00:08Intro
00:12Saudara gelombang pemudik yang menggunakan kendaraan roda 2
00:15terus memadati ruas jalur utama Pantura, Kota Jerebon, Jawa Barat.
00:20Pemotor bergerak dari Jakarta menuju arah Jawa Tengah
00:23diprediksi kepadatan akan terus meningkat mendekati lebaran.
00:37Sejumlah kendaraan roda 2 dan 4 terpantau mulai ramai melintasi Simpang Pemuda,
00:43jalur utama Pantura, Kota Jerebon, sejak Senin siang.
00:47Para pengendara ini melaju dari arah Ibu Kota Jakarta menuju arah Jawa Tengah.
00:53Di titik ini, para pengendara harus mengantre atau menunggu giliran jalan
00:58dari 4 titik arah yang memotong arus pergerakan kendaraan.
01:15Lalu lintas di jalan lintas Palembang-Jambi, Kabupaten Musi Banyu Asin, Sumatera Selatan
01:21yang sempat mengalami kemacetan akibat kendaraan terbalik menghadang jalan,
01:26hari ini sudah mulai terurai.
01:28Meski padat, namun kendaraan yang melintas di wilayah ini masih bisa berjalan.
01:34Kepadatan kendaraan juga dipicu pengemudi yang nekat melawan arus.
01:57Situasi arus leluh lintas di lingkar nagrek sore hari ini terpantau ramai lancar.
02:03Belum ada penumpukan kendaraan, puncak arus mudik di lingkar nagrek sendiri
02:08diprediksi akan terjadi pada 19 dan 20 Maret mendatang.
02:14Meski belum terlihat adanya kepadatan,
02:17namun polisi mencatat adanya peningkatan jumlah kendaraan,
02:22terutama dari arah Kabupaten Bandung menuju Garut dan Tasik.
02:35Hingga Senin sore, pemudik dengan kendaraan roda 4 dan perseorangan
02:41terlihat menanti kedatangan kapal di zona tunggu dermaga eksekutif Pelabuhan Merak.
02:47Pada akses masuk kendaraan roda 4 terlihat beberapa baris mobil pribadi,
02:52minibus hingga angkutan sedang yang tengah mengantri sebelum masuk dalam kapal.
02:58Begitu pula dengan penumpang perseorangan alias pejalan kaki
03:01yang menunggu jadwal kedatangan kapal di area tunggu dermaga.
03:18Lalu seperti apa situasi terkini di Merak, Banten?
03:21Kita sapa jurnalis Kompas TV Edwin Chan,
03:24juru kamera Julian Fernando dan pilot drone Denio Suwa dan Andika Pratama.
03:28Ada juga di kawasan Nagrek, Jawa Barat,
03:31ada jurnalis Kompas TV Benediktus Aditya dan juru kamera Yanwar Ruslim.
03:35Kita ke Merak terlebih dahulu.
03:37Edwin, kalau sore hari ini seperti apa peningkatan kendaraan di sana?
03:45Selamat sore sendiri juga saudara.
03:48Untuk peningkatan kendaraan sendiri terpantau memang di luar ini
03:52dari kantong parkir hingga antrian masuk ke dalam dermaga itu termasuk landai.
03:58Jadi memang belum ada antrian yang signifikan jika dibandingkan di hari-hari sebelumnya.
04:03Nah ini memang kalau ditunjukkan dari data yang dirilis oleh PTSDP Indonesia Ferry sendiri
04:08memang menyatakan hingga hari ke sekarang, hari ini maksud saya Cindy
04:13dan dicatat Hamin 5 menuju hari Raya Lebaran yang memang dicatat oleh PTSDP
04:19ini memang ada penurunan 11,6 persen untuk dibandingkan dengan tahun lalu.
04:24Nah untuk tahun lalu itu di 2025 untuk hari yang sama itu 47.193
04:30sedangkan hari ini terdapat 41.702.
04:34Nah ini berarti ada sedikit penurunan.
04:35Namun jika dibandingkan dengan data tahun ke tahun antara tahun lalu dengan tahun ini
04:42jika akumulasinya itu dari masa angkutan lebaran dimulai
04:47itu berarti Hamin 10 hingga Hamin 5 seperti hari ini itu terdapat peningkatan.
04:52Jadi memang hari-harinya berbeda namun secara year on year itu tetap kurang lebih angkanya mirip.
04:58Jadi itu yang akan kami nantikan juga saudara untuk data terbaru pada petang hari ini
05:03karena tadi data terakhir kali diumumkan pada siang hari.
05:06Nah Cindy dan juga saudara tadi sempat kami pantau keramaian yang ada di Pelabuhan Merak
05:11khususnya dermaga eksekutif tempat saya melaporkan sekarang bukan hanya terlihat dari kendaraan roda 4
05:16tapi juga dari mereka yang datang secara perseorangan.
05:18Nah ini beragam sekali Cindy mulai dari mereka yang datang ke Pelabuhan Merak
05:23melalui transportasi umum atau bus provinsi atau mereka yang datang diantar.
05:28Nah ini tadi saya lihat antrean dan zona tunggunya cukup lebih padat dibandingkan mereka yang di roda 4.
05:35Nah hal ini ditunjukkan juga dengan data dari arus Jawa ke Sumatera
05:40itu yang cukup signifikan meningkat dan memang diperkirakan nanti untuk hingga 18 sampai 19 Maret 2026
05:50itu akan terjadi puncak arus mudik.
05:53Sebelumnya dilaporkan 17 hingga 18 itu kurang lebih hamin 4 hingga hamin 3.
05:58Namun ada update dari PTSDP melihat kondisi dari keluar masuk kendaraan
06:04baik dari Jawa Sumatera maupun Sumatera Jawa nanti akan paling tinggi di 18 hingga 19 Maret 2026.
06:10Ada beberapa hal yang harus diantisipasi oleh para pemudik yang ingin menggunakan jasa penyeberangan kapal
06:15melalui Pelabuhan Merak khususnya adalah yang pertama untuk membeli tiket.
06:19Sudah tidak lagi diberlakukan adanya zonasi untuk membeli tiket
06:22jadi tiket bisa dibeli asal sesuai dengan pribadi masing-masing, data pribadi maksud kami
06:27dan juga itu dibeli sebelum kapal 1 hingga 2 jam sebelum kapal berangkat.
06:33Nah itu untuk mengantisipasi keramaian.
06:35Lalu yang kedua yang harus diperhatikan juga ini memang cuacanya disini termasuk terik Sindi
06:40jadi bisa dikatakan bagi saudara yang menjalankan mudik dan masih menjalankan ibadah puasa
06:46ini harus mengantisipasi supaya tidak kepanasan, tidak dehidrasi
06:51dan untuk segala bentuk mudik kedepannya juga dapat diperiksa di media sosial dari PTSDP
06:58untuk memastikan lalu lintas pun tiket tidak kehabisan.
07:02Kembali ke studio Sindi.
07:03Oke dari Merah kita juga Sapa Ben di Nagrek.
07:05Ben kalau di sana sudah padat belum kapan prediksi puncak arus mudiknya?
07:13Ya Sindi, memang kalau di jalur Nagrek sendiri untuk hari ini situasinya masih ramai lancar
07:20untuk arus kendaraan begitu ya.
07:22Namun meskipun ramai lancar, pihak kepolisian ini juga mencatat adanya peningkatan jumlah kendaraan
07:29di mana kalau untuk hari ini sampai dengan pukul 15.00 waktu Indonesia Barat
07:34dari arah Barat menuju ke timur ataupun selatan
07:37atau dari arah Bandung menuju ke arah Garut dan Tasik ini tercatat ada 35 ribuan kendaraan
07:44yang melintas begitu ya di sepanjang jalur lintas Nagrek ini.
07:48Nah untuk prediksi puncak arus mudiknya sendiri, untuk di jalur Nagrek memang pihak kepolisian
07:54memprediksi akan terjadi di sekitaran tanggal 19 dan 20 Maret mendatang begitu ya
08:01satu hari menjelang hari Raya Idul Fitri.
08:04Karena memang untuk di jalur Nagrek sendiri ini didominasi para pemudik-pemudik lokal
08:09dari antarwilayah begitu ya, dari area Kabupaten Bandung ke arah Tasik maupun Garut.
08:16Nah untuk antisipasi memang sindi, pihak kepolisian nantinya sewaktu-waktu jika terjadi
08:22kepadatan di jalur ini akan menerapkan sistem rekayasa lalu lintas one way sepenggal
08:28dari arah Barat menuju ke arah Timur maupun selatan
08:32atau dari arah Bandung menuju ke arah Garut dan Tasik.
08:36Ada pun beberapa titik rawan kepadatan yang harus diperhatikan bagi para pengendara
08:41ataupun pemudik yang melintas Nagrek ini adalah pertama ini ada di pos polisi Cikaledong
08:47kemudian juga ada di simpang tiga Nagrek yang merupakan perlintasan kereta api juga sendiri
08:53sehingga memang para pemudik dan pengendara ini diimbau untuk berhati-hati
08:58dan selalu waspada di sepanjang jalur Nagrek karena memang juga kontur di jalur Nagrek ini
09:03cukup ekstrim ada tanjakan dan turunan yang ini juga bisa menyulitkan para pengumudi
09:08belum lagi memang beberapa hari ke belakang situasinya dari sore hari hingga ke malam hari
09:14jalur Nagrek ini sering diguyur hujan sehingga memang kewaspadaan para pengendara ini dibutuhkan
09:20begitu ya Cindy. Terima kasih Cindy, kembali kepada Anda.
09:23Cuaca jadi yang harus diperhatikan juga oleh pemudik
09:25terima kasih Jurnal Skopas TV, Benediktus Aditya dan Yanwar Ruslim dari Nagrek
09:29sebelumnya ada Edwin Chan, Daniel Suwa, Julian Fernando dan Andika Pratama dari Pelabuhan Merak, Banten
09:34tetap jaga kesehatan kawan-kawan.
09:38Terima kasih sudah menonton!
Komentar