00:00Terima kasih Anda masih di Kompas Siang.
00:02Saudara Iran kembali merilis rekaman peluncuran rudal dan drone ke-42
00:06dalam operasi serangan True Promise 4
00:08di tengah konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
00:14Korps Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps
00:19merilis video peluncuran sejumlah rudal balistik dan drone.
00:23IRGC menyebut serangan ini menargetkan Tel Aviv
00:27serta pangkalan militer Amerika di kawasan Timur Tengah.
00:31Media Israel melaporkan ledakan besar terdengar di wilayah Tel Aviv
00:35setelah sirine serangan udara berbunyi.
00:38Konflik meningkat sejak operasi militer gabungan Israel dan Amerika
00:42terhadap Iran pada akhir Februari.
00:51Iran mengancam, Saudara, Amerika Serikat dan Israel
00:55bahwa serangan ke infrastruktur energinya
00:58akan memicu lonjakan harga minyak melampaui
01:02200 dolar Amerika Serikat per barel.
01:05Hal ini disampaikan jurubicara Markas Besar
01:09Hatam Al-Anibya Iran,
01:11Ibrahim Zulfagari,
01:13menanggapi serangan yang menargetkan infrastruktur Iran.
01:16Iran menyatakan kelanjutan perang
01:18akan mendorong harga minyak
01:19melabih 200 dolar AS per barel.
01:47Ibrahim Zulfagari,
02:12perang antara Amerika Serikat dan Israel
02:15dengan Iran terus memanas.
02:18Amerika Serikat meluncurkan serangan
02:20melalui udara dan juga laut.
02:2212 hari usai serangan perdana
02:24yang menyebabkan pemimpin tertinggi Iran,
02:26Ayatullah Ali Khamenei meninggal.
02:28Presiden Donald Trump mengklaim
02:30bahwa Amerika Serikat telah memenangkan perang di Iran.
03:06klaim ini menyusul pernyataan Trump sebelumnya
03:09yang ingin perang segera dihentikan.
03:11Namun Presiden Iran,
03:13Masud Pezeh Kian mengungkap satu-satunya cara
03:15mengakhiri konflik di Timur Tengah.
03:17Dalam akun media sosial X-nya,
03:20Presiden Masud Pezeh Kian
03:21membeberkan syarat-syarat yang harus dipenuhi
03:24untuk mengakhiri perang dengan Iran.
03:26AS diminta membayar ganti rugi
03:28dan memberikan jaminan internasional
03:30bahwa agresi tidak akan berulang.
03:37Sebelumnya, Pezeh Kian mengecam serangan Amerika
03:40dan Israel dan berjanji
03:41akan menghadapi siapapun yang menyerang Iran
03:44dan akan membalas.
04:10Amerika, Israel dan Iran
04:12Masih saling aduk apapotan militer.
04:15Dampaknya juga dirasakan dunia
04:17karena terganggunya keamanan di Selat Hormuz,
04:20jalur utama perdagangan minyak dunia.
04:28Perang Amerika Serikat Israel versus Iran
04:31yang masih memanas berdampak pada terganggunya
04:34pasokan bahan bakar minyak di dunia.
04:35Sejumlah negara, saudara,
04:37kini sudah menerapkan kebijakan darurat.
04:58Perang yang masih memanas di Timur Tengah
05:00berpotensi memicu krisis energi
05:01dan memaksa sejumlah negara
05:03mengambil kebijakan darurat
05:04demi menghemat bahan bakar minyak.
05:06Presiden Filipina Ferdinand Marcos Junior
05:09menyebut pemerintahnya menyiapkan langkah
05:11mengurangi dampak kenaikan harga BBM
05:13dengan menerapkan sistem kerja 4 hari seminggu
05:15di beberapa kantor pemerintah.
05:21Pemerintah Myanmar sejak 7 Maret
05:23telah meluncurkan sistem penjatahan bahan bakar
05:25untuk kendaraan pribadi.
05:27Pemerintah Myanmar memberlakukan
05:29skema ganjil genap
05:30untuk plat nomor kendaraan
05:32kecuali kendaraan listrik.
05:39Pemerintah Pakistan
05:41juga memangkas konsumsi bahan bakar
05:43di seluruh Departemen Pemerintahan
05:44termasuk memotong 50% tunjangan BBM
05:47selama 2 bulan
05:48kecuali bus dan ambulans.
05:51Pengeluaran Departemen di Pakistan
05:52juga dipotong 20%.
05:54Perjalanan dinas ke luar negeri pejabat
05:56juga dibatasi.
05:58Terima kasih telah menonton!
06:30Pemerintah Bangladesh
06:31membatasi penjualan bahan bakar minyak
06:33sejak Jumat pekan lalu.
06:34Hal ini memicu antrean panjang kendaraan.
06:36Warga rela mengantri berjam-jam
06:38di sejumlah SPBU di kota Dhaka, Bangladesh.
06:41Mulai Senin 9 Maret,
06:43pemerintah Bangladesh juga sudah menutup
06:45universitas dan sekolah
06:46dengan memajukan libur idul fitri lebih awal
06:49untuk mengurangi konsumsi listrik.
06:51Pemerintah Bangladesh juga mengimbau
06:53lembaga dan kantor
06:54untuk memaksimalkan cahaya alami
06:56dan meminimalkan konsumsi daya
06:58yang tidak perlu.
Komentar