Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Gelombang pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua terus memadati ruas jalur utama Pantura di Cirebon, Jawa Barat.

Para pemotor bergerak dari Jakarta menuju arah Jawa Tengah. Kepadatan diprediksi akan terus meningkat mendekati Lebaran.

Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terpantau mulai ramai melintasi Simpang Pemuda Cirebon, jalur utama Pantura Kota Cirebon, sejak Senin siang.

Para pengendara tersebut melaju dari arah ibu kota Jakarta menuju Jawa Tengah.

Di titik ini, para pengendara harus mengantre atau menunggu giliran jalan dari empat arah persimpangan yang memotong arus pergerakan kendaraan.

Sementara itu, lalu lintas di jalan lintas PalembangJambi di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang sempat mengalami kemacetan akibat kendaraan terbalik dan menghalangi jalan, kini mulai terurai.

Meski masih padat, kendaraan yang melintas di wilayah ini masih dapat berjalan.

Kepadatan kendaraan juga dipicu oleh pengemudi yang nekat melawan arus.

Situasi arus lalu lintas di Lingkar Nagreg sore ini terpantau ramai lancar dan belum terjadi penumpukan kendaraan. Puncak arus mudik di Lingkar Nagreg diprediksi akan terjadi pada 19 dan 20 Maret mendatang.

Meski belum terlihat adanya kepadatan, kepolisian mencatat adanya peningkatan jumlah kendaraan, terutama dari arah Kabupaten Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya.

Hingga Senin (16/3/2026) sore, pemudik dengan kendaraan roda empat dan penumpang perseorangan terlihat menanti kedatangan kapal di zona tunggu dermaga eksekutif Pelabuhan Merak.

Pada akses masuk kendaraan roda empat terlihat beberapa baris mobil pribadi, minibus, hingga angkutan sedang yang tengah mengantre sebelum masuk ke dalam kapal.

Begitu pula dengan penumpang perseorangan atau pejalan kaki yang menunggu jadwal kedatangan kapal di area tunggu dermaga.

#mudik #pantura #macet #liburlebaran

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/657296/pantauan-arus-mudik-di-jalur-utama-pantura-lingkar-nagreg-hingga-pelabuhan-merak-16-maret-2026
Transkrip
00:08Intro
00:12Saudara gelombang pemudik yang menggunakan kendaraan roda 2
00:15terus memadati ruas jalur utama Pantura, Kota Jerebon, Jawa Barat.
00:20Pemotor bergerak dari Jakarta menuju arah Jawa Tengah
00:23diprediksi kepadatan akan terus meningkat mendekati lebaran.
00:37Sejumlah kendaraan roda 2 dan 4 terpantau mulai ramai melintasi Simpang Pemuda,
00:43jalur utama Pantura, Kota Jerebon, sejak Senin siang.
00:47Para pengendara ini melaju dari arah Ibu Kota Jakarta menuju arah Jawa Tengah.
00:53Di titik ini, para pengendara harus mengantre atau menunggu giliran jalan
00:58dari 4 titik arah yang memotong arus pergerakan kendaraan.
01:15Lalu lintas di jalan lintas Palembang-Jambi, Kabupaten Musi Banyu Asin, Sumatera Selatan
01:21yang sempat mengalami kemacetan akibat kendaraan terbalik menghadang jalan,
01:26hari ini sudah mulai terurai.
01:28Meski padat, namun kendaraan yang melintas di wilayah ini masih bisa berjalan.
01:34Kepadatan kendaraan juga dipicu pengemudi yang nekat melawan arus.
01:57Situasi arus leluh lintas di lingkar nagrek sore hari ini terpantau ramai lancar.
02:03Belum ada penumpukan kendaraan, puncak arus mudik di lingkar nagrek sendiri
02:08diprediksi akan terjadi pada 19 dan 20 Maret mendatang.
02:14Meski belum terlihat adanya kepadatan,
02:17namun polisi mencatat adanya peningkatan jumlah kendaraan,
02:22terutama dari arah Kabupaten Bandung menuju Garut dan Tasik.
02:35Hingga Senin sore, pemudik dengan kendaraan roda 4 dan perseorangan
02:41terlihat menanti kedatangan kapal di zona tunggu dermaga eksekutif Pelabuhan Merak.
02:47Pada akses masuk kendaraan roda 4 terlihat beberapa baris mobil pribadi,
02:52minibus hingga angkutan sedang yang tengah mengantri sebelum masuk dalam kapal.
02:58Begitu pula dengan penumpang perseorangan alias pejalan kaki
03:01yang menunggu jadwal kedatangan kapal di area tunggu dermaga.
03:18Lalu seperti apa situasi terkini di Merak, Banten?
03:21Kita sapa jurnalis Kompas TV Edwin Chan,
03:24juru kamera Julian Fernando dan pilot drone Denio Suwa dan Andika Pratama.
03:28Ada juga di kawasan Nagrek, Jawa Barat,
03:31ada jurnalis Kompas TV Benediktus Aditya dan juru kamera Yanwar Ruslim.
03:35Kita ke Merak terlebih dahulu.
03:37Edwin, kalau sore hari ini seperti apa peningkatan kendaraan di sana?
03:45Selamat sore sendiri juga saudara.
03:48Untuk peningkatan kendaraan sendiri terpantau memang di luar ini
03:52dari kantong parkir hingga antrian masuk ke dalam dermaga itu termasuk landai.
03:58Jadi memang belum ada antrian yang signifikan jika dibandingkan di hari-hari sebelumnya.
04:03Nah ini memang kalau ditunjukkan dari data yang dirilis oleh PTSDP Indonesia Ferry sendiri
04:08memang menyatakan hingga hari ke sekarang, hari ini maksud saya Cindy
04:13dan dicatat Hamin 5 menuju hari Raya Lebaran yang memang dicatat oleh PTSDP
04:19ini memang ada penurunan 11,6 persen untuk dibandingkan dengan tahun lalu.
04:24Nah untuk tahun lalu itu di 2025 untuk hari yang sama itu 47.193
04:30sedangkan hari ini terdapat 41.702.
04:34Nah ini berarti ada sedikit penurunan.
04:35Namun jika dibandingkan dengan data tahun ke tahun antara tahun lalu dengan tahun ini
04:42jika akumulasinya itu dari masa angkutan lebaran dimulai
04:47itu berarti Hamin 10 hingga Hamin 5 seperti hari ini itu terdapat peningkatan.
04:52Jadi memang hari-harinya berbeda namun secara year on year itu tetap kurang lebih angkanya mirip.
04:58Jadi itu yang akan kami nantikan juga saudara untuk data terbaru pada petang hari ini
05:03karena tadi data terakhir kali diumumkan pada siang hari.
05:06Nah Cindy dan juga saudara tadi sempat kami pantau keramaian yang ada di Pelabuhan Merak
05:11khususnya dermaga eksekutif tempat saya melaporkan sekarang bukan hanya terlihat dari kendaraan roda 4
05:16tapi juga dari mereka yang datang secara perseorangan.
05:18Nah ini beragam sekali Cindy mulai dari mereka yang datang ke Pelabuhan Merak
05:23melalui transportasi umum atau bus provinsi atau mereka yang datang diantar.
05:28Nah ini tadi saya lihat antrean dan zona tunggunya cukup lebih padat dibandingkan mereka yang di roda 4.
05:35Nah hal ini ditunjukkan juga dengan data dari arus Jawa ke Sumatera
05:40itu yang cukup signifikan meningkat dan memang diperkirakan nanti untuk hingga 18 sampai 19 Maret 2026
05:50itu akan terjadi puncak arus mudik.
05:53Sebelumnya dilaporkan 17 hingga 18 itu kurang lebih hamin 4 hingga hamin 3.
05:58Namun ada update dari PTSDP melihat kondisi dari keluar masuk kendaraan
06:04baik dari Jawa Sumatera maupun Sumatera Jawa nanti akan paling tinggi di 18 hingga 19 Maret 2026.
06:10Ada beberapa hal yang harus diantisipasi oleh para pemudik yang ingin menggunakan jasa penyeberangan kapal
06:15melalui Pelabuhan Merak khususnya adalah yang pertama untuk membeli tiket.
06:19Sudah tidak lagi diberlakukan adanya zonasi untuk membeli tiket
06:22jadi tiket bisa dibeli asal sesuai dengan pribadi masing-masing, data pribadi maksud kami
06:27dan juga itu dibeli sebelum kapal 1 hingga 2 jam sebelum kapal berangkat.
06:33Nah itu untuk mengantisipasi keramaian.
06:35Lalu yang kedua yang harus diperhatikan juga ini memang cuacanya disini termasuk terik Sindi
06:40jadi bisa dikatakan bagi saudara yang menjalankan mudik dan masih menjalankan ibadah puasa
06:46ini harus mengantisipasi supaya tidak kepanasan, tidak dehidrasi
06:51dan untuk segala bentuk mudik kedepannya juga dapat diperiksa di media sosial dari PTSDP
06:58untuk memastikan lalu lintas pun tiket tidak kehabisan.
07:02Kembali ke studio Sindi.
07:03Oke dari Merah kita juga Sapa Ben di Nagrek.
07:05Ben kalau di sana sudah padat belum kapan prediksi puncak arus mudiknya?
07:13Ya Sindi, memang kalau di jalur Nagrek sendiri untuk hari ini situasinya masih ramai lancar
07:20untuk arus kendaraan begitu ya.
07:22Namun meskipun ramai lancar, pihak kepolisian ini juga mencatat adanya peningkatan jumlah kendaraan
07:29di mana kalau untuk hari ini sampai dengan pukul 15.00 waktu Indonesia Barat
07:34dari arah Barat menuju ke timur ataupun selatan
07:37atau dari arah Bandung menuju ke arah Garut dan Tasik ini tercatat ada 35 ribuan kendaraan
07:44yang melintas begitu ya di sepanjang jalur lintas Nagrek ini.
07:48Nah untuk prediksi puncak arus mudiknya sendiri, untuk di jalur Nagrek memang pihak kepolisian
07:54memprediksi akan terjadi di sekitaran tanggal 19 dan 20 Maret mendatang begitu ya
08:01satu hari menjelang hari Raya Idul Fitri.
08:04Karena memang untuk di jalur Nagrek sendiri ini didominasi para pemudik-pemudik lokal
08:09dari antarwilayah begitu ya, dari area Kabupaten Bandung ke arah Tasik maupun Garut.
08:16Nah untuk antisipasi memang sindi, pihak kepolisian nantinya sewaktu-waktu jika terjadi
08:22kepadatan di jalur ini akan menerapkan sistem rekayasa lalu lintas one way sepenggal
08:28dari arah Barat menuju ke arah Timur maupun selatan
08:32atau dari arah Bandung menuju ke arah Garut dan Tasik.
08:36Ada pun beberapa titik rawan kepadatan yang harus diperhatikan bagi para pengendara
08:41ataupun pemudik yang melintas Nagrek ini adalah pertama ini ada di pos polisi Cikaledong
08:47kemudian juga ada di simpang tiga Nagrek yang merupakan perlintasan kereta api juga sendiri
08:53sehingga memang para pemudik dan pengendara ini diimbau untuk berhati-hati
08:58dan selalu waspada di sepanjang jalur Nagrek karena memang juga kontur di jalur Nagrek ini
09:03cukup ekstrim ada tanjakan dan turunan yang ini juga bisa menyulitkan para pengumudi
09:08belum lagi memang beberapa hari ke belakang situasinya dari sore hari hingga ke malam hari
09:14jalur Nagrek ini sering diguyur hujan sehingga memang kewaspadaan para pengendara ini dibutuhkan
09:20begitu ya Cindy. Terima kasih Cindy, kembali kepada Anda.
09:23Cuaca jadi yang harus diperhatikan juga oleh pemudik
09:25terima kasih Jurnal Skopas TV, Benediktus Aditya dan Yanwar Ruslim dari Nagrek
09:29sebelumnya ada Edwin Chan, Daniel Suwa, Julian Fernando dan Andika Pratama dari Pelabuhan Merak, Banten
09:34tetap jaga kesehatan kawan-kawan.
09:38Terima kasih sudah menonton!
Komentar

Dianjurkan