00:00Kembali di Kompasian Saudara Penyeraman, air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andri Yunus,
00:06mendapatkan atensi dari Presiden Prabu Subianto.
00:09Presiden memerintahkan Kapolri untuk mengusutuntas kasus ini secara transparan.
00:37Kasus teror air keras yang menimpa Wakil Koordinator Kontras, Andri Yunus, masih menyisakan tanya.
00:43Dua terduga pelaku penyeraman air keras yang terekam CCTV,
00:46kini jadi petunjuk polisi untuk menyelidiki siapa dibalik aksi teror.
00:51Serangan pada aktivis kontras mendapat atensi Presiden Prabu Subianto.
00:55Prabowo telah memerintahkan Kapolri untuk mengusutuntas kasus ini.
01:02Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden
01:10untuk melaksanakan pengusutanuntas secara profesional, transparan.
01:18Kami juga akan membuat poskru pengaduan sehingga masyarakat yang mungkin mengetahui
01:26dan kemudian ingin menginformasikan, maka bisa memberikan laporan.
01:35Desakan mengungkap otak penyeraman pada aktivis kontras disuarakan berbagai pihak, termasuk DPR.
01:41Anggota Komisi 3 DPR Nasir Jamil bilang semestinya mudah bagi polisi menangkap pelaku
01:47lantaran aksinya terekam CCTV.
01:51Kemudian Komisi 3 meminta Kapolri, Kapolda, Metro Jaya untuk bisa mengungkap dan menemukan
01:59serta menangkap pelakunya apalagi sudah dibantu dengan CCTV.
02:03Jadi mungkin tidak terlalu sulit bagi polisi untuk bisa menemukan dan menangkap pelakunya.
02:10Tidak tertutup kemungkinan bahwa peristiwa itu bisa menimpa siapa saja, menimpa masyarakat sipil
02:16yang selama ini barangkali menyampaikan sikap pendapatnya yang oleh sebahagian orang
02:20tidak bisa diterima atau belum bisa menerima.
02:25Aksi penyeraman air keras pada Andri Yunus terjadi sekitar pukul 23 lebih 37 menit pada Kamis malam.
02:31Usai korban mengikuti kegiatan di gedung YLBHI.
02:35Dari rekam CCTV ini terlihat dua orang pengendara motor dari arah berlawanan
02:38menyiram air keras korban.
02:40Korban yang mengendari sepeda motor langsung menjerit histeri sambil menjatuhkan kendaraannya
02:45karena merasakan panas terbakar usai disiram air keras.
02:49Akibat penyiraman air keras ini, Andri mengalami luka bakar 24 persen
02:53dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Cipto Mangunkusumo.
02:58Tim Liputan Kompas TV
03:04Komisi 3 DPR RI mengecam aksi penyeraman air keras terhadap aktivis kontras Andri Yunus.
03:10Komisi 3 juga mendesak polisi segera mengusut tuntas kasus itu secara cepat,
03:15profesional, baik pelaku hingga dalang di balik aksi kejahatan itu.
03:19Komisi 3 DPR RI menegaskan bahwa Saudara Andri Yunus wajib memperoleh haknya
03:26untuk mendapatkan perlindungan baik berdasarkan hukum nasional
03:31maupun hukum internasional yang telah diterima oleh negara Republik Indonesia
03:36serta baik sebagai warga negara maupun sebagai pembelah hak asasi manusia.
03:43Dua, Komisi 3 DPR RI menegaskan bahwa aksi penyeraman air keras terhadap Saudara Andri Yunus
03:51merupakan bentuk resistensi atau perlawanan terhadap komitmen pemerintahan Presiden Prabowo
03:57untuk memaksimalkan perlindungan, pemanjuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia
04:04sebagaimana tertuang dalam astacita.
04:06Tiga, Komisi 3 DPR RI meminta kepada Polri untuk mengusut tuntas kasus penyeraman air keras
04:14kepada Saudara Andri Yunus secara cepat, transparan, dan profesional
04:19serta segera mengungkap dan menangkap para pelakunya
04:23baik yang merencanakan, memerintahkan, melaksanakan, maupun melakukan perbantuan
04:31sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
04:32Empat, Komisi 3 DPR RI meminta kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
04:40untuk menjamin seluruh biaya pengobatan terbaik dan pemulihan kesehatan Saudara Andri Yunus.
04:48Lima, Komisi 3 DPR RI meminta Polri dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, LPSK,
04:56untuk berkoordinasi dan memberikan perlindungan khusus kepada Saudara Andri Yunus beserta keluarga.
Komentar