Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Sekretaris Jenderal Projo, Freddy Damanik, menyatakan pihaknya tetap menghormati Jusuf Kalla sebagai tokoh bangsa yang memiliki kontribusi dalam perjalanan demokrasi Indonesia, termasuk dalam Pilpres 2014.

Namun, ia menekankan bahwa demokrasi tidak dibangun atas dasar peran personal.

"Namun demikian, kami menegaskan bahwa kemenangan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia adalah hasil dari kehendak dan kepercayaan rakyat Indonesia. Demokrasi tidak dibangun di atas peran satu individu, melainkan kerja kolektif berbagai elemen bangsa," ujar Freddy, Senin (20/4/2026).

Menurut Projo, keberhasilan Jokowi tidak bisa dilepaskan dari rekam jejak kepemimpinan yang lahir dari bawah, kerja nyata, serta kedekatannya dengan masyarakat.

Projo pun mengajak semua pihak untuk menjaga narasi kebangsaan yang sehat dan tidak menyederhanakan proses demokrasi menjadi klaim personal.

"Demokrasi Indonesia adalah milik rakyat dan setiap kemenangan dalam proses tersebut adalah kemenangan bersama, bukan milik individu," tutup Freddy.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Galih

#projo

Baca Juga Aplikasi Jaga Desa Jadi Senjata Baru Awasi Program MBG, Masyarakat Bisa Lapor Langsung di https://www.kompas.tv/nasional/664177/aplikasi-jaga-desa-jadi-senjata-baru-awasi-program-mbg-masyarakat-bisa-lapor-langsung



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/664191/bantah-klaim-jusuf-kalla-projo-kemenangan-joko-widodo-kehendak-rakyat
Transkrip
00:00Yang kedua, keberhasilan Jokowi Dodo tidak dapat dilepaskan dari rekam jejak kepemimpinan beliau yang lahir dari bawah.
00:09Menanggapi pernyataan Bapak Jusuf Kala yang menyatakan bahwa Bapak Jokowi Dodo tidak akan bisa menjadi Presiden Republik Indonesia kalau bukan
00:19karena beliau.
00:20Kasih tahu semua itu terumur-terumur itu. Jokowi jadi Presiden karena saya. Kan tanpa Gubernur, mana bisa jadi Presiden?
00:30Bahwa kemenangan Jokowi Dodo sebagai Presiden Republik Indonesia adalah hasil dari kehendak dan kepercayaan rakyat Indonesia.
00:41Demokrasi tidak dibangun di atas perang satu individu.
00:44Menanggapi pernyataan Bapak Jusuf Kala yang menyatakan bahwa Bapak Jokowi Dodo tidak akan bisa menjadi Presiden Republik Indonesia kalau bukan
00:55karena beliau.
00:56Kami Projo menyampaikan hal-hal sebuah berikut.
00:59Pertama, kami menghormati Bapak Jusuf Kala sebagai tokoh bangsa yang memiliki kontribusi nyata dalam perjalanan demokrasi Indonesia termasuk dalam pemilihan
01:10Presiden 2014.
01:11Namun demikian, kami menegaskan bahwa kemenangan Jokowi Dodo sebagai Presiden Republik Indonesia adalah hasil dari kehendak dan kepercayaan rakyat Indonesia.
01:25Demokrasi tidak dibangun di atas perang satu individu, melainkan kerja kolektif berbagai elemen bangsa.
01:32Yang kedua, keberhasilan Jokowi Dodo tidak dapat dilepaskan dari rekam jejak kepemimpinan beliau yang lahir dari bawah kerja nyata serta
01:43kedekatan dengan rakyat.
01:45Faktor inilah yang menjadi fondasi ulama kepercayaan publik.
01:49Kita masih ingat ketika periode kedua beliau menjadi wali kota Solo terpilih dengan 90% suara rakyat Solo.
01:59Yang ketiga, Projo sebagai organisasi relawan yang sejak awal berdiri untuk mengawal kepemimpinan rakyat,
02:06melihat bahwa dukungan relawan partai politik seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,
02:12serta partisipasi aktif masyarakat luas merupakan pilar penting dalam kemenangan tersebut.
02:18Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk menjaga narasi kebangsaan yang sehat,
02:24tidak menyederhanakan proses demokrasi menjadi klaim personal,
02:28serta tetap menjunjung tinggi semangat persatuan.
02:32Demokrasi Indonesia adalah milik rakyat,
02:34dan setiap kemenangan dalam proses tersebut adalah kemenangan bersama,
02:39bukan milik individu.
02:41Terima kasih.
02:42Apa kurangnya saya coba?
02:45Saya bawa ke Jakarta.
02:50Kasih tahu semua itu termul-termul itu.
02:53Jokowi jadi presiden karena saya.
02:59Kan tanpa Ibu Menurut, mana bisa jadi presiden?
03:05Coba aja.
03:07Datang ke rumah, ucapkan terima kasih.
03:10Karena setelah ke Ibu Menurut, baru datang sama saya.
03:23Komitmen kami, satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
03:29Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan