00:00Ini kita cek wilayah Indonesia Barat, saudara.
00:02Kantor wilayah Kementerian Agama atau Kemenak Aceh
00:05melaksanakan pemantauan Hilal atau Rukyatul Hilal
00:09untuk menentukan satu syawal 1447 Hijriah hari ini.
00:13Pantauan berlangsung di 6 titik atau 6 lokasi yang tersebar di beberapa wilayah.
00:17Kantor wilayah Kementerian Agama Aceh menyiapkan 6 titik pantauan Rukyatul Hilal
00:22untuk menetapkan satu syawal atau Hari Raya Idul Fitri tahun 2026.
00:266 titik itu diantaranya Observatorium Tengkuci Kutakarang, Lok Nga Aceh Besar,
00:33Tugunol Kilometer Kota Sabang dan Pantai Lok Gelumpang Aceh Jaya.
00:395 teleskop astronomi disiapkan di Observatorium Tengkuci Kutakarang, Lok Nga Aceh Besar.
00:46Nantinya akan ada pemaparan posisi Hilal oleh tim Hisap Rukyat dan ahli astronomi kepada masyarakat.
00:54Saat ini yang diketahui posisi Hilal pada 29 Ramadhan masih berada di bawah kriteria Imkan Rukyat.
01:03Ketinggian Hilal kini berada di atas ufuk yakni 1,25 derajat di Papua dan 3,1 derajat di Aceh.
01:19Kita coba kembali lagi ke wilayah Indonesia Timur tapi di Pulau Maluku.
01:25BMK Gesta Sinergia Fisika kelas 1 Ambon bersama Kanwil Kemenak setempat menggelar Pantauan Hilal Hari Raya Idul Fitri
01:32di Masjid Cak Marussalam, Desa Wakasihu, Maluku Tengah.
01:38Rencananya Pantauan Hilal ini akan digelar pada kami sore oleh BMK Gesta Tempat dan Kantor Kementerian Agama Maluku
01:44serta dilaksukan atau disaksikan oleh sejumlah tokoh agama dan perwakilan Ormas Islam di sana.
02:02Sekarang kami mau ajak Anda ke wilayah Indonesia Barat.
02:06Kita coba cek kondisi di Aceh Besar dan jurnalis Kompas TV Rizka Devi bersama juru kamera Mustajab
02:13sudah bergabung saat ini untuk laporan langsungnya.
02:15Untuk saat ini Rizka, apa yang rasanya perlu dipahami proses Pantauan Hilal hari ini?
02:24Adakah hal yang berbeda yang dilakukan otoritas serkai dan apakah cuacanya memungkinkan untuk memantau hilal?
02:31Ya, Tifol dan juga Saudara benar sekali.
02:33Ini saat ini saya melaporkan langsung dari Aceh Besar.
02:36Ini merupakan salah satu titik Pantauan Hilal yang ada di Provinsi Aceh.
02:40Selain itu ada titik lainnya yang tersebar begitu.
02:43Sementara saat ini juga saya berada di salah satu ruangan yang memang nantinya akan dilakukan rapat terlebih dahulu
02:50untuk pemapara posisi hilal.
02:52Karena kan memang kalau kita melihat kondisi cuaca di luar,
02:56ini memang mendung dan hujang.
02:58Tadi juga sempat hujan deras dan saat ini kondisinya masih hujan.
03:01Sehingga memang untuk pemantauan hilal sore hari ini mungkin akan sulit dilakukan.
03:07Tapi memang nanti, seperti informasi yang kami teroleh tadi,
03:11pemantauan hilal ini akan dilakukan ketika nanti menjelang maghrib atau ketika matahari mulai terkenam.
03:16yakni dalam perkiraan pada pukul 19.00 waktu di Indonesia Barat.
03:22Begitu sekitar 10 atau 15 menit setelahnya maksudnya pemantauan hilal ini bisa dilakukan.
03:28Dan kita memang berharap supaya memang cuacaannya kembali membaik.
03:33Karena tadi siang juga sempat terik begitu, sempat setelah.
03:37Sehingga memang untuk pandangannya di jadung operatorium itu memang terbuka begitu.
03:44Sehingga ini berada di ujung barat untuk bisa melihat posisi hilal ataupun pulang.
03:50Ini memang sangat leluasa sekali dengan menggunakan teleskop begitu.
03:56Sementara tadi juga disebutkan oleh Ketua Tim Falakia.
03:59Sementara ini akan ada 6 teleskop yang digunakan untuk bisa melakukan pemantauan hilal.
04:05Sementara kali ini memang pemantauan ini sama saja dilakukan seperti tahun lalu.
04:12Begitu langsung sebar di beberapa titik lokasi.
04:14Dan juga kita masih menunggu untuk kondisi cuacanya seperti apa.
04:19Kemudian nanti pemaparan hilalnya.
04:22Pemantauan hilal ini sebelumnya akan dilakukan pemaparan terlebih dahulu dalam rapat.
04:26Sementara untuk saat ini posisi hilal itu berada di ketinggian 3,1 derajat.
04:33Sementara untuk sudut elongasinya ini berada pada 6,1 derajat.
04:40Dimana untuk kriteria Mabin ini sendiri harus memenuhi kriteria yakni 3 derajat untuk ketinggiannya.
04:46Sementara untuk sudut elongasinya ini harus memenuhi 6,4 derajat.
04:51Sementara saat ini juga tadi dari pemantauan kami ada sejumlah elemen masyarakat yang memang sudah bergabung di sini.
04:59Dari Kementerian Agama, nantinya juga akan ada BMKG, kemudian akan ada akademisi,
05:05dan juga sejumlah organisasi masyarakat yang masih akan bergabung untuk pemantauan.
05:10Sementara seperti yang tadi ada lima alat malangkap ya.
05:16Jadi, maka bisa melakukan pemantauan hal ini sendiri.
05:20Sementara juga untuk sambil kita untuk hubungan.
05:24Jadi, teknologi masyarakat yang mau bergabung pemantauan hilal di salam bergabung di jadung objek terpatu.
05:34Oke, nanti kami akan kembali lagi ke Anda untuk melihat pantauan hilalnya,
05:38hasilnya apakah sudah terlihat atau belum,
05:40walaupun dalam beberapa hasil riset, baik itu dari BRIN maupun BMKG,
05:43sudah memperkirakan bahwa posisinya masih berada di bawah ufuk.
05:47Tapi, kami akan kembali ke Anda lagi nanti.
05:48Rizka Devi untuk sementara, terima kasih untuk laporannya dari Aceh.