Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
ACEH, KOMPAS.TV - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh melaksanakan pengamatan rukyat hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah. Pantauan hilal dilakukan di enam lokasi yang tersebar di beberapa wilayah Aceh.

Kantor Wilayah Kemenag Aceh menyiapkan enam lokasi pemantauan rukyat hilal untuk menentukan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah. Enam lokasi itu di antaranya Observatorium Teungku Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar; Tugu Nol Kilometer Kota Sabang; serta Pantai Lhokgeulumpang, Aceh Jaya.

Lima teleskop astronomi disiapkan di Observatorium Teungku Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar. Nantinya akan ada pemaparan posisi hilal oleh tim hisab rukyat dan ahli astronomi kepada masyarakat.

Saat ini posisi hilal pada 29 Ramadan masih berada di bawah kriteria imkan rukyat. Ketinggian hilal kini berada di atas ufuk, yakni 1,25 derajat di Papua dan 3,1 derajat di Aceh.

Pantauan hilal juga dilakukan di beberapa lokasi di Aceh, salah satunya di Aceh Besar. Sudah ada jurnalis KompasTV, Riska Devi, dan juru kamera Nova Misdayanti di lokasi.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Terbaru! Persiapan Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026 di https://www.kompas.tv/regional/658075/terbaru-persiapan-kemenag-gelar-sidang-isbat-penetapan-lebaran-2026

#kemenag #aceh #idulfitri #lebaran


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/658076/live-kementerian-agama-aceh-pantau-hilal-lebaran-2026-di-6-lokasi
Transkrip
00:00Ini kita cek wilayah Indonesia Barat, saudara.
00:02Kantor wilayah Kementerian Agama atau Kemenak Aceh
00:05melaksanakan pemantauan Hilal atau Rukyatul Hilal
00:09untuk menentukan satu syawal 1447 Hijriah hari ini.
00:13Pantauan berlangsung di 6 titik atau 6 lokasi yang tersebar di beberapa wilayah.
00:17Kantor wilayah Kementerian Agama Aceh menyiapkan 6 titik pantauan Rukyatul Hilal
00:22untuk menetapkan satu syawal atau Hari Raya Idul Fitri tahun 2026.
00:266 titik itu diantaranya Observatorium Tengkuci Kutakarang, Lok Nga Aceh Besar,
00:33Tugunol Kilometer Kota Sabang dan Pantai Lok Gelumpang Aceh Jaya.
00:395 teleskop astronomi disiapkan di Observatorium Tengkuci Kutakarang, Lok Nga Aceh Besar.
00:46Nantinya akan ada pemaparan posisi Hilal oleh tim Hisap Rukyat dan ahli astronomi kepada masyarakat.
00:54Saat ini yang diketahui posisi Hilal pada 29 Ramadhan masih berada di bawah kriteria Imkan Rukyat.
01:03Ketinggian Hilal kini berada di atas ufuk yakni 1,25 derajat di Papua dan 3,1 derajat di Aceh.
01:19Kita coba kembali lagi ke wilayah Indonesia Timur tapi di Pulau Maluku.
01:25BMK Gesta Sinergia Fisika kelas 1 Ambon bersama Kanwil Kemenak setempat menggelar Pantauan Hilal Hari Raya Idul Fitri
01:32di Masjid Cak Marussalam, Desa Wakasihu, Maluku Tengah.
01:38Rencananya Pantauan Hilal ini akan digelar pada kami sore oleh BMK Gesta Tempat dan Kantor Kementerian Agama Maluku
01:44serta dilaksukan atau disaksikan oleh sejumlah tokoh agama dan perwakilan Ormas Islam di sana.
02:02Sekarang kami mau ajak Anda ke wilayah Indonesia Barat.
02:06Kita coba cek kondisi di Aceh Besar dan jurnalis Kompas TV Rizka Devi bersama juru kamera Mustajab
02:13sudah bergabung saat ini untuk laporan langsungnya.
02:15Untuk saat ini Rizka, apa yang rasanya perlu dipahami proses Pantauan Hilal hari ini?
02:24Adakah hal yang berbeda yang dilakukan otoritas serkai dan apakah cuacanya memungkinkan untuk memantau hilal?
02:31Ya, Tifol dan juga Saudara benar sekali.
02:33Ini saat ini saya melaporkan langsung dari Aceh Besar.
02:36Ini merupakan salah satu titik Pantauan Hilal yang ada di Provinsi Aceh.
02:40Selain itu ada titik lainnya yang tersebar begitu.
02:43Sementara saat ini juga saya berada di salah satu ruangan yang memang nantinya akan dilakukan rapat terlebih dahulu
02:50untuk pemapara posisi hilal.
02:52Karena kan memang kalau kita melihat kondisi cuaca di luar,
02:56ini memang mendung dan hujang.
02:58Tadi juga sempat hujan deras dan saat ini kondisinya masih hujan.
03:01Sehingga memang untuk pemantauan hilal sore hari ini mungkin akan sulit dilakukan.
03:07Tapi memang nanti, seperti informasi yang kami teroleh tadi,
03:11pemantauan hilal ini akan dilakukan ketika nanti menjelang maghrib atau ketika matahari mulai terkenam.
03:16yakni dalam perkiraan pada pukul 19.00 waktu di Indonesia Barat.
03:22Begitu sekitar 10 atau 15 menit setelahnya maksudnya pemantauan hilal ini bisa dilakukan.
03:28Dan kita memang berharap supaya memang cuacaannya kembali membaik.
03:33Karena tadi siang juga sempat terik begitu, sempat setelah.
03:37Sehingga memang untuk pandangannya di jadung operatorium itu memang terbuka begitu.
03:44Sehingga ini berada di ujung barat untuk bisa melihat posisi hilal ataupun pulang.
03:50Ini memang sangat leluasa sekali dengan menggunakan teleskop begitu.
03:56Sementara tadi juga disebutkan oleh Ketua Tim Falakia.
03:59Sementara ini akan ada 6 teleskop yang digunakan untuk bisa melakukan pemantauan hilal.
04:05Sementara kali ini memang pemantauan ini sama saja dilakukan seperti tahun lalu.
04:12Begitu langsung sebar di beberapa titik lokasi.
04:14Dan juga kita masih menunggu untuk kondisi cuacanya seperti apa.
04:19Kemudian nanti pemaparan hilalnya.
04:22Pemantauan hilal ini sebelumnya akan dilakukan pemaparan terlebih dahulu dalam rapat.
04:26Sementara untuk saat ini posisi hilal itu berada di ketinggian 3,1 derajat.
04:33Sementara untuk sudut elongasinya ini berada pada 6,1 derajat.
04:40Dimana untuk kriteria Mabin ini sendiri harus memenuhi kriteria yakni 3 derajat untuk ketinggiannya.
04:46Sementara untuk sudut elongasinya ini harus memenuhi 6,4 derajat.
04:51Sementara saat ini juga tadi dari pemantauan kami ada sejumlah elemen masyarakat yang memang sudah bergabung di sini.
04:59Dari Kementerian Agama, nantinya juga akan ada BMKG, kemudian akan ada akademisi,
05:05dan juga sejumlah organisasi masyarakat yang masih akan bergabung untuk pemantauan.
05:10Sementara seperti yang tadi ada lima alat malangkap ya.
05:16Jadi, maka bisa melakukan pemantauan hal ini sendiri.
05:20Sementara juga untuk sambil kita untuk hubungan.
05:24Jadi, teknologi masyarakat yang mau bergabung pemantauan hilal di salam bergabung di jadung objek terpatu.
05:34Oke, nanti kami akan kembali lagi ke Anda untuk melihat pantauan hilalnya,
05:38hasilnya apakah sudah terlihat atau belum,
05:40walaupun dalam beberapa hasil riset, baik itu dari BRIN maupun BMKG,
05:43sudah memperkirakan bahwa posisinya masih berada di bawah ufuk.
05:47Tapi, kami akan kembali ke Anda lagi nanti.
05:48Rizka Devi untuk sementara, terima kasih untuk laporannya dari Aceh.

Dianjurkan