00:01Salah satu tempat penitipan kucing yang ada di Jalan Dilem, Lokwaru, Kota Malang salah satunya.
00:06Mendekati lebaran, hotel kucing ini sudah dipenuhi oleh kucing-kucing milik warga yang dititipkan.
00:11Layaknya sebuah hotel, tempat ini berisi kandang yang sudah dipenuhi kucing yang dititipkan oleh pemilik.
00:17Kandang di sini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung dan perawatan rutin untuk kucing.
00:22Devi Halimatu Sadia, pemilik penitipan kucing, mengaku untuk tahun ini penitipan kucing di tempatnya meningkat drastis.
00:28Bahkan dibanding tahun sebelumnya.
00:31Untuk tahun ini ada 175 ekor kucing yang dititipkan di tempatnya.
00:35Jumlah tersebut jauh di atas kapasitas kandang yang dimiliki.
00:38Tingginya animo masyarakat yang menitipkan kucing selama mudik lebaran, membuat Devi harus menambah kandang baru.
00:44Jauh meningkat, lebih banyak daripada tahun sebelumnya.
00:47Kalau yang sekarang ini jadi 175, yang sebelumnya kan 150, sekarang ini jadi 175.
00:55Jadi setiap tahunnya alhamdulillah terus meningkat, walaupun selanjutnya kita harus masih menolak ya.
01:00Jadi gue akan kita setiarkan 175.
01:03Oh, itu berapa ya?
01:05Kalau penitipan biasanya berapa lama?
01:07Kalau penitipan akan berapa 1 minggu, 1-5 hari sampai 1 minggu.
01:13Sementara itu, menurut Marista, tempat penitipan atau hotel kucing menjadi pilihan bagi dirinya selama mudik.
01:19Kucing yang berada di penitipan dirasa lebih aman sehingga dirinya lebih tenang selama lebaran.
01:24Iya, kan mulut di kemertua.
01:26Karena kemertua gak ini sama kucing, kita kan pengiling juga disini gitu loh mas.
01:33Terus penting dititipin.
01:35Soalnya udah langganin disini, ulang grooming tuh bersih gitu loh.
01:41Bersih terus murah dibandingin si keluarga.
01:44Selama berada di penitipan, kucing mendapat perawatan seperti pemberian makan hingga mandi.
01:49Tak jarang kucing juga diajak main agar tidak stres.
01:52Pengelola juga akan mengirimkan laporan berupa foto atau video kondisi kucing kepada pemilik.
01:57Tim Liputan, Kompas TV Malang, Jawa Timur
Komentar