku nantikan suaramu.
12:37Mestinya nyanyikan.
12:40Dengan keras.
12:41Mestinya tak lagi ku ingini.
12:46Aku aku ciptakan.
12:49Segenap diriku telah kau miliki.
12:56Ku perhatikan petunjukmu.
13:00Ku nantikan suaramu.
13:05Menginginan kau paham.
13:07Sekarang yang lain.
13:14Sudah beberapa waktu ini.
13:17Mungkin tahunan ya.
13:19Saya mengarang lagu.
13:21Tuhan.
13:22Aku rela mengosongkan bejana.
13:28Tidak mudah saudara.
13:30Tidak mudah.
13:32Tetapi kalau kita memiliki gairah yang kuat untuk itu.
13:39Tuhan akan membuat banyak guncangan dalam hidup saudara.
13:43Untuk menaikkan saudara.
13:45Pada tingkat.
13:46Untuk bisa mengosongkan bejana.
13:49Kita sering sayang dengan berbagai keinginan.
13:54Keinginan.
13:55Keinginan.
13:55Di dalam daging kita.
13:59Betapa berbahagianya kita.
14:02Waktu kita menghadap Tuhan.
14:04Dengan tangan.
14:05Yang tidak lagi terikat oleh dosa dan percintaan dunia.
14:13Maka mari kita belajar tidak memiliki agenda sendiri.
14:19Terima kasih.
14:19Terima kasih.