Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pertamina terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri, agar dua kapal dari empat kapal Pertamina yang terjebak di Selat Hormuz bisa keluar dari Selat Hormuz.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengungkap masih ada dua dari empat kapal Pertamina yang terjebak di Selat Hormuz. Sementara kapal Paragon dan Rinjani sudah keluar dari Selat Hormuz, masing-masing mengarah ke Kenya dan India.

Pertamina terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri, agar kapal bisa kembali beroperasi.

Baca Juga Kala Iran Ancam Harga Minyak 200 Dolar: Filipina, Thailand, Bangladesh, Terapkan Hemat Energi di https://www.kompas.tv/internasional/656581/kala-iran-ancam-harga-minyak-200-dolar-filipina-thailand-bangladesh-terapkan-hemat-energi

#perang #iran #selathormuz #pertamina Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/656597/2-kapal-pertamina-masih-terjebak-di-selat-hormuz-pertamina-koordinasi-dengan-kemenlu
Transkrip
00:00Sementara Pertamina terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk Kementerian Luar Negeri
00:05agar dua kapal dari empat kapal Pertamina yang terjebak di Selat Hormus bisa keluar dari Selat Hormus.
00:16Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengungkap
00:19masih ada dua dari empat kapal Pertamina yang terjebak di Selat Hormus.
00:24Sementara kapal Paragon dan Rinjani sudah keluar dari Selat Hormus
00:28masing-masing mengarah ke Kenya dan India.
00:31Pertamina terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk Kementerian Luar Negeri
00:36agar kapal bisa kembali beroperasi.
00:42Ada dua kapal yang memang sudah lanjut operasionalnya yaitu dari Paragon dan Rinjani.
00:52Nah kebetulan itu adalah untuk non-captive market, jadi bukan untuk Pertamina.
00:56Nah jadi satu menuju ke Kenya dan satu menuju ke India.
00:59Sementara yang masih berada di dalam teluk itu ada dua kapal yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro
01:06yang menjadi concern kami yang utama adalah keselamatan para kru dan keselamatan kargo kami.
01:13Terima kasih telah menonton!
01:13Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan