00:00melalui kanal media sosial Ditjem Bimas Islam.
00:03Dalam seminar tersebut, kita telah menyimak paparan tentang prinsip
00:08dan metode penentuan awal bulan kemeriah,
00:11disertai diskusi panel bersama narasumber
00:14yang membahas sisa pru'ya dan ilmu falak dari berbagai perspektif.
00:20Dalam penetapan awal bulan kemeriah,
00:23Indonesia menggunakan kriteria visibilitas hilal Mabims.
00:28Mabims itu negara-negara yang ada di Siat Tenggara,
00:32Malaysia, Brunei, Indonesia, Singapura.
00:39Yaitu tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.
00:46Ada pun data posisi hilal berdasarkan hisap pada hari ini
00:49di seluruh wilayah Indonesia,
00:51yaitu ketinggian hilal di atas ufuk berkisar antara
00:570 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik
01:07dan sudut elongasi 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.
01:18Secara hisap, data hilal pada hari ini
01:22tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal Mabims.
01:27Selanjutnya, Kementerian Agama menetapkan awal bulan syawal melalui sidang isbat.
01:33Dalam sidang ini, kami bermusyawarah dengan para pakar falak,
01:38astronomi, wakil rakyat, majlis ulama Indonesia,
01:43serta perwakilan ormas-ormas Islam di Indonesia.
01:46Musyawarah tersebut mengacu pada hasil hisap dan ru'yah
01:50yang telah dilakukan oleh tim hisap ru'yah Kementerian Agama,
01:54serta dikonfirmasi oleh petugas yang ditempatkan setidaknya 117 titik pengamat
02:01di seluruh Indonesia,
02:03dan tim penerima laporan ru'yah di pusat
02:07telah mengkonfirmasi bahwa hilal tidak terlihat.
02:11Tadi Pak Dirja membacakan seluruh titik-titik andari mulai dari Papua sampai Aceh,
02:18di situ tidak ada satupun yang dinyatakan melihat hilal.
02:23Dengan demikian, berdasarkan hasil hisap,
02:28serta tidak adanya laporan hilal terlihat,
02:30disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah
02:35jatuh pada hari Sabtu 21 Maret 2026.
02:41Demikianlah hasil sidang isbat yang baru saja kita laksanakan
02:45dan sepakati bersama.
02:47Tentunya kita semua berharap,
02:48semoga keputusan ini memungkinkan seluruh umat Islam Indonesia
02:52untuk memulai ibadah puasa secara bersama-sama.
02:57Semoga hal ini dapat menjadi simbol kebersamaan umat Islam di Indonesia
03:01yang sekaligus mencerminkan persatuan kita sebagai sesama anak bangsa
03:06dalam menyonsong masa depan yang lebih baik.
03:10Berikutnya, saya persilahkan Bapak K. Haji Muhammad Holi Nafis,
03:15Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, MUI,
03:19untuk juga bisa menyampaikan beberapa hal penting
03:22yang perlu mungkin diketahui oleh seluruh masyarakat.
03:25Dan juga setelah itu kami mohon kesedihan juga
03:28Bapak Haji Marwan Dasopang, MSI,
03:31sebagai Wakil Rakyat, Ketua Komisi 8 DPR RI,
03:35untuk juga memberikan pandangan bagaimana sebaiknya
03:38kita menjalankan ibadah puasa tahun ini.
03:40Dipersilahkan.
03:44Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
03:49Alhamdulillahirrabbilalamin,
03:50wabihi nasta'inu ala umuri dunia wad-din,
03:53wassalatu wassalamu ala asyrafil anbiya'i wal mursalin,
03:56Sayyidina Muhammad wa ala alihi wa ashabi ajama'in.
04:00Amma ba'du,
04:15Yang kami hormati Bapak Menteri Agama Republik Indonesia,
04:19beserta Wakil Menteri Bapak Dirjen,
04:22Bimbingan Masyarakat Islam,
04:24seluruh jajaran Kementerian Agama,
04:26yang kami hormati Pak Ketua Komisi 8 DPR RI,
04:29Bapak-Ibu sekalian yang kami hormati,
04:32Alhamdulillah sidang yang cukup singkat,
04:36tetapi padat dengan ilmu,
04:38karena dari sore kita mentelaa
04:40secara fikir, secara nas,
04:43dan juga terakhir kita melihat bagaimana
04:46wakilnya kondisi di lapangan.
04:49Sebagai menanti Pak Menteri sampaikan,
04:51kita memutuskan ikmal atau istikmal,
04:55menyempurnakan puasa kita ke 30-an,
04:59karena da'amah yuribuk,
05:02ilamah yuribuk,
05:03tinggalkan yang ragu ambil yang yakin,
05:05dan yang yakin adalah memastikan hitungan hisab,
05:10itu tidak bisa dilihat,
05:12gairu imkanir ru'ya,
05:14dan di lapangan benar-benar tidak bisa terlihat.
05:17Berdasarkan itu,
05:18dan kesepakatan dari musyawara,
05:20oleh Pak Menteri diputuskan.
05:22Dalam keputusan Majelis Ulama Indonesia,
05:26pada tahun 2004 disebutkan bahwa,
05:30yang berhak untuk mengumumkan berkenaan dengan awal Ramadan,
05:34dan lebaran adalah Ulil Amri,
05:37di sini adalah Kementerian Agama.
05:39Demikian juga keputusan Nahdlatul Ulama pada Muqtamar ke-20,
05:43dilarang haram hukumnya,
05:46mengikbar keputusan awal Ramadan,
05:48dan lebaran itu selain pemerintah.
05:51Oleh karena itu, kita menyebutnya,
05:53hukmul hakim ilzamun wayarpa'un khilaf.
05:56Keputusan hakim, Kementerian Agama,
05:58pemerintah, mewakili pemerintah adalah,
06:00hukum yang tetap,
06:02dan dapat menghilangkan perbedaan di antara kita.
06:04Saat yang bersamaan,
06:06kita tentu mentoleransi kepada saudara-saudara kita,
06:09yang punya keyakinan berlebaran hari esok.
06:13Yang kedua, yang ingin kami sampaikan,
06:15Bapak-Ibu sekalian,
06:17dalam waktu singkat ini,
06:18mari kita pelihara kebersamaan kita.
06:22Selama kita bulan Ramadan yang kondusif dengan ibadah dan kehusuan kita,
06:27kita pelihara di sebelas bulan berikutnya.
06:30Pertama, kehidupan yang efesien.
06:33Efesien hidup kita yang ikut,
06:35kita ini melatih diri,
06:37bagaimana kita tidak berlebihan mengkonsumsi,
06:39yang halal pun kita tidak makan,
06:41apalagi yang haram.
06:42Mari kita lanjutkan di sebelas bulan berikutnya.
06:45Dan pada bulan Ramadan, akhir Ramadan ini,
06:48ada kewajiban zakat, fitrah bagi kita,
06:50bagi tubuh kita,
06:51dan juga yang punya harta satu tahun juga berzakat,
06:54maka biasakan kita berbagi di antara kita.
06:57Karena bagi kita yang mu'min,
06:59as-saudakatuh burhanun,
07:00orang bersedekat itu bukti kalau kita beriman.
07:03Oleh karena itu,
07:04menjaga kebiasaan kita di bulan Ramadan,
07:06diteruskan pada sebelah berikutnya,
07:08menunjukkan bahwa Ramadan kita ini,
07:10diterima oleh Allah SWT,
07:11karena kebaikan ibadah yang diterima,
07:14akan juga berlanjut dengan kebaikan itu.
07:17Dan kita terus berbagi dengan efesiensi,
07:19memberikan ruang untuk berbagi dengan yang lain.
07:22Selamat kepada kita semua,
07:25yang telah berlulus,
07:27berpuasa,
07:28dan insya Allah,
07:29bisa usah kita merayakan,
07:32hari raya indil fitri,
07:33minal ayni wal faizin,
07:34kullu aminu antum bi khair.
07:36Terima kasih,
07:37Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
07:40Selanjutnya kami persilahkan,
07:42Ketua Komisi 8 DPR RI,
07:45Bapak Haji Marwanda Sopan, MSI.
07:48Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
07:51Alhamdulillah,
07:52wa salatu wa salamu ala rasulillah,
07:55wa la hawla wa la quwata illa billa amma wa'adu.
08:00Yang terhormat,
08:02Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama,
08:04Dirjen Bimas Islam,
08:08dan Wakil Ketua Mui,
08:12Rekan-rekan media,
08:13dan umat muslim se-Indonesia.
08:17Hari ini sudah dilakukan sidang isbat,
08:22sekalipun sudah disepakati bahwa
08:25yang akan memutuskan
08:28satu sawal diserahkan kepada pemerintah
08:33yang hal ini
08:35diamanahkan kepada Menteri Agama.
08:40Namun demikian,
08:42Menteri Agama tetap
08:43mengajak seluruh masyarakat
08:46yang hari ini,
08:47para pakar,
08:48para ulama,
08:50dan dimulai dengan seminar.
08:52Seminarnya luar biasa,
08:55sungguh sangat ilmiah dan inovatif,
08:59dan kita lihat
09:00betul-betul memberikan informasi
09:02yang palit buat kita semua.
09:06Selain itu,
09:07tidak cukup dari seminar,
09:10masih menunggu kompirmasi
09:12dari berbagai wilayah Indonesia.
09:15Tadi disebutkan sampai 117 titik
09:20seluruh Indonesia.
09:23Pada saat seminar,
09:25kesimpulannya,
09:26tidak memungkinkan melihat hilal,
09:29dan kompirmasi setelah menunggu
09:32seluruh wilayah Indonesia,
09:34mulai dari timur sampai ke barat,
09:36juga tidak mendapatkan kompirmasi
09:39dan melihat hilal.
09:40Maka karena itu,
09:42diputuskan satu sawal jatuh
09:45pada hari Sabtu,
09:47tanggal 21 Maret.
09:50Langkah ini kami mendukung
09:52dan sungguh luar biasa,
09:54sekalipun Menteri Agama diberi amanah
09:56atas kesepakatan dengan berbagai unsur-unsur,
10:00Alhamdulillah untuk menjadi
10:02kesatuan dan persatuan kita semua.
10:07Andaikan ada masyarakat
10:09yang memahami dan percaya
10:14memutuskan bahwa satu sawal
10:16di hari esok Jumat
10:18bisa ditoleransi
10:20dan ini tidak menjadi perbedaan
10:22di antara kita sebagai umat muslim
10:24dan mari kita menjaga uhwah dengan baik.
10:29Saya dari Komisi 8
10:30mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri,
10:33satu sawal,
10:341447 jiriah,
10:36minail aidin wal fa'ijin ma'ab lahir batin.
10:41Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
10:44Terima kasih saudara-saudara sekalian
10:47yang saya hormati.
10:48Sebelum mengakhiri konferensi pers ini,
10:51kami menghimbau seluruh umat islam Indonesia
10:53untuk senantiasa menjaga
10:55ketenangan, keamanan, ketertiban,
10:58dan kebersamaan
11:00selama masa lebaran tahun ini.
11:02Mari kita jadikan Idul Fitri
11:04sebagai momentum untuk memperarat uhwah,
11:06menyambung tilaf silaturahim,
11:09dan menjaga stabilitas sosial
11:11sebagai bentuk kontribusi kita
11:13di dalam membangun Indonesia
11:14yang damai dan sejahtera.
11:16Akhirnya,
11:17sebagai Menteri Agama
11:18dan mewakili pemerintah,
11:21saya juga ingin menyampaikan
11:22selamat hari Raya Idul Fitri,
11:25satu sawal,
11:261447 jiriah,
11:27Mohon maaf lahir dan batin,
11:30dan kepada rekan-rekan kita
11:32yang mungkin akan berlibaran besok,
11:35seperti yang dikatakan Pak Ketua Komisi 8,
11:38kami mohon supaya tidak
11:41bertoleransi terhadap
11:42seru-seruannya yang masih melanjutkan
11:44puasanya sampai 30
11:46seperti hasil keputusan sidang ini.
11:49Demikianlah Bapak-Ibu sekalian,
11:50mari kita tutup konferensi pers ini
11:52dengan bersama-sama membaca
11:53Alhamdulillahirrahmanirrahim.
11:55Terima kasih atas perhatiannya.
11:57Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
12:39Ya, baik terima kasih.
12:41Persis itu yang berkembang di sidang-sidan tadi,
12:43saran-saran Anda juga
12:46persis yang dimunculkan dalam sidang
12:48dan itu menjadi concern kita semuanya ya.
12:49Ini tentu bukan hanya tugasnya Umarrah,
12:52tetapi juga adalah ulama.
12:53Dan di sini kita melihat bagaimana
12:55ulama dan Umarrah duduk bersilaturahim,
12:58memecahkan persoalan-persoalan
12:59keagamaan dan kebangsaan ini.
13:01Dan Alhamdulillah inilah hasil maksimum
13:03yang bisa kita capai.
13:04Dan kepada mereka yang berbeda
13:06dengan ketentuan pemerintah
13:07atau ketetapan sidang isbat ini,
13:10ya, jangan ada jarak antara kita
13:12satu sama lain.
13:13Teman-teman kita itu adalah
13:14sebagai sesama warga bangsa,
13:16sesama umat Islam.
13:17Jangan karena perbedaan itu
13:18membuat kita berjarak satu sama lain.
13:21Demikian, saya kira cukup sekian.
13:22Wassalamualaikum.
13:26Menemani pagi Anda dengan informasi terbaru.
13:30Satu langkah lebih dekat,
13:32satu langkah lebih mencerahkan.
13:34Saksikan Sapa Indonesia Pagi
13:36di Kompas TV, channel 11 di televisi Anda.
Komentar