00:00Kita ke informasi lain, Saudara, filosofi warna dalam kebudayaan Bali yang hadir dalam kesenian dan juga kehidupan sehari-hari di
00:07rangkai dalam sebuah karya buku berjudul Warna Bali.
00:11Buku ini tak sekedar menjadi catatan akademis, namun juga menjadi upaya merawat sistem pengetahuan lokal sekaligus menegaskan identitas budaya Bali
00:19di tengah dinamika zaman.
00:25Buku Warna Bali disusun sejak tahun 2021 yang merupakan hasil riset panjang menghimpun berbagai praktik kebudayaan yang masih hidup di
00:35masyarakat Bali.
00:36Melalui pendekatan ilmiah dan kolaborasi dengan tim akademisi, buku ini mengungkapkan bahwa warna bukan sekedar unsur estetika,
00:44melainkan bagian fundamental dari sistem kesadaran dan nilai dalam kebudayaan Bali.
00:49Konsep warna tersebut tercermin dalam berbagai bentuk kesenian, seperti wayang, ukiran, topeng, hingga kain tradisional yang menjadi representasi identitas dan
00:59filosofi masyarakat Bali.
01:01Lebih dari itu, Saudara, buku ini juga menegaskan bahwa praktik kebudayaan bukanlah peninggalan masa lalu semata,
01:08melainkan masih terus dijalankan dan juga mengalami dinamika seiring dengan perubahan zaman.
01:15Dalam proses panjang, kami di tim penulis dari tahun 2021 dengan didukung oleh Pak Osped Liman sendiri sebagai inisiator untuk
01:29penyusunan dan riset buku ini.
01:31Kami dari sisi penulis, tim Gurad Institut, sangat berbangga karena buku ini juga diulas oleh seorang dokter, Pak Mikos Santo,
01:41dengan tim-tim yang luar biasa.
01:44Kita berharap agar buku ini dapat menjadi fondasi untuk generasi muda khususnya,
01:50menyadari kembali aspek sistem pengetahuan yang ada di dalam kebudayaan Bali yang tercermin di dalam laku dan ritus kebudayaan,
02:01di mana komponen warna, yaitu warna Bali itu menjadi elemen yang sebenarnya mendasari keseluruhan sistem kesadaran ritus itu sendiri.
02:11Karena Bali ini bukan hanya sekedar menjadi sebuah buku pengetahuan atau buku referensi yang bercerita tentang warna,
02:21tetapi juga ada satu objektif yang sudah disampaikan juga oleh inisiator ya Pak Osped Liman,
02:29bahwa buku ini hendaknya juga menjadi bagian perjalanan generasi muda yang akan datang.
02:36Jadi bukan lagi cerita tentang masa lalu, tapi justru sebenarnya ini adalah untuk masa depan.
02:45Dan yang terpenting justru adalah bagaimana generasi muda kemudian tidak hanya melihat ini sebagai pengetahuan,
02:53tapi itu juga menjadi bagian dari jejak langkah mereka yang akan datang.
02:57Itu.
02:57Terima kasih telah menonton!
Komentar