Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan lebaran Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

"Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriyah akan jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026," ujar Haedar di Yogyakarta, pada Kamis (19/3/2026).

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta semua pihak agar saling menghargai pendapat jika terjadi perbedaan dalam penetapan Hari Raya Idulfitri.

"Manakala ada perbedaan dalam pelaksanaan Idulfitri kami menghargai dan kami mohon untuk saling menghargai," ujarnya.

Selain itu, Haedar meminta agar umat Islam di Bali yang mengadakan takbiran pada malam 19 Maret 2026 untuk bisa bertoleransi dengan umat Hindu yang tengah merayakan Nyepi.

Baca Juga Muhammadiyah Tetapkan Lebaran Idulfitri 20 Maret 2026, Ini Dasar Perhitungannya di https://www.kompas.tv/info-publik/657872/muhammadiyah-tetapkan-lebaran-idulfitri-20-maret-2026-ini-dasar-perhitungannya

#muhammadiyah #idiulfitri #lebaran

Video Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/657998/muhammadiyah-tetapkan-lebaran-idulfitri-2026-jatuh-pada-20-maret-2026-haedar-saling-menghargai
Transkrip
00:00Baik, rekan-rekan wartawan atas nama pimpinan pusat Muhammadiyah,
00:08kami menyampaikan khususnya kepada seluruh keluarga besar dan simpatisan Muhammadiyah
00:15dan mudah-mudahan juga bermanfaat untuk kaum muslimin
00:20bahwa Aidulibitri 1 sawal 1447 Hijriah
00:28akan jatuh pada hari Jumat tanggal 20 Maret 2026
00:38dan kami harapkan kepada seluruh warga, simpatisan, dan juga manakala berkenan untuk kaum muslimin
00:51kami persilahkan untuk melaksanakan sholat Aidulibitri di lapangan
01:00atau manakala kondisi tidak memungkinkan di suatu tempat di masjid
01:08atau tempat-tempat yang memang bisa untuk melaksanakan sholat Aidulibitri
01:15dan khusus untuk warga Muhammadiyah dan takmir-takmir masjid Muhammadiyah di Bali
01:25untuk dengan dan atas nama asamu atau toleransi
01:31untuk tidak melakukan takbir kemiling
01:35atau takbir yang menggunakan pengeras suara
01:39dan bolehlah untuk kali ini takbir di rumah masing-masing
01:45dan yang ketiga
01:48manakala ada perbedaan dalam pelaksanaan
01:55Aidulibitri kami menghargai dan kami mohon untuk saling menghargai
02:03dan semua tempat-tempat publik
02:07untuk dapat dijadikan tempat untuk Aidulibitri
02:13baik dari Muhammadiyah maupun untuk warga kaum muslim lain
02:19yang berbeda melaksanakan sholat Aidulibitri
02:30terima kasih telah menonton!
02:53Kecepatan informasi dan akurasi adalah komitmen kami
02:58Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya
03:03Saksikan Kompas Petang di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda
Komentar

Dianjurkan